YAMAHA INDONESIA LEPAS DEBUT PERDANA NEW YAMAHA R25 & R3 DI DUNIA

Jakarta, bertempat di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Yamaha Indonesia Motor Manufacturing dengan bangga memperkenalkan New Yamaha YZF-R25 & New Yamaha YZF-R3. Peluncuran ini menjadi yang pertama di dunia, dimana R25 adalah Global model yang juga merupakan R3 untuk varian diluar Asia.

New Yamaha R25 ini memang sudah menjadi bahan pembicaraan kuat semenjak Spy Shots-nya beredar beberapa pekan lalu. Dengan resmi diperkenalkannya New R25 ini menjadikan pelepas dahaga para penunggu model terbaru motor Sport dua silinder buatan pabrikan tiga Garputala ini.

New Yamaha R25 ini menjadi mengambil tampilan dari Design YZR-M1 atau motor yang dipakai pembalap Yamaha di ajang MotoGP. Pada Design kali ini Yamaha benar-benar mengubah total Design seluruh Body kecuali jok tempat duduk yang masih dipertahankan.

Perubahan yang sangat mentereng adalah penggunaan Telescopic Upside Down pada supensi depan membuat tampilan New R25 ini berubah sangat Sport. Ditambah penggunaan stang Underyoke membuat tampilan motor balapnya kena banget.

This slideshow requires JavaScript.

Perubahan total terjadi pada Speed meter panel, yang saat ini menggunakan Full Negative LED. Termasuk pada seluruh lampu, New Yamaha R25 ini menggunakan lampu LED, keculai pada lampu sein.
New Yamaha R25 ini terlihat berfokus pada Aeordyanamic Shape, hal itu terlihat pada seluruh model yang menajam dan lebih ramping. Hal ini akan membuat New R25 lebih cepat melesat dan membelah angin serta mempermudah bermanuver.

This slideshow requires JavaScript.

New Yamaha R25 ini mulai dipasarkan di awal tahun depan. Dan akan tersedia tiga varian warna, yaitu: Black, Blue dan Red. Untuk harga sendiri akan segera Yamaha R25 dibanderol dengan harga Rp. 58,600,000 untuk yang reguler Stripping, sedangkan untuk yang Livery MotoGP dibanderol Rp. 58,950,000. Bagi yang tertarik, siap-siap untuk menahan duit anda beberapa bulan ke depan untuk memboyong motor ini di tahun depan.

FINISH KE-7, GALANG HENDRA MENJADI YANG TERBAIK DI TABEL KLASEMEN DI ANTARA PEMBALAP YAMAHA LAINNYA

Garuda Muda Indonesia, Galang Hendra Pratama berhasil finish ke-7 dalam balap WorldSSP300 di Sirkuit Misano, Italia (8 Juli 2018) yang diikuti oleh 40 starter. Start dari posisi terdepan sebagai hasil kualifikasi Superpole 2 (SP2), pembalap tim Biblion Yamaha Semakin di Depan MotoX Racing ini konsisten berada di kelompok depan yang diisi sekitar 15 petarung.

Mereka bertarung sangat ketat dalam menu 13 lap yang wajib dilahap. Tidak pantang menyerah, Galang Hendra terus berjuang untuk mencapai posisi yang terbaik seperti saat merebut podium juara di trek Brno, Ceko (10 Juni). Sempat berada di deretan ke-8, kemudian melorot ke urutan 12 karena terhalang beberapa petarung di depannya.
Kemudian Galang Hendra naik lagi di posisi ke-9 dan pada akhirnya finish ke-7. Ini memiliki gap waktu 1,204 detik dibelakang Bastianelli (Prodina Ircos Team) sebagai pemenang. Mengacu hal ini, maka Galang Hendra yang berasal dari Yogyakarta berada di posisi ke-6 dalam klasemen sementara WorldSSP300.

Ada peningkatan peringkat karena sebelum WorldSSP300 Misano berada di urutan ke-8. Berdasarkan hasil klasemen sementara ini, maka Galang Hendra tetap mempertahankan posisinya sebagai racer terbaik diantara semua penunggang Yamaha YZF-R3 dan termasuk yang terbaik pula diantara peserta Yamaha bLU cRU Challenge.
Peringkat terbaik hingga lima besar diisi oleh pembesut Ninja 400 dan RC390R yang memang memiliki kapasitas mesin lebih besar. Namun, ini tidak menjadi penghalang Galang Hendra untuk menjadi yang terbaik pada putaran selanjutnya. Terlebih jarak poin dengan posisi diatasnya relatif dekat. Misal Galang Hendra dan Borja Sanchez yang ada di deretan ke-3 dalam klasemen sementara WorldSSP300 hanya berbeda 6 poin saja.

