AHRT PASTIKAN TEAM TERBAIK DI AP250 ARRC 2019 DAN DUA RIDER DUDUKI RUNNER UP & POSISI KETIGA KLASEMEN AKHIR

Astra Honda Racing Team menutup persaingan Asia Road Racing Championship 2019 dengan membawa pulang gelar juara untuk tim di kelas Asia Production 250cc. Awhin Sanjaya dan Irfan Ardiansyah masing-masing menutup musim dengan berada di posisi kedua dan ketiga klasemen akhir pebalap, setelah sama-sama meraih tujuh podium. Pada balapan terakhir di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, Minggu (1/12/2019), Awhin finis di posisi ke-3, sementara Irfan gagal finis karena bertabrakan dengan pebalap lain di tikungan terakhir. Lucky Hendriansya finis di urutan ke-10. Di kelas SuperSports 600cc, Andi Gilang finis di urutan kelima, sementara Rheza Danica di urutan ke-11.

Pada balapan terakhir ARRC di Chang International Circuit, Irfan Ardiansyah dan Awhin Sanjaya punya peluang meraih gelar hingga tikungan terakhir sebelum finis. Irfan, yang punya peluang lebih besar, memimpin sejak pertengahan balapan. Namun, di tikungan terakhir sebelum finis, dia bersenggolan dengan pebalap lain yang membuatnya terjatuh dan tidak bisa menyelesaikan balapan. Awhin kembali membalap dengan fantastis dan akhirnya finis di posisi ke-3, sementara Lucky Hendriansya ke-10 setelah mendapatkan penalti karena melebihi batas lintasan.

Di kelas SS600, Andi Gilang menutup balapan terakhirnya di Asia Road Racing Championship dengan finis di posisi ke-5. Rheza Danica menutup musim sebagai pendatang baru dengan finis di posisi ke-11. Dengan hasil ini, Andi dan Rheza masing-masing berada di peringkat ke-5 dan ke-11 klasemen akhir pebalap.

ARRC 2019 berlangsung dalam tujuh putaran dan 14 balapan. AHRT melanjutkan dominasi di kelas Asia Production 250cc dengan membawa pulang gelar juara tim untuk kali ketiga secara beruntun, dengan Honda CBR250RR hasil produksi Indonesia

ASTRA HONDA RACING TEAM KUNCI GELAR JUARA TEAM ARRC 2019

Balapan pertama putaran ketujuh Asia Road Racing Championship 2019 di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, Sabtu (30/11/2019), berjalan menarik. Di kelas Asia Production 250cc, Awhin Sanjaya dan Irfan Ardiansyah yang berjuang untuk mendapatkan gelar juara akhirnya finis di posisi ke-2 dan ke-5. Keduanya masih berpeluang untuk mendapatkan gelar juara musim ini. Rekan satu tim mereka, Lucky Hendriansya, finis di posisi ke-9. Dengan hasil ini, Astra Honda Racing Team dipastikan sudah mengamankan gelar juara untuk tim dengan satu balapan tersisa. Bagi AHRT, ini merupakan kali ketiga mereka membawa pulang gelar juara tim dengan selalu memakai motor Honda CBR250RR, yang diproduksi di Indonesia. Di kelas SuperSports 600cc, Andi Gilang dan Rheza Danica berhasil meraih poin penting dengan masing-masing finis di urutan ke-6 dan ke-14.

Di kelas AP250, tiga pebalap masih berpeluang menjadi juara musim ini, dan dua di antaranya adalah pebalap Astra Honda Racing Team yaitu Irfan Ardiansyah dan Awhin Sanjaya. Balapan pertama berlangsung menegangkan sejak awal. Awhin Sanjaya yang start dari posisi ke-11 berhasil masuk lima besar pada lap keenam. Dia memimpin balapan pada lap ke-10, tetapi kehilangan posisi di tikungan terakhir dan akhirnya finis di posisi kedua. Irfan sempat keluar lintasan karena ada pebalap di depannya yang terjatuh pada lap pertama. Irfan kehilangan banyak posisi hingga ke luar 15 besar. Perlahan namun pasti Irfan bisa kembali ke depan dan berada di posisi keempat pada lap terakhir, sebelum akhirnya finis di urutan kelima. Lucky Hendriansya menutup balapan dengan finis di posisi ke-9.

