SPEKTAKULER, KAWASAKI RESMI LUNCURKAN NINJA ZX-25R DENGAN MESIN 4 SILINDER

 

Kawasaki hentakkan dunia dengan meluncurkan Kawasaki Ninja 250cc bermesin empat silinder. Mengambil tempat di Event Tokyo Motor Show, Kawasaki Ninja ZX-25R resmi diperkenalkan.

FB_IMG_1571809772996

Mesin ZX-25R hadir dengan 4 silinder sejajar dan dibekali 16 katup, atau bahasa kerennya “4-Stroke In-Line 4, 16 Valve”. Dengan total ukuran piston 249 cm3 atau sebesar 62.25 cm3 setiap pistonnya.

Kawasaki ZX-25R juga disematkan teknologi yang sangat canggih, yaitu:

– Kawasaki Traction Control

– Kawasaki Quick Shifter

– Power Modes

FB_IMG_1571818558337

Bagian suspensi sendiri dibekali;

– Suspensi depan: Inverted Fork dengan Separate Function Fork – Big Piston

– Suspensi belakang: Horizontal Back-link

Pada bagian rangka, ZX-25R menggunkan tipe Trellis dengan High Tensile Steel. Juga dilengkapi dengan pengereman yang canggih pada rem depan, dengan Radial-Mount Monobloc Caliper serta ABS.

FB_IMG_1571809795931

Motor ini akan hadir dengan warna Lime Green x Ebony. Sedangkan untuk Power & Torque serta spesifikasi lainnya belum diinfokan oleh Kawasaki.

Hal keren lainnya, motor ini sudah menggunakan Stang Underyoke, knalpot Underbelly & Alumunium Curved Rear Arm. Dari segi bodi juga menampilkan kesan yang mutakhir, agresif dan bengis. Motor ini terlihat sangat mewah dan menawan.

74610761_521125788720737_4149316552435315582_n

Kawasaki ZX-25R diprediksi akan masuk di pertengahan tahun depan. Jika dilihat dari spesifikasinya, harga motor ini seharga ER6n. Luar biasa bukan? Jadi anda tinggal menentukan, mau 250cc dengan 4 silinder atau 650cc dengan 2 silinder?

GP OF JAPAN 2019 – RACE RESULT

RACE RESULTS

JAPAN GP

POS. RIDER TEAM TIME
1 M. MARQUEZ REPSOL HONDA TEAM 42’41.492
2 F. QUARTARARO PETRONAS YAMAHA SRT 0.87
3 A. DOVIZIOSO DUCATI TEAM 1.32
4 M. VIÑALES MONSTER ENERGY YAMAHA MOTOGP 2.608
5 C. CRUTCHLOW LCR HONDA CASTROL 9.14
6 F. MORBIDELLI PETRONAS YAMAHA SRT 9.187
7 A. RINS TEAM SUZUKI ECSTAR 9.306
8 J. MIR TEAM SUZUKI ECSTAR 10.695
9 D. PETRUCCI DUCATI TEAM 14.216
10 J. MILLER PRAMAC RACING 18.909
11 P. ESPARGARÒ RED BULL KTM FACTORY RACING 25.554
12 M. OLIVEIRA RED BULL KTM TECH3 27.87
13 F. BAGNAIA PRAMAC RACING 29.983
14 M. KALLIO RED BULL KTM FACTORY RACING 31.232
15 A. ESPARGARÒ APRILIA RACING TEAM GRESINI 32.546
16 T. NAKAGAMI LCR HONDA IDEMITSU 37.482
17 J. LORENZO REPSOL HONDA TEAM 40.41
18 K. ABRAHAM REALE AVINTIA RACING 43.458
19 H. SYAHRIN RED BULL KTM TECH3 46.206
20 S. GUINTOLI SUZUKI TEST TEAM 50.235
21 V. ROSSI MONSTER ENERGY YAMAHA MOTOGP N.C. (4 laps)
22 A. IANNONE APRILIA RACING TEAM GRESINI N.C. (17 laps)

YAMAHA AKAN PAMERKAN PRODUK MUTAKHIRNYA DI TOKYO MOTOR SHOW KE-46

Booth Yamaha Motor di Tokyo Motor Show ke-46 tahun 2019
“Ada Kebahagiaan Lebih Besar yang Akan Datang”

Yamaha Motor Co., Ltd. akan berpartisipasi dalam Tokyo Motor Show ke-46 tahun 2019 (Penyelenggara: Japan Automobile Manufacturers Association, Inc.) yang akan diadakan di Tokyo Big Sight mulai Kamis (24/10) hingga Senin (4/11). Terletak di West Hall 2, tema booth Yamaha Motor adalah “Ada Kebahagiaan yang Lebih Besar Akan Datang – ART for Human Possible.”

Sebanyak 18 model, termasuk enam model perdana di dunia* dan dua model perdana di Jepang akan ditampilkan, selain itu ada pula sepeda motor, Leaning Multi-Wheelers (LMW), kendaraan komuter listrik, sepeda listrik, dan solusi kendaraan otonom tanpa pengemudi. Yamaha juga akan memperkenalkan perkembangan teknologi perusahaan yang lebih mengarah ke tahun 2030 dengan Visi Jangka Panjang Yamaha “ART for Human Possible.”
*Dua model perdana dunia akan diperkenalkan pada pers conference Yamaha Motor tanggal 23 Oktober 2019 mulai pukul 9:30 pagi.

