TROW RACING KEMBALI HASILKAN JUARA UMUM KELAS ALL NEW R15 YAMAHA SUNDAY RACE 2019

Persaingan yang ketat terjadi di salah satu kelas Yamaha Sunday Race, yaitu kelas All New Yamaha R15 Comm B Begineer. Kelas ini baru pertama kali diadakan tahun ini dan menjadi kelas yang sangat ditunggu ditonton. Alasannya, kelas All New Yamaha R15 ini dihuni oleh para pembalap pemula atau belum pernah main di YSR. Akan tetapi, Rider dikelas ini masih hijau namun memiliki kemampuan yang luar biasa. Lihat saja pada waktu yang dihasilkan para Rider tersebut, waktu kelas ini mencapai pada 2 menit, 5 detik.

Persaingan tiga Rider teratas juga begitu sengit, selisih mereka sangat ketat, yaitu beda tiga poin pada masing-masing posisi. Hal ini disebabkan oleh berganti-gantinya para pemenang pada seri 1, 2 dan 3. Maka dari itu seri Final ini menjadi penentuan dari ketiga Rider dari tiga komunitas yang berbeda.

TROW sendiri menyisipkan satu nama pada peringkat kedua di Standing Point seri ketiga. Rider tersebut adalah El Vito Handy, Rider muda berbakat yang saat ini masih duduk dibangku sekolah. Di kelas ini TROW mengirimkan dua Rider lainnya, yaitu Surya Putra dan Benni Dedi.

Mengawali sesi kualifikasi dengan menempati Grid ketiga, Vito bersaing ketat di posisi depan dengan tiga pembalap lainnya. Mendekati Finish, Vito dilewati tipis oleh seorang pembalap yang memaksanya tidak naik podium seri terakhir dan hanya Finish di posisi keempat. Beruntungnya, dua kompetitor Vito Finish dibelakangnya, yang membuat Vito berhasil mengumpulkan poin tertinggi dan berhasil menjadi Juara Umum kelas All New Yamaha R15 Comm B.

Keberhasilan ini membuat Team yang didukung oleh Yamalube, KYT, KYB, WRX, Daytona, Elig & Catalyst X berhasil mengulang kenangan di tahun 2017 sebagai Juara Umum kelas Yamaha R15 Comm B. Hal ini tidak lepas dari kerja keras Manajemen Team dan Para pembalap yang fokus berlatih untuk menjadikan sebuah Team Juara. TROW Racing juga sudah mencanangkan Target musim depan untuk kembali Juara di dua kelas.

FINAL YAMAHA SUNDAY RACE MUNCULKAN SEMBILAN JUARA UMUM

Seri ke-4 atau putaran final Yamaha Sunday Race 2018 yang diramaikan 221 starter dan berlangsung di Sirkuit Sentul Bogor, Jawa Barat (12 Agustus) begitu meriah. Berbagai acara tersaji apik. Begitu memuaskan ribuan bikers yang datang dari berbagai komunitas. Mereka sangat menikmati berbagai acara yang tersaji dan begitu kompak dalam kebersamaan.

“Kita memasuki seri ke-4 atau babak final Yamaha Sunday Race 2018. Yamaha Sunday Race sudah berjalan selama 4 tahun dan saya mengucapkan terimakasih atas peran-serta semua pihak yang terlibat. Pada akhir September, kita akan menyelenggarakan balap ketahanan Endurance Festival di Sirkuit Sentul. Apresiasi Yamaha untuk teman-teman komunitas, termasuk akan berlangsung bersamaan dengan Customer Day,” terang M Abidin, General Manager After Sales & Motor Sports PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (PT. YIMM) yang hadir langsung di sentul.

Wujud kebersamaan berlangsung dalam momen Victory Lap trek Sentul yang diikuti 300 peserta dari 1.034 unit motor yang melakukan registrasi. Mereka melakukan dan menikmati sensasi memutari lintasan balap terbesar di tanah air ini. Tidak hanya itu, teman-teman bikers juga diajak untuk menikmati berbagai permainan (games), panggung musik, freestyle, kontes motor dan lain-lain.

