TRIUMPH STREET TRIPLE RANGE, MOTOR BERSPESIFIKASI MOTO2

Triumph sudah resmi menjadi pemasok mesin Moto2 di tahun 2019 nanti, mesin motor 765 cc dengan 3-silinder yang akan menjadi mesin tunggal di kelas kedua ajang balap motor dunia tersebut. Di Triumph sendiri, mesin tersebut digunakan pada motor tipe Street Tripple Range atau Street Triple dengan varian S, R dan RS.

Motor yang dibanderol mulai dari harga 9,900 USD ini dirancang sebagai motor untuk kinerja jalanan yang paling eksplosif, menyenangkan, lincah, dan intuitif oleh Triumph. Motor ini dirancang untuk pemakaian harian dengan tenaga yang melimpah, fitur lengkap dan spesifikasi khusus yang unik. Sangat cocok sekali untuk pengguna yang menyukai perjalanan penuh tantangan dan kecepatan.

Street Triple ini Smart Bike dengan teknologi lengkap dan masa kini. Dengan mesin 765 cc 3-silinder yang sangat Powerful, Street Triple dilengkapi 5 opsi mode berkendara. Hal ini tentu sangat menyesuaikan kebutuhan pengguna dan medan yang akan ditempuh.

Pada tipe Street Triple Range juga memiliki banyak pilihan dan warna. Pada Street Triple S memiliki dua pilihan warna yaitu Diablo Red dan Phantom Black, pada varian ini dibanderol USD 9,900. Untuk Street Triple R memiliki dua pilihan warna yaitu Jet Black dan Matt Aluminium Silver, pada varian ini dibanderol USD 11,450. Sedangkan Street Tripple RS memiliki tiga pilihan warna yaitu Matt Jet Black, Crystal White dan Matt Silver Ice, dan dibanderol USD 12,500.

This slideshow requires JavaScript.

