AHRT PASTIKAN TEAM TERBAIK DI AP250 ARRC 2019 DAN DUA RIDER DUDUKI RUNNER UP & POSISI KETIGA KLASEMEN AKHIR

Astra Honda Racing Team menutup persaingan Asia Road Racing Championship 2019 dengan membawa pulang gelar juara untuk tim di kelas Asia Production 250cc. Awhin Sanjaya dan Irfan Ardiansyah masing-masing menutup musim dengan berada di posisi kedua dan ketiga klasemen akhir pebalap, setelah sama-sama meraih tujuh podium. Pada balapan terakhir di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, Minggu (1/12/2019), Awhin finis di posisi ke-3, sementara Irfan gagal finis karena bertabrakan dengan pebalap lain di tikungan terakhir. Lucky Hendriansya finis di urutan ke-10. Di kelas SuperSports 600cc, Andi Gilang finis di urutan kelima, sementara Rheza Danica di urutan ke-11.

Pada balapan terakhir ARRC di Chang International Circuit, Irfan Ardiansyah dan Awhin Sanjaya punya peluang meraih gelar hingga tikungan terakhir sebelum finis. Irfan, yang punya peluang lebih besar, memimpin sejak pertengahan balapan. Namun, di tikungan terakhir sebelum finis, dia bersenggolan dengan pebalap lain yang membuatnya terjatuh dan tidak bisa menyelesaikan balapan. Awhin kembali membalap dengan fantastis dan akhirnya finis di posisi ke-3, sementara Lucky Hendriansya ke-10 setelah mendapatkan penalti karena melebihi batas lintasan.

Di kelas SS600, Andi Gilang menutup balapan terakhirnya di Asia Road Racing Championship dengan finis di posisi ke-5. Rheza Danica menutup musim sebagai pendatang baru dengan finis di posisi ke-11. Dengan hasil ini, Andi dan Rheza masing-masing berada di peringkat ke-5 dan ke-11 klasemen akhir pebalap.

ARRC 2019 berlangsung dalam tujuh putaran dan 14 balapan. AHRT melanjutkan dominasi di kelas Asia Production 250cc dengan membawa pulang gelar juara tim untuk kali ketiga secara beruntun, dengan Honda CBR250RR hasil produksi Indonesia

ASTRA HONDA RACING TEAM KUNCI GELAR JUARA TEAM ARRC 2019

Balapan pertama putaran ketujuh Asia Road Racing Championship 2019 di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, Sabtu (30/11/2019), berjalan menarik. Di kelas Asia Production 250cc, Awhin Sanjaya dan Irfan Ardiansyah yang berjuang untuk mendapatkan gelar juara akhirnya finis di posisi ke-2 dan ke-5. Keduanya masih berpeluang untuk mendapatkan gelar juara musim ini. Rekan satu tim mereka, Lucky Hendriansya, finis di posisi ke-9. Dengan hasil ini, Astra Honda Racing Team dipastikan sudah mengamankan gelar juara untuk tim dengan satu balapan tersisa. Bagi AHRT, ini merupakan kali ketiga mereka membawa pulang gelar juara tim dengan selalu memakai motor Honda CBR250RR, yang diproduksi di Indonesia. Di kelas SuperSports 600cc, Andi Gilang dan Rheza Danica berhasil meraih poin penting dengan masing-masing finis di urutan ke-6 dan ke-14.

Di kelas AP250, tiga pebalap masih berpeluang menjadi juara musim ini, dan dua di antaranya adalah pebalap Astra Honda Racing Team yaitu Irfan Ardiansyah dan Awhin Sanjaya. Balapan pertama berlangsung menegangkan sejak awal. Awhin Sanjaya yang start dari posisi ke-11 berhasil masuk lima besar pada lap keenam. Dia memimpin balapan pada lap ke-10, tetapi kehilangan posisi di tikungan terakhir dan akhirnya finis di posisi kedua. Irfan sempat keluar lintasan karena ada pebalap di depannya yang terjatuh pada lap pertama. Irfan kehilangan banyak posisi hingga ke luar 15 besar. Perlahan namun pasti Irfan bisa kembali ke depan dan berada di posisi keempat pada lap terakhir, sebelum akhirnya finis di urutan kelima. Lucky Hendriansya menutup balapan dengan finis di posisi ke-9.