“Hari ini saya menyelesaikan balapan di posisi ke-7 dan saya bahagia karena itu sangat penting untuk klasemen kejuaraan. Dalam balapan, suhunya sangat panas dan saya mencoba untuk tetap bersama dengan grup teratas. Pada saat warm up, saya memiliki perasaan sepeda motor yang berbeda dengan sesi kualifikasi. Saya diskusi dengan tim dan mencari solusi hingga dapat finish di urutan ke-7. Saya senang dengan hasil race ini, setelah melalui pertarungan yang ketat. Terima kasih kepada Yamaha, tim saya, semua sponsor & semua warga Indonesia yang sudah memberikan support, saya akan melakukan yang terbaik untuk kembali ke podium pada balapan berikutnya di Portimao,” terang Galang Hendra Pratama. Seri lanjutan WorldSSP300 akan diselengarakan pada 12-14 September nanti di Portimao, Portugal. Jadi setelah liburan musim panas.

Mari dukung terus perjuangan Galang Hendra membawa nama Indonesia di kancah dunia. Dukungan kita bersama menjadi semangat bagi Galang Hendra untuk tampil maksimal meraih hasil terbaik ‘Untuk Merah Putih Semakin Di Depan’!

MOTIVASI GALANG HENDRA SETELAH PODIUM JUARA CEKO TARGET TIGA BESAR PADA KLASEMEN

Seri ke-6 kejuaraan dunia WorldSSP300 akan berlangsung di Sirkuit Misano, Italia, Jumat-Minggu ini (6-8 Juli). Pembalap kebanggaan Indonesia, Galang Hendra Pratama siap kembali tampil. Motivasi kuat hadir bagi Garuda Muda tanah air berusia 19 tahun ini setelah sukses meraih podium juara dalam seri Brno, Ceko (9-10 Juni). Semangat pantang menyerah ‘Untuk Merah Putih Semakin Di Depan’ hingga bendera finish dikibarkan menjadi pijakan Galang Hendra yang mengusung tim Yamaha Pata Semakin Di Depan Biblion MotoX Racing.

Terbukti nyata, saat di Brno Ceko, walaupun kalah dalam pencapaian top speed (berdasarkan data) dengan Ninja 400 dan RC390R yang kapasitas mesinnya jauh lebih besar, namun petarung binaan Yamaha Indonesia ini unggul dalam berbagai handycap tikungan hingga dapat meraih podium tertinggi.

Semangat juang ini yang akan dibawa Galang Hendra di WorldSSP300 Misano, Italia. Terlebih berbagai persiapan telah dilakukannya saat kepulangan ke tanah air tercinta. Prestasi signifikan sebagai petarung terbaik diantara semua penunggang Yamaha YZF-R3 (klasemen sementara) ataupun terbaik diantara peserta bLU cRU Challenge mutlak dipertahankan.

“Persiapan saya ialah fisik dan mental. Kemarin pulang ke Jogja, banyak latihan fisik dan motor. Di Misano, saya ingin mengejar target klasemen 3 besar,” ujar Galang Hendra Pratama yang saat ini ada di posisi ke-8 dalam klasemen sementara WorldSSP300 hingga seri Brno, Ceko. Menyangkut perburuan poin memang sangat ketat. Perbedaannya relatif dekat. Galang Hendra dengan urutan ke-5 yaitu Koen Muffels hanya berbeda 5 poin, peluang untuk masuk 3 besar cukup terbuka dengan menyisakan 3 seri lagi.

Sehubungan trek Misano, Italia yang memiliki panjang 4,226 km disuguhi banyak tikungan. Total ada 16 tikungan, masing-masing 10 tikungan ke kanan dan 6 ke kiri & trek lurus dengan panjang 510 meter. Galang Hendra sendiri pernah berlatih disini dengan YZF-R3 saat mengikuti Yamaha VR46 Master Camp yang berlangsung dua kali di tahun 2016.

“Untuk sirkuit Misano, saya suka. Harus fokus karena ada beberapa tikungan yang membuat laju motor lambat dan ini membuat para pembalap berebutan untuk masuk tikungan lebih dahulu,” tambah Galang Hendra.

Mari dukung perjuangan Galang Hendra membawa nama Indonesia di kancah dunia. Dukungan kita bersama menjadi semangat bagi Galang Hendra untuk tampil maksimal meraih hasil terbaik ‘Untuk Merah Putih Semakin Di Depan’! Semoga lagu Indonesia Raya dapat kembali berkumandang di benua Eropa. Untuk jalannya race WorldSSP300 akan berlangsung pada pukul 14.20 waktu Riviera di Rimini, Italia atau jam 19.20 WIB, Minggu ini (8 Juli).