STREET TRIPPLE S
ENGINE & TRANSMISSION
Type Liquid-cooled, 12 valve, DOHC, in-line 3-cylinder
Capacity 765 cc
Bore 77.99 mm
Stroke 53.38 mm
Compression 12.65:1
Max Power EC 112 Hp (83.1 kW) @ 11,250 rpm
Max Torque EC 54 FT-lbs @ 9,100 rpm
System Multipoint sequential electronic fuel injection with SAI. Electronic throttle control
Exhaust Stainless steel 3 into 1 exhaust system low single sided stainless steel silencer
Final Drive X ring chain
Clutch Wet, multi-plate.
Gearbox 6-speed
CHASSIS
Frame Front – Aluminium beam twin spar. Rear – 2 piece high pressure die cast
Swingarm Twin-sided, cast aluminium alloy
Front Wheel Cast aluminium alloy 5-spoke 17 x 3.5 in
Rear Wheel Cast aluminium alloy 5-spoke 17 x 5.5 in
Front Tyre 120/70ZR17
Rear Tyre 180/55ZR17
Front Suspension Showa 41 mm upside down separate function forks (SFF), 110 mm front wheel travel
Rear Suspension Showa piggyback reservoir monoshock, 124 mm rear wheel travel. Adjustable preload
Front Brakes Twin 310 mm floating discs, Nissin 2-piston sliding calipers, ABS
Rear Brakes Single 220 mm fixed disc, Brembo single piston caliper, ABS
Instrument Display and Functions LCD instrument pack with analogue tacho
DIMENSIONS & WEIGHTS
Width Handlebars 28.94 in (735 mm)
Height Without Mirror 41.73 in (1,060 mm)
Seat Height 31.89 in (810 mm)
Wheelbase 55.51 in (1,410 mm)
Rake 24.8 º
Trail 4.11 in (104.3 mm)
Dry Weight 370 lbs (168 Kg)
Tank Capacity 4.6 US gallons (17.4 L)
FUEL CONSUMPTION
Fuel Consumption 52.3 mpg (4.5 L/100km) (GTR2)
CO2 Figures EURO 4 Standard: 103.0 g/km **CO2 and fuel consumption are measured according to regulation 168/2013/EC.  Figures on fuel consumption are derived from specific test conditions and are for comparative purposes only. They may not reflect real driving results.
STREET TRIPPLE R
ENGINE & TRANSMISSION
Type Liquid-cooled, 12 valve, DOHC, in-line 3-cylinder
Capacity 765 cc
Bore 77.99 mm
Stroke 53.38 mm
Compression 12.65:1
Max Power EC 116.4 Hp (86.8 kW) @ 12,000 rpm
Max Torque EC 57 FT-lbs @ 9,400 rpm
System Multipoint sequential electronic fuel injection with SAI. Electronic throttle control
Exhaust Stainless steel 3 into 1 exhaust system low single sided stainless steel silencer
Final Drive X ring chain
Clutch Wet, multi-plate, slip-assisted
Gearbox 6-speed
CHASSIS
Frame Front – Aluminium beam twin spar. Rear – 2 piece high pressure die cast
Swingarm Twin-sided, cast aluminium alloy
Front Wheel Cast aluminium alloy 5-spoke 17 x 3.5 in
Rear Wheel Cast aluminium alloy 5-spoke 17 x 5.5 in
Front Tyre 120/70ZR17
Rear Tyre 180/55ZR17
Front Suspension Showa 41 mm upside down separate function big piston forks (SF-BPF), 115 mm front wheel travel. Adjustable compression damping, rebound damping and adjustable preload
Rear Suspension Showa piggyback reservoir monoshock, 134 mm rear wheel travel. Adjustable spring preload (lock-rings), compression damping and rebound damping.
Front Brakes Twin 310 mm floating discs, Brembo M4.32 4-piston radial monobloc calipers, switchable ABS
Rear Brakes Single 220 mm fixed disc, Brembo single piston sliding caliper, switchable ABS
Instrument Display and Functions Full-color, 5″ TFT instrument pack with 3x styles and high/low contrast options
DIMENSIONS & WEIGHTS
Width Handlebars 28.94 in (735 mm)
Height Without Mirror 42.72 in (1,085 mm)
Seat Height 32.48 in (825 mm) (Low seat version available 30.71 in (780 mm))
Wheelbase 55.51 in (1,410 mm)
Rake 23.9 º
Trail 3.94 in (100 mm)
Dry Weight 366 lbs (166 kg)
Tank Capacity 4.6 US gallons (17.4 L)
FUEL CONSUMPTION
Fuel Consumption 49 mpg (4.8 L/100km) (GTR2)
CO2 Figures EURO 4 Standard: 112 g/km **CO2 and fuel consumption are measured according to regulation 168/2013/EC.  Figures on fuel consumption are derived from specific test conditions and are for comparative purposes only. They may not reflect real driving results.

This slideshow requires JavaScript.

STREET TRIPPLE RS
ENGINE & TRANSMISSION
Type Liquid-cooled, 12 valve, DOHC, in-line 3-cylinder
Capacity 765 cc
Bore 77.99 mm
Stroke 53.38 mm
Compression 12.65:1
Max Power EC 121.2 Hp (90.4 kW) @ 11,750 rpm
Max Torque EC 57 FT-lbs @ 11,000 rpm
System Multipoint sequential electronic fuel injection with SAI. Electronic throttle control
Exhaust Stainless steel 3 into 1 exhaust system low single sided stainless steel silencer
Final Drive X ring chain
Clutch Wet, multi-plate, slip-assisted
Gearbox 6-speed
CHASSIS
Frame Front – Aluminium beam twin spar. Rear – 2 piece high pressure die cast
Swingarm Twin-sided, cast aluminium alloy
Front Wheel Cast aluminium alloy 5-spoke 17 x 3.5 in
Rear Wheel Cast aluminium alloy 5-spoke 17 x 5.5 in
Front Tyre 120/70ZR17
Rear Tyre 180/55ZR17
Front Suspension Showa 41 mm upside down big piston forks (BPF), 115 mm front wheel travel. Adjustable compression damping, rebound damping and adjustable preload
Rear Suspension Ohlins STX40 fully-adjustable piggyback reservoir RSU, 131mm rear wheel travel.
Front Brakes Twin 310 mm floating discs, Brembo M50 4-piston radial monobloc calipers, switchable ABS
Rear Brakes Single 220 mm fixed disc, Brembo single piston sliding caliper, switchable ABS
Instrument Display and Functions Full-color, 5″ TFT instrument pack with 2x Themes, 3x styles and high/low contrast options
DIMENSIONS & WEIGHTS
Width Handlebars 28.94 in (735 mm)
Height Without Mirror 42.72 in (1,085 mm)
Seat Height 32.48 in (825 mm)
Wheelbase 55.51 in (1,410 mm)
Rake 23.9 º
Trail 3.94 in (100 mm)
Dry Weight 366 lbs (166 kg)
Tank Capacity 4.6 US gallons (17.4 L)
FUEL CONSUMPTION
Fuel Consumption 50 mpg (4.7 L/100km) (GTR2)
CO2 Figures EURO 4 Standard: 115 g/km. **CO2 and fuel consumption are measured according to regulation 168/2013/EC.  Figures on fuel consumption are derived from specific test conditions and are for comparative purposes only. They may not reflect real driving results.

