YAMAHA ENDURANCE FESTIVAL 2019 SEDOT BELASAN RIBU PENGUNJUNG DENGAN BERBAGAI HIBURAN

Sentul, Bogor – Gelaran Yamaha Endurance Festival 2019 sukses berlangsung meriah di Sentul International Circuit, Bogor, Jawa Barat pada Minggu (15/9). Belasan ribu pengunjung yang terdiri atas komunitas, keluarga, maupun masyarakat umum begitu antusias menyaksikan satu-satunya ajang balap ketahanan pertama yang ada di Indonesia itu.

Kegiatan yang mengkombinasikan antara aktivitas balap ketahanan dengan hiburan tersebut, hadir dengan konsep baru yang lebih menantang. Salah satunya seperti durasi balap yang ditingkatkan menjadi 2 jam, proses pit-in yang dipersingkat mejadi 1,5 menit, hingga diikut sertakannya media untuk membalap di kelas community 155 guna memberikan pengalaman yang lebih nyata.

Dari sisi hiburannya sendiri, Yamaha Endurance Festival 2019 dimeriahkan secara langsung oleh artis dangdut papan atas, Nella Kharisma, yang kehadirannya sontak membuat para pengunjung bersemangat untuk bernyanyi bersama-sama.

IMG-20190920-WA0001

Pada kesempatan tersebut, Nella turut meyampaikan bahwa dirinya cukup terkesan dengan event Yamaha Endurance Festival 2019, karena selain dapat menyaksikan aksi balap ketahanan secara langsung, ini menjadi penampilan panggung pertama Nella di Sirkuit Sentul.

Disaat yang sama Ia juga mengaku sebagai pengguna dari motor Yamaha yaitu Freego. Penyanyi dangdut asal Jawa Timur itu memilih Freego sebagai teman berkendara setianya lantaran motor tersebut memiliki segudang keunggulan seperti bagasi yang luas, isi bensin yang praktis gak pake ribet dan irit bahan bakar namun performa motor tetap kencang.

Selain Nella, finalis Lexi Jingle Competition turut di undang untuk menghibur para pengunjung melalui penampilan spesial mereka. pembalap muda Yamaha Racing Indonesia, Galang Hendra Pratama juga ikut hadir sebagai bintang tamu guna membagikan pengalaman serta tips bagaimana cara menjadi seorang pembalap profesional.

Sementara itu, kendati cuaca di area sirkuit cukup panas, namun rasa panas itu dapat terobati dengan adanya pesta es krim dimana Yamaha Indonesia secara gratis membagikan 1.000 es krim kepada para pengunjung yang sedang asik menonton jalannya balapan dari area tribun. Di area eksibisipun juga tersedia rileks booth yang dimanfaatkan oleh para pengunjung keluarga maupun komunitas untuk bersantai sembari menikmati alunan musik yang dibawakan oleh artis penghibur sepanjang hari.

“Terima kasih Yamaha sudah mengadakan acara Yamaha Endurance Festival di Sirkuit Sentul. Seru banget tadi nonton balap di area tribun sambil makan es krim gratis dan ikut banyak permainan berhadiah. Yang paling seru sih bisa nonton dan nyanyi bareng sama mba Nella Kharisma secara langsung, aku soalnya emang seneng banget sama lagu-lagu dia,” terang Icha salah satu pengunjung yang datang dari daerah Cibinong, Bogor.

Banjir hadiah juga terjadi di tahun ke-2 penyelenggaraan Yamaha Endurance Festival 2019. Sebanyak ribuan Yamaha merchandise dan grand prize serta test ride berhadiah undian logam mulia telah dibagikan kepada para pengunjung. Tidak hanya itu, Yamaha Indonesia juga mengadakan servis gratis yang berlaku untuk semua merek sepeda motor.

“Yamaha Indonesia sangat bangga dapat kembali menghadirkan Yamaha Endurance Festival. Terlebih, ajang ini terbukti sukses menjadi destinasi bagi komunitas, keluarga maupun para racing enthusiast dalam menghabiskan waktu di akhir pekan karena dapat menyaksikan aktivitas balap dan hiburan secara gratis dalam satu waktu.” terang Yordan Satriadi selaku Deputy GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.

Ayo ikuti terus berbagai event seru dari Yamaha yang informasinya bisa kamu dapatkan di website dan akun sosial media resmi milik Yamaha Indoenesia.

