AEROX FUN RACE TASIKMALAYA JADI KELAS BALAP PALING DISOROT

Tasikmalaya – Race day balap matik Aerox Fun Race telah sukses berlangsung dengan meriah di Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, Jawa Barat pada Minggu (17/11). Antusiasme para peserta baik di kelas YCR 11 yang terbuka untuk umum serta YCR 13 yang diisi starter dari para pelajar SMK binaan Yamaha tampak begitu tinggi dalam merasakan sensasi performa motor Aerox 155 VVA diatas lintasan balap sepanjang 1.300 meter.

Febry Gunawan pembalap lokal Jawa Barat yang tergabung dalam komunitas YARRCI sukses merealisasikan mimpinya menjuarai kelas YCR 11 dengan berhasil merebut podium pertama. Sejak di sesi kualifikasi, Febry memang kerap tampil apik dengan berhasil mencatatkan waktu tercepat sehingga ia dapat memulai start dari starting grid terdepan.

Lebih menariknya lagi, ini merupakan debut pertama pembalap asal Kuningan tersebut mengikuti Aerox Fun Race. Dirinya pun mengaku senang dapat mengikuti balap matik ini, terlebih motor yang digunakan adalah Aerox 155 VVA yang karakternya memang cocok untuk aktivitas racing karena memiliki keunggulan Power to Weight Ratio tertinggi dikelasnya.

“Aerox menurut saya rasanya enak banget untuk di sirkuit, suspensinya stabil jadi handling juga enak. Performa juga tinggi. Tahun depan kalo ini (Aerox Fun Race) ada lagi saya pasti ikut,” ujarnya

20191117_113526

Sementara dikelas khusus YCR 13, Vito Nandrian dari SMK Pertiwi Kuningan sukses mengalahkan Ariel Imola yang merupakan siswa SMK Muhammadyah 2 Kedungora Garut dalam perebutan gelar top podium. Ariel Imola yang sebelumnya berhasil mengukirkan waktu terbaik saat sesi kualifikasi harus rela finish diurutan kedua saat race day.

“Alhamduliah saya senang sekali bisa menang (posisi 1). Saat sesi kualifikasi kemarin saya sebetulnya kalah dari Ariel, tapi di race saya coba main lepas (tidak terlalu tegang) dan ternyata hasilnya lebih baik.” Ungkap Vito yang memang telah menggemari hobi balap sejak tahun 2017.

20191120_120148

Dibukanya kelas Aerox Fun Race untuk para siswa SMK binaan Yamaha, memang merupakan suatu hal baru yang mendapat respon sangat positif dari para pelajar.

Banyak yang menilai kehadiran kelas khusus pelajar SMK ini mampu memfasilitasi mereka dalam menyalurkan hobi dan bakat balapnya. Bahkan ada sebagian sekolah SMK yang memang menyediakan ekstrakurikuler balap selepas jam sekolah.

20191117_113512

“Adanya kelas SMK di Aerox Fun Race dengan menggunakan motor Aerox ini bagus banget, karena ini bisa buat saya dan temen-temen menyalurkan hobi balap secara benar. Artinya, kan bisa menghidari balap-balap liar yang gak safety. Harapan saya semoga kedepannya kami bisa diikutkan lagi balap Aerox,” jelas M. Chasta yang berasal dari SMK Islamiyah Racing School dan finish di posisi ke-4 saat race.
***

SEMANGAT MEMBARA PARA PESERTA AEROX FUN RACE TASIKMALAYA DALAM MEMPEREBUTKAN STARTING GRID

Tasikmalaya – Putaran ke-4 Aerox Fun Race yang merupakan bagian dari kelas balap 30th Yamaha Cup Race 2019 resmi dimulai. Hal tersebut ditandai dengan telah berlangsungnya sesi latihan bebas serta kualifikasi (Qualifying Practice) pada Sabtu (16/11), di Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, Jawa Barat.

Jika pada seri-seri sebelumnya hanya dibuka satu kelas, maka di partai puncak kali ini Aerox Fun Race hadir dalam dua kelas, yaitu YCR 11 Aerox 155 Open yang terbuka untuk umum serta YCR 13 yang disajikan khusus bagi para Siswa SMK binaan Yamaha yang berada di wilayah Jawa Barat dengan total starter masing-masing kelas sebanyak 15 orang.

IMG-20191116-WA0044

Meskipun cuaca di area sirkuit terbilang cukup panas, namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat para siswa SMK dalam mengejar best time guna meraih starting grid yang terdepan. Dan pada akhirnya, nama Ariel Imola siswa asal SMK Muhammadyah Kedungora, Garut, keluar sebagai yang tercepat dengan catatan waktu 1 menit 12,768 detik, hanya terpaut tipis dari Vito Nandrian, siswa SMK Pertiwi Kuningan yang berada di urutan kedua dengan perolehan waktu 1 menit 14,207 detik dan Cecep Muhammad dari SMK Bhakti Nusantara, Sumedang di posisi ketiga dengan waktu 1 menit 14,761 detik.

Fenomena menarik lain yang tersaji dalam kelas balap SMK ini adalah, hadirnya seorang pembalap wanita yaitu Iis Ariska berusia 16 tahun yang berasal dari SMK Pui Cikijing, Majalengka.

20191116_153718
Iis Ariska, pembalap wanita yang juga masih seorang pelajar

Meskipun hasil kualifikasi membuatnya harus memulai start dari posisi ke-15 saat race day nanti, namun kehadirannya di balap Aerox Fun Race sungguh patut untuk diapresiasi mengingat ia menjadi satu-satunya pembalap wanita yang pernah ikut berkompetisi di ajang balap matik tersebut sejak pertama kali kompetisi ini diadakan di tahun 2018.

