PRESIDEN JOKOWI RESMIKAN PABRIK ESEMKA DI BOYOLALI

Polemik mobil Esemka berakhir sudah, mobil yang dianggap siluman dan hanya sebagai alat kampanye politik ini benar-benar resmi produksi dan dipasarkan. Jumat siang kemarin, Presiden Jokowi meresmikan pabrik Esemka di Jl. Raya Demangan KM 3.5 Sambi, Boyolali, sekaligus memperkenalkan dua produk karya Esemka.

IMG_20190907_162753

Kedua tipe Esemka tersebut adalah Esemka Bima 1.2 dan Bima 1.3. Yang merupakan jenis kendaraan niaga ringan atau biasa dikenal mobil Pick Up (Losbak). Kedua kendaraan ini mirip, hanya berbeda pada dimensi bak dan kapasitas mesin yang berbeda 100 cc.

IMG_20190907_162747

Prediksi kami cukup tepat terkait peresmian Esemka ini, yang kami prediksi akan diresmikan pada periode kedua Jokowi terpilih. Hal ini juga menjadi langkah awal Revolusi Industri di Indonesia.

IMG_20190907_162826

Presiden Jokowi juga punya harapan dan visi ke depan yang lebih jauh terhadap industri otomotif produk negeri sendiri. Jokowi juga keyakinannya terkait Esemka, “Kualitas menurut saya cukup baik. Tapi kalau ada kurang dikit, ya ini produksi pertama. Tapi sudah bagus untuk produksi pertama, baik secara desain,” tuturnya.

IMG_20190907_162717

Harga tipe Bima ini diperkirakan dibanderol sekitar Rp. 110 Juta. Dengan harga tersebut, Esemka Bima diyakini akan laku dipasar Nasional. Sekaligus menjadi pilihan utama untuk kendaraan niaga ringan.

IMG_20190907_162813

Tipe selanjutnya Esemka Garuda akan diperkenalkan beberapa waktu ke depan. Jenis mobil SUV ini juga diyakinin akan menguasai pasar Nasional. Tapi maju atau tidaknya Esemka ini tergantung kepedulian kita terhadap produk buatan bangsa sendiri ini.

IMG_20190907_162446

YAMAHA GELAR SOSIALISASI MATERI PEMBELAJARAN UNTUK TINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN VOKASI

Jakarta – Yamaha Indonesia secara aktif dan konsisten kembali memberikan dukungan dalam mengembangkan dunia pendidikan di Indonesia, khususnya untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melalui aktivitas CSR (Corporate Social Responsibility) yang bertajuk Program SMK Binaan Yamaha.

Program yang telah berlangsung sejak tahun 2003 ini, memiliki tujuan untuk mempersiapkan siswa dan siswi SMK siap pakai di dunia kerja dan kewirausahaan melalui standarisasi kurikulum Teknik & Bisnis Sepeda Motor yang telah disesuaikan dengan kurikulum Yamaha Technical Academy (YTA). Dengan standarisasi kurikulum berbasis YTA tersebut, para siswa dan siswi akan dituntut untuk menjadi lebih kreatif, memiliki kemampuan komunikasi yang baik, dan dapat membuka usaha secara mandiri.

Salah satu wujud implementasi nyata dari Program SMK Binaan Yamaha adalah, dengan digelarnya aktivitas “Pelatihan Guru SMK Binaan Yamaha” bagi para guru SMK se-Indonesia di Main Building PT Yamaha Indonesia Motor Mfg. dan Flagship Shop Yamaha, Cempaka Putih, Jakarta (DDS 1 Jakarta) pada tanggal 3 – 6 September 2019.

Pada aktivitas tersebut,  para guru SMK akan dibekali ilmu terkait tata cara perawatan sepeda motor dengan Teknologi Sistem Injeksi menggunakan YDT (Yamaha Diagnostic Tool) yang memiliki fitur lengkap sehingga mempermudah mereka dalam melakukanTrouble Shooting terhadap sepeda motor Yamaha yang telah mengadopsi teknologi terkini.

DSC_2010

Adapun dari sisi materi pembelajaran, pihak Yamaha Indonesia menerapkan sistem leveling yang dimulai dari level 1 sampai dengan level 3. Untuk level 1, materi yang diberikan meliputi pembelajaran teori dan perawatan berkala, sedangkan untuk level 2 meliputi pembelajaran trouble shooting dengan menggunakan YDT (Yamaha Diagnostic tool), dan di level 3 pembelajaran akan lebih diarahkan kepada management bengkel  dan Yamaha Technology untuk CBU model.