Di kelas SS600, Andi Gilang dan Rheza Danica Ahrens menyelesaikan 12 lap balapan dan masing-masing meraih poin. Andi yang musim depan akan turun di Moto2 World Championship membalap konsisten dan akhirnya finis di posisi keenam. Sementara itu, Rheza yang menjalani musim perdananya di kelas ini akhirnya menutup balapan dengan finis di posisi ke-14.

Perjuangan para pebalap AHRT mewakili Indonesia di ARRC musim ini akan berakhir besok, Sabtu (1/12/2019). Mereka akan menjalani balapan kedua putaran ketujuh di Thailand, pada pukul 14.05 WIB (AP250) dan 15.05 WIB (SS600). Bagi Irfan dan Awhin, balapan ini akan menjadi kesempatan terakhir untuk melanjutkan dominasi AHRT di AP250 dengan merebut gelar juara untuk kali ketiga secara beruntun.

ASTRA HONDA RACING TEAM SIAP GAPAI GELAR DI THAILAND

Asia Road Racing Championship 2019 akan selesai pada akhir pekan ini di Chang International Circuit, Thailand, di mana Astra Honda Racing Team berpeluang untuk meraih dua gelar di kelas Asia Production 250cc. Irfan Ardiansyah, Awhin Sanjaya, dan Lucky Hendriansya akan berusaha untuk kembali membawa gelar juara pebalap maupun tim ke Indonesia.

Irfan Ardiansyah menghadapi putaran terakhir ARRC dengan berada di puncak klasemen, bersama salah satu pesaing terkuatnya, berkat koleksi 176 poin termasuk hasil satu kemenangan dan tujuh podium yang didapatnya musim ini. Awhin Sanjaya berada di posisi ketiga klasemen, hanya 14 poin tertinggal dari dua pebalap di atasnya. Dia memenangi dua balapan pada musim ini. Sementara itu, Lucky Hendriansya berada di posisi kelima dengan 120 poin. Meskipun peluang untuk menjadi juara umum pebalap sudah tidak ada, Lucky akan berjuang bersama rekan-rekannya untuk memperebutkan gelar juara umum tim. Astra Honda Racing Team saat ini memimpin klasemen tim dengan 238 poin, unggul 37 angka atas pesaing di posisi kedua.

Di kelas SuperSports 600cc, Andi Gilang akan turun untuk kali terakhir di Asia Road Racing Championship sebelum pindah ke Moto2 World Championship pada 2020. Pebalap Indonesia tersebut dua kali naik podium pada musim ini dan berada di posisi kelima klasemen hasil 94 poin. Rekan satu timnya, Rheza Danica Ahrens, berada di peringkat ke-10 dengan 71 poin dan mencatat finis 10 besar dalam sembilan dari 12 balapan yang sudah berlangsung musim ini.

Balapan putaran terakhir ARRC musim ini akan berlangsung Sabtu (30/11/2019) pada pukul 13.55 WIB (AP250) dan 14.45 (SS600), serta Minggu (1/12/2019) pada pukul 14.05 WIB (AP250) dan 15.05 WIB (SS600).

MESKI SEMPAT TIDAK DILIRIK, FABIO QUARTARARO BANGGAKAN PETRONAS YAMAHA SRT

Pencapaian yang sangat membanggakan bagi Fabio Quartararo ditahun pertamanya naik kelas di MotoGP. Rider yang sempat tidak dilirik SIC Racing Team ini malah memberikan gelar Rookie Of The Year dan Top Independent Rider.