“Tercatat 45 komunitas Yamaha Vixion se-Jabodetabek yang ikut meramaikan final Yamaha Sunday Race 2018 ini. Kita semua menikmati berbagai acara ini,” ujar Widodo, akrab disapa Kang Dodo selaku koordinator komunitas puluhan klub tersebut. Sebagian besar klub yang hadir dibawah naungan Yamaha Riders Federation Indonesia (YRFI).

Makin spesial, Yamaha Sunday Race 2018 Sentul juga menyuguhkan banyak activity-exhibition. Ini kegiatan yang memiliki misi apresiasi konsumen Yamaha. Mulai lomba mewarnai yang mana ambil-bagian 540 orang, lomba karnaval anak (34 orang), lomba masak (10 group), lomba tarik-tambang, juga Aerobic yang diramaikan 103 orang, lomba futsal, lomba karaoke, band competition dan marching band.

Disamping itu, juga ada Fun Riding Competition yang tercatat diikuti 75 orang. Disiapkan trek khusus dengan berbagai tikungan yang variatif. Termasuk adapula test-ride Yamaha Lexi. Bahkan anak-anak SMK juga melakukan test-ride. Sebelumnya pada hari Sabtu (11 Agustus) sebanyak 267 siswa dan 36 guru diberikan edukasi dunia balap dengan mengunjungi paddock tim.

Pada bagian lain, gelaran Yamaha Sunday Race 2018 Sentul juga menjadi babak penentuan dalam menentukan predikat juara umum untuk 9 kelas yang dihadirkan. Sampai dengan seri sebelumnya, belum ada peserta yang memastikan jawara umum kecuali pada kelas Superstock up to 1000cc yang di seri ke-3 sudah diraih oleh Eric Saputra dari Komunitas Cargloss Racetech RRS Team. Jadi peluang masih tetap terbuka. Bahkan ada poin yang sama sebelum race digelar. Itu berlangsung pada R25 Comm B Utama ataupun yang berbeda tipis pada kategori R25 Comm Pro.

Masing-masing jawara umum berhak atas hadiah 1 unit motor. Adapun pemenangnya, mulai kelas Superstock yang notabene juara umumnya diraih Eric Saputra (Cargloss) dan berhak atas Yamaha NMAX 155 Non ABS. Kemudian kategori R25 Pro dengan jawara umum Richard Taroreh (Yamaha 549 Kaboci) menerima hadiah Yamaha MT 25, sedangkan R15 Pro milik Gupita Kresna (Yamaha Oryza) menerima hadiah berupa Yamaha All New vixion.

“Alhamdulillah, ini prestasi yang sangat saya banggakan, yaitu juara umum Sport 150 cc Pro. Tahun pertama tim saya dikontrak Yamaha. Jadi kita sangat bangga,” tutur Gupita Kresna yang disupport mekanik Bima Aditya.

“Pertarungan sangat ketat namun saya terus menjaga ketahanan mesin dan kontrol emosi. Puji Tuhan saya bisa meraih podium juara pada seri final ini sekaligus juga meraih juara umum Sport 250 cc,” timpal Richard Taroreh.

Lanjut kelas R25 Com Pro dengan juara umumnya Andika Derinayu (YROI) dan memboyong Yamaha Aerox 155. Seterusnya R25 Comm A dan R25 Comm B masing-masing juara umumnya direnggut Andri Irawan (YROI) dan Gregy Leona S (COIN) dan mereka membawa pulang hadiah Yamaha MX King dan All New Soul GT.

“Alhamdulillah saya berhasil meraih juara umum di Yamaha Sunday Race pada kelas R25 Comm B. Tim kami merupakan tim baru mengikuti event besar ini. Menurut saya event ini bagus, terutama untuk komunitas yang baru ingin memulai mencoba ke dunia balap sebagai wadah para pecinta motor agar tidak ugal-ugalan di jalan raya. Harapan ke depannya semoga event ini lebih baik lagi. Baik dari segi aturan dan regulasi harus lebih diperhatikan dan diperketat supaya lebih menjunjung tinggi jiwa sportifitas,” ujar Gregy Leona S dari komunitas Cornering Indonesia, yang bermarkas di Bandung.

Tidak hanya sampai disini R15 Comm A dan Comm B masing-masing jawara umumnya direnggut Dyaz Anelka (YROI) dan Imam Fajarie (Ravens15) dengan masing-masing mendapatkan hadiah Yamaha All New X-Rider dan Mio M3.

