AGV X1, HELM YANG MENYELAMATKAN NIKI LAUDA DARI KEBAKARAN

Kepergian Niki Lauda meninggalkan banyak kisah dan pelajaran bagi dunia otomotif. Kisah kecelakaan di Nurburgring, Jerman menjadi sebuah legenda sekaligus momentum evaluasi keselamatan di dunia balap.

Mobil Ferrari yang kecelakaan dan terbakar, menjadi salah satu insiden kecelakaan besar di Formula. Insiden ini membuat Niki sempat terbakar walau akhirnya selamat. Namun muka Niki mengalami luka bakar yang cukup besar.

Niki Lauda Crash
Insiden kecelakaan Niki Lauda di Nurbrugring Germany

Dari insiden ini teknologi Helm mengalami pengembangan terus menerus. Walau sebenarnya Helm Niki tidak mengalami kerusakan yang serius. Helm Niki masih sanggup menahan panas yang sangat tinggi, hal ini terlihat dari bentuk Helm Niki yang hanya menyusut.

Niki Lauda Gears
Niki Lauda dengan AGV X1

Wajah Niki terbakar pada tepat pada bagian Visor Helm sisi atas. Ini menunjukkan jilatan lidah api yang masuk dari celah Visor sisi atas. Faktor Seal karet pada Visor yang mudah membuat tarikan api masuk ke dalam Helm. Untung saja tidak Niki Lauda berhasil menyelamatkan diri keluar dari api.

FB_IMG_1558690048749
Kondisi Niki saat proses penyembuhan luka bakar

Helm yang digunakan Niki Lauda saat itu adalah AGV Helmet tipe X1. Kualitas Helm ini sangat tinggi, karena hanya Helm yang sesuai standar komisi F1 yang bisa ikut kejuaraan ini. Kemampuan AGV X1 ini harus diacungi jempol, pasalnya Helm ini mampu tahan dari panasnya kebakaran tersebut, bahkan kecelakaan ini terjadi di kecepatan 187 KM/H. Kebakaran mobil Formula 1 sangat berbeda dengan kebakaran umum. Panas api yang dihasilkan oleh bahan bakar berbasis alkohol atau sejenis Etanol, memiliki titik panas yang sangat tinggi. Ditambah dengan kompresi Fuel Tank membuat panas api 2-5 kali lebih panas.

This slideshow requires JavaScript.

Helm AGV X1 replica Niki Lauda 1976 saat ini menjadi Helm koleksi para pecinta Helm. Karena sudah tidak diproduksi lagi oleh AGV, harga Helm ini sekitar 70 Juta rupiah di tahun lalu atau sebelum Niki Lauda meninggal. Pasti akan ada peningkatan yang signifikan saat ini, karena sang Legenda sudah menjadi Legenda yang sesungguhnya.

AGV X1 Replica Niki Lauda
AGV X1 Replica Niki Lauda 1976

MENGENANG SOSOK NIKI LAUDA, PEMBALAP & PENGUSAHA SUKSES YANG TIDAK TAKUT MATI

Sang Legenda memang baru saja meninggalkan dunia ini senin kemarin, 20 Mei 2019. Namun kepergiannya meninggalkan sejuta kenangan dan cerita hebat tentang dirinya. Niki bukan hanya seorang pembalap, dirinya juga dikenal sebagai pengusaha sukses dibidang penerbangan. Niki adalah pembalap yang juara dengan dua Pabrikan, Ferrari & McLaren.

FB_IMG_1558690769851
Niki Lauda saat masih aktif bersama

Niki yang terlahir bernama Andreas Nikolaus Lauda, lahir di Wina, Austria, 22 Februari 1949. Niki yang memulai karir balap Formula 1 di tahun 1971, dan bersama Ferrari meraih dua titel di tahun 1975 & 1977. Di tahun 1976, Niki dengan Ferrari 312T2 mengalami kecelakaan yang hebat di Grand Prix Jerman, Nürburgring. Dimana Ferrari tersebut terbakar hebat, ikut mengalami luka bakar cukup parah pada tubuh dan mukanya, bahkan sempat hampir mati karena menghirup gas beracun panas saat kecelakaan tersebut.

FB_IMG_1558689960948
Kondisi Helm Niki Lauda akibat terbakar saat kecelakaan

Hebatnya, Niki Lauda pulih dengan cukup cepat hanya dalam waktu enam minggu. Niki langsung kembali di Grand Prix Italia. Bahkan Niki berhasil menjadi juara di tahun berikutnya. Hal inilah yang membuat Niki disegani oleh seluruh pembalap lain dan menjadi pusat perhatian dunia.

FB_IMG_1558690048749
Kondisi Niki saat proses penyembuhan luka bakar

Tahun 1979 Niki pensiun pertama dari dunia balap, dirinya sudah tidak ada keinginan untuk balapan keliling dunia. Niki ingin fokus untuk menjalankan langsung perusahaan penerbangan miliknya.

FB_IMG_1558690448740
Niki saat juara dunia 1977

Di tahun 1982, Niki kembali ke dunia balap bersama McLaren. Niki tidak tahan oleh rayuan gaji yang disodorkan McLaren sebesar 3 Juta USD, yang merupakan gaji terbesar pembalap saat itu. Niki bersama McLaren berhasil menggondol juara dunia di tahun 1984, dirinya berhasil juara dunia dengan selisih poin 0.5 dari rekan se-tim-nya Alain Prost. Dan kemudian menutup karir balapnya setahun kemudian.

FB_IMG_1558690433690
Niki Lauda di salah satu kejadian kecelakaan bersama Ferrari

Setelah pensiun Niki terus aktif di dunia balap Internasional, dirinya menjadi konsultan Ferrari dan Mercedes, serta menjadi komentator Grand Prix di salah satu media dan lainnya. Niki menutup lembaran kehidupan balapnya di usia 70 tahun.

FB_IMG_1558690375895
Kedua Mobil Formula 1 Niki, Kiri McLaren, Kanan Ferrari

Selamat jalan Niki, segala kontribusi mu di dunia balap sangat berpengaruh dan menjadikan dunia balap sampai saat ini.