Iis pun optimis dirinya dapat meraih hasil yang lebih baik saat race day nanti, dan tidak merasa takut harus bersaing dengan para pembalap lainnya yang seluruhnya adalah laki-laki.

“Saya memang hobi balap sejak dulu karena saya suka kecepatan dan hal-hal yang berkaitan dengan sepeda motor. Ini pertama kalinya saya ikut balap Yamaha Cup Race dan juga menggunakan motor Aerox. Meskipun hasil kualifikasi saya berada diurutan belakang tapi saya optimis besok bisa dapat hasil yang lebih baik (saat race day),” terangnya.

IMG-20191116-WA0020

Sementara itu di kelas YCR 11 Yamaha Aerox 155 Open, Febry Gunawan berhasil mengamankan starting grid terdepan dengan mengukirkan catatan waktu tercepat yaitu 1 menit  11,457 detik, terpaut gap sangat tipis yakni 0,334 detik saja dari Aldhy Tri Andika yang berada di posisi kedua dengan waktu 1 menit 11,791 detik. Sedangkan posisi ketiga diisi oleh Agni Herton dengan perolehan waktu 1 menit 12,108 detik.

“Hasil QTT hari ini sangat memuaskan bagi saya, saya berhasil jadi yang tercepat dan mudah mudahan besok saat race day hasilnya bisa sama, saya bisa merebut podium 1.” ujar Febry Gunawan yang berasal dari komunitas YARRCI dengan penuh semangat.

Sesi race day Aerox Fun Race dijadwalkan akan berlangsung pada Minggu besok (17/11), Oleh karena itu jangan lewatkan keseruannya dan saksikan langsung ketangguhan motor Aerox 155 VVA diatas lintasan sirkuit yang memiliki keunggulan Power to Weight Ratio tertinggi dikelasnya.

YAMAHA CUP RACE BUKIT PEUSAR SIAP DIRAMAIKAN KELAS AEROX

Tasikmalaya – Balap matik Aerox Fun Race yang sebelumnya telah sukses digelar di tiga pulau berbeda (Jawa, Sumatra dan Kalimantan) kini akan memasuki babak akhir dalam putaran final 30th Yamaha Cup Race 2019 yang berlangsung di Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, Jawa Barat pada akhir pekan mendatang (16 – 17 November)

Kehadiran Aerox Fun Race di Tasikmalaya, dipastikan akan mendapat respon yang sangat positif karena dapat menjadi wadah bagi para pecinta balap matik di wilayah tersebut dalam menyalurkan hobi dan kegemarannya. Terlebih, animo masyarakat Jawa Barat terhadap balap sepeda motor matik memang cukup tinggi.

IMG-20190831-WA0050

“Diselenggarakannya Aerox Fun Race di Tasikmalaya bersamaan dengan partai puncak 30th Yamaha Cup Race 2019 tentunya menjadi kabar gembira bagi para racing enthusiast yang ada di wilayah Jawa Barat, mengingat balap matik memang sangat digemari disini. Selain itu, ini turut menjadi pembuktian atas tingginya performa motor Aerox 155 VVA yang memang memiliki Power to Weight Ratio tertinggi dikelasnya.” ujar Johanes B. M. Siahaan, Chief Yamaha DDS 2 Bandung.

Sebanyak 15 starter yang berasal dari pembalap lokal dan awak media dipastikan siap bersaing memperebutkan podium juara dan merasakan sensasi performa motor Aerox 155 VVA diatas lintasan Sirkuit Bukit Peusar yang memiliki lintasan sepanjang 1.300 meter dengan beberapa tikungan yang cukup bervariasi. Mulai dari tikungan yang berkarakter rolling speed, hingga belokan-belokan sempit yang sangat menguji skill sang pembalap.

IMG-20190831-WA0053

Tidak hanya aktivitas balap matik, putaran final Yamaha Cup Race 2019 juga menyajikan kegiatan coaching clinic. Tidak tanggung-tanggung, tiga pembalap terbaik nasional binaan Yamaha Racing Indonesia yakni Galang Hendra Pratama, M Faerozi dan Anggi Setiawan akan hadir membagikan ilmu serta tips seputar teknik balap kepada para rider muda potensial yang sukses menembus putaran final 30th Yamaha Cup Race 2019.

Selain itu, akan ada pula gelaran eksibisi yang menyediakan service gratis, hiburan menarik seperti music performance, modern & traditional dance, games, doorprize serta penawaran spesial di booth-booth sponsor.

Ayo datang dan saksikan Aerox Fun Race yang akan dimulai dengan sesi latihan bebas (free practice) dan kualifikasi (qualification) pada Sabtu, 16 November serta dilanjutkan dengan sesi race day pada Minggu, 17 November.

ANTUSIAS TINGGI WARGA SINTANG KALIMANTAN BARAT PADA SENSASI BALAP AEROX DI KELAS PEMULA

Sintang, Kalimantan Barat – Putaran ke-4 Yamaha Cup Race 2019 (YCR 2019) yang bertempat di Sirkuit Ex Bandara Susilo, Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar) berlangsung sukses. Hal tersebut merujuk pada tingginya animo masyarakat yang memadati semua area lintasan untuk menyaksikan jalannya balapan. Maklum saja, ini merupakan kali pertama Yamaha Cup Race hadir menghibur para racing enthusiast yang ada di kota Sintang dan sekitarnya.

Semakin spesial, hadir langsung Bupati Sintang, dr.H. Jarot Winarno M. Med. Ph yang memberikan kata sambutan dalam seremoni pembukaan. Beliau yang merupakan pengguna motor Yamaha dan penggemar dari pembalap MotoGP, Valentino Rossi, mengungkapkan rasa terima kasih atas terselenggaranya 30th Yamaha Cup Race 2019 di Sintang karena menjadi obat rindu setelah 7 tahun event balap road race berskala nasional absen di kota tersebut.