KEPULANGAN JUARA SUPERSPORT SERI CEKO DISAMBUT SEKJEN IMI DAN KOMUNITAS

Pahlawan tanah air yang sukses mencatat sejarah dengan meraih podium juara dalam balap WorldSSP300 di Brno, Ceko, Minggu kemarin (10 Juni), Galang Hendra pulang ke tanah air tercinta. Setelah melalui perjalanan yang cukup panjang dengan transit di Dubai, pebalap asal Yogyakarta usia 19 tahun tersebut tiba tadi sore Pukul 16.00 WIB di terminal 2D Bandara Soeta, Tangerang (12 Juni).

Tentu saja, euforia podium terbaik yang diraih Galang Hendra masih terasa kental. Bahkan hingga saat ini masih ramai dibicarakan di berbagai media sosial. Alhasil, berbagai pihak terkait ikut menyambut kedatangan Garuda Muda tersebut untuk memberikan ucapan selamat dan terus memotivasinya.

Seperti Sekjen PP IMI, Jeffrey JP yang juga hadir, kemudian dari rekan-rekan komunitas Yamaha R25 Owners Indonesia (YROI) dan R25 Owner Community Kaskus (ROCK) serta manajemen Motor Sports PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

“Setelah hasil juara di WorldSSP300 Ceko ini, Galang Hendra harus seperti padi. Semakin berisi, semakin menunduk, “tukas Jeffrey JP. Maksudnya, harus menjadi pribadi yang rendah diri, tidak boleh jumawa atau sombong dan terus bersemangat untuk meraih prestasi lebih baik dan lebih baik. Tentu saja, tantangan kedepan ialah mempertahankan dan meningkatkan prestasi di seri-seri WorldSSP300 selanjutnya.

“Galang Hendra berhasil mewujudkan pesan saya dua tahun lalu saat pertama ikut VR46 Riders Academy. Jika ingin dikenang sejarah, maka jadilah juara, “tukas M Abidin, General Manager After Sales & Motor Sports PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) yang pastinya juga ikut hadir menyambut kedatangan Galang Hendra.

Termasuk pula hadir menyambut Suma Adnyana Putra, Wahyu Rusmayadi dan Robby Winaldy yang kesemuanya adalah tim Motor Sports YIMM. Malam ini (12 Juni), Galang Hendra langsung flight menuju rumahnya di Yogyakarta untuk kemudian dalam beberapa hari kedepan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1439 H. Di Bandara Adisutjipto Jogja, Galang Hendra juga disambut pengurus Pengprov IMI DIY dan keluarga tercinta.

GALANG HENDRA KUMANDANGKAN INDONESIA RAYA DI SIRKUIT BRNO, CEKO

Fantastic Galang Hendra Pratama lulusan VR46 Academy ini sukses merebut podium juara dalam balap bergengsi WorldSSP300 di Sirkuit Brno, Ceko (10 Juni 2018). Garuda Muda asal Yogyakarta binaan YAMAHA Indonesia tersebut membuktikan skillnya hingga dapat meraih posisi tertinggi. Merah Putih Semakin Di depan. Lagu Indonesia Raya berkumandang indah di tanah Eropa. Sebuah kebanggaan bagi masyarakat Indonesia yang turut menjadi saksi Garuda Muda berjuang dan berjibaku di track Sirkuit Brno.

Jalannya balapan WorldSSP300 Ceko, Galang Hendra yang start dari grid pertama sangat menegangkan, mengalami start yang kurang mulus dan berada di urutan ke-2 setelah melalui tikungan pertama. Tetapi dengan berani dan agresif Galang Hendra kembali mengambil alih pimpinan balapan. Dan terus memperlebar jarak dengan pembalap kedua, di beberapa sektor galang sangat cepat dengan Racing line yang rapi dan disiplin, hingga akhirnya lomba dihentikan disebabkan adanya pembalap yang mengalami crash, 3 lap menjelang finish, dan bendera merah dikibarkan tanda dihentikannya jalannya balapan. Terus memimpin jalannya balapan dengan gap 4,739 detik dan dinyatakan sebagai juara.