Main Display Model
World Premier Model / Model Perdana Dunia : Model yang pertama kali akan ditampilkan ke mata dunia di Tokyo Motor Show
Land Link Concept (Pameran Khusus)
E01 (Kendaraan Referensi)
E02 (Kendaraan Referensi)
YPJ-YZ (Kendaraan Referensi)

Japan Premier Model / Model Perdana Japan : Model buatan Jepang yang pertama kali akan ditampilkan di Tokyo Motor Show
YZF-R1 (Pameran Khusus)
Ténéré 700 (Kendaraan Referensi)

Model Display Lainnya
NIKEN GT (Kendaraan Produksi)
YZ450FX (Kendaraan Referensi)
TY-E (Kendaraan Referensi)
TRITOWN (Kendaraan Referensi)
E-Vino (Kendaraan Produksi)
YPJ-XC (Kendaraan Produksi)
YNF-01 (Pameran Khusus)
JWX-1 PLUS+ (Pameran Khusus)
YMR-08 (Pameran Khusus)
FAZER R (Pameran Khusus)

Autodesk VRED Professional 2020
Autodesk VRED Profesional 2020

Land Link Concept (Pameran Khusus)

Dikenal dengan nama Land Link Concept merupakan solusi kendaraan otonom ini bergerak bebas melintasi medan luar yang luas dan dapat merasakan lingkungan secara otomatis. Konsep pengembangan ini dinamakan “Inter-Responsive Link.” Pengenalan gambar berbasis AI memungkinkannya memutuskan rute secara mandiri serta secara otomatis dapat menghindari hambatan yang terdeteksi pada jalur kendaraan. Masing-masing dari keempat roda dapat dikemudikan secara independen dan memiliki kemampuan untuk bergerak ke segala arah. Dengan potensi mobilitasnya yang tinggi, konsep ini memiliki ketangkasan untuk mengerjakan tugas bersama Yamaha sebagai mitra yang andal.

E01

E01 (Konsep Kendaraan)

E01 merupakan salah satu komuter listrik perkotaan dengan performa yang sebanding dengan mesin skutik 125cc. Memiliki fitur Fast Charging sehingga dapat mengontrol daya yang masuk menjadi lebih cepat saat proses pengisian baterai, memiliki kapasitas penampungan daya yang lebih besar, mengutamakan kenyamanan, dan masih banyak lagi keunggulan lainnya yang menjadikan kendaraan ini tepat sebagai teman berkendara .

Dengan menggabungkan skutik Yamaha dan teknologi EV, kendaraan ini memberikan kemudahan dan meningkatkan kualitas melebihi skutik konvensional untuk menemani rutinitas harian. Selain menawarkan kenyamanan, model ini juga memiliki tampilan penghubung antara manusia dengan mesin yang canggih.

E02
Yamaha E02

E02 (Kendaraan Referensi)

E02 merupakan sepeda komuter listrik generasi baru dengan performa yang sebanding dengan mesin skuter 50cc. Produk ini dirancang sedemikian rupa agar menjadi pilihan tepat untuk mobilitas pengendara di perkotaan. Memiliki bentuk yang kompak dan ringan sehingga mudah dikendarai serta lebih praktis dengan keunggulan baterai yang mudah dilepas. Teknologi EV’s yang telah dikenal dengan kemampuan berkendara lebih halus, kini menawarkan kelebihan lain untuk mobilitas listrik dengan menambahkan sensasi berkendara lebih menyenangkan dan memberikan perasaan yang lebih akrab pada pengendara. Pada desain eksterior, secara visual juga menonjolkan baterai dan motor listrik yang mengandung powertrain, sehingga berkendara menjadi lebih ringan dan semakin lincah.

YPJ-YZ
Yamaha YPJ-YZ

YPJ-YZ (Kendaraan Referensi)

E-Bike ini dirancang dengan penampilan mesin balap yang berada di lintasan. Titik berat sasis yang dipusatkan ditengah mengarahkan pada pendekatan rekayasa model balap motorcross Seri YZ (menempatkan berat sasis di dekat pusat untuk meningkatkan performa berkendara), dengan tata letak yang unik dimana tabung bawah dibagi dua untuk menutup unit baterai yang berdekatan. YPJ-YZ memiliki performa menikung yang stabil dan berkendara tetap ringan meskipun melewati medan yang kasar. Produk ini memiliki kerangka sederhana dan ringan yang menunjukkan hubungannya dengan model Seri YZ. E-Bike ini menawarkan pengalaman berkendara yang menyenangkan, menarik, dan luar biasa sebagai salah satu bentuk pengalaman baru di masa depan.

YZF-R1
Yamaha YZF-R1

YZF-R1 (Kendaraan Referensi)

Sebagai sepeda motor supersport andalan Yamaha, YZF-R1 terbaru dirancang dan direkayasa dengan performa untuk menjadi pemenang di lintasan balap di bawah konsep “Full Control Evolution for The Master of The Racetrack.” Selain ramah lingkungan karena memenuhi standar emisi EU5, model dan mesin crossplane yang telah disempurnakan memperoleh dua alat bantu pengendara elektronik lainnya: Engine Brake Management (EBM) dan Brake Control (BC). Pengembangan yang dilakukan pada beberapa bagian sasis membuat performa model ini naik kelas di lintasan balap.