DSC_3878

“Saya sejak dulu adalah penggemarnya Valentino Rossi. Saya sering menontonnya balap MotoGP. Saya mencintai Yamaha karena motor saya sehari-hari adalah Yamaha R25 dan saya juga memiliki NMAX. Terimakasih untuk Yamaha yang sudah menyelenggarakan acara balapan ini di Sintang. Saya harap tahun depan dapat kembali lagi disini. Untuk penonton, saya harap untuk tertib dalam menyaksikan balapan ini,” ujar sang Bupati yang kemudian ikut menyaksikan jalannya race.

Sedikitnya terdapat 15 kelas yang diikuti oleh 182 starter tersaji di YCR 2019 seri Sintang. Mulai dari kategori bebek 4 tak, bebek 2 tak, Ex Rider hingga balapan khusus matik Aerox Fun Race yang menghadirkan sensasi balap tersendiri.

Di kelas Aerox Fun Race, sebanyak 17 peserta yang terdiri dari pemula A dan pemula B mendapat kesempatan untuk merasakan ketangguhan perfoma Aerox 155 yang memang sangat digemari di wilayah Kalimantan Barat. Terlebih, karakter sirkuit yang merupakan bekas landasan pacu pesawat terbang ini di dominasi oleh trek lurus, sehingga mempermudah para pembalap untuk merasakan keunggulan Power Weight Ratio (PWR) yang dimiliki oleh motor.

IMG-20190831-WA0057

Patut dipahami, bahwa Yamaha Aerox 155 memiliki PWR tertinggi di kelasnya sehingga layak untuk disebut sebagai High Performance Personal Sports Scooter 155 cc. Secara teknisnya, PWR merupakan pengukuran kinerja mesin secara keseluruhan pada kendaraan, dihitung dengan cara membagi tenaga maksimal yang dikeluarkan dengan bobot kendaraan tersebut (kW/kg).

Terkait dengan hasil balap Aerox Fun Race seri Sintang, Indra Ardiansyah pembalap yang merupakan racer dari tim MZ Hi-Tech 96 berhasil keluar sebagai pemenang dengan catatan waktu 10 menit 50,442 detik. terpaut jarak waktu 0,238 detik saja dari Bily Dwi Saputra dari tim Skynet Racing yang menempati posisi ke-2 dengan torehan waktu 10 menit 50,680 detik. Sementara itu, di posisi ke-3 ada nama Vicky Dewara yang diusung oleh tim OHM Racing dengan perolehan waktu sebesar 10 menit 58,856 detik.

DSC_4069

“Aerox memang enak sekali saat bermanuver masuk dan keluar tikungan. Termasuk saat melalui tikungan stop & go, bodynya stabil, juga kita berani rebah untuk mendapatkan riding style yang maksimal. Powernya di trek lurus juga terasa. Padahal ini mesin standar pabrik,” terang Indra Ardiansyah (MZ Hi-Tech 96) yang meraih podium di YCR13.

Selanjutnya Aerox Fun Race akan hadir di Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, Jawa Barat pada 9 -10 November mendatang, yang seklaigus menjadi seri pamungkas dari gelaran 30th Yamaha Cup Race 2019.

YAMAHA CUP RACE KEMBALI PANASKAN ASPAL BANGKA BELITUNG

Pangkal Pinang, Babel – Setelah sukses diselenggarakan di kota Boyolali, Jawa Tengah (27-28 April) dan Medan, Sumatera Utara (29-30 Juni), putaran selanjutnya 30th Yamaha Cup Race 2019 akan menyambangi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) terpatnya di Sirkuit Kantor DPRD Provinsi Babel, Kota Pangkal Pinang pada 13-14 Juli mendatang.

Instagram YCR bangka 2019-02

Hadirnya 30th Yamaha Cup Race 2019 di wilayah Babel, tentunya menjadi obat rindu bagi para pecinta balap lokal dan regional yang sudah tidak sabar merasakan kembali euforia kemeriahan rangkaian balap paling tertua di bumi Indonesia ini, mengingat event tersebut terakhir kali hadir di wilayah Babel pada tahun 2014 silam, atau sekitar 5 tahun yang lalu.

Secara total, putaran YCR seri Babel akan menghadirkan sebanyak 11 kelas. 3 kelas menjadi kelas utama (Nasional) yang terdiri dari Moped 4 Tak 150 cc Seeded Mix (YCR1), Moped 4 Tak 150 cc Novice (Pemula A) Mix (YCR2) serta Moped 4 Tak 150 cc Rookie (Pemula B) Mix (YCR3).

DSC01156-min

Selain itu terdapat pula 8 kelas lainnya, dimana 3 kelas diantaranya merupakan kelas bebek berbasis mesin 2 Tak yaitu kategori Moped 2 Tak 125 cc Std. Pemula Babel (Max 17 tahun) (YCR9), Moped 2 Tak 125 cc Std. Open (YCR10) dan Moped 2 Tak 125 cc Std. Ex-Rider (YCR11) khusus bagi para mantan pembalap. Ketiga kelas tersebut dipastikan akan memiliki daya tarik tersendiri bagi para penonton. Pasalnya, mereka akan bernostalgia dengan menyaksikan kembali pertarungan balap klasik yang menampilkan Yamaha F1ZR yang sangat populer di era 1990 hingga tahun 2000-an.