Kemenangan ini menjadi kombinasi yang sempurna Galang Hendra yang mengibarkan bendera tim YAMAHA Pata Semakin Di Depan Biblion MotoX Racing membuktikan ketangguhan perfoma YAMAHA YZF-R3. Model global yang diproduksi di Indonesia. Hal ini yang menjadi kebanggaan tersendiri

Walaupun YZF-R3 kalah dalam raihan top-speed dengan Ninja 400 dan RC390R, tetapi Galang Hendra dapat mengoptimalkan skill balapnya. Berdasarkan data saat race, maka top speed YZF-R3 Galang Hendra mencapai 181,8 km/jam, sedangkan Ninja 400 dan RC390R masing-masing di angka 198,2 km/jam yang diukir Loureiro (DS Junior Team) dan 194,9 km/jam oleh Grunwald (Freudenberg KTM WorldSSP Team).

Unggul di 4 sektor trek Brno yang memiliki panjang 5,403 Km Galang Hendra sangat dominan dan mampu memaksimalkan perpaduan skill dengan motornya, sejak latihan bebas hingga kualifikasi dan warm up. Galang Hendra yang berusia 19 tahun dapat konsisten menjadi yang tercepat. Terbaik secara keseluruhan dan terbaik diantara semua pembalap YZF-R3 dan juga diantara rider program bLU cRU Challenge.

“Alhamdulillah, saya sangat bahagia dan bahagia dengan meraih podium juara untuk Merah Putih Semakin Di Depan. Terimakasih kepada tim, sponsor, masyarakat Indonesia dan keluarga yang mendukung dan mendoakan. Saya akan melakukan yang terbaik dan fokus untuk balap selanjutnya di Misano,” ujar Galang Hendra Pratama yang saat ini ada di posisi ke-8 dalam klasemen sementara WorldSSP300.

“Hasil yang luar biasa. Pada akhirnya kinerja Galang Hendra terbukti dari peraturan yang adil di WorldSSP300. Ini adalah penghargaan untuk YZF-R3 yang dibuat di Indonesia dan Galang Hendra berasal dari Yogyakarta, Indonesia. YAMAHA Indonesia Motor Manufacturing mendapat kehormatan dengan prestasi Galang Hendra yang juga pembalap binaan YAMAHA Indonesia. Untuk semua fans Indonesia, teruslah dukung Galang dan YAMAHA. Kami juga mengucapkan terimakasih kepada sponsor yang mendukung Galang dan aktifitas kami. Terima kasih banyak dan YAMAHA Semakin Di Depan,” tukas Minoru Morimoto selaku Presiden Direktur PT. YAMAHA Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

MASIH SISA SATU RACE LAGI, RICHARD TAROREH SUDAH RENGKUH JUARA NASIONAL BALAP SPORT 150

Pembalap tim Yamaha Yamalube Jasti Putra Usaha Jaya NHK FDR 549 Kaboci, Richard Taroreh mengunci gelar juara nasional Kejurnas Sport 150 cc dengan YZF-R15 dalam seri final atau pamungkas gelaran IRS 2017 di Sirkuit Sentul, Bogor (9 Desember). Alhasil, melanjutkan dominasi Yamaha sejak 2 tahun sebelumnya. Predikat juara nasional selalu direbut petarung garputala. Klasemen poin Richard Taroreh yang diback-up tuner Achos Lalang sudah tidak terkejar lagi oleh rival terberatnya, Gupita Kresna (Yamaha Yamalube Borneo Oryza DART Nissin KYT DID) yang tidak finish karena mengalami kendala teknis. 

“Puji Tuhan, saya bisa meraih gelar juara nasional Sport 150 cc dan saat Yamaha Sunday Race kemarin. Ini prestasi terbaik saya sepanjang perjalanan karir balap saya. Saya mengucapkan terimakasih untuk mekanik, kru dan sponsor tim,“ tutur Richard Taroreh. Sehubungan Gupita Kresna sendiri masih bersaing ketat dengan Rafid Topan untuk perebutan posisi runner-up nasional. 

Saat sesi kualifikasi kejurnas Sport 150 cc, pembalap tim Yamaha Yamalube Syafina KYT IRC Cream-pie, Rafid Topan Sucipto sukses memecahkan rekor Kejurnas Sport 150 cc. Topan, yang membesut motor YZF-R15 ini mengukir waktu 1 menit 47,599 detik. Mencetak rekor catatan waktu terbaru untuk kelas Sport 150 cc. Catatan waktu sebelumnya 1 menit 48,2 detik. 

