AEROX FUN CHALLENGE, MELATIH SEKALIGUS BERKOMPETISI SKILL PARA PENGENDARA

Tingginya antusiasme pecinta Aerox 155 VVA yang ingin memacu skutik berkarakter sport itu di lintasan sirkuit, telah tersalurkan di beberapa kompetisi yang disediakan Yamaha. Event itu juga menjadi ajang pembuktian akselerasi cepat Aerox 155 VVA yang diperoleh karena Power Weight Ratio (PWR) yang tertinggi di kelas matik 150 cc & 155 cc.

Dimulai di tahun 2018, Yamaha menggelar Aerox Fun Race yang merupakan kompetisi untuk pembalap lokal serta rutin menjadi bagian dari Yamaha Cup Race. Lalu baru-baru ini Yamaha memperkenalkan aktivitas lainnya yakni kompetisi ketangkasan yang dikemas dalam konsep time attack berdasarkan best time. Bertajuk Aerox Fun Challenge, ajang ini ditujukan untuk mengasah skill berkendara dalam hal bermanuver dan cornering di sirkuit kecil dan berjarak pendek untuk konsumen Aerox 155 VVA. Skill bermanuver serta akselerasi dan kelincahan motor jadi penentu di ajang ini. Di sini para peserta pun dapat merasakan keunggulan Power Weight Ratio Aerox 155 VVA yang membuat motor tampil dengan performa mumpuni.

Kompetisi berkelas Aerox Fun Challenge mendapatkan sambutan positif saat digelar di sirkuit Gokart Lamtoro Balekota Tangerang, Minggu 8 Desember 2019 lalu. ”Kami menggelar Aerox Fun Challenge untuk mewadahi para pengguna Aerox 155 VVA mengasah skill berkendaranya. Mereka dapat menyalurkan hobinya dan merasakan keunggulan Power Weight Ratio (PWR) Aerox 155 VVA. Performa skutik MAXI Yamaha berkarakter sport itu terbukti berkualitas tinggi dan memuaskan,” ungkap Yordan Satriadi, Deputy GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Para peserta Aerox Fun Challenge menjalani sesi latihan bebas dimana dibagi grup per 3 orang yang diberikan waktu 5 menit riding mendapatkan waktu terbaik untuk acuan klasifikasi. Di tahap klasifikasi tiap 3 peserta riding selama 5 menit lalu disortir berdasarkan best time dengan requirement 110% dari best lap of leader. Peserta yang mempunyai best time di bawah requirement masuk kelas Advance sedangkan yang mempunyai best time di atas requirement masuk kelas Beginner.

              Pada akhir perlombaan, tercatat pemenang podium 1, 2 dan 3 di kelas Advance dan Beginner yang berhak mendapatkan uang tunai serta apparel Yamaha.

Kelas Advance :

Juara 1 : Denny Andika Jaya à Best Time 22.173

Juara 2 : Arib Abdillah à Best Time 22.857

Juara 3 : M Arya Putra S à Best Time 23.273

Kelas Beginner :

Juara 1 : Geraldo à Best Time 23.685

Juara 2 : Vian à Best Time 24.675

Juara 3 : Pangky Sabda Rhema à 24.862

WASPADA BLIND SPOT KENDARAAN BESAR MENGANCAM KESELAMATAN ANDA

 

Blind Spot atau area buta pada setiap jenis kendaraan pasti berbeda. Untuk jenis Blind Spot kendaraan besar akan lebih banyak dan juga pasti potensi bahayanya lebih tinggi. Buat para pengendara motor dan mungkin juga pejalan kaki harus waspada pada beberapa Blind Spot dari Truk, Bus dan Container.