Fabio adalah opsi terakhir ketika Sepang International Circuit Racing Team membangun Team untuk kelas MotoGP. Petronas SRT sendiri membangun Team dengan menggaet Franco Morbidelli sebagai Rider utama. Sedangkan Rider kedua Petronas SRT mengincar Francesco Bagnaia yang keluar sebagai juara dunia Moto2.

IMG_20191119_151446

Namun sayang Pecco, sapaan Bagnaia memilih Pramac Ducati untuk naik kelas. Memilih Ducati bagi Pecco karena ada ikatan Nasionalis. Petronas juga berniat menduetkan Italiano sebagai Rider Team Petronas SRT, yang juga dekat dengan Yamaha.

Keputusan Pecco memilih Pramac Ducati membuat Petronas harus cepat memutuskan Rider lain. Nama Top seperti Jorge Lorenzo juga sempat di incar, namun Lorenzo memutuskan untuk memilih Repsol Honda. Dani Pedrosa juga sempat terjadi pembicaraan, namun Dani mengatakan memilih untuk pensiun.

Daftar nama lain seperti Alvaro Bautista, Alex Marquez dan Bradley Smith juga masuk dalam pembahasan Team. Namun Petrona SRT akhirnya memilih Fabio Quartararo karena tampil agresif saat memenangkan beberapa seri di kelas Moto2.

IMG_20191119_151753
Fabio Quartararo (Kiri) & Jack Miller (Kanan) terus berduel hingga Final seri untuk memperebutkan Top Independent Rider

Pilihan Petronas SRT tidak salah, Fabio langsung menjadi Rookie Of The Year musim ini. Dan setelah pertarungan yang ketat dengan Jack Miller hingga seri Valencia, Jack Miller tetap dibawah bayang-bayang Fabio untuk menjadi Top Independent Rider.

Pencapaian Fabio juga membawa Petronas SRT menjadi Top Independent Team. Bahkan Petronas SRT bisa berada di atas Team Pabrikan seperti Suzuki Ecstar & Red Bull KTM.

Independent Rider Standings:

  1. Fabio Quartararo – PETRONAS Yamaha SRT – 192
  2. Jack Miller – Pramac Racing – 165
  3. Cal Crutchlow – LCR Honda Castrol – 133
  4. Franco Morbidelli – PETRONAS Yamaha SRT – 115
  5. Takaaki Nakagami – LCR Honda Idemitsu – 74
  6. Aleix Espargarò – Aprilia Racing Team Gresini – 63
  7. Francesco Bagnaia – Pramac Racing – 54
  8. Andrea Iannone – Aprilia Racing Team Gresini – 43
  9. Miguel Oliveira – Red Bull KTM Tech3 – 33
  10. Tito Rabat – Reale Avintia Racing – 23
  11. Hafizh Syahrin – Red Bull KTM Tech3 – 9
  12. Karel Abraham – Reale Avintia Racing – 9

MELAMPAUI EKSPEKTASI, FABIO QUARTARARO JADI ROOKIE OF THE YEAR

Sebuah pencapaian yang sangat mengesankan, jauh melampaui harapan di awal musim, Fabio Quartararo jadi Iblis yang menakutkan sepanjang musim ini. Tidak perlu menunggu seri terakhir, pencapaian Fabio sudah tidak bisa dikejar para pendatang baru MotoGP.

Podium Rookie 2019
Fabio Quartararo, 2019 MotoGP Rookie Of The YEar

Pencapaian Fabio tidak tanggung-tanggung, belum genap semusim. Berikut pencapaian Fabio hingga di Motegi kemarin:

  1. Podium 6 kali (4 kali Runner Up & 2 kali posisi tiga)
  2. Pole Position 4 kali
  3. Fastest Lap 2 kali

Dengan pengemasan tersebut, Fabio berhasil mengumpulkan 163 poin dan menduduki posisi ke-6 di tabel klasemen. Dan sangat mungkin sekali bisa naik ke posisi tiga di klasemen akhir, karena masih ada 75 poin lagi yang diperebutkan.