Di kelas SS600, Andi Gilang dan Rheza Danica Ahrens menyelesaikan 12 lap balapan dan masing-masing meraih poin. Andi yang musim depan akan turun di Moto2 World Championship membalap konsisten dan akhirnya finis di posisi keenam. Sementara itu, Rheza yang menjalani musim perdananya di kelas ini akhirnya menutup balapan dengan finis di posisi ke-14.

Perjuangan para pebalap AHRT mewakili Indonesia di ARRC musim ini akan berakhir besok, Sabtu (1/12/2019). Mereka akan menjalani balapan kedua putaran ketujuh di Thailand, pada pukul 14.05 WIB (AP250) dan 15.05 WIB (SS600). Bagi Irfan dan Awhin, balapan ini akan menjadi kesempatan terakhir untuk melanjutkan dominasi AHRT di AP250 dengan merebut gelar juara untuk kali ketiga secara beruntun.

ASTRA HONDA RACING TEAM SIAP GAPAI GELAR DI THAILAND

Asia Road Racing Championship 2019 akan selesai pada akhir pekan ini di Chang International Circuit, Thailand, di mana Astra Honda Racing Team berpeluang untuk meraih dua gelar di kelas Asia Production 250cc. Irfan Ardiansyah, Awhin Sanjaya, dan Lucky Hendriansya akan berusaha untuk kembali membawa gelar juara pebalap maupun tim ke Indonesia.

Irfan Ardiansyah menghadapi putaran terakhir ARRC dengan berada di puncak klasemen, bersama salah satu pesaing terkuatnya, berkat koleksi 176 poin termasuk hasil satu kemenangan dan tujuh podium yang didapatnya musim ini. Awhin Sanjaya berada di posisi ketiga klasemen, hanya 14 poin tertinggal dari dua pebalap di atasnya. Dia memenangi dua balapan pada musim ini. Sementara itu, Lucky Hendriansya berada di posisi kelima dengan 120 poin. Meskipun peluang untuk menjadi juara umum pebalap sudah tidak ada, Lucky akan berjuang bersama rekan-rekannya untuk memperebutkan gelar juara umum tim. Astra Honda Racing Team saat ini memimpin klasemen tim dengan 238 poin, unggul 37 angka atas pesaing di posisi kedua.

Di kelas SuperSports 600cc, Andi Gilang akan turun untuk kali terakhir di Asia Road Racing Championship sebelum pindah ke Moto2 World Championship pada 2020. Pebalap Indonesia tersebut dua kali naik podium pada musim ini dan berada di posisi kelima klasemen hasil 94 poin. Rekan satu timnya, Rheza Danica Ahrens, berada di peringkat ke-10 dengan 71 poin dan mencatat finis 10 besar dalam sembilan dari 12 balapan yang sudah berlangsung musim ini.

Balapan putaran terakhir ARRC musim ini akan berlangsung Sabtu (30/11/2019) pada pukul 13.55 WIB (AP250) dan 14.45 (SS600), serta Minggu (1/12/2019) pada pukul 14.05 WIB (AP250) dan 15.05 WIB (SS600).

GP OF THAILAND 2019 – RACE RESULT

RACE RESULTS

THAILAND GP

POS. RIDER TEAM TIME
1 M. MARQUEZ REPSOL HONDA TEAM 39’36.223
2 F. QUARTARARO PETRONAS YAMAHA SRT 0.171
3 M. VIÑALES MONSTER ENERGY YAMAHA MOTOGP 1.38
4 A. DOVIZIOSO DUCATI TEAM 11.218
5 A. RINS TEAM SUZUKI ECSTAR 11.449
6 F. MORBIDELLI PETRONAS YAMAHA SRT 14.466
7 J. MIR TEAM SUZUKI ECSTAR 18.729
8 V. ROSSI MONSTER ENERGY YAMAHA MOTOGP 19.162
9 D. PETRUCCI DUCATI TEAM 23.425
10 T. NAKAGAMI LCR HONDA IDEMITSU 29.423
11 F. BAGNAIA PRAMAC RACING 30.103
12 C. CRUTCHLOW LCR HONDA CASTROL 33.216
13 P. ESPARGARÒ RED BULL KTM FACTORY RACING 35.667
14 J. MILLER PRAMAC RACING 39.736
15 A. IANNONE APRILIA RACING TEAM GRESINI 40.08
16 M. OLIVEIRA RED BULL KTM TECH3 40.136
17 T. RABAT REALE AVINTIA RACING 44.589
18 J. LORENZO REPSOL HONDA TEAM 54.723
19 K. ABRAHAM REALE AVINTIA RACING 56.012
20 H. SYAHRIN RED BULL KTM TECH3 + 1’01.431
21 A. ESPARGARÒ APRILIA RACING TEAM GRESINI N.C. (9 laps)
22 M. KALLIO RED BULL KTM FACTORY RACING N.C. (23 laps)