XTZ690
Yamaha Tenere 700

Ténéré 700 (Kendaraan Referensi)

Sepeda petualang ini memiliki performa dengan kapasitas 689cc berpendingin cairan sejajar mesin 2 silinder dengan poros mesin 270°. Fitur sasis yang ringan ini membuat pengendara bebas bergerak, tahan lama yang luar biasa dan mudah diperbaiki, dapat membawa kotak penyimpanan barang dan lainnya, memberikan level keseimbangan tingkat tinggi bagi pengendara saat mengendarai off-road, berpetualang, ataupun touring. Berbagai teknologi pengurang beban juga membuat model ini menjadi 10 kg lebih ringan dari pendahulunya XT660Z.

NIKEN GT
Yamaha Niken GT

NIKEN GT (Kendaraan Produksi)

Berbasis dari model NIKEN 850 cc Leaning Multi-Wheel (LMW), yang memiliki performa menikung luar biasa dan fitur onboard untuk menambah pengalaman berpetualang lebih berkualitas. Model ini memberikan kenyamanan yang lebih untuk meningkatkan kualitas touring. Fitur yang mendukung hal tersebut, seperti menggunakan kaca depan lebih besar untuk memberikan perlindungan terhadap angin, fitur penghangat pegangan jika menghadapi cuaca yang dingin, memiliki model kursi khusus yang dapat mengurangi kelelahan ketika perjalanan, soket daya 12V DC dan memiliki dudukan tengah, semuanya hadir sebagai perlengkapan standar motor ini.

YZ450FX
Yamaha YZ450FX

YZ450FX (Kendaraan Referensi)

Model yang terinspirasi dari balapan motorcross kelas atas YZ450F, YZ450FX menawarkan performa dan fungsi yang diperlukan dalam balapan enduro. Pengaturannya dioptimalkan sesuai spesifikasi mesin balap enduro, dengan handling yang ringan dan gesit, mesin diatur dengan tarikan yang lebih baik pada putaran tinggi, dan lain-lain. Mesin yang digunakan oleh kompetitor Kenji Suzuki di Jepang National Cross-Country (JNCC) ini pun akan ditampilkan.

TY-E
Yamaha TY-

TY-E (Kendaraan Referensi)

Sepeda elektrik uji coba ini adalah prototype lanjutan dan diciptakan sebagai bagian dari program teknologi R&D internal Yamaha. Kerangka monocoque plastik yang diperkuat serat karbon atau Carbon Fiber – Reinforced Plastic (CFRP) menjadikan kerangka motor listrik lebih kompak, rpm tinggi, tenaga listrik yang tinggi sehingga menghasilkan torsi kecepatan rendah yang kuat dan akselerasi yang halus. Hal ini imaksudkan untuk dapat menaklukkan rintangan uji coba. Dikendarai oleh Kenichi Kuroyama di FIM Trial-E Cup, TY-E berada di urutan ke-2 pada seri tahun 2018 dan 2019.

TRITOWN

TRITOWN (Kendaraan Referensi)

Kendaraan listrik dengan roda depan kembar ini dikendarai sambil berdiri dan memanfaatkan mekanisme Leaning Multi-Wheel (LMW) Yamaha. Kendaraan dengan konstrukai sederhana ini dikendalikan menggunakan keseimbangan pengendara, sehingga memberikan pengalaman yang menyenangkan dan mengasyikan dalam menunjang mobilitas jarak pendek. Body yang ringan, praktis, dan kontrol intuitif membuatnya dapat digunakan oleh semua kalangan. Saat ini sedang diuji coba pada beberapa fasilitas rekreasi, taman, dan sejenisnya di Jepang untuk uji kelayakan produk, kemampuan untuk menarik pelanggan, persaingan di bidang mikromobilitas, dan banyak lagi.

E-VINO
Yamaha E-Vino

E-Vino (Kendaraan Produksi)

Berbasis skuter Vino 50cc bergaya retro pop yang sedang populer, model komuter listrik ini menggunakan teknologi EV sehingga dapat menawarkan sensasi berkendara yang halus. Fitur utamanya yang dapat membuat percepatan berkendara yang halus, selain itu memiliki banyak torsi yang dapat digunakan pada kecepatan sangat rendah, dan baterai yang mudah dilepas. Produk ini juga memiliki dua mode berjalan yang dapat menyesuaikan kondisi pengendara serta fungsi tambahan untuk memberikan tenaga tambahan ketika menanjak.

YPJ-XC
Yamaha YPJ-XC

YPJ-XC (Kendaraan Produksi)

Electrically Power Assisted Mountain Bike (eMTB) merupakan sepeda gunung bertenaga listrik yang menggunakan unit penggerak Yamaha PW-X kelas atas dan mencerminkan DNA Yamaha yang menyimpan banyak pengalaman di industri e-Bike (sepeda elektrik). Tenaga yang kuat dan dapat dikontrol membuatnya menjadi teman berkendara istimewa ke mana saja khususnya pada akhir pekan dengan memberikan pengalaman menyenangkan.

YNF-01
Yamaha YNF

YNF-01 (Pameran Khusus)

Model konsep mobilitas dengan kecepatan rendah ini dirancang dan direkayasa dengan kemampuan menghadapi off-road dan bertujuan menginspirasi semangat berpetualang pada pengguna. Desain yang terinspirasi dari off road ini dilengkapi dengan ban besar dan suspensi 4 (empat) roda independen yang mendorong keinginan pengguna untuk “pergi ke mana saja dan melakukan segalanya.” Produk ini juga memenangkan Red Dot Award: Design Concept 2019 award.