TRIUMPH RESMI PASOK SELURUH MESIN MOTO2

MotoGP seri Inggris kemarin menjadi seri paling sibuk dan padat dibanding seri-seri lainnya. Walau pada Race utama dibatalkan karena faktor cuaca, namun beberapa aktivasi dilakukan di sirkuit Silverstone ini. Beberapa aktivitas terbaru tersebut adalah peresmian MotoE atau balap motor listrik di tahun depan serta peresmian dan mengaspalnya mesin Triumph sebagai pengenalan mesin tunggal yang akan dipakai Moto2 tahun 2019 besok.

Mesin Triumph yang akan dipakai Moto2 tahun depan memiliki kapasitas 765 cc dengan jumlah silinder sebanyak tiga. Mesin ini standarnya memiliki tenaga maksimum sekitar 121 HP, mesin ini diprediksi akan menembus lebih dari 140 HP. Hal tersebut diprediksi berdasarkan mesin Honda 600 cc 4-silinder saat ini yang bisa mencapai 130 HP.

Ekspektasi tersebut tidak berlebihan, pasalnya dengan 3-silinder memberikan ukuran piston lebih besar dan sudah pasti konstruksi Crossplane akan memberikan tenaga yang melimpah dari RPM bawah sampai atas. Ditambah penggunaan ECU tipe baru dengan Magneti Marelli super-customisable ECUs yang akan memaksimalkan semua kemampuan mesin. Hal ini juga akan memberikan perolehan waktu pembalap tercepat Moto2 akan melewati waktu pembalap terlambat MotoGP.

Mesin Triumph Moto2 ini sama dengan mesin Triumph tipe Street Triple Range yang dijual bebas. Dengan penggunaan mesin Triumph ini, maka akan terjadi perubahan besar pada wajah dan suara Moto2. Dengan Basic mesin yang jauh berbeda, membuat para Team menggunakan rangka baru pada setiap motor mereka. Hal ini akan memberikan tekanan baru dan bisa jadi juara baru di kelas kedua ini.

Dengan meningkatnya kapasitas dan tenaga mesin, secara otomatis akan memberikan kematangan dan kesiapan para pembalap Moto2 untuk pindah ke kelas MotoGP. Dengan begini kompetisi Moto2 akan semakin ketat di tahun besok dan sulit diprediksi.

RIDER INDONESIA SIAP TURUN DI AJANG MOTO2 SERI CATALUNYA SPANYOL

Akhir pekan ini, Astra Honda Racing Team akan menghadapi tantangan baru yakni debut di kelas Moto2 World Championship dengan fasilitas wildcard, pada putaran ketujuh MotoGP musim ini yaitu Catalan GP. Mimpi mereka untuk membawa pebalap Indonesia berlaga di World Championship akhirnya menjadi nyata.

Dimas Ekky, yang kini membalap di FIM CEV Moto2 European Championship, akan turun di persaingan Moto2 World Championship untuk kali kedua. Dia pernah turun sebagai pebalap pengganti pada GP Malaysia 2017. Dimas sudah beraksi di Barcelona-Catalunya Circuit pada akhir pekan kemarin saat menjalani putaran keempat FIM CEV, di mana dia finis di urutan ke-6 dan ke-13. Dia kini berada di posisi ke-4 klasemen dengan perolehan 49 poin. Pebalap AHRT, yang sudah ikut balapan di Eropa sejak 2015 tersebut, menjadi contoh hasil sebuah kerendahan hati dan kerja keras, seperti yang dikatakan oleh anggota timnya dalam video terlampir.