GP OF THAILAND 2019 – QUALIFYING RESULT

QUALIFYING RESULTS

THAILAND GP

POS. RIDER TEAM TIME
FRONT ROW
1 F. QUARTARARO PETRONAS YAMAHA SRT 1’29.719
2 M. VIÑALES MONSTER ENERGY YAMAHA MOTOGP 1’29.825
3 M. MARQUEZ REPSOL HONDA TEAM 1’29.931
SECOND ROW
4 F. MORBIDELLI PETRONAS YAMAHA SRT 1’30.431
5 D. PETRUCCI DUCATI TEAM 1’30.522
6 J. MILLER PRAMAC RACING 1’30.57
THIRD ROW
7 A. DOVIZIOSO DUCATI TEAM 1’30.692
8 J. MIR TEAM SUZUKI ECSTAR 1’30.735
9 V. ROSSI MONSTER ENERGY YAMAHA MOTOGP 1’30.741
FOURTH ROW
10 A. RINS TEAM SUZUKI ECSTAR 1’30.778
11 P. ESPARGARÒ RED BULL KTM FACTORY RACING 1’31.065
12 A. ESPARGARÒ APRILIA RACING TEAM GRESINI 1’31.258
FIFTH ROW
13 C. CRUTCHLOW LCR HONDA CASTROL 1’31.969
14 T. NAKAGAMI LCR HONDA IDEMITSU 1’31.388
15 F. BAGNAIA PRAMAC RACING 1’31.416
SIXTH ROW
16 A. IANNONE APRILIA RACING TEAM GRESINI 1’31.428
17 M. OLIVEIRA RED BULL KTM TECH3 1’31.499
18 T. RABAT REALE AVINTIA RACING 1’31.554
SEVENTH ROW
19 J. LORENZO REPSOL HONDA TEAM 1’31.605
20 K. ABRAHAM REALE AVINTIA RACING 1’31.773
21 M. KALLIO RED BULL KTM FACTORY RACING 1’31.849
EIGHTH ROW
22 H. SYAHRIN RED BULL KTM TECH3 1’31.979

YAMAHA RILIS MODEL RETRO XSR 155

Yamaha XSR 155 resmi diperkenalkan, mengambil Tagline “Sport Heritage“, XSR 155 akan bertarung dengan sang kompetitor Honda Ex-Motion & Kawasaki WR 175. Yamaha XSR 155 ini baru dirilis di Thailand, negara dimana pertarungan model Retro ini sudah sangat panas.

FB_IMG_1567232185554

Sport Heritage 155 cc ini mengambil mesin dan rangka dari All New Yamaha R15 dengan penyesuaian Sub Frame yang lebih datar. Hasilnya justru membuat XSR 155 menjadi Modern Retro yang memukau. Dengan kesan klasik namun memiliki kemampuan Sport yang mumpuni.

This slideshow requires JavaScript.

Yamaha XSR 155 ini juga hadir dengan pilihan warna:

  • Premium Grey
  • White/Red Sports Heritage
  • Black Elegance
  • Green Wanderlust

Untuk harga sendiri, di Thailand Yamaha XSR 155 dijual seharga THB 91.500 atau sekitar Rp. 42,5 jutaan. Jika hadir dengan fitur yang sama, kemungkinan harganya kurang lebih sama. Atau untuk menyesuaikan harga di sekitar Rp. 30 jutaan, kemungkinan akan ada penyesuaian kualitas komponen.

FB_IMG_1567232140048

Buat yang sudah kepincut, sudah mulai menabung saja untuk motor ini dari sekarang. Karena Yamaha XSR 155 kemungkinan baru diperkenalkan di Indonesia tahun depan.