“Kehadiran Dunia Usaha atau Dunia Industri (DU/DI) kedalam proses pembelajaran yang ada di SMK sebagaimana yang dilakukan Yamaha, merupakan salah satu contoh kolaborasi yang perlu dikembangkan di semua kompetensi keahlian yang ada di SMK. Semoga dengan kerja sama ini dapat mewujudkan link&match antara SMK dengan Dunia Usaha atau Dunia Industri. Kami mengundang Dunia Usaha atau Dunia Industri yang lain untuk berkolaborasi dengan SMK guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia indonesia”, ungkap Dr. Ir. M. Bakrun, M.M selaku Direktur Pembinaan SMK, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Dukungan Yamaha Indonesia dalam meningkatkan kualitas pendidikan SMK tidak berhenti sampai disitu, bantuan dalam bentuk donasi mesin dan sepeda motor ke lebih dari 700 SMK juga turut dilakukan. Menariknya, dari 700 SMK yang dibina, 51 SMK diantaranya terpilih menjadi Kelas Khusus Yamaha yang menerima dukungan berupa ruang praktik terstandarisasi, peralatan bengkel, dan kurikulum berstandar YTA. Selain itu, dukungan seperti mendatangkan guru tamu dari Yamaha, praktek kerja industri dan pemberian sertifikasi terhadap lulusan SMK juga turut dilakukan.

Dengan beragam dukungan yang telah diberikan tersebut, diharapkan dapat menciptakan “Link & Match” (kesesuaian) antara dunia pendidikan dengan industri, karena lulusan SMK bisa menjadi setara dengan lulusan YTA yang mengacu pada Standard Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKNNI).

“Yamaha terus berkomitmen untuk mendukung program continual improvement (revitalisasi kurikulum) di SMK seperti yang sudah diamanatkan dalam Instruksi Presiden no 9/2016. Karena SDM yang berkualitas adalah salah satu pilar pokok untuk memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen. Di bidang service motor kami memiliki Yamaha Technical Academy untuk meningkatkan kompetensi teknisi Yamaha, dan disinilah salah satu point penting peranan SMK untuk menyediakan lulusan yang Siap Kerja, Santun, Mandiri, dan Kreatif,” terang Teddy Cahyadi, Direktur PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.

Selain aktifitas untuk guru-guru SMK se-Indonesia, Yamaha juga berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan siswa dan siswi SMK dengan mengadakan ‘SMK Contest’ sebagai bukti bahwa siswa binaan Yamaha handal dan terpercaya. Momen SMK Contest ini sekaligus menjadi ajang latihan dan persiapan bagi para siswa dan siswi sebelum nantinya menghadapi Lomba Kompetensi SMK se-Indoensia.

Yamaha akan  terus berkarya dan menciptakan sumber daya manusia khususnya siswa dan siswi SMK yang memiliki kompetensi tinggi sehingga mampu bersaing di dunia Industri.

YAMAHA INDONESIA RESMIKAN KELAS KHUSUS MOTOR YAMAHA TERINTEGRASI KURIKULUM BERBASIS INDUSTRI DI TASIKMALAYA

Tasikmalaya – Komitmen PT. Yamaha Indonesia Motor Mfg. (YIMM) dalam memajukan pendidikan vokasi kembali diwujudkan. Bertempat di SMK Al Falah Tanjungjaya, Tasikmalaya, YIMM meresmikan SMK Kelas Khusus Yamaha (13 Desember 2018) yang ke-49. Melalui kerja sama ini Yamaha memberikan dukungan fasilitas berupa bengkel, ruang teori serta donasi unit sebagai bahan ajar agar pendidikan yang diterima siswa SMK Kelas Khusus Yamaha lebih komprehensif sesuai dengan kondisi aktual dunia kerja.

Acara peresmian Kelas Khusus Yamaha secara khusus dihadiri perwakilan Direktorat Pembina Sekolah Menengah Kejuruan (PSMK), Bambang Budi Santoso S.Pd., M.M., M.H., PLH Sekda Kabupaten Tasikmalaya, Drs. Iin Aminudin, M.Pd., Kepala Seksi Pelayanan KCD Wilayah XII, Dedi Suryadin, M.Pd., serta GM Aftersales & Motorsport YIMM, M. Abidin.