JW_X-1_Plus+
Yamaha JWX-1 Plus+

JWX-1 PLUS+ (Pameran Khusus)

Kursi roda dengan penggerak listrik ini memungkinkan pengguna untuk mengubah kursi roda manual yang sekarang digunakan menjadi kursi roda listrik hanya mengganti roda utama dengan JWX-1 PLUS +. Hal ini menambah kenyamanan para pengguna kursi roda manual karena dengan bantuan tenaga listrik dapat mempermudah serta memperluas jangkauan mobilitas pengguna. Dengan menggunakan sistem kontrol JW Smart Core milik Yamaha sehingga pengguna dapat mengendalikan kecepatan, laju akselerasi / perlambatan, dll.

YMR08
Yamaha YMR-08

YMR-08 (Pameran Khusus)

Drone multi-rotor untuk industri ini dikembangkan dari konsep penyemprotan satu hektar tanaman dalam 15 menit.* Rotor yang berputar berlawanan pada sumbu yang sama ini menciptakan dorongan penyemprotan yang kuat untuk menyebarkan bahan kimia pertanian ke area akar tanaman, bertujuan menghasilkan kualitas dan efisiensi pada saat penyemprotan yang setara dengan menggunakan helikopter tanpa pengemudi untuk industri. Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan drone untuk kepentingan industri meningkat, seperti YMR-08 yang digunakan untuk menyemprotkan bahan kimia pertanian ke ladang lebih kecil dan sulit dijangkau dengan menggunakan helikopter tanpa pengemudi.
*Dengan penyemprotan terus menerus dilakukan di atas permukaan tanah.

Fazer R
Yamaha Fazer R

FAZER R (Pameran Khusus)

Model terbaik helikopter tanpa pengemudi dari Yamaha ini digunakan industri pertanian untuk pengendalian hama melalui udara, menyemprotkan ladang dengan pupuk dan herbisida, dll. Memiliki kapasitas muatan bahan kimia pertanian sebesar 32 liter yang terbesar di kelasnya sehingga mampu menyemprotkan 4 (empat) hektar tanaman tanpa perlu mengisi ulang bahan kimia pertanian atau mengisi bahan bakar.

Produk ini juga dilengkapi dengan standar fitur Turn Assist Yamaha, yang menggunakan kombinasi GPS dan gyrosensor untuk menghitung kecepatan udara dan jarak untuk berbelok dalam radius tertentu di atas area semprotan, serta mampu terbang pada garis dan kecepatan yang konsisten untuk melakukan penyemprotan secara bersamaan.

BERIKUT DAFTAR PEMENANG NONTON MOTOGP GRATIS DI JEPANG

Keseruan kompetisi balap motor dunia MotoGP dengan aksi pembalap-pembalap Yamaha akan disaksikan langsung oleh konsumen beruntung yang menggunakan oli Yamalube. Selain merasakan manfaat produk berkualitas itu, hadiah spesial yang diperoleh akan memberikan pengalaman berharga tak terlupakan.

Melalui program berhadiah menarik Yamalube Goes to MotoGP yang sudah berjalan mulai Agustus hingga September 2019, para pemenang berkesempatan untuk nonton gratis MotoGP di Jepang atau Malaysia. Program itu dengan cepatnya menarik perhatian masyarakat luas yang merespon positif dengan mengikuti persyaratannya.

Pemenang Program Yamalube Goes to MotoGP (Nonton MotoGP Jepang)

Lalu sesuai jadwal yang ditetapkan, diadakan pengundian periode pertama yang digelar tanggal 9 September 2019 di Yamaha Flagship Shop, Jakarta Pusat. Melalui pengundian itu, sebanyak 19 orang pemenang berhak mendapatkan hadiah nonton langsung MotoGP seri Jepang dan memberikan dukungan kepada pembalap-pembalap Yamaha di sirkuit Twin Ring Motegi bulan Oktober ini. Nama-nama pemenang secara resmi diumumkan di website dan media sosial resmi Yamaha pada 13 September 2019. Serta dapat dilihat di link berikut : http://www.yamalube-promo.com.

Berkunjung ke “Negeri Sakura” sekaligus menjadi bagian dari kemeriahan kejuaraan balap internasional bergengsi seperti MotoGP merupakan sebuah kebanggaan tersendiri. Untuk pembeli Yamalube yang belum beruntung, masih ada kesempatan nonton langsung MotoGP Malaysia yang akan diundi pada periode 2 tanggal 10 Oktober 2019.

Kesempatan nonton langsung MotoGP masih terbuka hingga akhir September dengan cara melakukan pembelian oli Yamalube. Tipe oli Yamalube adalah oli mesin (Silver – Sport – Gold – Matic – Power Matic – Super Matic – Super Sport dan RS4GP). Lalu mengisi data diri serta upload invoice / tanda bukti pembelian pada link berikut ini : http://www.yamalube-promo.com. Pendaftaran bisa dilakukan lebih dari satu kali dengan menunjukkan bukti pembelian Yamalube atau pendaftaran dilakukan melalui bengkel atau toko penjual oli Yamalube terdekat. Adapun yang bisa mengikutinya adalah Warga Negara Indonesia (WNI) dan memiliki tanda pengenal (KTP/SIM).