FINISH KE-9 DI INGGRIS, GALANG HENDRA TERBAIK DARI SELURUH PEMBALAP YAMAHA

Perjuangan keras tidak pantang menyerah pembalap muda kebanggaan tanah air, Galang Hendra Pratama dalam balap WorldSSP300 di Sirkuit Donington Park, Inggris (27 Mei 2018). Start dari grid ke-11, rider usia 19 tahun asal Yogyakarta tersebut dapat finish ke-9.

Jalannya balapan yang wajib melahap 13 lap, Galang Hendra yang mengusung tim Yamaha Pata Semakin Di Depan Biblion MotoX Racing sempat terdesak berada di urutan ke-14 berusaha menjaga ritme balapan dalam kerumunan saat selepas start. Galang Hendra terus berupaya keras memperbaiki posisinya hingga secara bertahap dapat merangsek ke posisi ke-9.

Karena sudah tertinggal dari grup tercepat pertama yang diisi para petarung Ninja 400 dan RC390R sangat sulit mengejarnya untuk bertarung di group tersebut. Tetapi hasil ini menjadi prestasi tersendiri bagi Galang Hendra karena menjadi yang terbaik diantara semua pengguna Yamaha YZF-R3 Total ada 16 starter yang mengendarai YZF-R3 dari total 39 peserta WorldSSP300 Donington Park.

“Start dari posisi ke-11 dan finish ke-9 merupakan satu-satunya pembalap Yamaha yang masuk 10 besar dikarenakan rider lainnya memiliki motor yang lebih cepat. Namun saya tidak akan menyerah. Terimakasih atas semua doa dan dukungan dari teman-temna, keluarga, sponsor dan tim,“ ujar Galang Hendra Pratama yang mencatat waktu terbaik 1 menit 43,863 detik. Ini lebih baik dibanding sesi  kualifikasi yang mencetak waktu 1 menit 44,460 detik.

Adapun podium juara hingga posisi 4 besar diborong pembesut Ninja 400 yang notabene memiliki kapasitas silinder lebih besar. Juga di deretan ke-5 dan seterusnya adalah milik RC390R. Pihak penyelenggara memang terus mencari formulasi yang tepat sehubungan bobot dan batasan RPM untuk Ninja 400 dan RC390R hingga dapat menciptakan persaingan yang kompetitif. Catatan penting, bahwa top speed atau kecepatan puncak Ninja 400 dan RC390R berkisar pada 196 km/jam, sedangkan Galang Hendra menorehkan 191,7 km/jam. Itu belum termasuk keunggulan dalam akselerasi.

Pada bagian lain, Galang Hendra juga menjadi yang terbaik diantara racer yang tergabung dalam program bLU cRU Challenge.  Dalam hal ini, Luca Bernardi di deretan ke-14, Dennis Koopman di peringkat 19, Hugo De Cancelis di peringkat 21 sedang Jeep Overbeeke tidak dapat menyelesaikan balapan. Dan posisi klasemen sementara, Galang berada pada posisi ke-12. Masih ada kesempatan untuk terus memperbaiki posisi klasemen dengan 4 seri yang tersisa pada kelas ini.

Adapun seri lanjutan WorldSSP300 akan berlangsung di Ceko pada 8-10 Juni nanti. Dukung terus Galang Hendra Pratama untuk mewujudkan “Merah Putih Semakin Di Depan”.

HASIL SUPERPOLE 2 WSSSP300 ARAGON, GALANG HENDRA RAIH POSISI START KE-11

Pembalap Yamaha Indonesia yang bernaung di tim Biblion Yamaha MotoX Racing Team, Galang Hendra Pratama sukses meraih posisi start ke-11 dalam sesi kualifikasi Superpole 2 gelaran Wold Supersport 300 (WSSP300) yang berlangsung di Sirkuit Aragon, Spanyol (14 April 2018).

Peserta superpole 2 diambil 12 starter dari total 40 rider yang terlibat, Galang salah satunya pembalap Yamaha yang masuk ke Superpole 2. Petarung usia 19 tahun asal Yogyakarta yang mengendarai pacuan Yamaha YZF-R3 ini mengukir waktu 2 menit 10,208 detik.

Galang Hendra yang notabene tergabung dengan 4 pembalap Yamaha R3 bLU cRU Chalengge merupakan yang tercepat diantara mereka. Patut dicatat pula, bahwa torehan waktu Galang Hendra terbukti lebih cepat 0,642 detik dari saat latihan bebas 1 (FP1).
Sehubungan cuaca saat Superpole berlangsung dalam kondisi kering namun udara lebih dingin dari kemarin dengan suhu 11 derajat celcius.

