MESKI SEMPAT TIDAK DILIRIK, FABIO QUARTARARO BANGGAKAN PETRONAS YAMAHA SRT

Pencapaian yang sangat membanggakan bagi Fabio Quartararo ditahun pertamanya naik kelas di MotoGP. Rider yang sempat tidak dilirik SIC Racing Team ini malah memberikan gelar Rookie Of The Year dan Top Independent Rider.

Fabio adalah opsi terakhir ketika Sepang International Circuit Racing Team membangun Team untuk kelas MotoGP. Petronas SRT sendiri membangun Team dengan menggaet Franco Morbidelli sebagai Rider utama. Sedangkan Rider kedua Petronas SRT mengincar Francesco Bagnaia yang keluar sebagai juara dunia Moto2.

IMG_20191119_151446

Namun sayang Pecco, sapaan Bagnaia memilih Pramac Ducati untuk naik kelas. Memilih Ducati bagi Pecco karena ada ikatan Nasionalis. Petronas juga berniat menduetkan Italiano sebagai Rider Team Petronas SRT, yang juga dekat dengan Yamaha.

Keputusan Pecco memilih Pramac Ducati membuat Petronas harus cepat memutuskan Rider lain. Nama Top seperti Jorge Lorenzo juga sempat di incar, namun Lorenzo memutuskan untuk memilih Repsol Honda. Dani Pedrosa juga sempat terjadi pembicaraan, namun Dani mengatakan memilih untuk pensiun.

Daftar nama lain seperti Alvaro Bautista, Alex Marquez dan Bradley Smith juga masuk dalam pembahasan Team. Namun Petrona SRT akhirnya memilih Fabio Quartararo karena tampil agresif saat memenangkan beberapa seri di kelas Moto2.

IMG_20191119_151753
Fabio Quartararo (Kiri) & Jack Miller (Kanan) terus berduel hingga Final seri untuk memperebutkan Top Independent Rider

Pilihan Petronas SRT tidak salah, Fabio langsung menjadi Rookie Of The Year musim ini. Dan setelah pertarungan yang ketat dengan Jack Miller hingga seri Valencia, Jack Miller tetap dibawah bayang-bayang Fabio untuk menjadi Top Independent Rider.

Pencapaian Fabio juga membawa Petronas SRT menjadi Top Independent Team. Bahkan Petronas SRT bisa berada di atas Team Pabrikan seperti Suzuki Ecstar & Red Bull KTM.

Independent Rider Standings:

  1. Fabio Quartararo – PETRONAS Yamaha SRT – 192
  2. Jack Miller – Pramac Racing – 165
  3. Cal Crutchlow – LCR Honda Castrol – 133
  4. Franco Morbidelli – PETRONAS Yamaha SRT – 115
  5. Takaaki Nakagami – LCR Honda Idemitsu – 74
  6. Aleix Espargarò – Aprilia Racing Team Gresini – 63
  7. Francesco Bagnaia – Pramac Racing – 54
  8. Andrea Iannone – Aprilia Racing Team Gresini – 43
  9. Miguel Oliveira – Red Bull KTM Tech3 – 33
  10. Tito Rabat – Reale Avintia Racing – 23
  11. Hafizh Syahrin – Red Bull KTM Tech3 – 9
  12. Karel Abraham – Reale Avintia Racing – 9

MELAMPAUI EKSPEKTASI, FABIO QUARTARARO JADI ROOKIE OF THE YEAR

Sebuah pencapaian yang sangat mengesankan, jauh melampaui harapan di awal musim, Fabio Quartararo jadi Iblis yang menakutkan sepanjang musim ini. Tidak perlu menunggu seri terakhir, pencapaian Fabio sudah tidak bisa dikejar para pendatang baru MotoGP.

Podium Rookie 2019
Fabio Quartararo, 2019 MotoGP Rookie Of The YEar

Pencapaian Fabio tidak tanggung-tanggung, belum genap semusim. Berikut pencapaian Fabio hingga di Motegi kemarin:

  1. Podium 6 kali (4 kali Runner Up & 2 kali posisi tiga)
  2. Pole Position 4 kali
  3. Fastest Lap 2 kali

Dengan pengemasan tersebut, Fabio berhasil mengumpulkan 163 poin dan menduduki posisi ke-6 di tabel klasemen. Dan sangat mungkin sekali bisa naik ke posisi tiga di klasemen akhir, karena masih ada 75 poin lagi yang diperebutkan.