 

SALAH SELEBRASI, GALANG HENDRA BATAL PODIUM

 

Sungguh diluar dugaan hasil balap Galang Hendra di Race 2 seri Jerez, Podium tiga yang di depan mata harus hilang karena satu kesalahan kecil. Galang Hendra terlalu awal merayakan kemenangan, sehingga dirinya tersalip di garis akhir.

FB_IMG_1560190908108

Kesalahan mengartikan garis Finish yang membuat Galang berselebrasi lebih awal. Galang berselebrasi setelah menginjak garis yang ternyata garis Start. Hal ini membuat dirinya kehilangan kecepatan dan disalib pembalap wanita asal Spanyol, Ana Carrasco.

IMG_20190611_011237
Ana Carrasco, pembalap wanita asal Spanyol

Atas kesalahan ini pun Galang membuat video permohonan maafnya melalui akun Instagramnya. Galang berjanji akan melakukan yang terbaik di seri berikutnya di Misano. Dengan hasil ini Galang menempati peringkat 10 di klasemen sementara.

TWO YAMAHAS ONE PASSION, YAMAHA MOTOR & YAMAHA MUSIC DI INDONESIA

Di Indonesia brand Yamaha sangat dekat dengan kehidupan masyarakat dengan produk sepeda motor dan alat musik. Meskipun tidak berada di bawah naungan management yang sama di Indonesia, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dan PT Yamaha Musik Indonesia (YMID) memiliki passion yang sama. Dan untuk makin mempertegas ikatan tersebut, baru-baru ini disematkan “Two Yamahas One Passion” pada website resmi PT YIMM yaitu www.yamaha-motor.co.id.

Pada pojok kanan terdapat link Two Yamahas One Passion https://yamaha-motor.co.id/two-yamahas-one-passion yang menghubungkan website resmi PT YIMM dan PT YMID (https://id.yamaha.com/index.html). Di situ ditampilkan sekilas history awal berdirinya Yamaha Motor dan Yamaha Music sampai tumbuh menjadi perusahaan besar dunia yang berlandaskan pada filosofi Kando.

Yamaha Corporation terus berkembang menjadi perusahaan besar di dunia yang dikenal dengan produk-produknya yang berkualitas tinggi. Berdiri di tahun 1887 dengan nama Nippon Gakki Co.,Ltd oleh Torakusu Yamaha. Awalnya memproduksi peralatan musik piano tegak dan piano akustik di tahun 1900. Itu menjadi bagian dari sejarah berdirinya Yamaha Music yang hingga saat ini berada di bawah naungan Yamaha Corporation.

Dalam perjalanannya terbentuk Yamaha Motor Co,.Ltd di tahun 1955 yang memproduksi sepeda motor. Motor pertamanya YA-1 yang terbukti keunggulannya menjuarai balapan di Fuji dan Assen.

Yamaha Corporation dan Yamaha Motor Co,.Ltd memiliki filosofi yang sama yaitu Kando yang menawarkan kegembiraan baru dan kehidupan yang lebih memuaskan bagi orang-orang di seluruh dunia.

”Two Yamahas One Passion memperlihatkan semangat yang sama dimiliki oleh Yamaha Motor dan Yamaha Music. Kami harapkan semangat itu dapat dirasakan melalui produk-produk Yamaha yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Kedekatan dengan Yamaha pun bisa terjalin lewat informasi update tentang Yamaha Motor dan Yamaha Music yang dapat diakses pada link Two Yamahas One Passion yang sudah kami sediakan,” papar Yordan Satriadi, Deputy GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

BATIK INDONESIA DI SUKAI PEMBALAP DUNIA

Jakarta – Ada sekelumit cerita saat acara Yamaha Media Conference di Thailand kemarin. Dua pebalap WSBK 2018, Michael van der Mark dan Alex Lowes menggenakan batik yang merupakan pakaian tradisional Indonesia. Kemeja batik yang mereka gunakan merupakan pemberian tim Yamaha Racing Indonesia.

Presiden Direktur Yamaha Indonesia Motor Manufaturing (YIMM), Minoru Morimoto yang hadir secara langsung di Thailand memberikan baju batik kepada Michael van der Mark dan Alex Lowes, juga kepada manajer tim PATA Yamaha, Andrea Dosoli.