“Superpole 2 berlangsung sangat ketat, semua pembalap punya kans. Saya langsung full throttle sejak lap awal dan lebih cermat mendapatkan momen yang tepat untuk slipstream. Saya sangat bersyukur bisa berada di posisi 11 untuk hasil Superpole 2 ini. Mohon doa dan dukungannya agar meraih hasil yang terbaik, untuk Merah Putih Semakin Di Depan, “ujar Galang Hendra Pratama.

GALANG HENDRA KEMBALI KE INDONESIA SETELAH TOREHKAN JUARA DI WORLD SUPERSPORT SPANYOL

Galang Hendra untuk pertama kalinya secara resmi tampil di negeri sendiri dengan predikat jawara seri ke-9 World Supersport 300 (WSSP 300). Dia hadir di hadapan media pada press conference yang digelar Yamaha Indonesia bertempat di Head Office PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Pulogadung Jakarta Timur, Rabu 25 Oktober 2017.

Kehadiran Galang di Tanah Air sangat dinantikan setelah mencatat sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang menjuarai kompetisi balapan motor tingkat dunia. Hal itu dibukukannya saat race putaran terakhir atau ke-9 WSSP 300 yang berlangsung di sirkuit Jerez, Spanyol, Minggu 22 Oktober. Dia pun menjadi pembalap Asia pertama yang menang di WSSP 300.

Harapan dan doa yang tulus dari seluruh bangsa Indonesia serta fans memacu Galang meraih kemenangan sensasional itu. Apalagi dia baru pertama kali membalap di event kelas dunia. Prestasinya dengan status rider wild card sangat membanggakan. Perjuangannya tidak hanya disaksikan oleh masyarakat Indonesia lewat layar kaca namun mata dunia juga melihat aksi gemilang pembalap berusia 18 tahun asal Yogyakarta itu.

Makin istimewa lagi karena Presiden Direktur PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Minoru Morimoto, datang menyaksikan langsung di Jerez. Dia sangat gembira dapat memberikan dukungan di sirkuit dan menjadi saksi langsung kemenangan mengagumkan Galang.

Keikutsertaan Galang di dua seri WSSP 300 tahun ini yang memberikan hasil juara di seri ke-9 Jerez, selain didukung YIMM, juga dijalankan bekerjasama dengan YMC (Yamaha Motor Company) Jepang, YME (Yamaha Motor Europe) dan YMR (Yamaha Motor Racing).

22709214_374766836286803_3615118297105694720_n

”Saya sangat bersyukur kepada Allah SWT atas anugerah luar biasa ini. Terimakasih juga sebesar-besarnya atas dukungan masyarakat Indonesia dan fans, keluarga, Yamaha Indonesia, tim MotoX Racing dan sponsor. Kerja keras saya, tim dan semua pihak yang terlibat menghasilkan kemenangan ini. Berkompetisi di dua seri WSSP 300 telah memberikan pengalaman sangat berharga karena bertarung dengan pembalap-pembalap dunia. Jam terbang saya di kompetisi dunia pun bertambah. Selain skill rider dan motor yang mumpuni, mental pembalap pun sangat penting. Saya merasakan motor YZF-R3 sangat teruji baik di balapan WSSP 300. Dan mental pantang menyerah membuat saya percaya diri berjuang sampai garis finish yang membuahkan hasil kemenangan. Pastinya tak lupa selalu berdoa sebelum balapan,” ungkap Galang Hendra membagi kunci sukses kemenangannya.

Pencapaian Galang juga didapatkan karena mengikuti program Master Camp VR46 Riders Academy di Tavullia, Italia. Dua kali dia ambil bagian di tahun 2016 bahkan memperoleh kesempatan emas dididik langsung oleh sang pemilik academy itu yaitu legenda hidup MotoGP, Valentino Rossi. Program itu juga dijalani oleh pembalap-pembalap muda Yamaha dari negara lain seperti Jepang, Thailand, Malaysia. Mereka dimentori oleh rider Moto2 dan Moto3 yang juga murid Valentino Rossi.