M. Abidin saat menjelaskan program-program Yamaha

Direktur PSMK, yang diwakili Analis Program, Bambang Budi Santoso, S.Pd., M.M., M.H., menjelaskan KKY merupakan implementasi pengembangan sekolah kejuruan melalui industri. Kerjasama ini dinilai akan memberi pengaruh positif pada peningkatan akses dan mutu dari pendidikan SMK itu sendiri.

“Hari ini melalui kerja sama antara Yamaha dengan SMK Al-Falah memberikan pengaruh positif. Pembukaan Kelas Khusus Yamaha ini adalah implementasi dalam meningkatkan akses bagi dunia pendidikan agar terintegrasi dengan industri. Ini juga merupakan upaya peningkatan standar mutu pendidikan SMK agar bisa sesuai dengan kebutuhan industri. Bahkan adik-adik SMK ini harus mulai berpikir tentang berwirausaha juga.” Bambang menjelaskan.

Iin Aminudin saat memberikan selamat kepada pihak sekolah atas peresmian KKY

Dalam cara tersebut, Yamaha Indonesia yang diwakili M. Abidin, GM Aftersales & Motorport, meresmikan Kelas Khusus Yamaha serta memberikan donasi unit sepeda motor dan engine kepada 14 SMK di wilayah Jawa Barat. Dia menyampaikan bahwa donasi ini untuk memotivasi siswa SMK agar terus meningkatkan diri guna menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.

“Kemarin Yamaha Indonesia menerima penghargaan dari Kemendikbud RI atas dukungan serta kontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan SMK di Indonesia. Ini jadi tantangan bagi perusahaan untuk berkontribusi lebih dalam meningkatkan kualitas serta daya saing generasi muda Indonesia, bukan hanya generasi muda yang siap kerja tetapi juga siap berwirausaha. Semoga melalui Kelas Khusus Yamaha ini teman-teman SMK siap menjawab tantangan industri karena kurikulum pendidikannya sudah disamakan dengan industri itu sendiri.” M. Abidin menyampaikan.

Rombongan Saat Meninjau Bengkel Praktik KKY

Program SMK Binaan Yamaha sebagai bagian dari CSR (Cooperate Social Responsibility) sudah dilaksanakan sejak tahun 2003 hingga saat ini. Program ini untuk mempersiapkan siswa dan siswi SMK siap pakai di dunia kerja dan kewirausahaan, melalui standarisasi kurikulum Teknik Sepeda Motor sesuai kurikulum Yamaha Technical Academy yang selaras dengan perkembangan industri sepeda motor terkini. Kurikulum ini juga mengacu pada Standard Kompetensi Kerja Nasional Indonesia sehingga mampu mengurangi kesenjangan dunia pendidikan dan dunia industri.

TERUS DUKUNG SEKOLAH KEJURUAN, YAMAHA INDONESIA RAIH PENGHARGAAN KEMENDIKBUD

Jakarta – PT. Yamaha Indonesia Motor Mfg. (YIMM) menerima penghargaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) atas dukungan serta kontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan SMK di Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan secara langsung oleh Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution disaksikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dalam acara yang bertema “Solusi Mengatasi Pengangguran Lulusan SMK” yang berlangsung di Jakarta, Rabu (05/12).

GM Aftersales & Motorsport YIMM, M. Abidin, menyatakan penghargaan ini menjadi tantangan bagi perusahaan untuk berkontribusi lebih dalam meningkatkan kualitas serta daya saing generasi muda Indonesia. M. Abidin juga menyadari bahwa SMK tengah menghadapi tuntutan perkembangan industri yang pesat. Untuk itu, perusahaan harus mengambil peran untuk membangun link and match antara vokasi dengan industri.

“Hingga saat ini lebih dari 13.000 SMK tersebar di seluruh Indonesia. Namun, SMK punya tantangan seperti sarana pembelajaran yang tertinggal dari perkembangan industri sepeda motor atau kompetensi Lulusan tidak match dengan kualifikasi Yamaha. Yamaha Indonesia mengambil peran untuk menjadi jembatan antara dunia pendidikan dengan industri. Selama 15 tahun kami terus berkomitmen untuk memajukan pendidikan SMK di Indonesia,” M. Abidin menjelaskan.