”Selamat kepada para pemenang yang akan nonton langsung MotoGP di Jepang. Terimakasih atas partisipasinya mengikuti program ini. Nikmati keseruan perjalanan ke Jepang dan nonton MotoGP bersama Yamaha,” papar Yordan Satriadi, Deputy GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Yamalube sendiri merupakan produk yang sudah dikenal luas masyarakat dan merupakan salah satu komponen penting dalam mendukung kinerja mesin sepeda motor. Terdiri dari produk yang lengkap dari oli sampai perawatan. Untuk perawatan diantaranya Brake Fluid, Carbon Cleaner, Chain Lube, Gear Motor Oil, Front Fork Oil G-10, Yamacoolant, Yamalube Multipurpose, Yamabond. Yamalube memiliki 19 jenis produk. Menggunakan teknologi XPEED di Yamalube mendukung sepeda motor untuk performa maksimal dan proteksi untuk mesin, menjaga komponen mesin tetap bersih, serta stabilitas dan mampu mempertahankan kekentalan, mendukung keiritan, ramah lingkungan, tahan lama.

Informasi lebih lanjut bisa diakses di http://www.yamaha-motor.co.id dan media sosial Yamaha Motor Indonesia, @yamahaindonesia.

RIDER YAMAHA RACING INDONESIA RAIH POLE POSITION DI SUZUKA 4 HOURS

Suzuka, Jepang – M Faerozi, akrab dipanggil  Faeroz menyempurnakan perjuangannya dengan meraih pole-position atau posisi terdepan dalam sesi kualifikasi gelaran Suzuka 4 Hours yang diikuti 50 tim. Pembalap binaan Yamaha Racing Indonesia ini mencatat best-time 2 menit 15,917 detik. Berjarak signifikan 1,5 detik dengan posisi ke-2nya.

Sebelumnya Faeroz yang mengusung tim Yamaha Indonesia & Ito Racing menjadi yang tercepat dalam dua kali sesi latihan bebas (Free Practice). Catatan penting, bahwa ini penampilan pertama Faeroz di Suzuka 4 Hours dengan pacuan Yamaha YZF R6. Adapun pendampingnya ialah rider Jepang, Maiku Watanuki.

19 8h thu1 148 - Copy

“Ini kali pertama saya mengikuti kejuaraan balap 600 cc dan mengendarai YZF-R6 di Suzuka 4 Hours. Saya sangat enjoy untuk belajar skill balap, tentang racing-line, tentang motor dan semuanya untuk lebih baik kedepan. Alhamdulillah, saya di kualifikasi dapat meraih pole position. Untuk besok, saya belum tahu kondisi cuaca namun saya akan mempersiapkan fisik saya karena ini balap ketahanan. Saya akan start pertama dengan  Le Mans Style dan saya bersama team-mate saya, Maiku Watanuki akan berjuang untuk menjadi juara,“ terang Faeroz yang pernah menjalani program VR46 Master Camp di Italia.

Turut hadir mendampingi dan mensupport Faeroz ialah Minoru Morimoto selaku Presiden Direktur PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). Hasil ini membuat kebahagiaan tersendiri dan berharap hasil terbaik dapat diraih Faeroz pada penampilan perdananya.

“Saya sangat bangga dengan Faeroz karena berada di posisi teratas diantara 100 pembalap yang bergabung di Suzuka 4 Hours. Feroz menjalani latihan singkat dengan YZF-R6 di Suzuka namun dapat mencapai perfoma terbaik. Saya berharap ia dapat berparung optimal di Suzuka 4 Hours untuk meraih podium. Yamaha Semakin Di Depan, GassPoll !,“ ujar Minoru Morimoto.

Adapun jadual race Suzuka 4 Hours pada Sabtu (27 Juli) ialah sesi starting procedure selama setengah jam, dimulai pukul 8.30 hingga  8.00 waktu Jepang. Selanjutnya race dimulai pukul 9 hingga 13.00.

TAS PEMBALAP TEAM KABOCI DIBOBOL DI BANDARA SAAT BERANGKAT IKUTI ARRC SERI JEPANG

Kejadian memilukan terjadi pada Team Balap 549 Kaboci saat keberangkatan mereka dalam ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) seri Jepang. Tas kopor milik salah satu pembalapnya mengalami kebobolan, yakni milik M. Robby Sakera.

Dalam kejadian pembobolan tersebut, diketahui telah hilang Racing Suit, sarung tangan dan sepatu balap. Hal ini diketahui saat Team sudah tiba di Bandara Nagoya, Jepang.

Manajemen Team juga langsung melaporkan ke pihak Manajemen Bandara Nagoya, mereka pun sigap dan langsung memeriksa CCTV. Begitu pun pada Bandara Hongkong, bandara dimana Team Kaboci transit, mereka segera memeriksa CCTV dan melaporkan tidak ada sesuatu yang mencurigakan.

Dengan hal tersebut, Team berasumsi bahwa kejadian tersebut terjadi di Bandara Soekarno-Hatta. Saat tiba di Soekarno-Hatta, Manajemen Kaboci juga telah melaporkan kejadian ini ke pihak Maskapai Cathay Pacific Airways di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta.

Infonya, pihak Maskapai akan melakukan pengusutan. Namun sampai saat ini belum ada laporan lebih lanjut hasil dari pengusutan tersebut.