Grand Prix akhir pekan ini akan menjadi event luar biasa bagi Astra Honda, yang mulai mendidik pebalap lewat Astra Honda Racing School pada 2010 dan dalam beberapa tahun terakhir ikut Asia Talent Cup, Asia Road Racing Championship, dan FIM CEV. Astra Honda kini mewujudkan mimpi membawa salah satu pebalap berbakat mereka ke World Championship.

Balapan Moto2 World Championship dalam 22 lap akan berlangsung Minggu (17/6/2018) mulai pukul 12.20 waktu setempat (17.20 WIB).

RIDER MALAYSIA SIAP BESUT YZR-M1 DI BURIRAM

Kabar mengejutkan datang dari dunia MotoGP, Team Monster Yamaha Tech3 baru saja umumkan Rider yang akan menggantikan Folger untuk latihan awal musim di Thailand. Hafizh Syahrin, Rider Moto2 asal Malaysia sudah dipastikan akan membesut YZR-M1di sirkuit Buriram pertengahan bulan nanti.

Rider 23 tahun tersebut sudah berpengalaman di Moto2 selama 4 musim, jadi sudah cukup matang untuk menginjak ke kelas Premium. Jika hasil tes di Buriram ini menunjukkan hasil yang baik, bukan tidak mungkin Herve Pocharal akan mempermanenkan Hafizh untuk musim balap tahun ini.

Hafizh Syahrin saat bermain di Suzuka 8 Hours

Hafizh sendiri pun mengungkapkan kebahagiannya diberikan kesempatan untuk mencicipi mesin MotoGP. Dia mengucapkan terima kasih kepada Herve karena telah membuat mimpinya menjadi nyata. Hafizh juga mengucapkan terima kasih kepada Team dan orang-orang yang mendukungnya dan berjanji akan bekerja keras untuk menunjukkan hasil yang maksimal.

Dari pihak Team Monster Yamaha Tech3 sendiri sangat beralasan memilih Hafizh, pembalap Malaysia ini sudah beberapa kali naik podium dan Finish di 10 besar di musim 2017 kemarin. Hal inilah yang membuat Herve beharap Hafizh bisa tampil baik dengan M1, karena Hafizh saat itu bukan berada di Team besar. Umur Hafizh yang masih muda juga menjadi faktor lebih, pembalap Malaysia ini mempunyai prospek yang panjang.

HELM NHK AKAN DI PAKAI OLEH PEMBALAP MOTOGP DAN MOTO2

Beredar rumor tentang NHK Helmet yang akan dipakai di ajang balap premium beberapa pekan terakhir sudah berhembus. Rumor tersebut dikaitkan dengan ter-Posting-nya foto pada akun pribadi dua pembalap MotoGP dan Moto2.

Karel Abraham memakai helm NHK saat latihan Supermoto di Circuit De La Ribe

Postingan pertama dilakukan oleh pembalap MotoGP dari Team Angel Nieto yaitu Karel Abraham. Karel menaikkan foto latihannya memakai Helm NHK saat latihan Supermoto di Circuit De La Ribe, Spanyol.

Jules Danilo memakai helm NHK saat latihan Supermoto

Dan yang kedua dilakukan oleh Jules Danilo, pembalap Moto2 dari Team SAG Racing ini seakan melakukan hal yang sama dengan Karel Abraham. Jules mem-Posting foto latihan Supermoto juga dengan Helm NHK bahkan membuat Caption “Tested my new @NHKHelmet, worked on my riding and had fun.

Prototype helm Rider Moto2 yang disinyalir milik Jules Danilo

Dan beberapa saat lalu akun Instagram resmi NHK Helmet baru menaikkan foto dengan Caption “Prototype of Moto2 rider’s helmet”. Hal ini merujuk pada helm yang akan dipakai Jules.

Karel Abraham di Sepang Test menggunakan helm dengan merk ditutupi yang disinyalir NHK

Sedangkan Karel sendiri saat latihan di Sepang masih menggunakan Helm hitam polos dengan logo di tutup. Namun model Helm tersebut modelnya sama dengan Helm NHK yang dipakai saat latihan Supermoto. Mungkin Karel akan melakukan Ceremony untuk Livery motor 2018 sekaligus pemakaian Helm dengan Brand baru.