20181209_225956

Secara konsisten sejak 2003 Yamaha Indonesia telah mendonasikan unit sepeda motor sebagai bahan ajar. Sejak 2013 Yamaha juga telah bekerja sama dengan lebih dari 700 SMK untuk mengimplementasikan kurikulum Kelas Khusus Yamaha (KKY) dengan 49 diantaranya menjadi Kelas Khusus Yamaha yang mendapatkan support standarisasi Ruang Praktik dan Kurikulum standar Yamaha Technical Academy (YTA). Hingga tahun 2018 Kelas khusus Yamaha telah meluluskan lebih dari 4000 siswa.

Hal yang dilakukan Yamaha Indonesia merupakan implementasi dari Instruksi Presiden Republik Indonesia No.9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK Dalam Rangka Peningkatan Kualitas dan Daya Saing SDM Indonesia. Sebagai upaya nyata dalam menghasilkan lulusan SMK yang berdaya saing dan siap kerja Yamaha Indonesia terus melakukan kerja sama dengan berbagai SMK. Terakhir di Semarang, Yamaha Indonesia mendonasikan unit sepeda motor kepada 17 SMK di Jateng dan DIY.

Terus dukung pendidikan SMK di Indonesia agar dapat bersaing dalam menghadapi industri nyata.

YAMAHA INDONESIA BERIKAN DONASI SEPEDA MOTOR KE SEKOLAH-SEKOLAH KEJURUAN

Semarang – PT. Yamaha Indonesia Motor Mfg. (YIMM) kembali menunjukkan kepedulian bagi pendidikan vokasi di Indonesia. Bertepatan dengan balapan Yamaha Cup Race di Sirkuit Mijen, Semarang, secara simbolik Yamaha memberikan donasi sepeda motor sebagai bahan ajar kepada SMK di area Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Sinergi berkesinambungan terus diupayakan Yamaha Indonesia agar tercipta “Link & Match” antara dunia pendidikan dengan industri. Tujuannya adalah mengurangi kesenjangan dunia pendidikan dan dunia industri yang mengacu pada Standard Kompetensi Kerja Nasional Indonesia.

M. Abidin saat mengunjungi salah satu booth SMK

“Yamaha Indonesia terus mendorong SMK agar dapat memenuhi kebutuhan industri.Terutama dalam menghadapi era revolusi industri 4.0 siswa SMK perlu meningkatkanself value menjadi pribadi yang terampil dan kompeten khususnya di bidang otomotif. Untuk itu, melalui donasi sepeda motor ini diharap siswa dapat mengasah keterampilan sesuai dengan kebutuhan industry,” M. Abidin, GM Aftersales & Motorsport YIMM menjelaskan.

Selain itu, M. Abidin juga menilai suksesnya penjualan sepeda motor Yamaha kategori MAXI dan R-Series punya pengaruh penting terhadap dunia pendidikan. Yamaha berhasil menularkan semangat industri kreatif ke dunia pendidikan. Terbukti dari kreatifitas SMK dalam memodifikasi sepeda motor Yamaha baik itu airbrush, aksesoris hingga modifikasi ekstrim.

M. Abidin berpose bersama dengan siswa SMK

Pihak SMK diwakili Kepala Sekolah atau Kepala Jurusan secara langsung menerima donasi unit sepeda motor tersebut. Berikut ini nama SMK donasi sepeda motor Yamaha:

1. SMK Palapa Semarang

2. SMK N 5 Kendal

3. SMK NU Ma’arif Kudus

4. SMK Islamiyah Adiwerna Tegal

5. SMK Muhammadiyah 1 Sukoharjo

6. SMK Muhammadiyah 4 Boyolali

7. SMK Piri 1 Yogyakarta

8. SMK NU Ma’arif Ajibarang

9. SMK Bunda Satria Wangon

10. SMK Harapan Mulya Brangsong Kendal

11. SMK Muhammadiyah Mungkid

12. SMK N 7 Semarang

13. SMK Muhammadiyah 2 Semarang

14. SMK NU Ma’arif Bener Purworejo

15. SMK Muhammadiyah 1 Blora

16. SMK Ganesha Satria Kedu

17. SMK Al Mubarok Rembang

Program SMK Binaan Yamaha adalah bukti nyata bahwa Yamaha mendukung program pemerintah mengenai Vokasi SMK yang merupakan mandat dari Presiden RI Bp. Ir. Jokowi melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2016 tentang revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam rangka peningkatan kualitas dan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia.

SMK Bisa Hebat!

Merah Putih Semakin Di Depan!

