MOTOR MATIC YAMAHA DOMINASI OTOMOTIF AWARD 2019

Kualitas line up matik Yamaha mendapatkan pengakuan melalui predikat terbaik dan mendominasi penganugerahan di ajang prestisius Otomotif Award 2019. Khususnya kategori MAXI Yamaha yangbooming di pasar Indonesia maupun luar menyabet penghargaan istimewa.

Mulai dari Lexi yang mendapatkan penghargaan Best of Medium Skutik 125, Xmax 250 sebagai Best of High Skutik 200-300 dan TMAX DX 530 cc menyabet Best of Big Skutik. Sedangkan buat kategori Best of Low Skutik disematkan untuk Mio S. Management PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) hadir dalam seremonial Otomotif Award yang digelar akhir pekan lalu di Jakarta.

MAXI Yamaha dengan tagline “Live In The Higher Stage” telah memberikan warna tersendiri karena sepeda motor tidak hanya sekedar alat transportasi tapi juga menjadi bagian dalam lifestyle konsumen.

Processed with VSCO with  preset

Sejak kemunculan perdananya di tahun 2015, MAXI Yamaha mampu menciptakan trend baru dan merubah gaya hidup berkendara konsumen Indonesia. Banyak penghargaan telah diterima oleh line up MAXI Yamaha sebagai bentuk apresiasi terhadap kiprahnya. Termasuk di dalamnya juga mendukung perkembangan komunitas yang tersebar di seluruh Indonesia.

Di tahun-tahun sebelumnya penyelenggaraan Otomotif Award, skutik-skutik MAXI Yamaha kerap mendapatkan penghargaan.  Seperti di tahun 2016 Nmax mendapatkan banyak penghargaan sebagai Best Skutik 150 cc, The Best Skutik, Best Motorcycle Engine, Otomotifnet.com readers’ favorite bike. Serta Aerox 155 yang dinobatkan sebagai Best Skutik 150 cc dan Best of The Best Skutik di tahun 2017.

”Terimakasih kami ucapkan kepada masyarakat yang telah mengapresiasi line up produk Yamaha. Kualitasnya dapat diterima dengan baik dan bahkan menjadi trend yang berkembang positif seperti kategori MAXI Yamaha dan Mio S. Otomotif Award ini merupakan salah satu bukti keunggulan inovasi produk Yamaha buat masyarakat. Ini menjadi motivasi kami akan selalu menghadirkan sepeda motor yang bermutu tinggi,” ungkap Yordan Satriadi, Deputy GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

YAMAHA MT-15 JADI BIKE OF THE YEAR 2019

Jakarta – Motor teranyar Yamaha Indonesia yaitu MT-15 dinobatkan sebagai “Bike of The Year” dalam ajang penghargaan Otomotif Award 2019 yang diselenggarakan pada Kamis (28/3) di Hotel Sultan, Jakarta. Penghargaan tersebut menjadi bukti akan tingginya apresiasi masyarakat terhadap MT-15 berkat tampilan desain motor yang agresif, performa mesin yang handal serta fitur-fitur berkendara yang modern.

Setelah melalui serangkaian seleksi dan uji performa, MT-15 menjadi motor terbaik di Indonesia berdasarkan penilaian dari sisi desain, fitur, teknologi, performa, handling, konsumsi bahan bakar, harga, serta faktor kebaruan. Selain meraih Bike of The Year, MT-15 turut mendapatkan penghargaan sebagai Best of Naked Sport 150.

This slideshow requires JavaScript.

“Penghargaan ini tentunya akan semakin memotivasi Yamaha Indonesia untuk selalu menghadirkan produk yang berkualitas dan mampu memberikan rasa berkendara yang lebih menyenangkan untuk masyarakat indonesia,” jelas Hiroshi Setogawa, Marketing Director PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.

Pada kesempatan yang sama, empat motor skutik Yamaha turut memperoleh beberapa penghargaan, dimana 3 dari 4 motor tersebut merupakan produk MAXI Yamaha. Lexi yang merupakan salah satu pendatang anyar di pasar skutik nasional ditetapkan sebagai Best of Medium Skutik 125. Sementara itu, XMAX dan TMAX berhasil terpilih sebagai Best of High Skutik 200-300 dan Best of Big Skutik.

07fef977-a5ff-408c-856f-7db707b4378d

Kesuksesan MAXI Yamaha dalam memperoleh beragam penghargaan, semakin jelas mencerminkan bahwa MAXI Yamaha saat ini telah menjadi trend setter di tengah masyarakat Indonesia.

Pada kategori lainya, Mio S yang baru beberapa waktu lalu tampil dengan warna anyar yang semakin stylish, ditasbihkan menjadi Best of Low Skutik.

Pada segment motor bebek, giliran MX King 150 yang dinobatkan sebagai Best of CUB 150. Sedangkan di segment motor sport fairing ada All New R15 yang berhasil merebut penghargaan sebagai Best of Sport Fairing 150.

YAMAHA SABET SEMBILAN PENGHARGAAN OTOMOTIF 2018

PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) meraih 9 penghargaan untuk produknya dalam gelaran Otomotif Award 2018 yang digelar di Jakarta pekan lalu. Deretan motor-motor Yamaha di segmen bebek, matik, sport dan big bike disematkan predikat sebagai yang terbaik.

