SPESIFIKASI LENGKAP YAMAHA WR 155R

DATA SEPSIFIKASI YAMAHA WR 155R
DIMENSI (Dimension)
P X L X T (Length x Width x Height) 2145mm x 840mm x 1200mm
JARAK SUMBU RODA (Wheelbase) 1430mm
JARAK TERENDAH KE TANAH (Ground clearance) 245mm
TINGGI TEMPAT DUDUK (Seat height) 888mm
BERAT ISI (Curb weight) 134 kg
KAPASITAS TANGKI BENSIN (Fuel tank capacity) 8,1 L
MESIN (Engine)
TIPE MESIN (Engine type) Liquid cooled 4-Strokes, SOHC
DIAMETER X LANGKAH (Bore x stroke) 58,0 x 58,7 mm
PERBANDINGAN KOMPRESI (Compression Ratio)  11,6 : 1
VOLUME SILINDER (Cylinder Volume) 155,09 cc
DAYA MAKSIMUM (Maximum power) 12,3 KW/10.000 rpm
TORSI MAKSIMUM (Maximum torque) 14,3 Nm/ 6500 rpm
SISTEM STARTER (Starting system)  Electric
SISTEM PELUMASAN (Lubrication system) Basah
KAPASITAS OLI MESIN (Engine oil quantity) Total: 1,1 L ; Berkala: 0,85 L ; Ganti filter oli: 0,95 L
SISTEM BAHAN BAKAR (Fuel system) Fuel Injection
TIPE KOPLING (Clutch type) Wet Type Multi-plate
TIPE TRANSMISI (Transmission type) Manual
POLA PENGOPERASIAN TRANSMISI 1-N-2-3-4-5-6
RANGKA (Frame)
TIPE RANGKA (Frame type) Semi Double Cradle
SUSPENSI DEPAN (Front suspension) Telescopic 41mm
SUSPENSI BELAKANG (Rear suspension) Monoshock
BAN DEPAN (Front wheel) 2,75-21 45P
BAN BELAKANG (Rear wheel) 4,10-18 59P
REM DEPAN (Front brake) 240mm Wave disc
REM BELAKANG (Rear brake) 220mm Wave disc
KELISTRIKAN (Electrical)
SISTEM PENGAPIAN (Ignition system) TCI/Transistor
TIPE BATTERY (Batttery type)  YTZ4V
TIPE BUSI (Spark plug type) MR8E9

YAMAHA INDONESIA RESMI PERKENALKAN WR 155R

Jadi Kejutan Akhir Tahun, Yamaha Indonesia
Lengkapi Varian Sport Melalui Peluncuran Dua Produk Baru

Jakarta – Menjelang akhir tahun, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg. resmi memperkenalkan dua produk sport terbarunya kepada publik, yaitu All New XSR 155 dan WR 155R bersama dengan ketiga pembalap dunia Yamaha yang terdiri atas Maverick Vinales, Michael van der Mark serta Galang Hendra Pratama di JIExpo, Kemayoran, Jakarta pada Senin (2/12).

Kehadiran dua produk anyar ini tentunya tidak hanya menjadi penggairah di segment pasar sport nasional, namun turut menjadi pelengkap atas varian kaluarga Sport Yamaha (The Completion of Yamaha Sport Family) yang sebelumnya telah lebih dulu diisi oleh All New Vixion series, R series serta MT series.

“Kami Yamaha Indonesia Motor Mfg. sangat menunggu momen ini, karena tepat di hari ini, akhirnya kami dapat mengumumkan model – model baru yang kehadirannya begitu penting untuk tahun 2020. Yamaha sudah terbiasa menjadi challenger. Kami adalah challenger untuk menciptakan permintaan baru, challenger untuk menetapkan tren baru dan challenger untuk memberikan nilai yang lebih tinggi atau sesuatu yang baru bagi konsumen Indonesia. Itu selalu menjadi gaya Yamaha dan keunikan Yamaha,” ungkap President Director & CEO, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg. dalam kata sambutannya.