YAMAHA RESMIKAN SMK KELAS KHUSUS DI KETAPANG UNTUK TINGKATKAN KOMPETENSI SISWA

Ketapang – PT. Yamaha Indonesia Motor Mfg. (YIMM) melanjutkan komitmen dalam mengembangkan pendidikan vokasi di Indonesia. Kali ini Yamaha Indonesia membuka SMK Kelas Khusus Yamaha di SMK Negeri 2 Ketapang (15 September 2018). Dalam kerja sama ini Yamaha memberikan fasilitas berupa bengkel, ruang teori serta donasi unit sebagai bahan ajar agar pendidikan yang diterima siswa SMK Kelas Khusus Yamaha lebih komprehensif sesuai dengan kondisi aktual dunia kerja.

“Apresiasi kami sampaikan kepada Yamaha Indonesia atas kontribusinya memajukan pendidikan SMK di Ketapang. Kurikulum khusus yang diberikan Yamaha kami harapkan dapat menghasilkan insan muda yang berprestasi dan memiliki daya saing di industri otomotif nasional. Pesan saya untuk siswa SMK agar selalu memperhatikan tiga hal utama dalam pengembangan diri yaitu skill, knowledge dan attitude” ujar Martin Rantan, Bupati Ketapang.

M. Bakrun, Direktur Pembina Sekolah Menengah Kejuruan (PSMK), menambahkan saat ini bonus demografi di Indonesia sedang tinggi. Dia menilai bahwa kondisi ini harus dimaksimalkann dengan mencetak sumber daya manusia yang yang memiliki kualitas serta daya saing di dunia kerja. Hadirnya Yamaha dengan membuka Kelas Khusus Yamaha ini adalah suatu upaya dalam meningkatkan kualitas lulusan SMK yang patut diapresiasi. Bengkel Yamaha dipercaya dapat membentuk karakter siswa SMK untuk siap menghadapi dunia kerja maupun menjadi wirausaha.

Bersamaan dengan peresmian Kelas Khusus Yamaha, turut hadir sembilan SMK lain yang secara sombolis menerima materi kurikulum Yamaha. Melalui kurikulum ini diharapkan level pendidikan SMK di Ketapang bisa berada di level terbaik. Kerja sama ini menambah daftar SMK yang telah terintegrasi dengan kurikulum Yamaha yang diadopsi dari kurikulum Yamaha Technical Academy (YTA) menjadi lebih dari 700 SMK se-Indonesia.

Pada acara ini Yamaha Indonesia diwakili M. Abidin, GM Aftersales & Motorport, secara simbolik meresmikan Kelas Khusus Yamaha serta memberikan donasi unit sepeda motor. Dia menyampaikan bahwa donasi ini untuk memotivasi siswa SMK agar terus meningkatkan diri guna menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.

“Yamaha berkomitmen untuk terus mendukung program vokasi yang dicanangkan Jokowi dalam membangun Link and Match antara SMK dengan Industri. Ini wujud tanggung jawab Yamaha sebagai pelaku industri dalam mengembangkan pendidikan di Indonesia. Kami harap apa yang kami berikan ini dapat menjadi motivasi bagi siswa SMK dalam mempersiapkan diri untuk jadi insan yang memiliki daya saing.” M. Abidin menjelaskan.

Terus dukung program kerja sama Yamaha dengan SMK di Indonesia. Jadikan pendidikan SMK menjadi titik awal lahirnya insan berkualitas dan berdaya saing di dunia kerja. Perbarui berita tentang aktivitas Yamaha dengan SMK di Indonesia melalui instagram @yamahaindonesia dan Facebook Yamaha Indonesia.

Yamaha Revs Your Heart Semakin di Depan!

SMK Bisa Hebat Untuk Merah Putih Semakin di Depan!

PERESMIAN YAMAHA ADAB MOTOR, WUJUD NYATA DUKUNG PENDIDIKAN SMK

Komitmen Yamaha mendukung dunia pendidikan Indonesia diwujudkan melalui program SMK Binaan Yamaha. Program tersebut adalah bukti nyata kontribusi Yamaha kepada masyarakat Indonesia untuk “Merah Putih Semakin di Depan” dengan pelatihan teknologi otomotif Yamaha. Hal itu juga merupakan bagian dari CSR (Cooperate Social Responsibility) yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2003 hingga saat ini.