 

SPESIFIKASI YAMAHA XSR 155

RIDER YAMAHA INDONESIA RAIH DOUBLE PODIUM DI RACE 2 THAILAND

Tim Yamaha Racing Indonesia (YRI) sukses memborong dua podium dalam seri ke-3 hajatan Asia Road Racing Championship (ARRC) 2019 yang diselenggarakan di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, Minggu (2 Juni). Garuda Muda M Faerozi, akrab dipanggil Feroz dan Wahyu Nugroho berhasil meraih podium ke-3 masing-masing di kelas Asia Production 250 (AP250) dan Underbone 150 (UB150). Perjuangan yang patut diapresiasi dan menjadi hadiah tersendiri jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1440 H.

Faeroz mengawali race ke-2 AP250 dengan posisi yang sangat baik. Dapat masuk tikungan pertama dalam posisi 5 besar. Terus konsisten menjaga ritme balap dan mengatur manajemen ban untuk pertarungan di lap-lap akhir. Hingga pada akhirnya dalam 3 lap terakhir, racer asal Lumajang, Jawa Timur usia 16 tahun ini dapat bertarung optimal di barisan depan.

M Faerozi, Race 2 AP250

Sempat juga berada di urutan ke-8, kemudian terus beranjak menembus 5 besar. Puncaknya pada lap terakhir dan tikungan terakhir, Faeroz berani masuk lebih dalam dan posisi pacuan Yamaha YZFR-R25nya dalam racing-line yang strategis untuk momen keluar tikungan. Hasil akhirnya, sukses finish ke-3. Alhasil, hasil ini terbukti lebih baik dari race pertama dimana Feroz finish ke-4.

“Ini race yang sulit bagi saya. Saya berusaha ada di top group walaupun ada tekanan dari pembalap-pembalap lain. Cuaca pada race ke-2 ini cukup panas, sehingga di pertengahan lap ada kendala pada temperature mesin. Pastinya harus bisa menjaga agar dapat bertarung pada 2-3 lap terakhir. Pada tikungan terakhir, saya berusaha untuk berani masuk meskipun itu menurut saya tidak mungkin. Saya ingin podium. Alhamdulillah, saya dapat podium ke-3. Terimakasih untuk tim atas kerja keras selama ini dan keluarga serta kerabat yang mendoakan saya. Saya akan berusaha baik di seri-seri berikutnya dan akan memperbaiki klasemen poin,” terang Faeroz yang pernah menjalani VR46 Master Camp di Tavullia, Italia dan sementara ini ada di urutan ke-8 dalam klasemen AP250 (56 poin).

M Faerozi, Race 2 AP250 (3)

Sedangkan rekan satu timnya Faeroz, yaitu Anggi Setiawan finish ke-16. Anggi terkendala dengan pembalap di depannya yang melakukan pengereman keras sehingga ia harus melebar ke sisi lintasan. “Dari hasil warm-up, set-up suspensi saya sudah lebih baik dan system pengereman sudah tidak ada kendala. Akselerasinya pun sudah cukup. Namun saya kehilangan momen karena ada yang hard-braking hingga saya out dari lintasan dan memulai dari belakang lagi. Saya akan persiapkan diri lebih baik lagi di Suzuka nanti, baik peningkatan fisik ataupun mengasah skill balap,” timpal Anggi Setiawan yang ada di posisi ke-16 (15 poin) dalam klasemen sementara AP250. Berdasarkan klasemen kategori tim AP250, maka Yamaha Racing Indonesia ada di posisi ke-4 (60 poin).

Tidak kalah spesial, perjuangan rookie atau pendatang baru, Wahyu Nugroho dalam race ke-2 UB150 ARRC 2019 Thailand. Pembalap asal Boyolali, Jawa Tengah ini dapat mengikuti gaya pertarungan para senior-seniornya, baik dari Malaysia ataupun dari tanah air. Wahyu Nugroho yang berumur 16 tahun tidak terpancing emosi dan dapat mengontrol emosi.

Wahyu Nugroho, Podium 3 Race 2

Finally, Wahyu Nugroho dapat finish ke-3 meskipun start dari posisi paling belakang ke-29. Pastinya lebih baik dari hasil race awal (1) yang merebut urutan ke-4. So, ini menjadi kemajuan signifikan Wahyu Nugroho yang notabene adalah pendatang baru di ARRC 2019 (UB150). Pundi poinnya pada klasemen sementara UB150 bertambah signifikan.