Ketiganya tampak gagah dan berwibawa mengenakan kemeja batik. Micahel van der Mark dan Alex Lowes sama-sama mengenakan batik berwarna hitam yang elegan. Spesialnya Michael van der Mark mempunyai keturunan dari Indonesia, dimana Nenek dari Michael berasal dari Ambon, Maluku. Sedangkan Andrea Dosoli mengenakan batik dengan warna dasar putih yang memancarkan kharisma laki-laki berambut putih ini.

Michael Van Der Mark menerima langsung Kemeja Batik dari Presiden Yamaha Indonesia

Acara ini berlangsung sesaat setelah sesi wawancara eksklusif di Sirkuit Buriram Thailand. Wawancara ini melibatkan para racer tim Yamaha Racing Indonesia, yaitu Galang Hendra Pratama yang akan berlaga di WSS300, serta Richard Taroreh, M Faerozi dan Wahyu Aji Trilaksana yang akan berjuang bersama mengharumkan Indonesia di ajang ARRC. Dalam wawancara tersebut para jagoan WSBK Yamaha memberikan semangat kepada rider mudah Yamaha Indonesia dalam menghadapi musim balap 2018 ini.

Sebagai orang Indonesia kita patut bangga bahwa batik diterima dengan baik bahkan diajang balapan dunia sekelas WSBK. Melalui balapan juga Yamaha Indonesia ingin membawa semangat kebangsaan melalui “Untuk Merah Putih Semakin Di Depan”. Tahun 2018 para pembalap Yamaha Indonesia akan berjuang untuk dapat mengibarkan bendera merah putih di kancah dunia.

YAMAHA CUP RACE FINAL ROUND PADAT DIIKUTI 131 RIDERS DAN 12 RIBU PENONTON

Putaran akhir Yamaha Cup Race 2017 (YCR 2017) di Sirkuit GOR Manahan Solo, Jawa Tengah (26 November) yang notabene diramaikan 131 starter terbukti sukses dipadati penonton. Sekitar 12 ribu pasang-mata memadati sirkuit sepanjang 850 meter yang dipenuhi 11 tikungan yang variatif.  Masyarakat Solo begitu antusias menikmati sajian kompetisi balap dengan berbagai sajian hiburan.
“Yamaha Cup Race 2017 Solo mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat kota budaya Solo. Balapan ini merupakan salah satu langkah kita dalam memberikan edukasi kepada para rider binaan Yamaha Indonesia hingga mereka dapat terus berprestasi. Terimakasih untuk para sponsor yang terlibat mensukseskan acara ini, “ujar M Abidin, General Manager PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) yang hadir di YCR 2017 Solo.

Bicara pertarungan di kelas paling bergengsi YCR1 atau MP1 (150 cc) berlangsung sangat ketat. Terlebih antara Arianto Tarzan (Yamaha Cicile RRS Powered Race Tech) dan Wildan Gomma (Yamaha Yamalube IRC KYT Syafina) yang jaraknya begitu rapat. Pada akhirnya, dimenangkan Arianto Tarzan yang notabene berasal dari Kaltim.

Perjalanan hajatan YCR 2017 Solo sendiri harus dihentikan untuk 3 kelas terakhir dikarenakan kondisi hujan yang sangat deras. Yaitu YCR 2, YCR 4 dan YCR 6. Setelah ditunggu sampai dengan batas waktu yang mengacu pada regulasi, maka diputuskan bahwa balapan dihentikan karena kondisi trek yang banyak digenangi air. Alhasil, hasil juaranya mengacu pada kualifikasi.

Sehubungan juara umum kategori YCR1 atau MP1 (150 cc) yang berrdasarkan perhitungan poin dalam tiga seri (Kebumen, Kediri dan Solo) direbut Wildan Gomma. “Ini kenangan terindah saya di Jawa karena tahun depan saya akan kembali bertarung di region Sulawesi, “tutur Wildan Gomma. Kemudian untuk jawara umum seeded YCR2 atau MP2 (125 cc) diraih Sulung Giwa (Yamaha Yamalube NHK IRC Nissin NGK DID Bahtera Racing)

Sedang juara umum pemula A dan Pemula B masing-masing direbut Wawan Wello yang berasal dari tim Privaateer, Bromo Jaya Mix Dinar Cahya NHK FDR RCB1 Kate dan M Robby (Yamaha Yamalube Jasti Putra NHK FDR 549 Kaboci). Mereka semua berhak atas hadiah empat unit motor.