Fq20 Rookie
Baru pertama kali menginjak kelas MotoGP, Petronas SRT menjadi Team Independent terbaik musim 2019

Menjadi 2019 MotoGP Rookie Of The Year adalah hal yang sangat membanggakan bagi Fabio dan Team. Pasalnya, Fabio dan Petronas SRT sama-sama baru pertama kali main di kelas MotoGP. Dan sangat terbuka sekali untuk menjadi Team Independent terbaik musim ini.

CETAK SEBAGAI POLE POSITION TERMUDA, QUARTARARO GAGAL FINISH KARENA MASALAH MESIN

Secara mengejutkan Fabio Quartararo berhasil mencatatkan Pole Position pertamanya di MotoGP, catatan pertama ini sekaligus menjadi rekor Pole termuda dalam sejarah MotoGP. Hebatnya lagi, Fabio mencatatkan Pole di Jerez, yang bukan negara dimana Fabio berasal.

Trend positif sempat berlanjut di awal Race, Rider 20 tahun ini sempat berada di Front Row selama 13 Laps. Namun sayang, Fabio mendapat masalah teknis pada bagian mesin. Fabio terkendala masalah perpindahan gigi, mesin motornya macet di gigi tiga dan tak bisa dipindahkan.

IMG_20190509_215241

Kondisi tersebut memaksa Fabio haru masuk ke Pit dan tidak bisa melanjutkan jalan balap. Entah apa penyebabnya, tidak ada penjelasan pasti dari Tim, namun yang pasti perubahan kecepatan motor Fabio dan Mobidelli menjadi pertanyaan. Sudah pasti ada efek pengaruhnya dari perubahan kecepatan motor Fabio. Ada hal yang lupa dikendalikan terkai kenaikan performa.

Yang pasti masalah ini sangat emosional bagi Fabio, terlihat Fabio sangat kecewa bahkan menangis saat memasuki Pit. Namun hal ini menjadi pelajaran besar bagi Fabio dan Team, sekaligus Warning bagi seluruh pembalap Top. Hal ini menjadi sinyal kuat duel Marquez akan terjadi, dan seri Le Mans Perancis akan menjadi seri yang di tunggu.

IMG_20190509_215508

FABIO QUARTARARO AKUI GUGUP DI DEBUT PERTAMANYA

Pembalap Team Yamaha SRT Petronas mengakui dirinya sempat gugup saat akan jalani debut pertama di ajang MotoGP. Bahkan dirinya akui sempat sakit perut dan susah menelan dua jam sebelum balapan di mulai.

Pembalap yang dianggap terlalu muda untuk mengikuti kelas MotoGP ini harus memulai balapanya dari Pit Line, karena motornya sempat mati saat melakukan Warm Up Lap. Hal ini tentu menambah kepanikan tersendiri bagi seorang Rookie.

20190321_182312

Namun semua kegugupan tersebut tidak menjadi halangan bagi Rider 19 tahun tersebut, Fabio sempat bererapa kali mencetak Fastest Lap. Walau sempat mundur Start ke posisi 23, Fabio berhasil Finish ke 16. Hal ini sebuah lompatan besar bagi seorang Rookie dan menunjukkan kekuatan seorang Quartararo.

Saat di wawancarai MotoGP.com, Fabio ungkapkan ketidaksesuaian harapannya pada Race pertama yang sempat mendapatkan Grid Star kelima. “Tentu saja saya sedikit frustrasi start dari pit lane, namun sebaliknya tidak apa-apa. Saya puas telah melakukan balapan yang bagus.” “Sayangnya, hasil itu tidak ada di sana. Tetapi saya menghadapi akhir pekan yang sangat baik,” ungkap Fabio.

IMG_20190321_181539

TEAM SATELIT YAMAHA RESMI BERWAJAH PETRONAS

Team Satelit Yamaha yang sebelumnya menggandeng Tech3 telah berubah saat ini dengan menggandeng SIC Racing Team. SIC Racing Team adalah Team balap asal Malaysia yang sudah berpengalaman di Moto2 dan Moto3.

SIC sendiri adalah kepanjangan dari Sepang International Circuit, jadi SIC Racing Team sebuah Team yang didukung oleh sirkuit Sepang sendiri. Dan dikelas MotoGP ini, SIC Racing Team didanai oleh perusahaan minyak nasional Malaysia, Petronas.