Untuk team-matenya, Aldi Satya Mahendra pada awalnya juga sudah sangat baik berada di barisan depan. Namun di lap akhir tidak dapat menghindar karena ada rider yang mengalami crash. Racer asal Yogyakarta yang masih berusia 13 tahun ini ikut terjatuh. Aldi menyelesaikan lomba di urutan ke-21. Bagaimanapun juga, jam terbang dan pengalaman bertanding menjadi misi awal mereka dalam menjalani balap UB150 di ARRC 2019 ini.

“Saya memulai balapan dari grid ke-29. Awalnya saat awal selepas start, ada yang jatuh hingga red-flag dan dilakukan restart. Dikarenakan lap dikurangi, maka para pembalap mempush motor secara maksimal. Di lap-lap terakhir, saya bisa posisi ke-5. Pada last corner saya di urutan ke-4 dan keluarnya saya masuk lebih dulu dan bisa finish ke-3. Saya bersyukur kepada Allah SWT dan berterima kasih kepada Yamaha Racing Indonesia dan semua yang mendoakan saya. Untuk seri Suzuka Jepang, saya akan lebih baik untuk Merah Putih Semakin Di Depan, Yamaha Gasspoll,”ujar Wahyu Nugroho yang saat ini ada di posisi ke-8 dalam klasemen sementara UB150.

Aldi Satya Mahendra, Action Race 2 UB150

“Perjalanan race, saya mengepush untuk mengikuti rombongan depan. Pada pertengahan lap, saya berupaya menjaga ritme balap dan perfoma motor juga. Saat last-lap, saya terjatuh karena ada pembalap di depan yang jatuh. Saya tidak dapat menghindar. Kedepan, saya akan berusaha lebih baik dan Insya Allah dapat meriah podium,” tukas Aldi Satya Mehendra yang ada di deretan ke-15 (15 poin) dalam klasemen sementara UB150. Untuk tim YRI pada klasemen sementara UB150 berada di posisi ke-6 (38 poin).

Putaran ke-4 akan digelar di Sirukit Suzuka Jepang pada tanggal 28-30 Juni. Dukung terus para pembalap Indonesia yang berkompetisi di ARRC 2019 untuk bisa meraih podium kembali, Yamaha Semakin Di Depan, Gasspoll !

AHRT KEMBALI PERSEMBAHKAN PODIUM DI THAILAND

Astra Honda Racing Team kembali mempersembahkan podium untuk Indonesia pada putaran ketiga Asia Road Racing Championship di Thailand, Minggu (2/6/2019). Kali ini giliran Awhin Sanjaya yang naik podium setelah finis di urutan kedua pada balapan kelas Asia Production 250cc. Irfan Ardiansyah dan Lucky Hendriansya masing-masing finis di posisi keempat dan kedelapan. Di kelas SuperSports 600cc, Andi Gilang menyelesaikan balapan dengan finis di posisi ke-5, sementara Rheza Danica tidak bisa menyelesaikan balapan setelah terjatuh pada lap ke-9.

D3S_2356

Balapan kelas Asia Production 250cc kembali menghadirkan persaingan sengit. Ahwin Sanjaya yang melakukan start dari posisi ke-12 berhasil membuat langkah besar dengan naik ke posisi kelima pada lap kedua. Memasuki pertengahan balapan, Awhin berada di posisi ketiga, di belakang rekan satu timnya, Irfan Ardiansyah. Lucky Hendriansya menyusul Awhin dan Irfan bergabung di grup terdepan. Persaingan ketat para pebalap ini berakhir dengan Awhin finis di posisi kedua, sementara Irfan dan Lucky masing-masing di posisi keempat dan kedelapan. Setelah putaran ketiga, Awhin kini berada di posisi kelima klasemen dengan 66 poin, Irfan keenam (64 poin), dan Luky ketujuh (61).

IMG_8293

Di kelas SuperSports 600cc yang berlangsung dalam 12 lap, Andi Gilang berhasil mengamankan poin penting setelah menyelesaikan balapan dengan finis di posisi kelima. Andi bersaing ketat dengan satu pebalap sepanjang balapan berlangsung demi memperebutkan posisi keempat. Pada lap terakhir, dia kehilangan posisi keempat dan akhirnya finis di urutan kelima. Rheza Danica Ahrens harus mengakhiri balapan lebih awal karena terjatuh di tikungan 12 atau terakhir pada lap ke-9. Dengan tambahan 11 poin dari balapan kedua di Thailand, Andi kini berada di posisi kedua klasemen sementara kelas SS600 dengan 71 poin. Rheza berada di urutan ke-9 dengan 36 poin.