YAMAHA WR 155R

Mengusung tema The Real Adventure Partner, Yamaha WR 155R hadir dengan beragam keunggulan baik dari segi desain, fitur, maupun performa yang menjadikannya sebagai motor sport adventure terbaik dikelasnya sehingga mampu mendukung aktivitas hobi berpetualang sang pengendara dalam mengeksplorasi beragam tempat indah melalui perjalanan yang menantang serta menyenangkan.

Yamaha WR 155R mengusung mesin berkapasitas 155cc, Liquid cooled, 4 langkah dengan teknologi VVA yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 12,3 KW/ 10.000 rpm dan torsi sebesar 14,3 Nm/ 6.500 rpm. Dengan performa mesin yang tangguh dan bertenaga, WR 155R sangat handal digunakan untuk menjelajah berbagai medan baik on maupun off road.

Untuk suspensi depan, Yamaha WR 155R mengaplikasikan tipe suspensi Telescopic yang panjang dengan ukuran diameter besar mencapai 41 mm sehingga lebih nyaman untuk aktivitas off road karena kemampuan daya redam yang baik. Selain itu, karakternya yang rigid turut mengoptimalkan pengunaan motor baik di on maupun off road. Sementara untuk suspensi bagian belakang, didukung dengan Link Type Monocross bertekanan yang dilengkapi oli dan dapat diatur tingkat kekerasannya sesuai dengan selera sang pengguna.

Agar meningkatkan kemampuan mobilitas di segala kondisi jalan, motor sport adventure anyar dari Yamaha ini sudah menggunakan ban dual purpose yang menempel pada velg berbahan alumunium. Untuk jenis rangkanya sendiri, sudah mengadopsi semi double cradle yang tidak hanya kokoh, namun turut meningkatkan kestabilan berkendara.

Selain itu, model ini juga dilengkapi dengan speedometer LCD multifungsi yang berisfat informatif dan hazard lamp yang berfungsi sebagai tanda ketika pengendara mengalami kondisi darurat. Rem cakram ganda bergelombang (wavy double disc brake) yang terpasang pada motor juga semakin mengoptimalkan fungsi pengereman.

Yamaha WR 155R turut memiliki daya jelajah yang tinggi berkat kapasitas tangki besar yang mencapai 8,1 liter. Selain itu, desain jok bergaya YZ series yang rata, juga memudahkan pengendara dalam mengatur posisi duduk sehingga mendukung kelincahan saat bermanuver.

SPESIFIKASI LENGKAP YAMAHA WR 155R

Yamaha WR 155R tersedia dalam dua warna yaitu Yamaha Blue dan Yamaha Black serta di pasarkan seharga Rp 36,900,000 khusus untuk booking online OTR Jakarta.
Booking Online

Bagi konsumen yang tertarik membeli Yamaha WR 155R, Yamaha Indonesia mengadakan program spesial berupa booking online di laman https://www.yamahamotoronline.co.id/booking/ yang akan dibuka mulai tanggal 02 Desember 2019 pukul 18.00 WIB sampai 31 Januari 2020 dengan booking fee sebesar Rp 2,000,000 dari total harga Rp 36,900,000 (harga booking online untuk wilayah Jakarta)

Pada program tersebut, konsumen booking online akan mendapatkan hadiah istimewa berupa The Real Adventure Package yang meliputi jersey off road serta helmet trail dengan motif khusus yang keren. Adapun program ini memiliki syarat serta ketentuan berlaku yang informasinya dapat anda baca pada website resmi booking online.

Untuk infiormasi lebih lanjut terkait produk-produk Yamaha, silahkan kunjungi website resmi Yamaha Indonesia di https://www.yamaha-motor.co.id/

YAMAHA INDONESIA SIAPKAN WR 150F UNTUK BERSAING DI PASAR MOTOCROSS?