”Teman-teman Galang di bLU cRU team lulusan VR46 Academy Riders terperanjat dan terkejut karena Galang sangat cepat meskipun baru tampil pertama kali di sirkuit Autodromo Internacional do Algarve (Portugal) dan Jerez (Spanyol). Kami pun pastinya sangat mengapresiasi hasil terbaik yang diberikan Galang di seri terakhir WSSP300. Terimakasih juga kepada IMI (Ikatan Motor Indonesia) yang mengapresiasi kemenangan Galang. Podium juaranya merupakan prestasi mendunia yang dapat dicapai melalui program edukasi bertahap dan kontinyu. Ini yang diterapkan oleh Yamaha dalam mengedukasi para pembalapnya dimulai dari yang paling basic kejuaraan one make race seperti Yamaha Cup Race (YCR), nasional, Asia dan dunia. Mekanik juga diedukasi dan pengembangan sepeda motor selalu kami lakukan. Saya juga pernah berpesan kepada Galang sebelum keberangkatan dia ke Master Camp (VR46 Riders Academy) pertama di tahun lalu. Ini kata-kata yang paling dia ingat dan memacunya untuk berprestasi. Saya berpesan kepada Galang, “jika kamu ingin dikenang dalam sejarah jadilah juara”. Dan itu menjadi kenyataan tahun ini di Jerez dia jadi juara,” beber M.Abidin, GM After Sales & Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Galang juga selalu mengingat pesan dari pembimbingnya dalam tiga tahun terakhir ini sekaligus Manager tim Yamaha Racing Indonesia, Wahyu Rusmayadi. Wahyu mengatakan proses tidak pernah mengkhianati hasil. Dan benar, dari proses yang dengan tekun dijalani Galang, membuahkan kemenangan bersejarahnya untuk Indonesia.

Cepat Beradaptasi dengan Tim dan Kebiasaan di Eropa

Selain edukasi yang berhubungan dengan teknis balap, Yamaha Indonesia juga memberikan didikan seputar sikap profesional rider. Galang Hendra dengan baik menerapkannya saat mengikuti dua seri WSSP 300 di Portimao (Portugal) dan Jerez (Spanyol). Dia menunjukkannya dengan cepat beradaptasi dengan tim MotoX Racing. Saat balapan di WSSP 300, Galang bernaung di bawah tim asal Italia itu.

Adaptasinya terutama adalah proses penyesuaian motor yang cepat, menyatu dengan tim sehingga seluruh anggota tim senang dengan kondisi tersebut. Chemistry yang terbangun baik itu memberikan efek psikologis yang positif bagi Galang. Hasilnya dia memecahkan rekor catatan waktu terbaik sirkuit Sagittario International, Latina, Italia (6 September) saat tes di sana. Tes itu dijalaninya sebelum bertarung di seri Portugal WSSP 300.

Saat Free Practice (FP) 2 and Superpole (SP) 2 di Portugal, dia ada di posisi ke-6 dan ke-10. Meskipun dia tidak finish saat race utama karena masalah mesin, sebenarnya hasil itu bagus karena Galang baru pertama kali ikut kejuaraan dunia. Tapi dia tidak puas dengan hasil di Portugal, sehingga ditunjukkannya lewat penampilan cemerlang yang menghasilkan kemenangan di Jerez.

Galang juga dapat beradaptasi dengan kebiasaan di Eropa. Mulai makanan, suhu udara dan lain-lain. Hal ini penting untuk menunjang perfoma latihan dan saat bersaing di kompetisi balapan.

Pengalaman berkompetisi di WSSP300 sangat menunjang tidak hanya untuk meningkatkan skill balap tapi juga peningkatan kedisiplinan dan perilaku profesional di dunia racing.

22639234_124231491587495_7916381237772550144_n
Profil Galang Hendra Pratama

Nama : Galang Hendra Pratama

Tempat Tanggal Lahir : Yogyakarta, 10 Maret 1999

Hobby : Balap, mendengarkan musik, games

Idola : Valentino Rossi

Makanan kesukaan : Pempek Palembang
Keluarga

Ayah : Diky Hestu

Ibu : Dessy Prasanti

Anak pertama dari 4 bersaudara

1. Galang Hendra Pratama

2. Aldi Satya Mahendra

3. Carisa Arsanti Putri

4. Aryasatya Mahendra
KARIR BALAP

a. Awal karir

Galang mulai balap sejak umur 9 tahun dan memulai latihan dengan bimbingan kedua orang tuanya

b. Prestasi / kejuaraan

2013

– Juara nasional Motorprix region Jawa kelas pemula

– Juara 2 race 2 Asean Cup Race

– Juara umum seri 1 & seri 2 Yamaha Cup Race

2014

– Juara umum ke-2 IRS Underbone 110cc

– Juara umum ke-3 IRS Underbond 125cc

2015

– Juara 1 seri 3 IRRC Underbone 110 cc

– Juara 2 seri 3 IRRC Underbone 125 cc

– Juara 2 seri 4 IRRC Underbone 110 cc

– Juara 1 seri 4 IRRC Underbone 125 cc

– Juara 3 Sunday Race R25 profesional class

2016

– Juara 2 race 2 seri 2 Asia Road Racing Championship

– Juara 3 race 2 seri 5 Asia Road Racing Championship round 5 India Budh

2017

– Juara 3 race 1 seri 5 Asia Road Racing Championship India Madrash

– Juara 1 race 2 seri 5 Asia Road Racing Championship India Madrash

– Juara 1 seri 9 World Supersport 300 Jerez

Program pembinaan dari Yamaha :