Konsistensi ini terus berlangsung dan pekan ini salah satu bentuk nyata kerjasama Yamaha dengan SMK dilaksanakan melalui peresmian bengkel resmi Yamaha Adab motor, yang dimiliki oleh SMK Muhammadiyah Lemahabang. Peresmian itu digelar di area SMK Muhammadiyah Lemahabang Cirebon, Sabtu 14 Juli 2018 yang dihadiri oleh H. R. Alpha Amirrachman, M. Phil., Ph. D, Sekretaris Majelis DikDasMen Pimpinan Pusat Muhammadiyah sekaligus Staff Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bidang Implementasi Kebijakan, Dr. Ir. M. Bakrun, MM, Direktur Pembinanan SMK Kementrian Pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia , M.Abidin,  General Manager After Sales & Motorsport PT YIMM dan management SMK Muhammadiyah Lemahabang.

”Kerjasama antara Yamaha dengan SMK Muhammadiyah Lemahabang sudah dimulai sejak tahun 2008. Di tahun 2012 dibuka kelas khusus Yamaha di SMK Muhammadiyah Lemahabang. Yamaha memberikan support berupa set up ruang teori dan ruang praktek berikut peralatannya. Kerjasama ini terus berkembang sampai yang terbaru adalah peresmian bengkel resmi Yamaha ADAB motor milik SMK Muhammadiyah Lemahabang. Hal ini adalah tindak lanjut kerjasama SMK – Yamaha dalam bentuk Teaching Factory dimana selain kelas khusus Yamaha, SMK juga bisa memiliki bengkel yang bisa digunakan sebagai sarana belajar dan sekaligus bisa menjadi unit produksi bagi SMK,” jelas M.Abidin, GM After Sales & Motorsport PT YIMM.

Dengan dibukanya bengkel resmi Yamaha ADAB motor ini diharapkan juga bisa melayani kebutuhan layanan purna jual bagi konsumen di kabupaten Cirebon baik service maupun spare part. Seperti pada bengkel Bengkel Resmi Yamaha lainnya, bengkel ADAB Motor juga memiliki Teknisi Handal yang bersertifikat Yamaha Technical Academy dan peralatan standar Jepang serta dilengkapi dengan Yamaha Diagnostic Tools terbaru yang mampu memeriksa sistem Fuel Injection secara akurat.

Di hari bersamaan juga diadakan peresmian Kurikulum SMK Kelas Khusus Yamaha terbaru. Dengan kurikulum baru ini diharapkan SMK bisa mengikuti perkembangan industri sepeda motor terkini dan lulusannya siap bekerja di jaringan bengkel Yamaha maupun berwirausaha. Ini adalah bukti nyata bahwa Yamaha mendukung program permerintah  “Link & Match” antara dunia pendidikan dan industri, sehingga mampu mengurangi kesenjangan dunia pendidikan dan dunia industri yang mengacu pada Standard Kompetensi Kerja Nasional Indonesia.

R. Alpha Amirrachman, M. Phil., Ph. D, Sekretaris Majelis DikDasMen PP Muhammadiyah, mewakili Ketua Umum PP Muhammadiyah Dr. H. Haedar Nashir, M.Si., menyampaikan “Pendidikan adalah salah satu pilar utama Muhammadiya selain pilar kesehatan dan pilar perlindungan untuk kaum dhuafa. Karena itu kami sangat mengapresiasi Yamaha dan SMK Lemah Abang yang sudah menginisiasi kerjasama SMK dan Industri hingga mampu mewujudkan bengkel resmi Yamaha Adab Motor, dan diharapkan dengan adanya bengkel ini bisa menjadi tempat pembelajaran untuk mewujudkan generasi yang ber-etika, seperti arti Adab itu sendiri”. Menurut Alpha, dengan bekerjasama bersama Yamaha dan didukung oleh Kemendikbud,  SMK Muhammadiyah Lemahabang  bukan hanya akan mendidik siswa menjadi siswa yang cerdas dan terampil, tapi juga berintegritas, berkahlakul kharimah dan memiliki jiwa kepemimpinan. Karena itu kolaborasi antara Yamaha, Kemendikbud dan SMK Muhammadiyah Lemahabang ini sangat stretagis karena saat para siswa nanti lulus dan masuk ke dunia kerja mereka akan menjalankan profesionalitas mereka dengan penuh amanah.