Sehubungan jalannya race 1 Kejurnas Sport 150 cc, Rafid Topan begitu dominan bersama dengan Wahyu Aji Trilaksana (Yamaha Yamalube Aspira Premio FSCM WJ72 EGP HDS Racing Team). Mereka bergantian memimpin jalannya balapan. Rafid Topan dan Wahyu Aji meninggalkan atau memisahkan diri dari rivalnya.

Pada akhirnya, Wahyu Aji yang finish tedepan dan hanya berjarak 0,03 detik saja dari Rafid Topan. “Ini kebahagiaan bagi saya setelah podium juara juga di seri sebelumnya. Menjadi motivasi saya untuk berprestasi lebih baik. Terimakasih untuk tim dan para sponsor,“ ujar Wahyu Aji  yang dikawal mekanik Hawadis HDS Racing dan Robert Cong. 

Disamping itu, pada kelas Kejurnas Sport 250 cc, Galang Hendra Pratama (WR Super Battery Yamaha KYT TJM Racetech) tampil dengan Yamaha YZF-R25 meraih podium runner-up. Hasil akhir, hanya berbeda sangat tipis 0,070 detik saja dengan pemenang.

Disamping itu, rekan satu tim Galang Hendra, yaitu Rey Ratukore yang finish ke-4 masih memiliki peluang untuk meraih gelar juara nasional Sport 250 cc karena Kejurnas Sport 250 cc masih menyisakan satu race lagi pada Minggu (10 Desember). Masih memperebutkan 25 poin lagi. Galang Hendra juga dipastikan memiliki target serius untuk merenggut podium juara di race ke-2. 

“Selamat kepada tim Yamaha 549 Kaboci yang sudah mengunci gelar juara nasional di kelas Sport 150 cc. Untuk kelas Sport 250 cc, Rey masih berpeluang untuk menjadi yang terbaik di race ke-2, “ucap Wahyu Rusmayadi, Divisi Motor Sports PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). 

YAMAHA JUARA NASIONAL KEJURNAS MP1 & MP2

Babak Grand Final Motorprix 2017 yang berlangsung di Sirkuit Pemkab Aceh Timur (2-3 Desember) menjadi saksi kehebatan para pembalap Yamaha Indonesia. Perjuangan keras yang dilakukan memberikan hasil yang spesial. Terbukti dua pembalap Yamaha merebut juara Indonesia 2017 di kelas bergengsi seeded MP1 (150 cc) dan MP2 (125 cc). 

Dalam hal ini direbut Reynaldi Pradana (RFRT GNB ADJ SAS HDS NHK) dan Rafid Topan (Yamaha Yamalube KYT IRC Syafina RT) yang masing-masing membesut motor Yamaha MX King 150 dan Jupiter Z-1. Mereka berdua berhak atas predikat juara Indonesia yang notabene perhitungan poin berdasarkan nilai yang dibawa dari Motorprix masing-masing region (point-region) ditambah dengan poin dari dua race (dikecilkan) dalam Grand Final Motorprix 2017 Aceh Timur. 

Bahkan di kategori MP1, para racer Yamaha mendominasi hingga tiga besar. Rere sebagai juaranya diikuti Renggi Lukmana (Suhandi Padang 88 Sari Murni NHK) dan Handy Tuahatu (Yamaha Yamalube BAF Akai Jaya IMI Sultra Traxx D IRC MBKW2 NHK). Mereka berasal dari region Sumatera dan Sulawesi. 

“Kesempatan saya untuk mengejar lawan ada di R1, R2 dan R3. Itu area yang saya suka, selain juga di trek lurus. Terima kasih buat team serta sponsor. Kerjasama dan konsentrasi menjadi salah satu kunci suksesnya kali ini yang dilaksanakan 2 race, “ terang Reynaldi Pradana, akrab disapa Rere yang notabene perfoma mesin MX King 150nya dikawal tuner Hawadis HDS Racing. Bahkan di Race 2, Rere sempat bertarung ketat dengan sesama pembesut Yamaha, Renggi Lukmana. Mereka saling mengovertake.