Blind Spot pada kendaraan besar
Blind Spot pada kendaraan besar

Berikut area Blind Spot pada kendaraan besar:

1. Area Depan

Faktor tinggi kendaraan membuat bagian depan tidak terlihat oleh pengemudi. Jadi jika kalian merasa aman di depan kedaraan besar, kalian salah besar, karena ini adalah Blind Spot paling mematikan. Sebaiknya anda tidak berada di area ini, banyak kejadian pada area depan, apalagi di saat macet atau berhenti saat lampu merah. Sebaiknya anda bunyikan klakson saat berada di bagian depan Truk.

2. Area Samping

Area samping juga menjadi area berbahaya, tepatnya area yang tidak terlihat oleh spion. Area ini memang ambigu atau antara iya dan tidak, disadari atau menyadari. Intinya jika anda disamping kendaraan besar, sebaiknya jaga jarak atau membunyikan klakson. Jika mungkin, pastikan anda terlihat oleh sopir atau spion.

3. Area belakang

Area ini mutlak tidak dapat terlihat oleh pengemudi, karena kendaraan besar tidak memiliki visibilitas atau celah pandang ke belakang. Sopir hanya bergantung pada spion saat melihat ke belakang, biasanya kernet yang membantu melihat saat mundur. Jadi anda jangan coba-coba mendahului saat kendaraan besar mundur, karena selain tidak melihat, suara klakson anda tidak terdengar karena jarak sopir yang cukup jauh. Anda juga jangan sekali -kali berada dibelakang Truk saat melaju, karena jika harus berhenti tiba-tiba, sopir tidak bisa memprediksi keberadaan anda dibelakang.

Riding
Pastikan anda tidak berada seperti motor yang dilingkari merah

Jadi ingat, keselamatan dijalan adalah tergantung pola pikir dan sikap anda dijalan. Pengetahuan yang baik tentang potensi bahaya akan membuat anda lebih mengerti keselamatan dan mengurangi resiko kecelakaan.

MELATIH CARA BERMANUVER KENDARAAN RODA DUA

Melanjutkan belajar teknik dasar berkendara yang baik dan benar. Pada artikel lalu sudah membahas latihan keseimbangan, kali ini kita belajar bermanuver atau berbelok.

Teknik ini cukup sederhana jika dilihat sekilas, namun jika dilihat lebih dalam dengan cara berkendara yang baik, teknik ini cukup rumit untuk dikuasai. Proses berbelok yang natural dengan satu tekukan jalur membuat teknik ini butuh konsentrasi tinggi.

Eye Point selangkah ke depan

Teknik yang digunakan pada latihan kali ini cukup banyak, seperti: Akselerasi, pengereman, titik pandang, posisi badan dan teknik membelokkan kemudi.

1. Teknik Akselerasi

Pada latihan ini cara membuka gas harus bertenaga, hal tersebut untuk mendapatkan akselerasi yang baik. Posisi badan juga harus condong ke depam, sehingga kendali kemudi cukup baik.

2. Teknik Pengereman

Setelah akselerasi dapat, pada jarak tertentu sebelum berbelok posisi bukaan gas harus ditutup. Pengereman kombinasi depan dilakukan saat ini, namun tetap rem depan jadi yang utama. Saat melakukan pengereman, badan juga diangkat untuk membantu memindahkan bobot motor. Pengereman juga harus terlihat penurunan yang besar namun dinamis.

3. Eye Point

Titik pandang juga harus dilatih dengan baik. Pengemudi harus melihat Object dan pandangan luas satu tahap lebih awal. Sehingga jalur lintasan selanjutnya sudah terekam denfan baik.

Posisi kemiringan badan sama dengan motor

4. Posisi Badan

Posisi badan untuk teknik ini adalah Lean With. Dimana posisi kemiringan badan mengikuti kemiringan motor. Posisi badan tersebut membantu memangkas sumbu putar dan membuat proses bermanuver lebih dinamis dan cepat.