1. Yamaha Racing Academy tahun 2015 & 2016

2. Yamaha VR46 Riders Academy Master Camp #1

3. Yamaha VR46 Riders Academy Master Camp #2

GALANG HENDRA KEMBALI TAMPIL DI WORLD SUPERSPORT JEREZ SPANYOL

Yamaha memutuskan mengirim Galang Hendra Pratama untuk berkompetisi lagi di World Supersport 300 (WSSP300) di sirkuit Jerez, Spanyol pada 20-22 Oktober 2017. Seperti yang Anda ingat, Galang Hendra membuat balapan seru di World Supersport 300 di Portugal pada 17 September 2017, dan juga menunjukkan performa bagus mendapatkan podium pertama dan ketiga di Asia Production 250 (AP250) Asia Road Racing Championship (ARRC) di India pada tanggal 23-24 September 2017.

Doa dan harapan fans atau penggemar Yamaha dan Galang Hendra pun terkabulkan. Mereka memang ingin sekali melihat Galang membalap lagi di ajang dunia seperti World Supersport 300. Aksi Galang di Portugal membuat fans terpukau dan dukungan terus mengalir agar rider muda itu mempertontonkan kebolehannya memacu YZF-R3 di pentas internasional.

Kesempatan tidak selamanya datang satu kali untuk talenta muda Indonesia. Galang Hendra mendapatkan kesempatan berharga ini karena skill dan prestasinya. WSSP300 adalah bagian dari World Superbike (WSBK 2017). Seri WSSP300 berlangsung di benua Eropa dalam 9 putaran dari total 11 seri WSBK 2017. Seri yang akan diikuti Galang Hendra digelar di sirkuit Jerez Spanyol yang memiliki panjang 4423 m. Selama ini memang menjadi langganan penyelenggaraan WSBK, termasuk di level MotoGP. Total terdapat 13 tikungan, yaitu 8 tikungan ke kanan dan 5 ke kiri.

Tampilnya Galang Hendra di WSSP300 Jerez menjadi kesempatan kedua bagi rider usia 18 tahun asal Yogyakarta ini. Sebelumnya dia bertarung di WSSP300 Portimao, Portugal (17 September) bersama tim Motoxracing. Di sirkuit Portimao Portugal, Galang Hendra tampil perdana dengan pacuan YZF-R3 dengan hasil menduduki posisi ke-6 saat latihan bebas 2 (FP2) dan meraih top-speed terbaik.
Termasuk hasil grid-start ke-10 berdasar hasil Superpole yang diikuti 37 starter. Namun sayangnya rider binaan Yamaha Indonesia ini mengalami kendala elektronik saat race day hingga tidak dapat menyelesaikan lomba. Padahal sempat berada di barisan depan. Tentu saja, harapan ke depan Galang Hendra yang tergabung di Yamaha bLU cRU dapat menjadi lebih baik, lebih kompetitif dan memberikan hasil yang memuaskan.

“Terimakasih kepada Yamaha telah memberikan kesempatan lagi kepada saya untuk balapan di World Supersport 300. Terimakasih juga kepada semua fans yang terus memberikan support, ini turut menguatkan mental saya. Pengalaman pertama di Portugal sangat mengesankan bagi saya. Meskipun tidak finish tapi saya cukup mampu bersaing dengan pembalap yang lain. Karena itu di Jerez nanti saya akan berupaya semaksimal mungkin agar mendapatkan hasil terbaik.  Mohon doanya dari seluruh masyarakat Indonesia,” tekad Galang Hendra.

“Yamaha memberikan kesempatan kembali untuk Galang Hendra di World Supersport 300 karena melihat potensi besarnya baik dalam rangkaian persiapan menuju Portugal dan juga saat race. Di Jerez kami harapkan Galang akan mendapatkan hasil maksimal bersama YZF-R3,” papar M. Abidin, GM After Sales dan Public Relation PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Seri WSSP300 Jerez yang merupakan putaran ke-9 WSSP300 adalah babak pamungkas perjalanan kompetisi itu. Di sini penentuan siapa yang berhak atas juara dunia WSSP300 2017 yang diperebutkan dua kandidat utama, yaitu rider yang juga membesut Yamaha YZF-R3, Marc Garcia (Halcourier Racing) asal Spanyol dan Alfonso Coppola (SK Racing) dari Italia. Mereka hanya berbeda 4 poin saja dalam klasemen sementara.