Artinya helm NHK sudah resmi dipakai dua Rider tersebut dan akan mengikuti MotoGP dan Moto2. Hal ini sangat membanggakan, helm bangsa ini punya kualitas dunia dengan mengikuti ajang balap dunia.

 

PEMBALAP INDONESIA AKHIR MUSIM MOTO2 2017 FIM CEV DI POSISI ENAM

Dimas Ekky finis ketujuh di balapan terakhir musim ini di Valencia, meski sambil menahan sakit di jari tangannya yang terluka dari kecelakaan kemarin. Sedangkan Andi Gilang terjatuh di dua balapan Moto3.

Para pebalap Astra Honda Racing Team mengalami kejadian beragam pada Minggu terakhir musim FIM CEV 2017. Sirkuit Ricardo Tormo dalam kondisi sempurna, Dimas Ekky finis urutan ketujuh di Moto2, setelah dinyatakan fit oleh para dokter di pagi hari sebelum sesi pemanasan. Dimas mengalami kecelakaan kemarin dan kehilangan kuku tangan kirinya, dan keikutsertaannya hari ini sempat diragukan. Andi Gilang mengakhiri musim tanpa melewati garis finis, tersingkir di dua race kejuaraan Junior World Championship.

FIM M2

 

Dimas Ekky memulai balapan dengan motivasi besar mendapatkan posisi yang lebih baik, bergerak naik dua tingkat di lap pembuka. Dimas menempati posisi kedelapan di sebagian besar balapan. Setelah bertempur dengan dua pebalap lain di posisi 5 besar, Dimas akhirnya finis ketujuh. Ini adalah performa yang luar biasa dari Dimas, dengan mempertimbangkan rasa sakit di jarinya.

Andi Gilang tidak beruntung pada balapan pertamanya hari ini, highside di Tikungan ke-4 saat lap-lap awal. Setelah dilarikan ke medical centre, Andi tidak cedera dan dinyatakan layak untuk balapan berikutnya. Pada balapan kedua Andi berjuang meraih poin, namun saat berada di posisi ke-12 kembali mengalami highside di Tikungan ke-6 yang membuatnya harus berhenti balapan sebelum waktunya.

unnamed (1)

Pada akhir musim FIM CEV, Dimas Ekky berada di urutan keenam di Kejuaraan Moto2 Eropa dengan 102 poin, hasil terbaiknya selama balapan dalam kompetisi internasional. Di Moto3 Junior World Championship, Andi Gilang juga menunjukkan kemajuan besar tahun ini, berada di urutan ke- 17 dengan 29 poin.

PEMBALAP INDONESIA SIAP BERTARUNG DI MOTO2 SEPANG

Pembalap binaan PT. Astra Honda Motor (AHM), Dimas Ekky Pratama akan tampil pada kejuaraan dunia Grand Prix Moto2 bersama tim Gresini Racing di Sepang International Circuit, Malaysia (28-29/10). Penampilan perdana pebalap muda Tanah Air di Grand Prix Moto2 ini menjadi salah satu momen bersejarah putra bangsa yang berkiprah di ajang balap dunia.
Pada tahun ini, Dimas Ekky yang juga bermain pada kejuaraan CEV International Championship akan menjadi pebalap Indonesia satu-satunya yang berlaga di kejuaraan dunia Grand Prix Moto2. Performa balapnya yang terus meningkat di setiap sesi balap yang diikuti Dimas Ekky serta besarnya dukungan masyarakat Indonesia memikat tim balap Grand Prix Moto2, Gresini Racing untuk mendaulat pebalap Indonesia ini berlaga mewakili mereka pada seri Sepang (28-29/10).

22708888_700152133521411_2773791593172303872_n

Dimas akan turun menggantikan pebalap Jorge Navarro yang mengalami cedera saat bertanding di Philips Island, Australia pekan lalu untuk menghadapi ketatnya persaingan pebalap top level di kompetisi tersebut.

Marketing Director Thomas Wijaya mengatakan AHM siap mendukung Dimas Ekky untuk mengisi posisi tersebut. Hal ini sejalan dengan komitmen dalam progam pembinaan balap AHM yang ingin mengantarkan anak bangsa dapat meraih mimpinya di dunia balap.