5. Membelokkan Kemudi

Pada latihan ini pengendara hanya membelokkan stang pada satu sumbu tekuk. Sehingga hanya terjadi satu garis putar. Saat berbelok tidak melakukan penambahan gas, hanya memanfaatkan sisa gaya laju sebelumnya. Proses membelokkan kemudi ini harus halus dan tepat sehingga saat keluar belokan kemudi akan terangkat dan lurus secara dinamus yang menghasilkan kemudi yang alami atau Natural Steering.

Latihan ini dikombinasikan dengan cara putar dan arah belok yang berbeda. Sehingga melatih saat bermanuver ke kiri dan ke kanan. Sama seperti latihan sebelumnya, pengemudi tidak boleh menurunkan kakinya. Silahkan dicoba dan sampai bertemu di teknik berkendara selanjutnya. Keep Safety Riding Bro…

MELATIH TEKNIK KESEIMBANGAN BERKENDARA RODA DUA

Motor adalah kendaraan yang praktis, efisien dan efektif. Wajar saja jika 100 juta penduduk Indonesia memilih motor sebagai sarana transportasi utama. Namun berkendara dengan motor memiliki faktor resiko yang cukup tinggi. Maka dari itu setiap pengendara motor harus memiliki kemampuan dan cara berpikir yang aman.
Teknik berkendara juga mempunyai banyak cara, keterampilan dan pengetahuan yang harus dikuasai. Teknik dasar yang baik juga merupakan faktor utama berkendara yang aman. Seperti posisi badan, kontrol kendali gas, kontrol kendali kopling, teknik berbelok serta teknik pengereman.

Kali ini membahas tentang melatih keseimbangan. Dimana dalam latihan ini diperlukan beberapa penguasaan teknik berkendara sebagai berikut:

Kondisi berkendara yang tepat dalam latihan ini

1. Teknik pengendalian gas
Pada latihan ini pengaturan gas cukup halus dan pelan. Pengendara hanya membutuhkan kecepatan yang pelan, sehingga pengaturan pembukaan gas tidak terlalu besar.

2. Teknik pengendalian kopling

Pada latihan ini kontrol kopling sangat dominan. Kopling tidak bisa dilepas cepat, namun halus dan perlahan dan juga penahanan setengah kopling. Hal ini mengatur laju motor pelan dan dinamis, sehingga keseimbangan tetap terjaga.

3. Teknik pengereman

Dilatihan ini adalah fokus pada rem belakang. Laju motor yang pelan mengharuskan penekanan rem belakang sangat teratur dan dinamis. Hal tersebut bertujuan menjaga keseimbangan motor walau sedang melaju pelan. Jika menggunakan rem depan motor akan langsung berhenti dan hilang keseimbangan.

Teknik Memposisikan Badan

4. Posisi badan
Posisi badan sangat berpengaruh pada latihan ini. Faktor utama menjaga keseimbangan adalah posisi badan yang tepat saat berbelok. Teknik yang digunakan untuk latihan ini adalah Lean Out atau merebah keluar dari motor. Pada kecepatan yang pelan tubuh harus keluar atau berlawanan dari posisi arah belok motor, hal tersebut untuk menarik beban motor supaya tetap seimbang.

5. Teknik berbelok

Pada latihan keseimbangan ini teknik berbelok harus tepat. Dengan lebar jalur yang terbatas memaksa pengendara untuk membelokkan motor pada waktu dan lintasan yang tepat. Sumbu putar yang dekat membuat pengendara harus menekuk kemudi sampai habis dalam sekali momen.

Teknik tersebut bisa dilihat dalam video berikut. Terlihat mudah untuk dilakukan, namun sebenarnya sangat sulit. Teknik ini adalah teknik dasar untuk menguasai cara berkendara yang baik, aman dan benar. Dan perlu diingat dalam menjalankan latihan ini, pengendara tidak boleh menurunkan kaki ke tanah. Jika kaki turun, sebaiknya pengendara mengulangnya dari awal. Silahkan mencoba, dan Keep Safety Riding.