Sementara itu, ada juga 2 kelas yang menurunkan motor Standar Showroom, yaitu Moped 4 Tak 150 cc Std. Showroom Open Mix (YCR6) dan Matic s/d 150 cc Std. Showroom Open Mix (YCR7) yang secara regulasi mengharuskan para pembalap untuk menggunakan motor dengan spesifikasi standar pabrikan yang sama. Untuk 3 kelas sisasanya, akan diisi dengan Moped 4 Tak 125 cc Seeded Mix (YCR4), Moped 4 Tak 125 cc Std. Pemula (Novice/ Rookie) Mix (YCR5) serta Matic s/d 150 cc Tune Up Open Mix (YCR8).

Tidak ketinggalan, akan ada sesi coaching-clinicoleh Renggi Lukmana yang merupakan seorang pembalap dari Tim Yamaha Suhandi Padang 88 kepada para rider-rider muda terkait dengan trik menaklukan trek, baik dalam hal pengenalan lintasan/ racing line, titik pengereman, serta cara mengoptimalkan penggunaan transmisi. Juara Nasional Region Sumatera untuk kelas Seeded (MP1 dan MP2) di tahun 2018 ini, turut memberikan motivasi bagi para pembalap muda sehingga mereka dapat lebih serius dalam berlatih guna meraih prestasi yang lebih baik baik.

IMG_3920

Selain aktivitas racing, 30th Yamaha Cup Race 2019 juga akan menyuguhkan acara entertainment menarik, salah satunya dengan menghadirkan beragam booth sponsorship yang menjual berbagai produk sponsor dengan penawaran spesial, termasuk, dari main-dealer Yamaha Sumber Jadi yang menjajakan berbagai line up terbaik sepeda motor Yamaha. Semakin spesial, event 30thYamaha Cup Race 2019 ini dibuka secara gratis untuk umum, artinya penonton tidak akan dipungut biaya sepeserpun.

“Event Yamaha Cup Race 2019 Bangka ini, kita persembahkan tontonan gratis untuk masyarakat bumi Serumpun Sebalai dan sekaligus mempromosikan kota beribu senyuman lewat sport tourism event. Bangka telah melewati beberapa tahun bersama YCR dan telah menjadi bukti nyata melahirkan pembalap lokal Babel walau belum bisa berprestasi di pentas nasional dan tentunya memberikan wadah bagi mereka untuk merasakan sensasi dan bersaing di sirkuit. Selain itu kita akan perkenalkan livery terbaru dari model Yamaha yaitu Monster Energy Yamaha MotoGP Edition, apparel VR|46 Asia dan jajaran motor tipe Sport berkualitas Yamaha yang efisien, bertenaga dan handal,” terang Oriansah M, akrab dipanggil Oyhik selaku Area Control Marketing CV. Sumber Jadi yang merupakan main-dealer Yamaha wilayah Babel.

ANIMO SPESIAL 30 TAHUN YAMAHA CUP RACE, LEBIH DARI 200 STARTER BANJIRI BOYOLALI

Boyolali – Putaran pertama gelaran balap bertajuk Yamaha Cup Race (YCR) 2019 berlangsung di Sirkuit Boyolali, Jawa Tengah (27-28 April). Trek permanen sepanjang 1,279 km menjadi tantangan tersendiri bagi para road racer yang ambil-bagian. Mantapnya, seri awal 30 Tahun YCR 2019 Boyolali ini dihadiri 264 starter dari 13 kelas yang dilombakan.

“Animo peserta dari wilayah Jawa Tengah dan DIY begitu besar dan patut diberikan apresiasi. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing dapat optimal dalam mengakomodir kelas-kelas yang diinginkan pelaku balap. Tidak hanya untuk kategori expert, novice dan rookies, juga komunitas dan penggemar kompetisi bebek 2 Tak. Pastinya animo penonton pada hari minggu akan memadati Sirkuit ini,” tukas ujar M. Abidin, GM After Sales & Motorsport PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Bebek 2 Tak 116 cc Standar Open Jadi Kelas Favorit

Kategori Moped 2 Tak 116 cc Standar Open (YCR8) menjadi kelas yang paling banyak digemari. Total ambil bagian 43 starter. Dikarenakan kuota grid-start cukup 24 pembalap saja, maka sesi kualifikasi YCR8 pada Sabtu (27 April) wajib mengeliminasi 19 starter. Mereka harus tersingkir untuk race Minggu (28 April).

Sebagai apresiasi Yamaha Indonesia kepada peserta, maka ke-19 petarung yang tersingkir di kualifikasi YCR8 ditarungkan kembali pada Sabtu sore (27 April). Dalam hal ini, diberikan hadiah untuk 3 pemenang utama dan 3 pemenang hiburan.

Kelas YCR12 (Yamaha Aerox 155 Std Open)

Catatan penting lainnya, bahwa gairah pelaga seeded juga begitu besar di YCR 2019 Boyolali. Terbukti ambil bagian 24 starter pada kelas YCR1 (Moped 4 Tak 150 cc Tune-up Seeded). Tim-tim papan atas nasional ikut bersaing. Bahkan yang datang dari luar region Jawa. YCR 2019 Boyolali menjadi magnet tersendiri bagi mereka.

Disamping itu, rider balap dunia WorldSSP300 Galang Hendra Pratama ikut memberikan coaching clinic kepada para peserta dari kelas YCR3 (Moped 4 Tak 150 cc Tune-up Rookie) dan YCR7 (Moped 4 Tak 150 cc ECU Standar Open Novice/Rookie). Galang Hendra memberikan edukasi kepada puluhan pelaga muda potensial binaan Yamaha.

Coaching Clinic Galang Hendra (3)

Menyangkut cara atau tips efektif menaklukkan sirkuit Boyolali. Diantaranya sehubungan racing line, teknik pengereman, buka-tutup throttle gas dan memberikan juga motivasi. Makin spesial, ada sesi tanya-jawab. Alhasil, YCR Boyolali tidak hanya bicara unsur kompetisi balap, juga langkah edukasi. Termasuk dilakukannya aktifitas Yamaha Safety Riding Science dan Sosialisasi Keselematan di Jalan Bersama pelajar TK & SD se-Kabupaten Boyolali dengan dukungan Satlantas Polres Boyolali.