Kabar semakin keras berhembus mengenai isu bahwa Yamaha akan bersaing di pasar Motocross. Kabar tersebut menyebutkan bahwa Yamaha Indonesia akan meluncurkan WR 150 untuk bersaing dengan KLX 150 & CRF 150. Isu pun menyebutkan model terbaru Yamaha ini akan diperkenalkan di akhir tahun ini. Apa yang mendasari isu tersebut?

Wajar jika Yamaha akan mengeluarkan model tersebut, pasalnya, pasar Motocross semakin tinggi di Indonesia ini. Dan baru-baru ini Yamaha Indonesia mendukung pembalap MXGP khusus di seri GP Indonesia, sekaligus memperkenalkan Romain Febvre dan Jeremy Van Horebeek ke komunitas Yamaha. Ini merupakan gaung awal mendekatkan model Cross kepada komunitas yang akan memberikan efek domino positif pada pengenalan produk nanti.

Kira-kira dasar apalagi yang membuat Yamaha akan menjual tipe Cross? Anjloknya penjualan Byson FI membuat Yamaha Indonesia harus membangun sebuah terobosan baru. Bahkan mesin Byson adalah Platform mesin WR 150F nanti. Benarkah? Sudah pasti. Byson FI merupakan mesin dengan Torsi melimpah, bahkan Torsinya lebih besar di banding para kompetitornya, yaitu sebesar 12.98 NM pada RPM 6000. Sungguh modal yang luar biasa, bahkan saat lahir nanti saya yakin Torsi yang di miliki WR 150F sebesar 13.5 NM @ 6000 RPM.

Soal rangka jangan ditanya lagi, Yamaha tinggal Copy Paste Rangka punya WR 125F untuk diproduksi Lokal. Dan akan menggunakan Alumunium Swing Arm yang sangat identik dengan Teknologi Semakin Di Depan. Dan untuk suspensi, akan menggunakan Upside Down All New R15 yang panjang Stroke nya akan ditambah. Gambar di atas adalah sebuah prediksi bentuk nyata Yamaha WR 150F. Percaya gag percaya, ditunggu aja ya brow….

DUA PEMBALAP MASA DEPAN INDONESIA SUKSES SELESAIKAN MASTER CAMP SESSION 2

Hari ke-5 dari pelaksanaan Second Edition Yamaha VR46 Master Camp diisi dengan latihan dan balap flat-track di sirkuitnya Valentino Rossi, Motor Ranch VR46. Jadi untuk ketiga kalinya para rider Master Camp 2 melakukan pelatihan flat-track bersama mentor berpengalaman Marco Belli dan pembalap-pembalap VR46 Riders Academy.

Tentunya, konteks demikian yang menjadi bukti bahwa Master Camp 2 lebih mengasah skill balap dibanding Master Camp 1 pada awal Juli lalu. Menu latihan diisi dalam 3 sesi, terdiri dari 2 sesi masing-masing 15 menit dan terakhir mereka balapan sebanyak 5 laps. Dalam sesi race, pebalap kebanggaan tanah air, Galang Hendra meraih podium runner-up dibawah Apiwat Wongthananon (Thailand), sedang posisi ke-3 diraih Soichiro Minamimoto (Jepang).
Sebelumnya, Galang podium ke-2 saat balap MiniGP 50 cc di Misano. “Banyak perubahan dan manfaat yang saya peroleh. Master Camp 2 ini sebagai salah satu step-up untuk karir saya kedepan, “ujar Galang Hendra. “Walaupun saya ikut aktifitas sebagai observer, tentunya saya tetap mendapat ilmu dan pengalaman berharga. Saya akan mengaplikasinya dan terus berusaha untuk bisa ikut dalam kejuaraan tertinggi bersama Yamaha, “timpal Imanuel Pratna.