YAMAHA RIDING ACADEMY TINGKATKAN RIDING SKILL PARA INSTRUKTURNYA

wp-image-1206864609jpg.jpg
Instruktur Senior Arief sedang  melakukan Coaching teknik Body Lean

Jagakarsa. Minggu, 22 Januari 2017. Bertempat di Markas Komando Yon Zikon. Yamaha Riding Academy dengan program Safety Ridingnya melaksanakan evaluasi Riding Skill para Instrukturnya yang telah mengimplementasikan kemampuannya selama satu tahun.

This slideshow requires JavaScript.

Evaluasi yang bertujuan meningkatkan Level Instruktur ke jenjang berikutnya. Pelatihan sekaligus evaluasi ini melakukan beberapa kinerja seperti kordinasi, penyusunan area praktek, karakter instruktur serta kemampuan berkendara.

Para Instruktur sedang melaksanakan praktek Chidori

Aktifitas yang menitikberatkan pada kemampuan berkendara yang aman dan tepat ini berlangsung selama satu hari, dengan dua teknik penting dalam berkendara. Kali ini setiap instruktur wajib tampil sempurna tanpa kesalahan dengan adapatasi yang cepat.

Praktek Trikhana untuk menguasai teknik bermanuver

Evaluasi dan pelatihan kali ini di ikuti oleh instruktur YRA dari wilayah Tangerang, Bekasi, Depok dan Bogor. Evaluasi ini akan terus dilanjutkan ke seluruh wilayah yang telah memiliki Instruktur Safety Riding dari YRA.

GATHERING YAMAHA RIDING ACADEMY SIAP MEMBERIKAN DAMPAK KESELAMATAN LALU LINTAS YANG SIGNIFIKAN

YAMAHA RIDING ACADEMY SIAP MEMBERIKAN DAMPAK KESELAMATAN LALU LINTAS

Hari kedua Gathering Nasional instruktur Yamaha Riding Academy Indonesia semakin seru. Dengan materi Kompetisi penuh teknik yaitu Kompetisi Gymkhana individu dan Kompetisi penuh skill untuk kelompok daerah.

p_20160925_084854
Briefing Pagi Persiapan Kompetisi

Kompetisi Gymkhana ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan manuver, melepas dan menutup gas, pengeraman dan lain-lain. Setiap instruktur di beri kesempatan intuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan pencapaian waktu tercepat.

Sedangkan untuk Kompetisi kelompok dibagi dalam tiga kategori Riding Skil, yaitu terdiri dari:

  1. Chidori

Yaitu kemampuan penguasaan motor untuk bermanuver pada jalur yang berbelok tajam dan terbatas.

  1. Slalom

Yaitu kemampuan berkendara pada jalur berliku-liku atau zig-zag dengan pergerakan cepat.

  1. Fast Braking

Yaitu kemampuan melakukan pengereman dalam pergerakan cepat atau rata-rata dengan batas tertentu atau dekat.

Pada kompetisi kelompok ini, penilaian dari setiap kategori Riding skill ini diakumulasikan, dan nilai tertinggi dari akumulasi tersebut menjadi juara umum dalam Jambore Nasional YRA Indonesia yang kedua ini. Karena kompetisi kelompok ini  berdasarkan area dari setiap YRA, maka kali ini YRA dari Bandung yang menjadi Juara umum.

p_20160925_153134
YRA Bandung sebagai Juara Umum berfoto bersama Instruktur YRA Pusat

Dalam Gathering ini juara bukanlah sebagai hal yang krusial, karena kompetisi ini hanya sebagai pemantik semangat para instruktur untuk sungguh-sungguh meningkatkan kemampuan dan keterampilan berkendara. Tujuan utama dari peningkatan Skill ini adalah menularkannya ke Masyarakat umum untuk lebih peduli terhadap sikap, perilaku dan kemampuan berkendara supaya dalam meberikan dampak peningkatan keselamatan berkendara dalam kehidupan sehari-hari.

p_20160925_152900
Juara Gymkhana Competition