Kejadian ini juga diunggah di akun Instagram Official dari Team Kaboci @549kaboci_official, berikut unggahannya:

65806446_438079200108426_6582782175870024748_n
Wujud dari Racing Suit, Gloves & Racing Boots milik Robby Sakera yang hilang di Bandara

Bantu repost para pecinta balap roda dua tanah air….
Ada sebuah kejadian menyesak kan ya terjadi mengiringi keberangkatan kami menuju seri 4 kejuaraan ARRC yg berlangsung di Sirkuit Suzuka dua minggu lalu…
Tas pembalap kami @robby_sakera157 dibobol di Terminal 3 bandara internasional Soekarno Hatta. Racing suit Ardians, Sepatu dan sarung Tangan alpinestars hilang dr dalam tas… Bagaimana mungkin sebuah bandara internasional tidak memasang peralatan cctv untuk mengawasi proses loading bagasi ke dalam pesawat… Laporan sudah dilakukan akan tetapi blom ada respon bukankah ini suatu hal yg memalukan mengingat ini sebuah bandara internasional… Perjuangan kami adalah demi merah putih Indonesia Raya dan kami berjuang dengan dana pribadi… Layak kah kami mendapatkan perlakuan seperti ini?
Kepada rekan² balap setanah air, apabila menemukan werpak/racing suit seperti di foto dengan nama Robby Sakera #157 tolong beritahu kami… Mari kita usut dan cegah agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi… @cathaypacific @cathaypacificid @ap_airports @angkasapura2 @kemenhub151 @budikaryas @nahrawi_imam @ardiansracingsuitsyk @irwanardiansyah_official @fansbase157

Mendengar hal ini sungguh sangat mampermalukan citra sistem transportasi udara kita. Hal ini harus diusut hingga tuntas, supaya tidak terjadi lagi hal serupa bagi para pengguna maskapi penerbangan. Apalagi terjadi bagi pahlawan olahraga yang memperjuangkan nama Indonesia ke pentas dunia.

JELANG ARRC SUZUKA JEPANG, RIDER INDONESIA SIAP JAGA KONSISTENSI RAIH POIN

Start dari posisi ke-4, M Faerozi yang mengusung tim Yamaha Racing Indonesia (YRI) harus puas finish ke-9 pada race perdana (1) balap Asia Road Racing Championship (ARRC) 2019 kelas Asia Production 250 (AP250) di Sirkuit Suzuka, Jepang, Sabtu (29 Juni).

Sehubungan jalannya balapan, pada awalnya, pembalap asal Lumajang tersebut dapat berada di barisan depan. Faeroz, sapaan akrabnya ingin kembali meraih podium seperti seri ke-3 ARRC 2019 Thailand. Namun dalam perjalanan race pada rombongan pertama cukup ketat sehingga kehilangan momen untuk mengejar.

19arrc r4 sat2 2821

Sedangkan rekan satu timnya, Anggi Setiawan memang berada di barisan rombongan ke-2. Anggi sudah berusaha untuk mencari set-up terbaik sesuai dengan evaluasi yang dilakukan dengan mekanik. Petarung asal Palu, Sulawesi Tengah ini berada di grid start ke-17 dan pada akhirnya finish ke-16.
Namun Faeroz dan Anggi Setiawan siap berusaha lebih baik lagi di race ke-2 AP250 yang akan berlangsung Minggu (30 Juni). Mereka akan all-out untuk memperoleh poin maksimal agar posisi dalam klasemen sementara terdongkrak menjadi lebih baik.

“Saat kualifikasi, saya puas memperoleh di grid ke-4. Saya mencoba set-up terbaru pada suspensi dan hasilnya lebih baik. Saat race, saya memulai start dengan baik namun di corner 1, saya tertutup pembalap lain. Ada sedikit kendala pada motor saya, tetapi itu tidak menjadi masalah serius. Saya finish ke-9 dan saya akan berusaha lebih baik di race ke-2 untuk memperbaiki poin dalam klasemen,” ujar Faeroz yang saat ini ada di posisi ke-8 dalam klasemen sementara AP250.
“Dari hasil kualifikasi, kita set-up mesin dan suspensi hasilnya cukup baik. Namun saat race, untuk dapat maju kedepan, memang sangat sulit. Saya kehilangan momen dari rombongan depan. Namun untuk set-up akan kita tingkatkan menjadi lebih baik jelang persiapan di race ke-2,” timpal Anggi Setiawan yang berada di urutan ke-15 dalam standing point AP250.

19arrc r4 sat2 2016

Sedangkan dua rookie atau pendatang baru tim Yamaha Racing Indonesia (YRI) yang berkompetisi di kelas Underbone 150 cc (UB150), Wahyu Nugroho dan Aldi Satya Mahendra tidak dapat memberikan hasil maksimal.
Wahyu Nugroho yang sukses meraih podium saat ARRC 2019 Thailand mengalami kendala pada kinerja pengereman, sedangkan Aldi Satya Mahendra terjatuh di lap-lap akhir saat bersaing di barisan depan. Tidak kata menyerah. Mereka akan berupaya maksimal lebih baik di race ke-2 UB150.