YSRS-Kids Bersama Pelajar TK & SD se-Kabupaten Boyolali

Adapun pelaksanaan 30 Tahun Yamaha Cup Race 2019 Boyolali, Jawa Tengah mendapat dukungan dari para sponsor yaitu Yamalube, Idemitsu, Kayaba, Pirelli, NGK dan IRC.

AEROX FUN RACE SIAP SAPA PENGGEMAR BALAP MATIC JAWA TENGAH

Boyolali – Setelah sukses diadakan ditahun pertamanya, Aerox Fun Race kembali hadir untuk menyapa para pecinta balap motor matik di tanah air. Menjadi bagian dalam seri perdana gelaran 30th Yamaha Cup Race 2019 yang akan berlangsung di Sirkuit Permanen Gokart, Boyolali, Jawa Tengah (27 – 28 April), Yamaha Indonesia secara khusus membuka 1 kelas Aerox 155cc Standar Open (YCR12) dari total 13 kelas yang tersaji.

Jika pada tahun sebelumnya Aerox Fun Race hanya dapat diikuti oleh komunitas pengguna motor Yamaha, tahun ini kompetisi balap matik tersebut akan dibuka secara umum bagi semua kalangan guna memenuhi tingginya animo serta antusiasme masyarakat. Dengan demikian, baik komunitas, local racer maupun masyarakat umum biasa dapat memiliki kesempatan untuk memacu performa mesin motor Aerox 155 diatas lintasan sirkuit.

Aerox Fun Race 2

Total sebanyak 16 starter siap mengikuti rangkaian balap Aerox Fun Race yang diawali dengan sesi Free Practice (FP) dan Qualifying Practice (QP) di hari Sabtu (27/4), dan kemudian dilanjutkan dengan sesi Warm up serta Race pada Minggu (28/4).

“Sebagai Motor Maxi Yamaha yang mengangkat konsep ‘Personal Sport Scooter’ kehadiran Aerox Fun Race merupakan wujud apresiasi Yamaha kepada para konsumen agar mereka dapat mengekspresikan kesenangannya dalam memacu motor Aerox di lintasan sirkuit dan merasakan sensasi balap professional di gelaran akbar 30th Yamaha Cup Race 2019,” ungkap Yordan Satriadi selaku Deputy GM Marketing, PT. Yamaha Indonesia Motor Mfg.

Aerox Fun Race 1

Menjadi semakin meriah, 30th Yamaha Cup Race 2019 turut dihadiri oleh pembalap muda binaan Yamaha Racing Indonesia (YRI) yang saat ini berlaga di kejuaraan balap dunia WorldSSP300 yaitu Galang Hendra Pratama. Tidak hanya itu, pengunjung juga akan dihibur dengan penampilan freestyler berprestasi Asia asal Boyolali, Wawan Tembong, yang siap beraksi melakukan berbagai manuver menegangkan menggunakan motor YZF-R25.

Setelah kota Boyolali, selanjutnya Aerox Fun Race akan kembali dihelat pada YCR Seri 2 di Sumatera, YCR seri 5 di Kalimantan, serta YCR seri 8 di Jawa yang sekaligus menjadi seri pamungkas (penutup) dari 30th Yamaha Cup Race 2019.

SERI PERDANA YAMAHA CUP RACE DI BOYOLALI JADI PERAYAAN 30 TAHUN YAMAHA CUP RACE

Boyolali – Putaran pertama gelaran balap bergengsi Yamaha Cup Race 2019 (YCR 2019) siap berlangsung di sirkuit permanen Gokart Boyolali, Jawa Tengah (27-28 April). Gelaran YCR tahun ini menjadi semakin spesial, dikarenakan telah memasuki tahun ke-30 yang menjadikannya ajang balap paling lama dan terpopuler Indonesia.

Konsisten digelar setiap tahun dan sukses melahirkan banyak pembalap potensial yang mampu mengukir prestasi di ajang balap nasional ataupun level internasional. Tahun ini, YCR 2019 sendiri rencananya akan berlangsung dalam 8 seri yang tersebar di 4 pulau yaitu Jawa, Sumatera, Kalimantan serta Sulawesi.

13 Kelas Yang akan Diperlombakan di YCR Boyolali

“Yamaha Indonesia bangga dengan perjalanan event Yamaha Cup Race yang sudah memasuki tahun ke-30. Melalui Yamaha Cup Race, Yamaha ingin memunculkan para pembalap daerah berpotensi sehingga mampu meraih mimpi yang lebih tinggi seperti halnya pembalap Internasional Yamaha Racing Indonesia (YRI) Galang Hendra yang memasuki tahun ke-2 di kejuaraan World Supersport 300. Kemudian di ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) M. Faerozi dan Anggi Setiawan di kelas AP250, juga Aldi Satya Mahendra dan Wahyu Nugroho di kelas UB150. Mereka adalah para pembalap daerah yang pernah menjadi bagian dari Yamaha Cup Race dan saat ini menjadi kebanggaan bangsa Indonesia di ajang balap Internasional. ‘Untuk Merah Putih Semakin Di Depan’,” ujar M. Abidin, GM After Sales & Motorsport PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Galang Hendra Pratama Akan Memberikan Pengetahuan Kepada Para Rider-Rider Muda di YCR Boyolali

Total akan tersaji sebanyak 13 kelas yang dapat mengakomodir para pelaku balap kedalam 3 kategori. Yaitu National Class yang terdiri dari Moped 4 Tak 150 cc Tune-up Seeded (YCR1), Moped 4 Tak 150 cc Tune-up Novice (YCR2) dan Moped 4 Tak 150 cc Tune-up Rookie (YCR3). Ini memang merupakan kelas utama dalam Kejurnas Motoprix 2019.