Persaingan para pebalap Asia Road Racing Championship 2019 akan berlanjut pada putaran keempat yang digelar di Suzuka Circuit, Jepang, 29-30 Juni.

RACE 1 ARRC THAILAND, RIDERS YAMAHA INDONESIA KONSISTEN DI BARIS DEPAN

Pembalap binaan Yamaha Racing Indonesia, Muhammad Faerozi, akrab dipanggil Faeroz terbukti konsisten bertarung di barisan depan. Itu dalam perjalanan Race 1 kelas Asia Production 250 (AP250) gelaran Asia Road Racing Championship (ARRC) 2019 yang dilangsungkan di Sirkuit Chang International, Buriram, Thailand, Sabtu (1 Juni).
Pembalap asal Lumajang, Jawa Timur ini dapat mengontrol emosi dan terus menjaga ritme balap. Ini berlangsung sejak lap awal hingga bendera finish dikibarkan. Perfoma motor Yamaha YZF-R25nya begitu mendukung. Kompetitif dalam berbagai handycap trek Buriram.

Bahkan saat masuk tikungan terakhir di lap akhir, Faeroz berpotensi untuk meraih podium ke-3. Namun pada akhirnya harus puas finish ke-4 karena pertarungan yang begitu ketat. Perbedaan waktunya dengan podium ke-3 terbukti sangat tipis hanya 0,095 detik. Catatan penting, bahwa Faeroz menjadi finisher terbaik untuk penunggang Yamaha YZF-R25.

M faerozi, Action Race 1 AP250

“Hasil yang bagus pada race pertama, saya mulai start dengan baik, pastinya jangan sampai lepas dari rombongan depan. Mulai dari lap awal sampai akhir posisi silih bergantian. Pada lap ke-3 terakhir saya sudah berada di posisi ke-3. Namun masuk lap terakhir posisi berubah lagi, tapi saya coba tenang ada kesempatan pada tikungan terakhir. Alhasil saat masuk tikungan akhir, saya sudah masuk ke posisi 3 kembali, sayangnya saya kurang sedikit mengontrol racing line dan sempat bersenggolan untuk memperebutkan podium ke-3. Dan saya hanya mampu finish di posisi ke-4. Terima kasih tim kerja kerasnya hari ini, besok saya akan berusaha melakukan yang terbaik,” terang Faeroz.

Rekan satu timnya Faeroz, yaitu Anggi Setiawan berada di posisi ke-15. Petarung asal Palu, Sulawesi Tengah ini mengalami problem pada kinerja pengereman. Namun Anggi Setiawan mengaku siap akan memberikan hasil lebih baik pada race ke-2, Minggu (2 Juni).

Anggi Setiawan, Action Kelas AP250

“Hasil hari ini kurang begitu baik, namun saya sudah berusaha bermain untuk maksimal. Awal lap, saya sudah mengikuti rombongan pertama, namun di lap ke-3 saya merasa feeling pada rem depan kurang begitu baik dan saya sempat out. Pada akhirnya, saya berusaha fight dalam rombongan ke-2 dan finish di posisi ke-15. Semoga race ke-2, bisa leih baik dari race 1,” tukas Anggi Setiawan.

Disamping itu, dalam kategori balap Underbone 150 (UB150), Wahyu Nugroho membuktikan perjuangannya yang start dari grid ke-29. Secara bertahap, Wahyu Nugroho yang mengendarai Yamaha MX King 150 dapat lepas diantara kepungan para pembalap senior.

Rider yang berasal dari Boyolali, Jawa Tengah ini dapat mengatur strategi, baik dalam konteks slip-streaming ataupun dalam momen masuk dan keluar tikungan. Ini terus dilakukan hingga posisinya terus membaik. Finally, Wahyu Nugroho sukses finish ke-4 dalam race pertama UB150. Pencapaian yang patut diapresiasi.