Adapun, hasil dari race 1, masing-masing berada di urutan ke-11 dan ke-19 dalam klasemen sementara UB150.
“Pertama, saya senang dimana dalam Superpole dapat start di posisi ke-3. Dalam race sempat di depan. Dua lap setelah start saat memasuki lap ke-3, ada kendala teknis pada bagian rem depan hingga saya melorot ke belakang. Saya tetap mencoba untuk mencapai finish. Dan akhirnya saya dapat finish ke-16. Race ke-2 saya berharap lebih baik dan tidak ada kendala agar supaya kerja keras tim terbayar,” tutur Wahyu Nugroho yang berasal dari Boyolali, Jawa Tengah dan berumur 16 tahun.
“Saat Superpole, Aldi keluar langsung push dan mendapat time 2 menit 41,3 detik dan berhasil start di di grid posisi ke-5. Tetapi saat Superpole tadi motor kurang maksimal dalam pemilihan gir dan masuk persiapan race 1 coba kami terapkan hasil inputan tersebut. Saat race, lepas start, Aldi dapat berdua dengan Wahyu berada di barisan depan. Aldi berusaha untuk tetap berada di top group. Masuk lap akhir, Aldi mencoba untuk push dan pada chicane tikungan ke-12 Aldi terjatuh bersenggolan dengan pembalap lain. Untuk race ke-2 nanti, Aldi akan tetap semangat dan harus optimis untuk meraih hasil yang lebih baik,” tukas Aldi Satya Mahendra yang masih berusia 13 tahun.

19arrc r4 sat2 2025

Ayo dukung terus tim Yamaha Racing Indonesia (YRI) yang berjuang di ARRC 2019 Suzuka. Semoga mereka dapat mengharumkan nama Indonesia di pentas balap internasional. Serta dapat meriah podium tertinggi untuk Merah Putih Semakin Di depan. Yamaha Gasspoll!

FAEROZ SIAP BAWA NAMA INDONESIA DI SUZUKA 4 HOURS

Sentul, Bogor – Pembalap muda binaan Yamaha Racing Indonesia (YRI) Muhammad Faerozi Toreqotullah atau yang lebih akrab disapa Faeroz, siap tampil dalam ajang balap ketahanan paling bergengsi yaitu Suzuka 4hours Endurance Road Racing (ST600) pada 27 Juli mendatang. Hal tersebut disampaikan dalam press conference yang diadakan di Press Room, Sentul Internasioanl Circuit (SIC) pada Minggu (23/6), yang juga bertepatan dengan berlangsungnya seri perdana Yamaha Sunday Race 2019.

Dalam balap ketahanan yang digelar setiap tahun tersebut, Faeroz akan memacu motor YZF-R6 diatas trek Suzuka yang memiliki lintasan sepanjang 5.821 km selama 4 jam non-stop, bergantian dengan rekan setimnya yang merupakan pembalap asal Jepang, Maiku Watanuki dari Ito-Racing Jepang.

Poto 6

Tampilnya Faeroz di Suzuka 4hours Endurance Road Racing (ST600) tidak hanya mempertegas eksistensi para rider muda Indonesia di pentas kompetisi balap dunia, tetapi turut menjadi success story dari program pembibitan dan pembinaan yang selama ini telah dilakukan oleh Yamaha Indonesia dalam mengembangkan karir pembalap muda potensial secara lebih terstruktur dan realistis.

Sebagai tambahan informasi, di tahun 2014 para pembalap Yamaha Racing Indonesia yang terbagi kedalam dua tim, pernah mengukir prestasi dengan menjuarai balap Suzuka 4hours Endurance Road Racing (ST600). Tidak tanggung-tanggung, kedua tim tersebut berhasil menyabet gelar juara dimana YRI A sebagai juara 1 dan YRI B sebagai juara 2.

“Saat ini kami sangat senang dapat mengirimkan rider muda bertalenta, Faerozi ke Suzuka 4 Hours Endurance Race di tahun 2019, yang akan membalap bersama Maiku Wakatumi dari Ito-Racing di Jepang. Kami yakin Faerozi akan mendapatkan pengalaman membalap di level internasional yang luar biasa serta belajar bagaimana mengikuti Endurance Race dan mengendarai motor besar sekelas YZF-R6,” jelas Minoru Morimoto, President Director & CEO PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.

Menjelang keikutsertaan Faeroz di Suzuka 4hours, Yamaha Indonesia telah melakukan serangkaian persiapan agar rider binaanya dapat tampil dengan optimal. Faeroz dijadwalkan tiba di Suzuka, Jepang, pada tanggal 10 Juli dan akan mengikuti Regular Championship selama dua hari (13-14 Juli) guna mempertajam pemahamannya atas karakter motor YZF-R6.

Setelah itu, pembalap asal Jawa timur ini akan menjalani Special Sport Riding (15-16 Juli) untuk mendapatkan lisensi membalap di ajang Suzuka 4hours Endurance Road Racing (ST600), dan dilanjutkan dengan Official Test atau simulasi membalap (20 Juli) sebelum akhirnya melaksanakan Free Practice & QTT di tanggal 25 Juli serta Race di tanggal 27 Juli.

“Ini merupakan pertama kalinya saya mengikuti Endurance Race Suzuka 4 Hours di Jepang. Kesempatan ini tentunya akan saya manfaatkan untuk meningkatkan skill balap serta mental dalam menghadapi kompetisi balap di level dunia. Saya juga meminta dukungan serta doa dari masyarakat Indonesia agar saya dapat meraih gelar juara di kompetisi ini seperti yang sebelumnya pernah dilakukan oleh para rider pendahulu saya di tahun 2014. Untuk Merah Putih Semakin Di Depan, Yamaha Gasspoll,” terang Faeroz dengan penuh semangat.

Poto 5

Faeroz merupakan pembalap asal Lumajang, Jawa Timur, berusia 16 tahun yang pernah mengikuti program VR 46 Academy, Mastercamp batch ke-6 di Tavullia, Italia. Pada tahun 2016 dan 2017, Faeroz sempat berlaga di kejuaraan Motoprix dan tampil memukau dengan mendominasi perolehan podium, baik di kelas Moped 110cc, 125cc dan 150cc.