Kedua pebalap binaan Yamaha Indonesia tersebut konsen di balap Asia Road Racing Championship 2016 kelas Asia Production 250 (AP250). Setelah menikmati flat-track, mereka beristirahat dan menikmati makan siang bersama. Kemudian kembali berkunjung ke kantor VR46 Fan Club dan workshop dari tim SKY Racing Team VR46 yang pastinya dimiliki Valentino Rossi dan konsen di balap Moto3.
Sesi akhir, mereka berenam, yaitu Galang Hendra Pratama dan Imanuel Pratna (Indonesia), kemudian Peerapong Loiboonpeng (Thailand), Soichiro Minamimoto (Jepang), Kasma Daniel Bin Kasmayudin (Malaysia) dan  Apiwat Wongthananon (Thailand menerima sertifikat Master Camp 2. Acara ini dihadiri berbagai pihak dari Yamaha Motor Racing, manajemen tim MotoGP Movistar Yamaha dan VR46 Rider Academy.

“Saya bangga dengan apa yang dicapai selama kegiatan edisi kedua dari Yamaha VR46 Master Camp. Para siswa menunjukkan tingkat pengetahuan dan kemampuan yang baik sejak Master Camp 1. Mereka telah diberikan kesempatan untuk mendalami teknik latihan baru. Saya sangat senang dengan kemajuan mereka. Ikatan antara Yamaha, VR46 dan VR46 Riders Academy telah memperkuat program ini. Saya berharap lebih banyak acara serupa di masa mendatang, “ucap Masahiko Nakajima, President Yamaha Motor Racing Srl.

Tentunya sertifikat Master Camp 2 ini sebagai simbol dan apresiasi  Yamaha Motor Company Jepang dan VR46 yang melakukan kerjasama program Yamaha VR46 Master Camp. Diharapkan dapat menjadi motivasi para pebalap meraih prestasi yang lebih baik di strata internasional.

“Yamaha Indonesia memiliki proses atau tahapan yang realistis. Jadi tidak akan terburu-buru dan setiap tahap memiliki target pencapaian. Galang Hendra dan Imanuel Pratna adalah talenta potensial kebanggaan Indonesia yang terus kita asah. Termasuk dalam Master Camp 1 ataupun Master Camp 2 yang baru dijalani. Kesempatan yang spesial bagi mereka hingga dapat terlibat dalam program YMC Jepang dan VR46. Banyak hal yang diperoleh, baik teknik balap ataupun edukasi dan kedisiplinan. Latihan Flat-Track yang lebih diperdalam dari Master Camp 1, Pilates, balap dengan YZF-R3 di Sirkuit Misano, MiniGP50 cc dan lain-lain. Mereka mendapat skill-up dan menjadi bekal untuk mencapai prestasi yang lebih baik, “terang M Abidin, General Manager After Sales & Motor Sports PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM)
“Terimakasih kepada Galang dan Imanuel dan seluruh pihak yang terlibat untuk kesuksesan Master Camp 1 dan 2. Galang dan Imanuel harus dapat melakukan 10 kali lipat dari yang dimiliki sekarang. Jika tidak, maka Master Camp ini hanya membuang waktu. Saya berharap mereka dapat kembali lagi ke Italia sebagai pebalap yang ikut di world championship karena Italia punya dua sirkuit internasional, Mugello dan Misano, “tukas Wahyu Rusmayadi dari Yamaha Indonesia yang mengawal mereka berdua selama mengikuti Master Camp 2. http://www.yamaharacingindonesia.co.id

“PIETRO CAPRARA” DIREKTUR TEKNIK TIM SKY VR46 BERIKAN EDUKASI KEPADA GALANG HENDRA

Galang Hendra, pebalap binaan Yamaha Indonesia mengawali hari ketiga dari program Second Edition of Yamaha VR46 Master Camp dengan menerima edukasi. Yaitu informasi sehubungan berbagai hal menyangkut pengenalan dan fungsi part-part motor di dunia balap. Makin spesial, materi disampaikan langsung Direktur Teknik sekaligus Crew-Chief tim SKY VR46, Pietro Caprara. Jadi memang orang yang kompeten.