Fq20 Rookie
Baru pertama kali menginjak kelas MotoGP, Petronas SRT menjadi Team Independent terbaik musim 2019

Menjadi 2019 MotoGP Rookie Of The Year adalah hal yang sangat membanggakan bagi Fabio dan Team. Pasalnya, Fabio dan Petronas SRT sama-sama baru pertama kali main di kelas MotoGP. Dan sangat terbuka sekali untuk menjadi Team Independent terbaik musim ini.

ASTRA HONDA RACING TEAM SIAP TAMPIL DI FIM CEV JEREZ

Dua setengah bulan sejak balapan terakhir di MotorLand Aragon, Astra Honda Racing Team kembali beraksi akhir pekan ini di Jerez, yang akan menjadi tempat berlangsungnya putaran keenam FIM CEV musim ini. Gerry Salim berangkat ke Spanyol dalam kondisi terbaik setelah akhir pekan kemarin bersaing di Moto2 World Championship. Gerry dan rekan satu timnya, Mario Suryo Aji, optimistis dengan peluang pada tiga putaran terakhir dan siap berusaha keras untuk meraih hasil positif bagi Indonesia.

02_19_VALENCIA_M2_JRB2374

Gerry Salim berangkat ke Jerez hanya beberapa hari setelah finis di urutan ke-29 pada Moto2 Grand Prix Aragon. Pelajaran berharga dari pengalaman berada di paddock MotoGP akan membuat Gerry lebih siap menjalani persaingan berikutnya di FIM CEV, setelah absen pada balapan terakhir karena cedera yang didapat saat kualifikasi di MotorLand Aragon. Pebalap Astra Honda ini sudah pulih sepenuhnya untuk menjalani balapan di Jerez dan kini mengincar hasil bagus lagi di Moto2 European Championship. Gerry saat ini berada di urutan ke-17 klasemen sementara dengan 16 poin.

2019_FIMCEV_MOTORLAND_M3_RACE_JRB1084

Sementara itu, Mario Suryo Aji menantikan bisa beraksi lagi pada bagian akhir kompetisi setelah mencatat hasil terbaik pada putaran terakhir sebelum jeda musim panas, di MotorLand Aragon, ketika dia finis top 10. Dengan tiga putaran tersisa di kelas Moto3 Junior World Championship, pebalap muda Indonesia ini berada di peringkat ke-16 klasemen sementara, dengan 19 poin.

Pada putaran keenam FIM CEV akan digelar satu balapan Moto2 European Championship pada Minggu (29/9/2019) pukul 18.00 WIB. Pada hari yang sama digelar dua balapan Moto3 Junior World Championship, pukul 16.00 dan 19.00 WIB.

KOMBINASI DUA RIDER COMM B, TROW RACING MASIH BISA RAIH PODIUM ENDURANCE

Balap ketahanan selama dua jam menjadi pembuktian Skill, stamina Rider & Durability mesin. Dengan kondisi tersbut setiap tim balap pasti menyiapkan para pembalap dan motor secara maksimal.

TROW Racing Team juga menyiap tiga motor dengan enam pembalap yang semuanya merupakan peserta dari kelas komunitas B. Di regulasi sendiri memperbolehkan kombinasi Rider Comm B x Comm B, Comm B x Comm A & Comm B x Comm Pro. Namun hal ini tidak menyurutkan semangat bersaing bagi TROW Racing.

20190915_122913
Dua Rider TROW, Surya & Vito berhasil meraih Podium Endurance

Hasilnya luar biasa, dengan kombinasi dua Rider Comm B, TROW Racing Team masih bisa membawa pulang Podium. Meski hanya podium ketujuh, TROW Racing merupakan satu-satunya Team dengan komposisi dua Rider Comm B.

Hal ini bukan pencapaian biasa, karena kombinasi dua Rider Comm B bisa  melawan Rider Comm A dan Comm Pro. Dua Rider yang berhasil meraih Podium tersebut juga paling muda dibanding Rider Podium lainnya.