Wahyu Nugroho, Action Kelas UB150

Begitupun perjuangan yang dilakukan Aldi Satya Mahendra yang start dari grid ke-20. Tidak pantang menyerah untuk terus meningkatkan posisi. Hingga pada akhirnya, Aldi Satya Mahendra yang masih berusia 13 tahun dapat finish ke-10. Pastinya, mereka berdua akan all-out untuk hasil yang lebih baik di race ke-2 UB150 nanti.

“Saya sangat senang bisa finish di posisi ke-4, meskipun start diposisi paling belakang di 29. Saya terus mengikuti ritme jalannya perlombaan, setiap lap, saya terus memperbaiki posisi. Masuk di lap ke-2 terakhir persaingan sudah mulai begitu ketat, saya tetap tenang dan fokus untuk tidak melakukan kesalahan. Di lap terakhir masuk pada tikungan terakhir, saya berada di posisi tengah dan terhimpit oleh beberapa pembalap. Alhasil, saya tidak bisa masuk lebih dulu dan harus finish di posisi ke-4. Race 2 saya akan berusaha kembali dan meraih poin kembali,” tutur Wahyu Nugroho.

“Saya senang bisa finish di posisi ke-10 dan ini adalah awal meraih poin meskipun saya harus start di posisi ke-20. Mulai lap awal, saya terus berada pada rombongan pertama, sebetulnya motor sudah begitu baik dibandingkan hari kemarin. Karena saat race terus bergerombol, RPM pada motor cepat habis dan pada saat warm-up, saya akan mencoba menu setting sprocket yang baru. Semoga race 2 hasilnya lebih baik,” timpal Aldi Satya Mahendra.

Ayo kita dukung terus para pembalap tanah air tim Yamaha Racing Indonesia yang bertarung di ARRC 2019 Thailand. Hingga mereka dapat meraih podium untuk mewujudkan Merah Putih Semakin Di Depan, Yamaha Gasspoll!

PEMBALAP AHRT BANGGAKAN INDONESIA DENGAN RAIH PODIUM DI RACE 1 ARRC THAILAND

Pebalap Astra Honda Racing Team kembali berhasil mengibarkan bendera Merah Putih pada persaingan balap Asia Road Racing Championship. Pada balapan pertama putaran ketiga di Chang International Circuit, Thailand, Irfan Ardiansyah yang memacu motor Honda CBR250RR di kelas Asia Production 250cc berhasil naik podium setelah bersaing ketat dengan beberapa pebalap dan akhirnya finis di posisi ketiga. Rekan satu timnya, Lucky Hendriansya dan Awhin Sanjaya, masing-masing finis di posisi ketujuh dan kedelapan. Di kelas SuperSports 600cc, Andi Gilang menutup balapan dengan berada di posisi kelima, sementara Rheza Danica Ahrens finis di urutan ke-10.

IMG_8283

Persaingan ketat tersaji di kelas AP250. Irfan Ardiansyah, yang memulai balapan dari baris terdepan, sempat tergeser ke urutan keenam. Namun, dia secara konsisten berada di grup kedua dan bersaing ketat sepanjang balapan untuk mendapatkan podium. Pada lap terakhir, Irfan bersaing ketat dengan empat pebalap lain, dan akhirnya finis di posisi ketiga sekaligus memastikan raihan podium. Sementara itu, Lucky yang sempat naik ke posisi ketiga akhirnya finis di urutan ketujuh. Hasil yang cukup bagus bagi Lucky karena dia memulai balapan dari posisi start ke-15. Awhin Sanjaya menyusul finis di posisi kedelapan.

D3S_9483

Berbeda dengan balapan AP250 yang berlangsung di bawah terik sinar matahari, balapan SS600 digelar dengan awan menaungi lintasan Chang International Circuit. Pada lap pertama, Andi Gilang berada di posisi keempat dan membalap sendirian di belakang tiga pebalap yang ada di rombongan terdepan. Pada lap ketujuh, dia berhasil naik ke posisi ketiga. Memasuki lima lap terakhir, dia bersaing ketat dengan dua pebalap lain dalam perebutan posisi terakhir di podium. Pada lap terakhir, Andi tertinggal dan akhirnya finis di posisi kelima. Rekan satu timnya, Rheza Danica Ahrens, finis di posisi ke-10 .

Para pebalap Astra Honda Racing Team akan kembali mewakili Indonesia dengan turun pada balapan kedua di Thailand, Minggu (2/6/2019) pukul 13.55 WIB (AP250) dan 14.45 WIB (SS600).