Menyangkut kompetisi di kelas MP2 (125 cc), Rafid Topan menjadi yang terbaik karena memang memliki bekal nilai terbaik dari region II (Jawa).  “Terimakasih untuk tim dan sponsor. Kondisi fisik yang prima dan konsentrasi dalam balap adalah kunci kemenangan saya. Walau sempat jatuh, namun saya tidak pantang menyerah, “tutur Rafid Topan yang diback-up tuner Gendut GDT Racing asal Yogyakarta. 

Makin mantap, runner-up nasional MP2 direnggut gacoan Yamaha lainnya, Dicky Ersa (Yamaha Yamalube NHK IRC Nissin NGK DID Bahtera Racing). Alhasil, dengan pencapaian juara nasional seeded MP1 dan MP2 ini, maka menjadi kesempurnaan tim Yamaha Indonesia setelah sebelumnya dominan juara di berbagai region.

 “Ini semua adalah proses, tidak ada hasil yang instan. Kerja keras dan fokus menjadi kunci sukses juara nasional MP1 dan MP2 bersama Rere dan Topan. Terimakasih untuk semua tim Yamaha dan semua yang sudah berpartisipasi di grand final ini. Mulai teknisi, kru dan rider serta owner team yang selalu mendukung Yamaha Racing Indonesia. Tahun depan tantangan lebih besar dan perlu persiapan lebih baik lagi. Salam Yamaha Semakin Di depan,” tukas Kadek Suma, Divisi Motor Sports Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) yang hadir di Aceh. 

YAMAHA BERSAMA JUPITER Z1 DAN MX KING BERKUASA DI MOTOPRIX

Putaran terakhir Motoprix 2017 region 2 Jawa telah selesai diselenggarakan di sirkuit Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur pekan ini (19 November 2017). Tim Yamaha berhasil meraih juara region MP2 oleh Rafid Topan dengan pacuan Jupiter Z1, sedangkan Sulung Giwa harus puas berada di posisi klasemen runner up di kelas MP1 dengan Jupiter MX-King.

Saat race berlangsung pada kelas MP2, Rafid Topan pembalap yang membela tim Yamaha Yamalube IRC KYT Creampie Syafina ini beberapa kali sempat bergantian memimpin jalannya race dengan Fitriansyah Kete. Alhasil Topan berhasil finish di urutan pertama, Kete di urutan ke-2 & Wildan Goma rekan setim Topan di urutan ke-3.

Sehingga Topan berhasil mengungguli puncak klasemen MP2, karena Dicky Ersa finish di urutan ke-5 selisih 6 poin dengan Topan. “Saya senang di akhir seri ini, bisa podium pertama dan berhasil menjadi juara region MP2. Terima kasih untuk keluarga, tim & seluruh sponsor,” Ucap Rafid Topan.

Sedangkan di kelas MP1, pembalap pendatang dari region 4 Kalimantan tampil agresif 2 kali podium tertinggi diraihnya. “Terima kasih kerja keras seluruh tim & sudah memberi kesempatan untuk bermain di region 2. Mulai dari free practice dan hasil seri 3 kemarin, saya yakin bisa fight untuk tampil lebih baik seri akhir ini,” ujar Arianto Tarzan (Yamaha Cicile RRS Powerred RT).

Klasemen di kelas ini, Sulung sangat berkesempatan untuk bisa meraih gelar juara region. Race berlangsung sangat ketat, Sulung sempat memimpin dan di akhir lap Sigit PD menyalip Sulung. Sehingga Sulung finish di urutan ke-4 & berada di posisi runner up untuk klasemen poin MP1. “Saya senang bisa meraih posisi runner up di kelas ini. Terima kasih tim yang sudah memberikan yang terbaik, juga tak lupa kepada keluarga & seluruh sponsor yang sudah mendukung saya,” ungkap Sulung Giwa (Yamaha Yamalube NHK IRC DID NGK Bahtera RT).

“Terima kasih untuk seluruh tim yang sudah berjuang memberikan hasil yang terbaik di penutup seri Motoprix ini. Kita akan mulai merancang untuk tahun 2018 agar kita siapkan lebih baik lagi,” tegas Wahyu Rusmayadi, Divisi Motor Sports PT. Yamaha Indonesia Motor  Manufacturing (YIMM).