Matik yang menjadi incaran para konsumen, Mio S didaulat sebagai Best of Low Skutik 110 – 125 cc. Diluncurkan tahun lalu, Mio S langsung jadi fenomena di kalangan masyarakat.

Dengan berbagai keunggulannya langsung memikat konsumen. Mio S berteknologi Blue Core dan merupakan pionir di kelas skutik entry level yang menggunakan lampu depan LED. Bodinya ramping, ruang pijakan kakinya luas, ban lebar dan tubeless. Memiliki Answer Back System yang memudahkan pemilik motor mencari motornya di parkiran dan dilengkapi lampu hazard untuk memberi tanda dalam situasi darurat.

Selain itu, yang fenomenal lagi adalah XMAX yang merebut predikat Best of Skutik 250 – 300 cc. Skutik premium MAXI Yamaha itu laris manis di market, bahkan diekspor ke luar Indonesia.

Penerimaan positif mayarakat juga terhadap motor sport Yamaha, All New Vixion R dan All New R15. Karenanya layak disebut yang terbaik sebagai Best of Naked Sport 150 cc untuk All New Vixion R dan Best of Sport Fairing 150 cc buat All New R15. MT-25 pun mencuri perhatian didapuk sebagai Best of Sport Naked 250 cc. YZF-R1M pun tak tertandingi di kategori big bike, diapresiasi menjadi Best of Sport Big Bike dan Best of The Best Big Bike. Satu lagi penghargaan diberikan untuk rider Yamaha Indonesia, Galang Hendra Pratama, yang dinobatkan sebagai The Best Rider in Motorsport, berkat kiprah menawannya di World Supersport 300.

”Otomotif Award ini merupakan penghargaan dan pengakuan atas kualitas motor-motor Yamaha di berbagai segmen. Market Indonesia terus bergairah dengan inovasi-inovasi yang dilakukan Yamaha yang menghasilkan produk-produk bermutu. Kami harapkan konsumen dapat menikmati keunggulan yang kami suguhkan di pasar Indonesia,” beber Eddy Ang, Deputy GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Daftar 9 Penghargaan yang diraih Yamaha dalam Otomotif Award 2018:

  1. Best of Cub 110 – 115 cc : Yamaha Jupiter Z1
  2. Best of Low Skutik 110 – 125 cc : Yamaha Mio S
  3. Best of Skutik 250 – 300 cc : Yamaha XMAX
  4. Best of Naked Sport 150 cc : All New Yamaha V-Ixion R
  5. Best of Sport Fairing 150 cc : All New Yamaha R15
  6. Best of Sport Naked 250 cc : Yamaha MT-25
  7. Best of Sport Big Bike : Yamaha YZF-R1M
  8. Best of The Best Big Bike : Yamaha YZF-R1M
  9. Best Engine : Yamaha G3J1E

PARADE ROBOT INDUSTRI INDONESIA

Dunia industri di Indonesia semakin maju, perkembangan industri manufaktur dan produksi lainnya terus berkembang setiap tahunnya. Kebutuhan pasar yang tinggi disertai persaingan kualitas dan teknologi produk yang semakin ketat membuat para produsen terus meningkatkan teknologi dan kecepatan produksinya.

Proses Automation menjadi pilihan terbaik, kecepatan dan stabilitas produk merupakan jaminan dari sebuah proses otomatisasi. Presisi dan kinerja yang terjaga juga juga sebuah kelebihan dari proses otomatisasi.

Bicara soal Automation berarti bicara soal Robot. Teknologi Artificial Inteligent ini memang merupakan teknologi tertinggi. Investasi yang besar diawal memang cukup berasa, namun dibayar oleh kinerja yang stabil dan presisi rasanya memang pantas. Belum lagi Robot tidak minta kenaikan gaji setiap tahunnya, sehingga semakin lama tidak akan semakin mahal seperti manusia. Dengan proses Teaching di awal Setup sesuai kebutuhan proses, Robot hanya membutuhkan pengenalan sekali saja setealh itu langsung profesiona. Sedangkan manusia bisa membutuhkan berbulan-bulan untuk menguasai sebuah proses.

Mari kita lihat sejenak beberapa Robot yang sudah digunakan di industri-industri di Indonesia, Robot-robot ini dipamerkan dipamerkan disebuah ajang Exhibition beberapa hari lalu. Lihat saja pada video-video berikut, dimana proses Manufacture dari pabrik Automotive sudah banyak dikuasai Robot. Mulai dari proses Welding (Pengelasan), Painting (Pengecatan), Assembling (Perakitan) dan Packaging (Pengemasan). Robot-robot tersebut sebenarnya juga bisa diposisikan pada proses Manufacture lainnya, tinggal menyesuaikan Gripping/Pencengkeramnya saja.

Memang perubahan teknologi ini membuat manusia akan sedikit dibutuhkan atau banyak yang tersingkir. Namun tidak usah berkecil hati, karena Robot tersebut masih dikontrol oleh manusia. Tinggal bagaimaa kita saja menguasai teknologi, pilihan ada ditangan anda, mau menguasai Robot atau disingkirkan Robot.