 

“Pengembangan dunia pendidikan terutama SMK harus didukung semua pihak termasuk dunia usaha dan dunia industri untuk mewujudkan Link and Match, Pembukaan bengkel resmi Yamaha Adab motor merupakan usaha keras dari SMK Lemah Abang untuk mewujudkan Link and Match tersebut, dan membuktikan adanya Teaching Factory yang berorientasi pada integrasi antara proses pembelajaran dengan produksi barang/jasa sesuai standar industri di SMK Lemah Abang  ” sebut Dr. Ir. M. Bakrun, MM Selaku Direktur Pembinanan SMK Kementrian Pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia

Yamaha Revs Your Heart, Semakin Di Depan

SMK Bisa Hebat Untuk Merah Putih Semakin di Depan !

PEMBUKTIAN KUALITAS KELAS KHUSUS YAMAHA SETARA DENGAN YAMAHA TECHNICAL ACADEMY

Semarang, 5 Juli 2018 – Yamaha Indonesia secara aktif dan konsisten mendukung perkembangan dunia pendidikan di Indonesia, khususnya Sekolah Menengah Kejuruan melalui Program SMK Binaan Yamaha. Program tersebut juga merupakan CSR (Coorporate Social Responsibility) yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2003 hingga saat ini.

Program SMK Binaan Yamaha bertujuan mempersiapkan siswa dan siswi SMK siap pakai di dunia kerja dan kewirausahaan melalui standarisasi kurikulum Teknik & Bisnis Sepeda Motor sesuai dengan kurikulum Yamaha Technical Academy (YTA). Kurikulum ini tentunya selaras dengan perkembangan industri sepeda motor terkini sehingga mampu mengurangi kesenjangan antara dunia pendidikan dan dunia industri yang mengacu pada Standard Kompetensi Kerja Nasional Indonesia.

Para Peserta SMK Contest Saat Mengerjakan Ujian Teori

Yamaha juga mendonasikan mesin dan motor ke lebih dari 700 SMK Binaan Yamaha, dan 47 SMK diantaranya terpilih menjadi Kelas Khusus Yamaha yang mendapatkan support standarisasi Ruang Praktik, Peralatan Bengkel, dan Kurikulum Standar YTA.

Pada tanggal 5 Juli 2018, bertempat di Yamaha Flagshipshop Semarang, 47 SMK tersebut berkesempatan ambil bagian dalam ajang SMK Contest 2018 yang merupakan rangkaian acara ITGP (Indonesia Technician Grand Prix) 2018. Ajang ini jadi pembuktian “Link & Match” antara dunia pendidikan dan industri. Seperti slogan “SMK Bisa Hebat”, lulusan SMK bisa setara dengan lulusan YTA. Acara ini terasa istimewa karena bersamaan dengan perayaan ulang tahun Yamaha ke-63, 1 Juli kemarin.

“Program SMK Binaan Yamaha adalah bukti nyata kontribusi Yamaha Indonesia untuk Merah Putih Semakin di Depan dengan pelatihan teknologi otomotif Yamaha. pada kesempatan ini kami juga akan mengadakan peresmian Kurikulum SMK Kelas Khusus Yamaha terbaru Dengan kurikulum baru ini diharapkan SMK bisa mengikuti perkembangan industri sepeda motor terkini dan lulusannya siap bekerja di jaringan bengkel Yamaha maupun berwirausaha. Wirausaha bukan sekedar keterampilan, melainkan cara berpikir mencari jalan keluar beragam permasalahan. Hal ini perlu ditumbuhkembangkan sejak dini. ” M. Abidin, GM Aftersales Service & Motor Sport PT YIMM, menuturkan.

Dalam sambutan pembukaan SMK Kontes tersebut, Saryadi Guyatno, S.T., M.B.A., selaku Kepala Sub Direktorat Penyelarasan Kejuruan dan Kerja Sama Industri Direktorat Pembinaan SMK, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan mengatakan “Lulusan SMK bukan hanya harus memiliki kompetensi teknik, tetapi juga harus didukung kewirausahaan, dan untuk itu diperlukan 4C, Creativity, Critical Thinking, Collaboration, Communication. Kontes SMK ini sebagai salah satu tolok ukur pencapaian kompetensi dalam mewujudkan Link and Match antara dunia Industri dan SMK”.

Ada salah satu siswa SMK Kelas Khusus Yamaha yang ikut Kontes SMK pada tahun 2016 dan kemudian langsung bekerja sebagai teknisi. Tahun ini dia berhasil masuk menjadi finalis Indonesia Technician Grand Prix 2018. Hal ini merupakan pencapaian yang luar biasa. Ini adalah bukti nyata bahwa mekanik binaan Yamaha handal dan terpercaya.