IMG-20190917-WA0048
Kebersamaan, Kerjasama & konsistensi adalah kunci TROW terus meraih Podium

Dua Rider belia tersebut adalah Surya & Vito, yang sangat berpotensi besar menjuarai ajang balap masa depan. Vito sendiri berpotensi besar menjadi juara umum di Yamaha Sunday Race tahun ini.

Kunci keberhasilan Team ini, kerjasama tim yang kompak, latihan serta konsistensi di dunia balap yang sudah empat tahun di jalani. Tidak lupa juga dukungan sponsor dari Yamalube, Yamaha, KYT, KYB, WRX Exhaust, Elig, Daytona serta Catalyst X, yang terus konsisten mendukung Team ini serta mensukseskan ajang balap Indonesia.

IMG-20190916-WA0017
Yamalube, Yamaha, KYT, KYB, WRX, Daytona, Elig & Catalyst X, para pendukung suksesnya TROW di ajang Yamaha Endurance Festival

YRFI DKI JAKARTA RACING TEAM KONSISTEN BOYONG PODIUM DI DUA SERI YAMAHA SUNDAY RACE

YRFI DKI Jakarta membuat project racing team dengan nama YRFI Jakarta Racing Team, asal rider berasal dari 5 Komunitas yakni YR15CI @Jakarta, Batavia V3 Riders, R15ER, YARICO, Adventurous Riders Club R15.

Kami sudah mengikuti Event Yamaha Sunday Race dari seri-1, Total rider berjumlah 20 Rider dan Masing-Masing club mengikuti kelas yang berbeda yang terdiri dari 3 Kelas, Yakni Kelas 150cc comm.B, Kelas All New 150cc comm. B Begineer & Kelas 250cc comm. B Begineer, dan kami akan konsisten mengikutin event ini sampai selesai di tahun ini, yakni seri-4.

IMG-20190803-WA0017

Banyak Kerjasama antara PIC Koordinator masing-masing club untuk membangun team racing ini, dan tidak lupa semangat para rider yang sangat mengapresiasi event dari yamaha ini, untul komunitas.

Club yang berada di YRFI Jakarta Racing Team pun mendapat support dari Yamaha DDS Jakarta, WRX Exhaust,Elig Brake, Busi Brisk, Idemitsu, Maxxis Tire, Diton Premium, IPONE, Bold Rider, Suryanation Motorland & Pesona Abi Travel.

Dan dalam seri 1 rider atas nama Dicky Stevan dari BVR mendapat podium ke-2 serta rider atas nama Rahmat Farisi dari YR15CI@Jakarta mendapat podium ke-3 dan pada saat seri 2, lagi-lagi Rider kami atas nama Dicky Stevan dari BVR mendapat podium ke-2 kembali.

Testimoni Manager YRFI Jakarta Racing Team; Kami sangat antusias untuk event ini, karena kami menjamin Rider kami bukan dari Speedshop ataupun Racing School. Kami selalu optimis dengan kerjasama antar club ini, kita akan selalu solid dan kompak untuk seri selanjutnya dan terima kasih kepada para sponsor atas supportnya, tutur Bobby Manoppo.

IMG-20190803-WA0014

Testimoni Rider yang Juara; Menurut saya YSR seri 2 persaingan untuk meraih podiumnya sangat ketat, Dan event ini sangatlah bagus untuk mendongkrak bakat anak-anak komunitas motor. Untuk menempatkan hoby kebut-kebutan di jalan raya di tempat yg selayaknya. Saya pribadi ikut ajang balap ini baru pertama kali. Adapun tujuan saya awalnya hanya ingin menunjukkan kepada seluruh member Batavia V3 Riders dan komunitas lain. Bahwa jika ingin kebut-kebutan, ngebutlah pada tempatnya, bukan di jalan raya, yang bukan hanya membahayakan diri sendiri tapi bisa membayakan orang lain juga, ungkap Dicky Stevan.