Kemudian ada pula Exhibition Class yang meliputi banyak kelas, mulai Moped 4 Tak 125 cc Tune-up Seeded (YCR4), Moped 4 Tak 125 cc Standar Novice/Rookie (YCR5), Moped 4 Tak s/d 125 cc Tune up Pemula Lokal Jawa Tengah (YCR6), Moped 4 Tak 150 cc ECU Standar Novice/Rookie (YCR7), Moped 2 Tak 116 cc Standar Open (YCR8), Moped 2 Tak s/d 125 cc Underbone Open (YCR9), Moped 2 Tak 125 cc Standar Ex-Rider (YCR10), Sport 2 Tak 140 cc Non Built Open (YCR11) dan Yamaha Aerox 155 Standar Open (YCR12).

Boyolali Jadi Seri Perdana dan Perayaan 30 Tahun Yamaha Cup Race

Terakhir, Community Class yang melombakan Sport 2 Tak Standar 135 cc (YCR13). Kategori ini dipastikan akan mendapatkan respon yang sangat tinggi mengingat banyaknya komunitas pengguna Yamaha RX King yang tersebar di berbagai daerah. Ini merupakan kelas balap yang paling ditunggu-tunggu para pencinta road race tanah air.

Bicara balap komunitas, Yamaha Indonesia memang memberikan perhatian serius. Langkah edukasi terkait safety dan perilaku profesional di sirkuit menjadi misi utamanya. Kelas komunitas di YCR 2019 sudah memasuki tahun ke-2 dan ini bersinergi dengan balapan komunitas di Yamaha Sunday Race (YSR) yang sudah berjalan selama 4 tahun.

Tidak ketinggalan, YCR 2019 Boyolali juga akan menyajikan kelas mantan pembalap yaitu Bebek 2 Tak Standar 125 cc Ex-Rider (YCR10). Kehadiran kelas baru tersebut, pastinya tidak hanya menjadi obat rindu tetapi turut menjadi momen bernostalgia para pecinta balap tanah air karena mereka dapat berjumpa dan menonton secara langsung aksi para pembalap yang menjadi idolanya di masa lampau.
Termasuk pula hadirnya kelas Moped 2 Tak s/d 125 cc Underbone Open (YCR9) yang dijiamin semakin menyemarakkan suasana. Tidak berhenti sampai disitu, untuk kelas komunitas, YCR turut membuka kelas Yamaha Aerox 155 cc Standar Open (YCR12) bagi siapa saja yang ingin berkompetisi dengan menggunakan motor bertransmisi otomatis.

Untuk menambah kemeriahan jalannya acara, pembalap WorldSSP300 Galang Hendra Pratama dijadwalkan akan hadir di YCR 2019 Boyolali. Galang akan memberikan pengetahuan kepada para rider-rider muda sehubungan dengan trik menaklukan trek baik dalam hal pengenalan lintasan dan racing line, titik pengereman dan penggunaan transmisi. Galang Hendra juga akan memberikan motivasi bagi para pembalap muda sehingga mereka dapat lebih serius dalam berlatih guna meraih prestasi baik ditingkat Nasional maupun Internasional. Dimana sirkuit ini memiliki lintasan sepanjang 1,279 km dengan lebar 8 meter, trek lurus utama (main-straight) sekitar 141 meter serta tersaji 13 tikungan, 12 tikungan ke kanan dan 6 tikungan ke kiri.

Wawan Tembong Freestyler Berprestasi Asia Akan Memberikan Aksi di YCR Boyolali

Selain dihadiri oleh Galang, acara tersebut turut dimeriahkan oleh penampilan freestyler berprestasi Asia, Wawan Tembong yang akan beraksi dengan menggunakan motor YZF-R25. Penonton dijamin akan terhibur dengan aksi-aksi freestyler asal Boyolali, Jawa Tengah tersebut pada hari Minggu (28 April) nanti.

Tidak hanya aktivitas balap, YCR 2019 Boyolali turut menyuguhkan beragam acara menarik lainnya. Mulai Racing Kit Market dari pihak sponsor yang memberikan penawaran spesial, lalu Fun Games yang cocok bagi keluarga dan komunitas, YSRS Kids bersama anak-anak Sekolah Dasar (SD) yang disupport secara langsung oleh Satlantas Polres Boyolali dan jalan sehat dengan grand prizes Yamaha Mio M3 serta hadiah menarik lainnnya.

Kesuksesan Yamaha Cup Race 2019 Boyolali, Jawa Tengah didukung oleh sponsor Yamalube, Idemitsu, Kayaba, Pirelli, NGK dan IRC.

YAMAHA INDONESIA MOTORSPORT CONFERENCE, SAMBUT OPTIMIS MUSIM 2019

Jakarta – Menyambut musim balap 2019 yang sebentar lagi akan bergulir, Yamaha Indonesia dengan bangga mengumumkan komposisi tim balap pabrikannya di ajang Yamaha Indonesia Motorsport Conference 2019 yang digelar pada Jumat (1/3), di Yamaha Flagship Shop, Jakarta. Dengan semangat “Untuk Merah Putih Semakin Di Depan”, acara tersebut menampilkan para pembalap dan team Yamaha yang siap berjuang mengukir prestasi di berbagai level kejuaraan balap nasional.