TAMPIL PERDANA DI SUPERSPORT, GALANG SEMPAT MENYODOK KE DEPAN, SAYANG ADA MASALAH ELEKTRONIK

Sebetulnya dalam perjalanan lap awal, pebalap tanah air, Galang Hendra Pratama sempat berada di posisi ke-6, namun kemudian mengalami kendala teknis hingga posisinya terus melorot dan tidak dapat menyelesaikan balapan yang berlangsung dalam menu 11 lap.

Rider asal Yogyakarta berusia 18 tahun yang start dari urutan ke-10 ini harus kembali ke paddock pada lap ke-8. Demikian fakta yang berlangsung dalam seri ke-7 gelaran World Super Sport 300 atau WSSP300 di Portimao, Portugal (17 September).  Sebetulnya dalam lap pemanasan, kondisi motor dalam keadaan nomal. Terbukti saat race berlangsung di awal-awal, Galang Hendra langsung berada di urutan ke-6.

Saat di trek lurus setelah lap pertama, RPM motor tidak stabil. Dan terus berulang setiap lapnya, pada lap ke-9 diputuskan untuk masuk pit & tidak melanjutkan balapan, untuk alasan safety. Prediksi masalah ini dari bagian elektronik.

“Saat start, saya langsung masuk ke dalam top group dan yakin bisa fight . Tetapi ada masalah elektonik yang mengakibatkannya tidak bisa melanjutkan balapan. Saya tetap senang bisa mengikuti kejuaraan ini. Terima kasih kepada Yamaha Indonesia, Motoxracing, Yamaha Europe dan seluruh fans yang telah memberikan dukungan kepada saya, “ujar Galang Hendra Pratama yang bergabung di tim Motoxracing dengan pacuan YZF-R3.

Adapun peserta dari WSSP300 Portugal diramaikan sebanyak 37 starter. Yang pasti, ini pengalaman pertama Galang Hendra bertarung dalam kompetisi level dunia yang menjadi rangkaian dalam penyelenggaran superbike dunia (WSBK 2017).

“Jadi saat setting-lap, kondisi motor dalam keadaan normal. Setelah lap pertama, Galang berada di posisi ke-9, tetapi mulai lap berikutnya ada kendala elektronik dan mengharuskan Galang masuk pit. Untuk sementara ini motor masih dalam pemeriksaan tim engineer untuk kemudian dilakukan evaluasi berdasarkan data 2D, “tukas Wahyu Rusmayadi, manajer Yamaha Racing Indonesia (YRI) yang ikut mendampingi Galang Hendra.

INI DIA PERBANDINGAN KEKUATAN MESIN CROSSPLANE 4-SILINDER DENGAN 3-SILINDER

Yamaha kembali menjadi buah bibir setelah beredar rumor akan dirilisnya Yamaha -YZF-R3 terbaru. Bagaimana tidak, rumor ini menyebutkan R3 ini akan menggunakan mesin tiga silinder Crossplane. Lalu seperti apa kelebihannya?

Bicara mesin 3-Silinder sudah pasti Crossplane, hal tersebut dikarenakan jumlah Piston ganjil, sehingga tidak mempunyai pasangan untuk diaplikasikan. Artinya langkah setiap piston harus bergantian atau bersilangan. Hal ini memberi dampak positif yaitu beban dan hambatan terbagi sempurna.

Secara fisik dan mekanik apa saja kelebihannya? Jika dalam kapasitas mesin yang sama, 4-Silinder memiliki ukuran piston yang lebih kecil, sedangkan 3-Silinder sudah pasti ukurannya lebih besar. Hal ini menguntungkan dari segi optimalisasi Torsi atau tenaga bawah.

Dengan kondisi sudut Crankshaft yang terbagi tiga dengan penyaluran tenaga yang merata, hal ini memberikan tenaga yang merata baik pada putaran awal maupun atas. Jadi motor tidak cuma galak di akselerasi, tapi bagus juga di Top Speed. Berikut perbedaan keuntungan kedua mesin tersebut.