TROW RACING TEAM BUKA SERI PERDANA YAMAHA SUNDAY RACE DENGAN SATU PODIUM UTAMA

TROW Racing Team yang memasuki tahun ke-4 di Yamaha Sunday Race membuka seri perdana dengan hasil yang meyakinkan. Meski sempat mendapat masalah saat kualifikasi dengan banyak Rider yang berjatuhan, TROW Racing masih mendapatkan satu Rider Pole Position.

TROW Racing Team di seri pertama menurunkan delapan pembalap dengan komposisi empat Rider dikelas All New R15 Community B, tiga Rider dikelas R15 Community B dan satu Rider dikelas R25 Community B Beginner. Dari tiga kelas tersebut hanya satu yang menghasilkan Podium.

20190623_115201
El Vito Handy, Pole Position di kelas All New R15 Community B

El Vito Handy yang bermain di kelas All New R15 Community B berhasil mendapatkan Pole saat kualifikasi. Hasil baik tersebut juga berlanjut saat Race, Vito bersaing dengan dua Rider terdepan dan berhasil Finish ketiga.

Dari hasil Official Result tersebut, Vito naik ke posisi pertama dikarenakan dua Rider terkena Penalty. Rider podium kedua terkena Penalty 20 detik karena Jump Start, sedangkan Rider Podium pertama terkena Diskualifikasi karena menggunakan Water Coolant.

This slideshow requires JavaScript.

Dengan begitu Vito menjadi juara di kelas yang baru pertama kali diselenggarakan ini. Hal ini menjadi kebanggaan untuk Team sekaligus pemicu motivasi bagi Rider lainnya untuk lebih berprestasi.

TROW Racing yang di dukung oleh Yamalube, WRX Exhaust, Elig Brake Expert serta KYB Suspension sudah siap menghadapi seri kedua YSR. Bahkan saat ini TROW Racing Team sudah melakukan persiapan yang lebih matang lagi untuk Race kedua di akhir bulan juli nanti.

SIC RACING TEAM BERSAMA PETRONAS RESMI MENJADI TEAM SATELIT YAMAHA

Setelah menjadi pertanyaan dalam beberapa waktu kemarin, akhirnya teka-teki Team Satelit Yamaha berakhir sudah. Team Satelit yang selama ini selalu menjadi yang terdepan akan ditunggangi oleh Sepang International Circuit Racing Team dan dengan dukungan dari Petronas.

Team yang dikenal dengan nama Petronas Sprinta Racing atau Petronas SIC Racing Team saat ini sudah berlaga di Moto2 dan Moto3. Kedatangan Team baru ini dikelas MotoGP akan membawa Rider baru ke kelas tertinggi. Dua pembesut YZR-M1 tahun depan adalah Franco Morbidelli dan Fabio Quartararo, dua Rider yang saat ini menjadi sorotan pecinta balap dunia.

Petronas SIC Riders: Khairul Idham, Fabio Quartararo, Franco Morbidelli, Ayumu Sasaki dan John Mcphee

Untuk dikelas Moto2, Petronas SIC Racing Team ini akan dibesut oleh Khairul Idham. Sedangkan untuk di kelas Moto3, John Mcphee dan Ayumu Sasaki sudah siap bertarung di tahun depan. Dengan lengkapnya Team ini berlaga disetiap kelas MotoGP, menjadikan Petronas SIC Racing Team sebuah Team raksasa.

Dengan adanya Petronas Yamaha SIC Racing Team dikelas MotoGP menunjukkan kesungguhan Malaysia mengembangkan pembalap dan dunia balap roda dua di mata dunia. Penambahan satu Team dan dua Rider baru dikelas MotoGP akan memberikan penyegaran dan peta kekuatan baru. Morbidelli dan Quartararo saat ini menjadi kuda hitam di kelasnya masing-masing. Khusus untuk Fabio, tahun ini menjadi tahun kebangkitannya kembali mendulang prestasi. Apakah Fabio akan memberikan kejutan di musim depan?

Duo Riders Petronas Yamaha SIC Racing Team