Di tahun 2018, Faeroz mengawali debut balap Internasional untuk pertama kalinya dengan mengikuti kejuaraan di tingkat regional yaitu Asia Road Racing Championship (ARRC) selama satu musim penuh di kelas Asia Production 250 (AP 250) dengan motor YZF-R25 buatan dalam negeri.

Tahun ini tim YRI kembali menurunkan Faeroz yang diduetkan bersama Anggi Setiawan untuk mengikuti kejuaraan ARRC 2019. Faeroz sendiri pada seri balapan terakhirnya di Sirkuit Buriram, Thailand berhasil meraih podium ke-3 yang sekaligus menjadi podium pertamanya sepanjang musim ini. Saat ini, Faeroz berada di posisi ke-8 urutan klasemen sementara dengan perolehan 56 poin dari total 3 seri yang sudah dijalani.

MARQUEZ KUNCI GELAR JUARA DUNIA MOTOGP DI MOTEGI JEPANG

Rider Repsol Honda kembali meraih pencapaian terbaiknya di tahun ini, pasalnya perburuan titel juara dunia 2018 telah terhenti setelah Dovizioso terjatuh di dua lap tersisa dan hanya finish di posisi 18 atau tidak mendapatkan poin. Hal ini tentu membuat Marquez tidak terkejar pengumpulan poinnya walau tersisa tiga seri lagi.

 

Raihan poin Marquez saat ini 296 poin unggul 102 poin dari Dovi, meski tersisa seri Australia, Malaysia dan Valencia hanya menyisakan 75 poin untuk direbut, dan sudah pasti tidak bisa mengejar poin Marquez. Kemenangan ini pun telah dipersiapkan oleh Honda, wajar jika selebrasi Juara Dunia ke-tujuh untuk Marc berlangsung spektakuler.

Perayaan pencapaian Juara Dunia bagi Marquez kali ini diberi judul Level-7 dan mengambil tema permainan games Dingdong dengan grafik resolusi rendah yang sempat sangat populer di Negeri Sakura. Juara dunia ketujuh Marquez ini meliputi lima kali juara dunia kelas MotoGP dan masing-masing satu kali juara dunia di kelas GP125cc dan Moto2. Dan pencapaian tujuh gelar tersebut dicapai dalam waktu sembilan tahun, atau Seven In Nine.

Berikut rekam jejak Juara Dunia Marc Marquez:

  1. 2010 – 125cc
  2. 2012 – Moto2
  3. 2013 – MotoGP
  4. 2014 – MotoGP
  5. 2016 – MotoGP
  6. 2017 – MotoGP
  7. 2018 – MotoGP

Jika kondisi balapan dan para Rider seperti saat ini sangat tidak mungkin dalam waktu lima tahun ke depan rekor juara Valentino Rossi akan dilewati. Namun bukan berarti Rossi tidak bisa berbuat apa-apa lagi, Rossi akan terus memberikan tekanan kepada Marquez, bahkan The Doctor masih menjadi pesaing utama. Saat ini saja pun The Doctor sangat mungkin menggeser Dovi di posisi Runner Up, saat ini saja hanya selisih sembilan poin dan ada 75 poin tersisa yang bisa diperebutkan.

GP JAPAN – RACE RESULT

RACE RESULTS

POS. RIDER TEAM TIME
1 M. MARQUEZ REPSOL HONDA TEAM 42’36.438
2 C. CRUTCHLOW LCR HONDA CASTROL 1.573
3 A. RINS TEAM SUZUKI ECSTAR 1.72
4 V. ROSSI MOVISTAR YAMAHA MOTOGP 6.413
5 A. BAUTISTA ANGEL NIETO TEAM 6.919
6 J. ZARCO MONSTER YAMAHA TECH3 8.024
7 M. VIÑALES MOVISTAR YAMAHA MOTOGP 13.33
8 D. PEDROSA REPSOL HONDA TEAM 15.582
9 D. PETRUCCI ALMA PRAMAC RACING 20.584
10 H. SYAHRIN MONSTER YAMAHA TECH3 24.985
11 F. MORBIDELLI EG 0,0 MARC VDS 25.931
12 B. SMITH RED BULL KTM FACTORY RACING 26.875
13 P. ESPARGARÒ RED BULL KTM FACTORY RACING 27.069
14 K. NAKASUGA YAMALUBE YAMAHA FACTORY RACING 32.55
15 T. NAKAGAMI LCR HONDA IDEMITSU 37.718
16 X. SIMEON REALE AVINTIA RACING 39.583
17 J. TORRES REALE AVINTIA RACING 39.839
18 A. DOVIZIOSO DUCATI TEAM 42.698
19 S. REDDING APRILIA RACING TEAM GRESINI 49.943
20 T. LUTHI EG 0,0 MARC VDS 52.707
21 S. GUINTOLI TEAM SUZUKI ECSTAR + 1’01.848
22 A. IANNONE TEAM SUZUKI ECSTAR N.C. (10 laps)
23 K. ABRAHAM ANGEL NIETO TEAM N.C. (12 laps)
24 J. MILLER ALMA PRAMAC RACING N.C. (14 laps)
25 A. ESPARGARÒ APRILIA RACING TEAM GRESINI N.C. (18 laps)