Pada sisi lain, edukasi yang konsisten dilakukan pabrikan Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) memberikan hasil yang signifikan. Yaitu lahirnya para pebalap muda potensial. Tidak hanya bicara skill atau kemampuan balap yang meningkat, juga mental dan kepribadian. Diantaranya racer Wahyu Nugraha asal Boyolali, Jawa Tengah yang berusia 12 tahun dan sukses meraih podium juara YCR5 atau MP5.

Juga M Robby yang masih berumur 11 tahun ataupun M Faerozi, talenta 15 tahun yang merenggut podium terbaik  MP3 (150 cc). Kedua nama terakhir yang disebut berasal dari Jatim. Bahkan M Faerozi sudah difasiitasi Yamaha di Kejurnas Sport 250 cc (IRS 2017 Sentul). Termasuk M Roby yang sudah diproyeksian timnya di balap IRS 2017 Sentul.

Dengan berakhirnya gelaran Yamaha Cup Race 2017 Solo, maka berakhir sudah kompetisi terbaik persembahan dari YIMM ini. Adapun sponsor yang terlibat dalam mensukseskan YCR 2017 ialah Yamalube, Idemitsu, KYB, NGK, DID & IRC.

REY DAN GALANG AJARKAN KOMUNIKASI DENGAN MEKANIK DAN MENTAL BALAPAN DI YAMAHA CUP RACE SOLO

Yamaha Cup Race (YCR) seri terakhir tahun ini di Solo juga diisi dengan edukasi oleh dua pembalap unggulan Yamaha Racing Indonesia (YRI), Galang Hendra dan Rey Ratukore. Coaching clinic diberikan untuk para pembalap muda YCR 5, YCR 6, YCR 9.

Di area sirkuit stadion Manahan, Sabtu 25 November 2017, Rey dan Galang membagi ilmu dan pengalaman mereka. Peserta coaching clinic antusias mendengarkan dua pembalap panutan itu memberikan edukasi teknis balap dan berkarir di dunia balap.

Rey misalnya mengajarkan tentang karakter Stop and Go sirkuit non permanen area stadion Manahan. Dia membeberkan cara membalap yang tepat di trek itu. Termasuk memperagakan handling motor saat balapan, di straight, brake, cornering. Peserta serius menyimak dan melontarkan beberapa pertanyaan agar bisa riding menaklukan sirkuit dan beberapa tikungan.

Rey pun menekankan bukan hanya tentang cara balap, tapi juga tips yang sangat bagus untuk meraih hasil balap yang maksimal. “Komunikasi dengan mekanik juga sangat penting. Masukan dari pembalap tentang motor ikut menentukan berhasilnya rider saat balapan. Jadi kalian harus memberitahukan apa yang kalian rasakan ketika riding dengan tepat supaya setingan bagus. Waktu latihan misalnya harus maksimal karena berpengaruh buat masukan kepada mekanik,” pesan Rey.

Sementara itu, Galang Hendra membuat para peserta terpana karena prestasi teranyarnya menjuarai seri ke-9 World Supersport 300 dengan YZF-R3 di Jerez, Spanyol. Galang berharap dapat menularkan rahasia keberhasilannya kepada para pembalap muda yang tengah menggapai mimpi tampil di pentas internasional. “Kuncinya tampil tenang, pakai strategi ketika balapan. Yakin dan percaya bisa meraih hasil terbaik. Karena itulah saya bisa melakukan slip stream menjelang garis finish karena membaca pergerakan lawan,” cerita Galang.

Ditekannya juga, mental sangat penting dalam balapan di kompetisi. “Mental harus kuat. Jangan down kalau sedang tidak bagus balapannya. Bangkit lagi dan jangan menyerah,” ungkap Galang. Rider asal Yogyakarta itu juga menyemangati para pembalap muda agar memaksimalkan performa di Yamaha Cup Race sebagai jalan menuju karir lebih maju. “Saya juga mengawali perjalanan dari Yamaha Cup Race dan bisa membantu saya untuk jadi seperti sekarang. Karenanya manfaatkan sebaik-baiknya kesempatan di Yamaha Cup Race sebagai wadah pembinaan menuju kompetisi Asia dan dunia,” Galang menyemangati.