Keberhasilan Yamaha ini adalah bukti bahwa lulusan SMK Kelas Khusus Yamaha sudah setara dengan lulusan Yamaha Technical Academy, dan siap bekerja di jaringan bengkel Yamaha maupun berwirausaha. Hal ini sejalan dengan jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) yang sekarang menjadi Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM). Mereka dituntut untuk semakin mandiri dengan membuka usaha sendiri.

Terus dukung siswa – siswi SMK bertanding di SMK Contest 2018. Update terus informasinya hanya di Instagram @yamahaindonesia dan Facebook Yamaha Motor Indonesia.

SMK Bisa Hebat, Untuk Merah Putih Semakin di Depan.

MARQUEZ DAN PEDROSA KAMPANYEKAN SAFETY RIDING DI TANGERANG

Hari ini dua Rider MotoGP dari Honda Racing Corporation menjalani Tour hari keduanya di Indonesia. Agenda hari ini sangat padat, mulai dari Meet And Greet dengan Media, Fans, Komunitas serta Dealers, Marquez dan Pedrosa juga punya agenda utama yaitu mengkampanyekan Safety Riding kepada anak-anak muda.

Marquez dan Pedrosa bersama Pembalap AHRT dan BOD Honda

Bertempat di Honda Big Wing, Astra Biz Center, BSD, Tangerang Selatan. Marquez dan Pedrosa mengkampanyekan Safety Riding dengan tema “#cari_aman”. Tagline yang sedang digencarkan Honda sebagai materi promosi dan kepedulian keselamatan ini, bertujuan untuk menjangkau kawula muda untuk lebih peduli keselamatan berkendara.

Marquez dan Pedrosa berfoto bersama Honda CBR250RR dan CBR150R

Disini Marquez dan Pedrosa mensosialisasikan langsung kepada ratusan siswa dari SMK Teknik Sepeda Motor Astra Honda. Tujuannya untuk menginspirasi anak muda dalam pemakaian Safety Gear seperti Helm dan Jacket. Pada kesempatan ini Marquez, Pedrosa beserta jajaran Direksi AHM memakaikan Jaket dan Helm kepada putra-putri SMK sebagai simbol kampanye #cari_aman bersama Honda.

Marquez dan Pedrosa bersama BOD Honda memakaikan Jaket dan Helm sebagai simbol #cari_aman

Sebuah acara persembahan dari Honda yang memanjakan seluruh agen, konsumen, komunitas serta anak sekolah. Pada kesempatan yang langka ini, bisa berjesempatan bertanya, berfoto bareng serta mendapatkan pengetahuan berkendara dari dua pembalap terbaik dunia.

YAMAHA KONSISTEN DUKUNG PENGEMBANGAN SEKOLAH KEJURUAN

PT. Yamaha Indonesia Motor Mfg. (YIMM) terus berkontribusi aktif dan konsisten mendukung aktivitas Vokasi SMK yang dicanangkan oleh pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Bertepatan dengan peluncuran vokasi di Kawasan Industri Medan (KIM) Tahap II, Yamaha memberikan donasi untuk beberapa SMK di Sumatera Utara.Acara peluncuran ini dihadiri Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi serta Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi.

Menko Perekonomian menyatakan bahwa “Ada 2 hal kebijakan besar ekonomi, infrastruktur dan SDM. Pada infrastruktur berkaitan dengan konektifitas. Mengenai SDM untuk saat ini kita perlu mengejar ketertinggalan dari negara lain. Pendidikan vokasi harus dibarengi dengan ketersediaan pendidik yang berkualitas, peralatan praktik yang memadai, dan juga pentingnya praktik kerja magang. Tentu hal tersebut harus didukung penuh oleh pihak industri.”

Sebagai bentuk link and match antara SMK dengan industri otomotif dalam membangun kerja sama yang komperhensif, Yamaha memberikan 12 unit motor untuk 6 SMK di wilayah Sumatera Utara yang diserahkan oleh Hendri Harta Prawira selaku Direktur PT Alfa Scorpii Medan. Daftar keenam SMK tersebut adalah:

1.     SMK N 1 Percut Medan

2.     SMK HKBP Medan

3.     SMK Kansai Pekanbaru

4.     SMK Kosgoro 1 Padang

5.     SMK N 2 Banda Aceh

6.     SMK N 1 Karimun