Cross4 vs Cross3 Plot

ITEMS CROSSPLANE 4-CYL CROSSPLANE 3-CYL
Plot Piston 1↑ – 3↑ – 2↓ – 4↓ 1↑ – 2↓ – 3↓- 1↓ – 2↑ – 3↑
Momen Inersia Hambatan momentum rendah Hambatan momentum rendah
Benefit Keseimbangan mesin sekunder Langkah Piston seimbang
Suara mesin lebih lembuh Saling memberi tenaga
Minim getaran Mengurangi kerugian akibat gesekan pada jumlah silinder
Ketahanan mesin lebih baik Ukuran mesin lebih padat dan ringan
Kinerja mesin lebih efisien Biaya pembuatan lebih murah
Performa atas lebih baik Performa bawah dan atas seimbang
Lebih hemat bahan bakar

Jika mesin ini diaplikasikan pada New YZF-R3 sudah pasti akan menjadi fenomena baru di Sport 250-320 cc. Hal ini bisa menandingi Power sang komepetitor, bahkan bisa menjadi Juara dikelasnya. Tapi semua itu ada biayanya, apakah kalian siap?

[PERBEDAAN CROSSPLANE DAN FLATPLANE]

[YAMAHA NEW YZF-R3 MESIN 3-SILINDER]

Cross4 vs Cross3 View

GALANG HENDRA CATATKAN WAKTU TERBAIK SAAT TES DI ITALIA

Rangkaian tes atau pengujian dijalani pebalap kebanggaan tanah air, Galang Hendra Pratama. Demikian dilakukan rider binaan Yamaha Indonesia ini sebelum mengikuti kejuaraan dunia Supersport 300 (WSSP300) yang menjadi bagian dalam putaran superbike (WSBK 2017) di Portimao-Portugal (15-17 September).

Di WSSP300 Portugal, Galang Hendra siap bergabung di tim Motoxracing. Sehubungan tes pertama dilakukan di Sirkuit Autodrome Vallelunga, Roma, Italia (4 September). Dalam hal ini, dilakukan 4 kali sesi latihan di lintasang sepanjang 4,085 km. Petarung muda usia 18 tahun asal Yogyakarta ini sanggup mencatat waktu 1 menit 53,56 detik  dan ini hanya terpaut 0,2 detik saja dari catatan waktu tercepat balap CIV 2016 (1 menit 53,31 detik).

“Saya senang berada di sirkuit Vallelunga ini, saya mampu beradaptasi dengan motor YZF-R3. Kami melakukan berbagai perubahan untuk mendapatkan data. Seluruh tim sangat membantu saya untuk memperoleh hasil terbaik, “terang Galang Hendra yang dikawal langsung Wahyu Rusmayadi, Manajer Tim Yamaha Racing Indonesia (YRI).

Adaptasi cepat yang dilakukan Galang Hendra terbukti mendapat pujian dari Direktur Teknik Tim Motoxracing, Vanni Lorenzini. “Kami senang dengan hasil tes ini. Dia cepat dan bagus untuk pertama kalinya di Sirkuit Vallelunga. Setiap kali ada perubahan dia bisa merasakannya dan kami mengerti, ”ujar Vanni Lorenzini.

Makin spesial, ketika Galang memecahkan rekor catatan waktu terbaik saat melakukan tes kedua di trek Sagittario International, Latina, Italia (6 September).  Galang Hendra sukses membukukan torehan waktu 59,37 detik. Itu berlangsung pada sesi keenam. Sebelumnya di angka 59,70 detik dan 59,73 detik. Adapun best-time sebelumnya, yaitu 59,85 detik diukir racer Yamaha, Alfonso Coppola.

Langkah pengujian kedua ini berupaya memaksimalkan posisi berkendara yang diinginkan Galang Hendra. Total melahap menu 47 lap.  “Banyak variasi menu yang kami terapkan dan ubah, diantaranya riding position terbaik saat slow corner, high speed corner maupun dalam momen hard braking. Termasuk setting suspensi, “ujar Sandro, pemilik Tim Motoxracing yang turut mendampingi Galang Hendra.

“Bagi saya, yang utama adalah merasa nyaman dahulu di motor. Pada akhirnya, saya mendapatkannya dan sangat menyenangkan. Saya bisa jadi lebih cepat dengan motor YZF-R3 ini, “timpal Galang Hendra yang memecahkan rekor hingga lebih cepat 0,48 detik dari ukiran pebalap sebelumnya.  Tentu saja, dua kali pengujian ini sangat penting dalam upaya membantu Galang Hendra menemukan gaya balapnya dengan YZF-R3.

Berbagai input atau masukan dikomunikasikan. Kemudian diujicoba dan terus melakukan evaluasi bersama. “Tes ini merupakan modal penting kami, terutama selama akhir pekan balapan nanti, kami tidak memiliki banyak waktu dan ini merupakan langkah mempercepat set-up motor. Berdasarkan hasil yang kita dapat di Sagittario dan Vallelunga, maka seluruh tim percaya diri menatap balap minggu depan di Portimao-Portugal, “ucap Wahyu Rusmayadi, Manajer Tim Yamaha Racing Indonesia (YRI).