IMG-20171025-WA0011

Dimas Ekky merupakan pebalap yang menjadi binaan AHM sejak tahun 2013. Berbagai pengalaman di kejuaraan balap telah diikuti oleh Dimas Ekky mulai dari level Asia seperti Asia Road Racing Championship (ARRC) sampai dengan level internasional seperti Suzuka 4 Hours Endurance Championship dan 8 Hours Endurance World Championship dan CEV International Championship.

Beragam prestasi yang menjadi kebanggaan bangsa pun telah dihasilkan oleh Dimas Ekky di berbagai kesempatan balap, seperti podium ketiga pada ajang kejuaraan Eropa di CEV kelas Moto2 seri Catalunya, Juni lalu. Dimas menjadi pebalap Indonesia pertama yang mampu menaiki podium di kejuaraan bergengsi tersebut. Saat ini Dimas Ekky menduduki posisi 6 hasil klasemen sementara CEV Moto2 European Championship.

22802333_496546104038300_7082452099610443776_n

Masyarakat di Tanah Air dapat menyaksikan aksi balap Dimas Ekky pada Grand Prix Moto2 yang ditayangkan secara langsung di stasiun TV nasional pada Minggu (29/10) pukul 12.20 WIB.

JOAN MIR RENGKUH JUARA DUNIA MOTO3 2017

JOAN MIR MAYRATA, Rider asal Spanyol kelahiran 01 September 1997 di Palma berhasil menutup perebutan juara dunia Moto3 di Australia kemarin. Meski seri Moto3 tersisa dua seri lagi, poin Joan Mir sudah tidak terkejar lagi. Saat ini Joan Mir sudah mengumpulkan poin sebanyak 296, selisih 70 poin dari posisi kedua.

DMu1B57WAAAQlnR

Perolehan poin Joan Mir juga cukup fantastis, Mir menjuarai 10 seri dengan 14 podium diantaranya. Rider yang selalu tampil impressif ini memang memiliki riwayat prestasi yang sangat baik. Bahkan dia mencicipi Moto3 pertamanya di Phillip Island sebagai Wild Card tahun lalu, dan tahun ini menjadi juara di tempat yang sama.

DMus6tYVoAAhF9I

Rider 20 tahun ini menutup kerjasamanya dengan Leopard Racing Team dengan sangat manis. Hal tersebut dikarenakan Joan Mir akan berlaga di Moto2 dengan Estrella Galicia 0,0 Marc VDS, Team yang saat ini memimpin klasemen Moto2. Joan Mir akan dikontrak selama tiga tahun.

Mir Race

Estrella Galicia adalah Team yang diperkuat oleh Alex Marquez dan Franco Morbidelli. Joan di proyeksikan untuk menggantikan Morbidelli yang sepertinya akan naik ke MotoGP, sekaligus menjadi tandem dari adiknya Marc Marquez.

 

MOTO3 QAT ARG AME SPA FRA ITA CAT NED GER CZE AUT GBR RSM ARA JPN AUS POINT
POSS 1 1 8 3 1 7 1 9 1 1 1 5 2 1 17 1 296

RIDER MOTO2 MENTORI DUA PEMBALAP MASA DEPAN INDONESIA DI MISANO

Aktifitas spesial yang dilakukan dua pebalap kebanggaan tanah air binaan Yamaha Indonesia, Galang Hendra & Imanuel Pratna dalam edisi kedua dari Yamaha VR46 Master Camp ialah pelatihan skill balap di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Italia (14 Sept). Sebelumnya Galang dan Imanuel serta keempat pebalap lainnya, yaitu Peerapong Loiboonpeng (Thailand), Soichiro Minamimoto (Jepang), Kasma Daniel Bin Kasmayudin (Malaysia) dan  Apiwat Wongthananon (Thailand  melakukan fisio-gym part 1.

fisio-gym-langsung-diinstrukturin-carlo-casabianca-yang-juga-menangani-vr46-riders-academy
6 Riders Asia Melakukan Fisio-Gym