YAMALUBE RS4GP TERUJI UNTUK BALAP, HANTARKAN TROW RACING JUARA

RS4GP, produk Lubricant terbaru dari Yamalube yang saat ini cukup menarik perhatian pecinta roda dua di tanah air. Hal tersebut di karenakan RS4GP menjadi solusi oli mesin untuk performa tinggi. RS4GP merupakan oli Full Synthetic untuk motor 4-Stroke yang diformulasikan dengan teknologi MotoGP. Dengan kualitas yang tinggi RS4GP mampu memberikan perlindungan yang maksimal terhadap mesin pada suhu tinggi dan mampu meningkatkan performa motor yang memiliki karakter Sport.

RS4GP bisa dipakai untuk motor Sport mulai dari 150cc, 250cc sampai 600cc. Kemampuan oli ini sudah teruji baik secara laborat maupun praktikal di lapangan. Namun hal tersebut terasa kurang jika tidak teruji secara langsung kepada para konsumen dan pasti juga di ajang balap. Maka dari itu Yamalube menggandeng beberapa Team balap untuk memberi kepastian akan kemampuan RS4GP kepada pengguna roda dua.

Salah satu team balap yang didukung oleh Yamalube adalah TROW Racing Team. Team balap asal Kota Tangerang berbasis komunitas dengan manajemen Tangerang Racing House cukup menjanjikan geliatnya di dunia balap. Di tahun pertamanya TROW Racing Team sudah mengoleksi tujuh Trophy juara dari berbagai Event kompetisi.

 

Di tahun 2017 kali ini, dengan dukungan dari Yamalube RS4GP, TROW Racing Team mengikuti berbagai kompetisi, mulai dari E-Event, Indo Club, D-Event, Yamaha Sunday Race dan IRS. Dari berbagai kompetisi tersebut para pembalap TROW sudah kantongi banyak Trophy dan podium pertama baik kelas 150cc maupun kelas 250cc, yang terakhir TROW Racing Team menjadi Juara Umum Yamaha Sunday Race Sport 150.

20171105_175114-817289350.jpg
Khanafi, saat menerima hadiah Juara Umum Yamaha Sunday Race 2017 Sport 150

Hasil tersebut menunjukkan bahwa Yamalube RS4GP memiliki kualitas tinggi dan terbukti meningkatkan performa mesin untuk menjadi juara. Anda juga akan merasakan langsung perbedaan kualitas RS4GP, perbedaan tersebut seperti suara mesin yang lebih lembut, tekanan kopling yang lebih enak, akselerasi yang lebih baik serta suhu mesin yang lebih adem. Silahkan rasakan sendiri sensasinya.

img-20170807-wa0011-541784874.jpg
Fahri, saat podium satu Indo Club Championship

RIDER YAMAHA DOUBLE WINNER KEJURNAS MOTOPRIX KALIMANTAN 2017

Putaran terakhir Motoprix 2017 Kalimantan telah selesai diselenggarakan di sirkuit Kalan, Kalimantan Timur pekan ini (12 November 2017). Tim Yamaha berhasil meraih double-winner juara nasional Motoprix 2017 Kalimantan dengan Jupiter MX-King kelas MP1 & Jupiter-Z1 kelas MP2.

Reynaldi Pradana, pembalap RFRT GNB ADJ SAS NHK Liwis berhasil meraih gelar juara nasional Motoprix pada kelas MP1. Sedangkan juara nasional pada kelas MP2 diraih oleh Rimonaq Franandus (Yamaha Yamalube Reny Abadi KYT IRC MBKW2.

Hasil Motoprix Kaimantan sebagai pelengkap, dimana tim Yamaha sudah meraih di Motoprix Sumatera & Sulawesi. “Yamaha berhasil melakukan penjenjangan & pembinaan balap di level Motoprix juga IRS. Dengan tim muda, baru dan berbakat. Terbukti dengan keberhasilan Motoprix 2017 ini,” ungkap M Abidin, selaku GM After Sales & Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

“Alhamdulillah target saya dan tim untuk race hari ini sangat memuaskan. Berkat doa & kerja keras tim, saya berhasil meraih gelar juara nasional Motoprix 2017 dikelas MP1. Di sisa lap akhir pertarungan cukup ketat, Arianto mulai mendekatkan jarak dengan saya namun saya tetap fokus sampai akhir lap,” ungkap Reynaldi.