Quartararo Morbidelli
Fabio Quartararo & Franco Morbidelli menjadi dua Rider Team Petronas SRT

Petronas SIC Racing Team diisi dua Rider potensial, Franco Morbidelli yang sedang bersinar sebagai pendatang baru terbaik dan Fabio Quartararo yang tampil fenomenal di seri-seri terkahir Moto2. Dua Rider ini bakalan menjadi Kuda Hitam di tahun 2019. Hasil tes pra-musim hari kedua, Morbidelli menunjukkan hasil terbaik dengan menempati posisi ke-6.

Dengan menggunakan motor juara dunia dan Rider potensial serta dukungan dana yang mumpuni, Petronas Yamaha SIC Racing Team yakin akan menjadi Team Satelit terbaik dan bisa bersaing dengan Team Pabrikan. Penasarankan dengan Team ini?

Yamaha YZR-M1 Petronas SRT

TIPS BACKPACKER JALAN-JALAN HEMAT DI MALAYSIA, MENUJU TWIN TOWER PETRONAS

Setelah kemarin bercerita mengenai menuju penginapan di Kuala Lumpur, selanjutnya saya akan berbagi pengalaman jalan-jalan di Negeri Jiran. Kali ini kita lanjutkan dengan jalan-jalan menuju Twin Tower Petronas atau biasa dikenal menara kembar Petronas atau KLCC Tower. Menara ini adalah salah satu dari beberapa menara tertinggi di Dunia dan merupakan obyek wisata di Kuala Lumpur.

Untuk menuju Petronas Twin Tower, kita dapat menggunakan transportasi kereta yang biasa disebut MRT atau LRT. MRT atau LRT tersebut dikelola oleh perusahaan yang disebut Rapid KL. Rapid KL ini menggunakan sistem pembayaran satu tarif pada jalur Commuting yang telah ditetapkan. Serupa dengan Commuter Line di Jabodetabek, namun pembayaran Rapid KL lebih mudah, dengan menggunakan Token atau kartu berlangganan. Jadi pada Rapid KL tidak ada deposit uang, cukup menggunakan Token yang terbuat dari plastik.

Tarif Rapid KL sekali perjalanan cukup murah yaitu hanya RM 2, atau sekitar Rp. 7,000. Token tersebut cukup kita tempelkan untuk masuk atau pindah kereta pada stasiun Interchange tertentu. Baru pada saat keluar Token tersebut dimasukan pada Box Gate keluar.

Perjalanan saya dari Putra Sunway menuju Petronas menggunakan Rapid KL dari stasiun PWTC (Putra World Trade Center) menuju stasiun KLCC (Kuala Lumpur City Center). Untuk menuju KLCC saya harus transit di Interchange Masjid Jamek untuk pindah jalur yang menuju KLCC.

Keluar dari stasiun KLCC kita langsung bertemu dengan Suria KLCC, yaitu sebuah Mall yang berada tepat di bawah KLCC Tower. Untuk melihat keindahan Petronas Tower kita harus melintasi Suria KLCC untuk menuju bagian belakang Mall tersebut yang merupakan KLCC Park. KLCC Park ini adalah sebuah taman yang biasa digunakan untuk Jogging atau bermain dan bersantai di area taman tersebut. KLCC Tower Ibarat Monas di Jakarta, dan KLCC Park ibarat taman Monas-nya. Perbedaannya untuk taman ini tidak ada pagar pembatas atau penutupnya, jadi anda bisa bebas mengunjugi taman ini dan tidak dipungut biaya.

Di KLCC Park ini merupakan Best Spot untuk berfoto dan mengabadikan diri anda bersama Petronas Twin Tower. Anda juga bisa bersantai untuk menghimpun tenaga di taman ini dan bersiap berjalan-jalan lagi mengunjungi tempat perbelanjaan atau Mall di Pusat Kota Kuala Lumpur.

Pusat perbelanjaan di KLCC

Dari KLCC Tower tersebut anda bisa menuju ke pusat perbelanjaan dengan mudah dan cukup berjalan kaki. Saya berkunjung ke Mall yang disebut IT Center, sebuah pusat perbelanjaan elektronik. Mall tersebut serupa dengan Mangga Dua di Jakarta, dimana anda bisa mencari segala jenis barang elektronik di Mall tersebut, dan harganya juga lebih murah dibanding di Mall lainnya.

Peta jalur Commuter Line Rapid KL

Sekian dulu Tips Backpacker jalan-jalan hemat di Negeri Jiran, menuju KLCC Tower, silahkan simak tips lanjutannya di Tips selanjutnya.