Sesi coaching clinic lalu ditutup dengan foto bareng Galang dan Rey bersama para peserta yang juga memperkenalkan diri dengan menyebutkan nama dan tim balapnya.

YAMAHA MENJADI MOTOR PALING BAHAGIA BAGI PEMILIKNYA

Yamaha mendominasi hasil survei “Indeks Kebahagiaan Berkendara” (IKB 2017). Survei ini merupakan yang ketiga kalinya diadakan oleh Tabloid OTOMOTIF dan OTOMOTIFNET (OTOMOTIF Group, Kompas Gramedia). IKB 2017 dilakukan untuk mengetahui seberapa besar kebahagian serta kepuasan konsumen dalam mengendarai mobil dan motor yang mereka miliki.

“Indeks Kebahagiaan Berkendara merupakan formulasi dari kepuasan berkendara, kondisi kendaraan dan tingkat emosi saat berkendara yang semuanya mempengaruhi seberapa besar kebahagiaan seseorang dalam berkendara,”jelas Panji Maulana selaku Editor in Chief Tabloid OTOMOTIF dan OTOMOTIFNET.

Hasil IKB 2017 didapat dari 455 responden yang terdiri dari 210  pengguna motor dan 245 pengguna mobil yang dilakukan pada bulan Juni hingga Agustus 2017. Survey melalui angket online di website OTOMOTIFNET melibatkan pengguna kendaraan motor dan mobil yang berusia lebih dari 18 tahun, mengendarai sendiri, tahun produksi kendaraan minimal tahun 2000, serta kendaraan milik pribadi.


Pada IKB 2017, bobot indeks kepuasan berkendara (aspek kognitif) diambil 30% dari total keseluruhan nilai. Sementara 70% mayoritas diambil dari indeks tingkat emosi saat berkendara (aspek emosi). Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang diambil sama rata 50%. Aspek emosi menjadi hal yang paling menggambarkan pengalaman emosi dari kesenangan, kegembiraan, dan emosi positif lain. Sehingga menjadi penentu dari tingkat emosi saat berkendara.
Dari 14 kategori motor paling membahagiakan, Yamaha mendominasi dengan memborong 7 kategori. Selain itu dua kategori utama Merek Motor Paling Membahagiakan dimenangkan oleh Yamaha serta Tipe Motor Paling Membahagiakan diraih oleh Yamaha Mio.

Pencapaian ini ditanggapi positif oleh Eddy Ang selaku Deputy GM Marketing PT. YIMM. Dia menjelaskan bahwa tahun 2003 Yamaha Mio menjadi pelopor hadirnya bebek matik di Indonesia. Sejak saat itu Mio telah berhasil mendapatkan tempat di hati konsumen motor di Indonesia. IKB 2017 jadi bukti bahwa Mio punya kesan yang baik di mata konsumen.

“Hasil survei ini sejalan dengan filosofi Kando yang selalu dipegang Yamaha. Kando menggambarkan bagaimana seni dan keindahan mempengaruhi jiwa manusia. Semua motor Yamaha dibuat dengan menimbang aspek seni dan keindahan sehingga membuat orang yang mengendarainya puas dan bahagia. Pencapaian IKB 2017 ini bisa dikatakan adalah hasil dari filosofi itu,” ungkap Eddy Ang menambahkan.

Yamaha terus berinovasi untuk menciptakan motor yang berkualitas. Hadirnya MAXI Yamaha menciptakan trend baru sepeda motor di Indonesia. Dikenalkannya Mio S jadi jawaban kebutuhan sepeda motor harian konsumen. Pengembangan teknologi Blue Core dan VVA Yamaha adalah wujud nyata kebaharuan teknologi yang dilakukan. Yamaha terus komitmen Yamaha untuk jadi yang terbaik.

Yamaha Semakin Di Depan!


Hasil Survey Yamaha di IKB 2017 :
Kategori Bebek 125-135cc : Yamaha Jupiter MX

Kategori Skutik 110cc : Yamaha Mio

Kategori Skutik 110cc : Yamaha NMAX

Kategori Sport 250cc : Yamaha R25

Kategori Sport Fairing 150cc : Yamaha R15

Kategori Sport Naked 150cc : Yamaha Xabre

Kategori Sport Touring 150cc : Yamaha V-Ixion

Merek motor paling membahagiakan : Yamaha

Tipe motor paling membahagiakan : Yamaha Mio

YAMAHA INDONESIA LAKUKAN PERCOBAAN PEMASARAN “MARKET TRIAL” SKUTIK LISTRIK 

Jakarta – PT. Yamaha Indonesia Motor Mfg. (YIMM) menggelar konferensi pers “Market Trial” sepeda motor listrik Yamaha di kawasan Kuningan, Jakarta. Acara ini diadakan dalam rangka memperkenalkan sekaligus uji coba motor listrik Yamaha.