Di kelas MP2, selisih poin ke-3 pembalap sangat tipis antara Yossie Legisadewo, Arianto Tarzan & Rimonaq Franandus. Namun Rimonaq berhasil podium diposisi pertama & berhasil meraih juara nasional pada kelas MP2. “Saya senang dengan persaingan di akhir seri ini. Saya hanya tetap fokus untuk bisa mengambil pundi poin, alhasil saya bisa meraih podium pertama dan menjadi juara nasional kelas MP2,” ujar Rimonaq.

Pastinya ini bisa menjadi motivasi tim Yamaha Motorpix region Jawa, dimana akhir pekan ini (18-19 November) akan diselenggarakan final Motoprix region Jawa di sirkuit permanen baru di Surabaya. Klasemen poin sementara di kelas MP1 pembalap Yamaha Sulung Giwa (Yamaha Yamalube NHK IRC Nissin DID NGK Bahtera RT) berada diposisi ke-3 terpaut selisih 14 poin dengan pemimpin klasemen. Sedangkan di kelas MP2, klasemen dipimpin oleh Dicky Ersa rekan satu tim Sulung Giwa.

JUARA UMUM SUNDAY RACE SPORT 150 SIAP TAMPIL DI SERI AKHIR ARRC THAILAND

Pabrikan Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) memberikan apresiasi kepada rider potensial Richard Taroreh yang aktual meraih gelar juara umum Sport 150 cc Pro Riders Yamaha Sunday Race 2017 (YSR 2017) dan memimpin klasemen sementara Sport 150 cc (Kejurnas IRS 2017 Sentul). Dalam hal ini, pembalap yang membela tim Yamaha Yamalube Jasti Putra Usaha Jaya NHK FDR 549 Kaboci ini akan diikutsertakan di seri akhir gelaran Asia Road Racing Championship 2017 (ARRC 2017) di Chang International Circuit, Buriram, Thailand (2-3 Des).

Sebelumnya Richard yang berasal dari Papua mengikuti seri ke-4 Asia Road Racing Championship 2017 (ARRC 2017) di Sentul Circuit Indonesia. Dalam hal ini, sebagai wild-card UB150 dan berhasil memberikan podium tertinggi di race ke-2 (13 Agustus 2017).

“Kami memberikan wild-card untuk balap di kelas AP250 seri ke-6 sebagai bukti bahwa pembibitan pembalap dan tim terbukti konsisten juga komitmen kita untuk bisa berkompetisi yang lebih tinggi bersama Yamaha. Hal ini untuk menambah jam terbang di level internasional, setelah tahun 2017 sangat mendominasi balap nasional,“ ucap M. Abidin, General Manager After Sales & Motor Sports PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Pastinya, Richard Taroreh akan mengusung squad tim Yamaha Racing Indonesia (YRI) dengan pacuan YZF-R25. Jadi siap bahu-membahu bersama Galang Hendra dan Rey Ratukore untuk mencapai prestasi terbaik. “Saya sangat senang untuk debut AP250 di ARRC Thailand. Yamaha telah memberikan kesempatan kepada saya dan ini akan saya manfaatkan sebaik-baiknya. Terimakasih kepada Yamaha Racing Indonesia,“ ujar Richard Taroreh.

“Kami telah menyiapkan program untuk Richard sebagai persiapan balap nanti, melalui program latihan Yamaha Riding Academy (YRA). Bukan hanya hal teknis tetapi ada fundamental yang lain yang akan kami berikan. Dan Richard akan ditemani bersama teknisinya saat balapan nanti,“ tukas Wahyu Rusmayadi selaku manager tim Yamaha Racing Indonesia (YRI).

Pada bagian lain, tentu saja seri pamungkas ARRC Thailand akan menjadi semangat tersendiri bagi Galang yang di putaran ke-5 ARRC India (23-24 Sept) dapat merebut podium ke-3 pada race 1 & podium ke-1 di race 2. Juga Rey Ratukore semakin semangat setelah meraih juara umum gelaran Yamaha Sunday Race 2017, Minggu lalu (4-5 November 2017) kelas Sport 250 cc Pro Riders.