Dalam tataran kejurnas balap Motoprix tahun ini, Yamaha Indonesia melalui para pembalap bertalenta yang menggunakan motor MX-King 150 dan Jupiter Z1 akan kembali mempertahankan dominasinya di semua Region. Total terdapat 14 tim yang akan bertarung, dimana untuk wilayah Sumatera (Region 1) terdapat 4 tim, wilayah Jawa (Region 2) terdapat 5 tim, wilayah Kalimantan (Region 4) terdapat 2 tim dan wilayah Sulawesi (Region 5) terdapat 3 tim.

DSC_0143

Pada kejurnas Motoprix tahun lalu, Yamaha mendominasi gelar juara diseluruh region melalui para pembalap seeded yang bertarung di kelas MP1 dan MP2. Untuk region 1, Renggi Lukmana dari tim Suhandi Padang 88 mampu mengamankan gelar juara di kelas MP1 dan MP2. Sedangkan untuk region 2, giliran Wilman Hammar yang berasal dari tim Bahtera berhasil menjadi juara di kelas MP1 dan MP2.

Dominasi tim balap Yamaha tidak berhenti sampai disitu. Di region 4, Arianto Tarzan yang merupakan pembalap QQ STSJ turut berhasil menyabet gelar juara di kelas MP1 dan MP2. Hanya di region 5, tim balap Adhi Motor bersama pembalap Iswandi Muis menutup musim dengan menjadi runner up di kelas MP1, namun kelas MP2 Handy Tuahatu dari tim Akai Jaya tetap mampu menyegel gelar juara.

Pada strata kejurnas Indospeed Race Series (IRS), Yamaha menurunkan 5 tim yang akan berlaga di kelas Sport 150 dan Sport 250 dengan menggunakan motor All New YZF-R15 dan New YZF-R25 yang merupakan produksi dalam negeri. Pada gelaran IRS 2018, Yamaha berhasil mencatatkan hasil yang cukup positif dengan dapat meraih kembali gelar juara nasional IRS.

Richard Taroreh yang merupakan pembalap tim 549 Kaboci berhasil mengunci gelar juara di kelas sport 150cc. Sedangkan untuk kelas Sport 250cc, pebalap senior Rey Ratukore dari tim RRS berhasil menyudahi musim dengan berada di posisi ke-3 klasemen. Harapannya pada musim ini kesuksesan tersebut dapat terulang kembali.

Menuju ke kancah balap Internasional, Yamaha Indonesia kembali menunjukan komitmennya untuk membawa para pebalap lokal ke kejuaraan Asia Road Racing Championship (ARRC). Pada musim ini, Yamaha Racing Indonesia akan menurunkan empat pembalap andalanya yaitu M. Faerozi dan Anggi Setiawan yang keduanya merupakan jebolan Yamaha VR46 Master Camp dan akan turun di kelas Asia Production 250 (AP250) menggunakan motor New YZF-R25 generasi terbaru.

Sedangkan dikelas Under Bone 150 (UB150), dua pembalap belia Wahyu Nugroho dan Aldi Satya Mahendra yang juga merupakan adik kandung dari Galang Hendra Pratama siap bertarung menggunakan motor MX-King 150. Pemilihan dua pembalap muda untuk bertanding di level kejuaraan Asia merupakan gambaran atas proses penjenjangan yang dilakukan oleh Yamaha Indonesia terhadap para rider-rider muda berbakatnya, agar kedepannya, ketika mereka melangkah ke kejuaraan dunia, para pembalap tersebut masih dalam rentang usia yang muda sehingga lebih kompetitif baik dari segi fisik maupun mental.

DSC_0264

Di level kejuaraan dunia ada nama Galang Hendra Pratama yang sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Pembalap asal Yogyakarta tersebut kembali dipercaya oleh Yamaha Indonesia untuk berlaga di kejuaraan World Supersport 300 (WSSP300) dengan menggunakan motor New YZF-R3 generasi terbaru yang merupakan produksi Indonesia dan bergabung kedalam tim Yamaha Moto X Racing. Tahun ini adalah tahun ke-2 bagi Galang untuk kemabali menjalani balap satu musim penuh dan berupaya kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia. Seperti yang sebelumnya telah dilakukan pada musim 2018 dimana ia berhasil merebut podium pertama di sirkuit Brno, Republik Ceko dan sirkuit Jerez, Spanyol saat berstatus sebagai pebalap wild card di tahun 2017.

“Baik di tahun 2017 dan 2018, Yamaha MX King berhasil merebut gelar juara Motoprix di kelas 150cc, terima kasih Yamaha Team untuk kerja kerasnya!, dan selama tiga tahun terakhir, YZF-R15 telah mendominasi titel juara di gelaran IRS untuk kelas Sport 150. Tahun ini Yamaha Indonesia akan tampil di kategori tersebut menggunkanan All New YZF-R15, dan New YZF R25 di kelas Sport 250. Hal tersebut turut berlaku di Yamaha Sunday race & Yamaha Endurance Festival. Dengan semangat YAMAHA SEMAKIN DI DEPAN, Galang Hendra menunjukan performa luar biasa di World Supersport 300 dengan menjadi pembalap Indonesia pertama yang memenangakan 2 seri balap menggunakan YZF-R3 buatan Yamaha Indonesia. Kami berharap dapat kembali meraih hasil yang baik di 2019, melalui tim serta pembalap terbaik kami, dan YIMM yang selalu memberi dukungan penuh kepada mereka,” ucap Minoru Morimoto selaku President Director & CEO PT. Yamaha Indonesia Motor Mfg.

***

HASIL YAMAHA CUP RACE SEMARANG, KELAS UTAMA DIKUASAI PEMBALAP KALIMANTAN

Pagelaran final Yamaha Cup Race 2018 (YCR) sukses terlaksana di Sirkuit permanen Mijen Semarang, Jawa Tengah, Minggu (2 Desember). Kompetisi yang mempertemukan para jawara region (Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Sulawesi) memberikan kepuasan kepada ribuan penonton yang hadir.