YIMM sebagai anak perusahaan Yamaha Motor Company sedang giat melakukan studi pasar motor listrik di Indonesia. Dalam kurun waktu satu bulan ke depan, YIMM bekerja sama dengan empat institusi diantaranya Kebun Raya Bogor, Universitas Pelita Harapan (UPH), PT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia dan The Breeze BSD, akan melakukan uji coba motor listrik Yamaha. Motor listrik tersebut nantinya digunakan sebagai transportasi di kawasan internal mereka.

Sejarah awal kendaraan listrik Yamaha sendiri dimulai pada tahun 1993. Saat itu Yamaha Motor mulai memasarkan sistem Electrical Support Bicycle pertama yaitu Yamaha PAS (Power Assist System). Di negara-negara yang punya sejarah bersepeda, seperti negara di Eropa dan Jepang “sepeda dengan bantuan elektrik”, telah mendapat posisi di pasar sepeda sebagai genre baru. Penjualan Yamaha PAS di pasar global telah mencatatkan hasil yang positif dengan total penjualan lebih dari 4 juta unit di seluruh dunia, termasuk penjualan unit penggeraknya.

Yamaha pertama kali memperkenalkan sepeda motor listrik di tahun 2002 lewat Yamaha Passol. Yamaha kemudian terus melakukan pengembangan dengan berturut – turut memperkenalkan EC-02, Passol-L, EC-03 dan E-Vino serta di ajang Tokyo Motor Show memamerkan beberapa motor sports listrik andalan. Hingga saat ini penjualan motor listrik Yamaha telah merambah kawasan Eropa dan di negara Asia seperti Jepang dan Taiwan dengan total penjualan lebih dari 10.000 unit.

“Market Trial” motor listrik yang dilakukan YIMM ini adalah bentuk dukungan Yamaha kepada pemerintah terkait Program Percepatan Kendaraan Listrik untuk Transportasi Jalan. Ke depannya Yamaha akan menganalisa hasil “Market Trial” ini supaya menghasilkan motor listrik berkualitas untuk konsumen Indonesia. Hadirnya motor listrik Yamaha nanti akan memberikan pengalaman berkendara yang baru bagi konsumen. Ini adalah komitmen Yamaha untuk memajukan industri transportasi di Indonesia.

RIDER INDONESIA JUARA WORLD SUPERSPORT DI JEREZ SPANYOL

Selamat untuk rider muda potensial Galang Hendra yang sukses meraih podium juara World Supersport 300 (WSSP300) di Sirkuit Jerez, Spanyol (22 Oktober). Ini sejarah pertama pembalap tanah air berprestasi di balapan level dunia. Lagu Indonesia Raya Berkumandang dan Bendera Merah Putih berkibar.

“Saya sangat gembira. Saya tidak menyangka dapat meraih podium juara di level dunia. Syukur kepada Tuhan, terimakasih untuk tim saya, keluarga dan para penggemar saya. Ini semua untuk Indonesia,“ ujar Galang Hendra Pratama yang merupakan pembalap binaan Yamaha Indonesia.

Adapun jalannya race WSSP300 di Jerez yang berlangsung dalam 11 lap, Galang Hendra yang start dari posisi ke-8, pada awal lap ada di posisi ke-6. Galang terus berjuang untuk memperbaiki posisinya. Saat lap akhir, petarung asal Yogyakarta usia 18 tahun ini dapat berada di posisi pertama. Namun di pertengahan lap, ada di deretan ke-2 dan bersaing ketat dengan Scott Derou (MTM HS Kawasaki).