Jadi ini dilakukan sebagai langkah pemanasan dan melenturkan otot sebelum mengikuti latihan balap di Misano. Adapun yang menjadi instruktur ialah Carlo Casabianca yang selama ini juga menangani VR46 Riders Academy. “Fisio-gym ini juga sebagai persiapan untuk mengikuti fisio-gym berikutnya yang mana tahapannya lebih meningkat, “ujar Carlo Casabianca.

fisio-gym-langsung-diinstrukturin-carlo-casabianca-juga-bersama-pebalap-vr46-riders-academy
FISIO-GYM. Di pimpin instruktur Carlo Casablanca

 

Setelah melakukan fisio-gym selama 2 jam (Pukul 10.00-12.00), mereka lanjut beristirahat dan kemudian makan siang di Restoran Osteria da Rossi dan mampir ke kantor Valentino Rossi Official Fans Club. Selanjutnya, pukul 3 sore mereka sudah tiba di Sirkuit Misano yang notabene Minggu lalu (11 Sept) baru menghajat seri ke-13 MotoGP. Yang spesial, keenam rider dari Second Edition of Yamaha VR46 Master Camp ini langsung dimentori Pembalap Moto2, Luca Marini yang pastinya murid dan juga adik-tiri dari Valentino Rossi.

mendapat-pengarahan-dari-rider-moto2-luca-marini-yang-juga-murid-valentino-rossi
Coaching dari Rider Moto2 Sekaligus Murid VR46, Luca Marini

Makin spesial, paddock yang dipakai nomor 14-15 yang notabene dipakai Valentino Rossi saat MotoGP putaran Misano, akhir pekan lalu. Mereka melakukan 4 sesi latihan yang terdiri dari sesi pertama dan kedua yang disebut latihan bebas (Free Practice) selama masing-masing 15 dan 30 menit. Sebelumnya dilakukan berbagai pengarahan oleh Luca Marini. Mulai racing-line, titik pengereman dan lain-lain. Untuk sesi 3 dan 4 ialah kualifikasi selama 30 menit dan race sebanyak 10 laps.

Adapun model race dibuat seperti balap Nascar. Jadi berjejer kebelakang sesuai dengan hasil kualifikasi. Lap pertama masih berurutan, baru kemudian lap ke-2 setelah melalui garis start boleh saling mendahului. Dan ini berlangsung dalam total 11 lap. Sehubungan spesifikasi pacuan Yamaha YZF-R3 atau di Indonesia disebut YZF-R25 yang diaplikasi memang berbeda dari Master Camp pertama saat awal Juli lalu.

paddock-latihan-di-misano-nomor-14-dan-15-yang-ditempati-tim-rossi-saat-motogp-misano-minggu-lalu
Paddock Latihan Di Misano No. 14 & 15, Yang Juga Ditempati VR46 Saat MotoGP Misano, Minggu lalu

Saat ini sudah dilakukan perubahan atau penggantian pada footstep, handle bar, knalpot Akrapovic dan ban yang menggunakan Pirelli Supercorsa SC2 serta ECU dan Quick-Shifter by Rapid-Bike. Alhasil, sudah tidak standar lagi hingga catatan waktu mereka lebih cepat sekitar 5 detik dibanding saat Master Camp 1st.

Secara logika, penambahan tenaga (Horse Power) membutuhkan kemampuan balap yang berbeda. Patut dipahami, latihan di Misano berlangsung relatif lama dalam kisaran waktu 5 jam. “Dengan latihan lagi di Misano, saya dapat memperkuat mental saya dan memperdalam riding-skil, “tutur Galang Hendra. “Saya lebih banyak belajar racing-line dengan kondisi motor yang lebih baik dari sebelumnya. Saya lebih bisa cornering lebih dalam lagi, “timpal Imanuel Pratna.

keenam-pebalap-master-camp-2-latihan-di-sirkuit-motogp-misano
Race Practice Di Sirkuit Misano

Tentu saja, konteks ini juga yang menjadi bukti serius dari skill-up atau peningkatan teknik balap antara Master Camp pertama dan yang kedua. “Saya senang dapat bertemu mereka kembali, mereka sangat bersemangat dan sangat senang dengan perubahan motornya. Saya yakin mereka akan menjadi lebih expert dan skillnya meningkat, “tutur Luca Marini yang di Moto2 mengusung tim Forward Racing. http://www.yamaharacingindonesia.co.id