Tercatat sekitar enam ribu pasang mata yang memenuhi trek Mijen Semarang yang memiliki panjang 1,4 km. Tidak hanya sajian kompetisi balap, penonton juga terhibur dengan aksi freestyler tanah air yang berprestasi di level internasional, Wawan Tembong. Aksi-aksinya mendapat aplaus dan membuat suasana semakin meriah. Cuaca panas area Mijen Semarang menjadi tidak terasa dengan berbagai acara menarik yang telah dihadirkan.

Aksi Freestyler, Wawan Tembong Hibur Penonton YCR 2018 Semarang
Aksi Freestyler, Wawan Tembong Hibur Penonton YCR 2018 Semarang

Termasuk pula, penonton dimanjakan dengan panggung musik, berbagai entertain dan penawaran khusus dari booth-booth sponsor Yamaha Cup Race 2018. Sehubungan jalannya race dipastikan sangat ketat karena memang mempertemukan pembalap terbaik dari berbagai pulau.

Racer asal Kalimantan, Arianto Tarzan dari Yamaha Akai Jaya STSJ MBKW2 membuktikan ketangguhannya. Sukses mengawinkan dua gelar juara umum kelas YCR1 (150 cc) dan YCR2 (125 CC). Tarzan, sapaan akrabnya berjuang keras untuk mengalahkan para petarung lainnya seperti Hendra Rusadi (Jawa), Doohan Akbaruzaman (Sumatera), Iksan Lala (Sulawesi) dan lainnya.

Arianto Tarzan, Sukses Raih Dua Gelar Juara Umum Kelas YCR1 (150 cc) dan YCR2 (125 CC)
Arianto Tarzan, Sukses Raih Dua Gelar Juara Umum Kelas YCR1 (150 cc) dan YCR2 (125 CC)

“Alhamdullillah, saya dapat merebut juara umum YCR1 dan YCR2. Terimakasih untuk Yamaha Indonesia, tim dan sponsor saya. Prestasi ini menjadi semangat saya dalam kompetisi tahun 2019 nanti,” tutur Arianto Tarzan yang juga juara nasional seeded MP1 dan MP2 Kejurnas Motoprix 2018 Region Kalimantan.

Tidak kalah menarik ialah kejutan prestasi dari tim privateer Yamaha SIS Motor BKMS Semoga Abadi yang meraih juara umum kelas pemula A, YCR3 (150 cc) oleh Aldias Aqsal Ismaya dan YCR4 (125 cc) oleh Galang Tor-Tor dari tim Serba Prima Yamaha Semoga Abadi. Mereka termotivasi untuk dapat mengalahkan racer-racer tim pabrikan. Catatan penting, bahwa Galang Tor-Tor adalah juara nasional pemula MP3 (150 cc) dalam Grand Final Motoprix 2018 Surabaya.

Pada bagian lain, di kelas pemula B YCR5 (150 cc) diraih oleh rider muda usia 13 tahun, Aldy Satya Mahendra (Yamaha GHP) dan M Andrias Lukito (Yamaha Aditama) raih di kelas YCR6 (125 cc). Mereka ini adalah pembalap-pembalap yang masih muda dan pastinya musim depan akan terus mengukir prestasi di level balap nasional.

Gunawan Komunitas SSKC, Juara YCR7 (Yamaha Aerox 155 Cup Community)

Kemeriahan juga begitu terasa pada kategori Yamaha Aerox 155 Cup Community. Ini balapan yang khusus dipersembahkan untuk komunitas. Pabrikan Yamaha menyiapkan langsung unit motor yang dipakai. Ke-15 starter yang terpilih sangat menikmati pengalaman pertama mereka berkompetisi di lintasan permanen. Podium pertama diraih oleh Gunawan, pembalap Komunitas Sleman Sembada King Community (SSKC).

“Persaingan cukup seru, meskipun motornya dalam kondisi standart namun motor Aerox 155 ini punya handling yang baik dan akselerasi keluar tikungan begitu cepat. Balapan ini saya sangat terbantu dengan adanya coaching clinic oleh Wilman Hammar. Ilmu dari dia sangat membantu sekali terutama soal racing line”, ujar Gunawan.
Sehubungan pemberian penghargaan, selain pada juara umum YCR1 hingga YCR6, juga diberikan untuk tim konstruktor terbaik. Demikian berdasarkan akumulasi poin dari kategori seeded (YCR1-YCR2), kemudian pemula A (YCR3-YCR4) dan pemula B (YCR5-YCR6). Adapun yang menjadi pemenangnya, masing-masing tim Yamaha Akai Jaya STSJ, Semoga Abadi dan NHRT MKO Racing.

Penganugerahan Juara Yamaha Cup Race 2018 dan Tim Konstruktor Terbaik

“Yamaha Indonesia sudah memasuki tahun ke-29 dalam penyelenggaraan kompetisi balap nasional. Tahun depan kita akan memasuki usia 30 tahun Yamaha Cup Race 2018. Terimakasih saya ucapkan kepada para sponsor yang terlibat. Untuk pembalap, saya berharap untuk terus berlatih secara intens dan disiplin agar dapat berprestasi di level-level selanjutnya,” ujar M Abidin, GM After Sales & Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) saat memberikan sambutan dalam acara Galadinner penyerahan award bagi para rider yang memenangkan seri Yamaha Cup Race 2018.
Adapun kesuksesan penyelenggaraan final Yamaha Cup Race 2018 Semarang didukung oleh sponsor Yamalube, Idemitsu, Pirelli, Kayaba, NGK, DID, IRC dan supporting Pertamax Turbo serta Helm NHK.