Pada akhirnya, pada trek lurus setelah tikungan terakhir, Galang Hendra yang mengusung tim Motox Racing dapat mengambil alih dan finish pertama. Mereka hanya berbeda 0,026 detik saja. Perjuangan dan prestasi Galang Hendra di WSSP300 Jerez ini disaksikan langsung Minoru Morimoto selaku Presiden Direktur PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturung. Morimoto sangat bangga dan mengapresiasi podium juara WSSP300 yang telah diraih Galang Hendra.
“Kami sangat bangga dengan prestasi Galang dan Indonesia. Ini adalah bukti yang sangat baik bagi Indonesia karena WSSP300 merupakan  kejuaraan dunia. Galang Hendra bukan hanya pahlawan kita. Tetapi juga pahlawan dunia,“ bangga Minoru Morimoto.

Sehubungan gelar juara dunia WSSP300, pada akhirnya direbut Marc Garcia (Halcourier Racing). Walaupun finish ke-4, Garcia yang juga membesut YZF-R3 dapat mengalahkan rival terberatnya, Antonio Coppola (SK Racing) yang menyelesaikan lomba di deretan ke-3. Demikian berdasarkan penghitungan poin klasemen akhir WSSP300.

HASIL FREE PRACTICE WORLD SUPER SPORT JEREZ, GALANG HENDRA MASUK LIMA TERBAIK

Kejuaraan World Superbike Championship 2017 yang notabene menghadirkan kelas  WSSP300 digelar di Sirkuit Jerez, Spanyol,  akhi pekan ini (20-22 Oktober 2017). Pembalap Yamaha Racing Indonesia (YRI), Galang Hendra Pratama bersama dengan 6 pembalap Yamaha bLU cRU siap beraksi pada seri ke-9 atau final dari ajang balap FIM World Supersport 300 ini.

Sehubungan sirkuit,  maka trek Jerez merupakan lintasan yang terletak di Jerez de la Frontera, Spanyol. Dibuka pada tahun 1985 dan menjadi tuan rumah perlombaan WorldSBK pertamanya pada tahun 1990. Termasuk menjadi langganan venue balap motoGP. Sirkuit Jerez memiliki trek lurus sepanjang 600 meter dengan total panjang trek 4423 meter. Terdiri dari 13 tikungan, 8 ke kanan & 5 ke kiri. Layoutnya  menantang dengan gabungan high speed corner, slow hairpain/corner dan perubahan elevasi konstan.

Kondisi cuaca saat latihan bebas 1 dan 2 (FP1 dan FP2) pada hari Jumat (20 Oktober) berlangsung cerah dengan kecepatan angin yang tinggi. Dalam sesi latihan bebas pertama, Galang Hendra meraih catatan waktu 1 menit 57.142 detik dan menempati posisi 11.
“Pertama kali di sirkuit Jerez ini dengan Yamaha YZF-R3. FP1, saya berusaha mengenal sirkuit, juga mencoba beberapa settingan terutama pada perbandingan final gear, “ungkap Galang Hendra sesaat setelah selesai FP1.

Tampil berstatus wild card dengan tim Motox Racing, Galang Hendra tampil lebih baik di FP2.  Sejak sesi awal FP2 menunjukan performa impresif. Galang berhasil menempati di posisi ke-4 dengan catatan waktu yang lebih cepat 0.802 detik sekaligus mencetak top speed terbaik 187,6 km/jam.

“Saya senang dengan hasil sesi latihan hari ini. FP2 saya memaksimalkan semua sector & masuk top 5 besar. Terima kasih untuk Yamaha & semua crew tim Motoxracing. Untuk Superpole 2, saya sudah mempunyai rencana bersama tim agar berada di depan. Mohon doa dan dukungannya untuk merah putih Semakin Di Depan,“ tambah Galang Hendra.
Berdasarkan hasil kombinasi dua sesi latihan bebas, maka Galang berada di posisi 5. Adapun 10 pembalap yang melaju ke babak penentuan grid-start  (Superpole 2) adalah Bonoli, Coppola, Garcia, Gonzalez, Galang Hendra, Derque, Schotman, Rusmiputro, De La Vega & Valle. Sesi  ini memperebutkan posisi start dari 1-12 bersama 2 pembalap tercepat pada sesi Superpole 1.

“Di FP1 tim mendapatkan beberapa data pada setiap segmen atau sektor. Dari data per sektor,  tim dan Galang mencari optimalisasi baik rider maupun set-up motor. Kami berharap hasil superpole 2 nanti memperoleh output yang baik untuk menentukan grid start,” tegas Kadek Suma, Divisi Motorsport YIMM yang mendampingi Galang Hendra dalam mengikuti kejuaraan World Supersport 300 ini.