rider-rider-master-camp-2-makin-perdalam-teknik-balap-di-sirkuit-flat-track
Tim tersebut diatas dimiliki Valentino Rossi dan tahun ini konsen di balap Moto3. Diberikan penjelasan menyangkut wheelbase, trail, offset dan fork angle, swing-arm dan lain-lain. Intinya, bagaimana pebalap dapat memahami masing-masing perangkat hingga dapat berkomunikasi efektif dengan para mekanik. Alhasil, set-up motor ataupun setting sasis dapat lebih optimal.
“Dengan pengetahuan teori yang baik, maka set-up motor dapat menghasilkan kalkulasi yang baik. Juga dapat membangun komunikasi antara pebalap, teknisi, engineer dan manajemen tim, “ujar Pietro Caprara. “Suatu kebanggaan buat saya dapat menerima ilmu langsung dari Pietro Caprara. Ilmu saya bertambah lagi dan akan mengaplikasinya dalam proses set-up motor saya hingga dapat mendapatkan settingan terbaik, “ujar Galang Hendra Pratama, racer kebanggaan Indonesia yang berusia 17 tahun dan konsen di balap Asia Road Racing Championship 2016 (ARRC 2016) kelas Asia Production (AP250).
Kemudian masuk ke dalam sesi acara makan siang. Disini, mereka dikejutkan dengan hadirnya Flavio Fratesi selaku Vice President VR46 Fan Club. Setelah itu menuju kantor Official Fan Club VR46 yang memang dalam satu bangunan. Rider Yamaha Racing Thailand, Apiwat Wongthananon yang baru bergabung di Master Camp 2 mendapatkan member-card VR46 Fan Club.

saat-mengunjungi-official-fan-club-vr46
Selanjutnya, jelang sore hari kembali Galang Hendra dan rekan-rekan rider Asia lainnya menjalani latihan flat-track di Sirkuitnya Valentino Rossi, Motor Ranch VR46. Mereka lebih memperdalam skill balap. Pastinya dengan mentor Marco Belli. Terdiri dari 3 sesi latihan, yaitu sesi pertama dan kedua, masing-masing selama 20 dan 15 menit, lanjut sesi 3 dalam konteks race. Saat balap memang berlangsung dalam kondisi hujan. Hingga cukup 3 laps saja.
Mereka diajak untuk berlatih dalam kondisi wet-race. Marco Belli turun di sirkuit memberikan pengarahan. Tentu saja, menjadi pengalaman yang sangat berharga. “Jika ingin lebih cepat saat cornering sebisa mungkin tidak perlu menurunkan kaki. Tentunya, tidak untuk semua cornering. Nanti kita akan coba lagi di sesi berikutnya, “terang Marco Belli, jawara nasional flat-track Italia sebanyak 4 kali, juga jawara 3 kali flat-track Inggris dan 2 kali juara flat-track Amerika dan Eropa.

latihan-flat-track-di-motor-ranch-vr46-semakin-diperdalam-termasuk-saat-trek-basah-diguyur-hujan
Dalam proses latihan ini, ikut bergabung pula para pebalap yang tergabung di VR46 Riders Academy. Seperti Luca Marini, Baldassarri, Nicolò Bulega, Marco Bezzecchi dan Celestino Vietti. “Spesifikasi motor YZ250F yang dipakai sama dengan saat Master Camp 1. Tetapi ini berbeda dengan motor yang dipakai Galang saat training di Indonesia. Jadi perlu lakukan pemanasan dahulu. Hasilnya memang saya dapat meningkatkan skill saya dalam 3 sesi yang diikuti. Latihan di Motor Ranch ini akan terus berlanjut, “tambah Galang Hendra. http://www.yamaharacingindonesia.co.id