KEJURNAS BALAP MOTOR SPORT RESMI BATAL DI GELAR TAHUN INI

Kejuaraan Nasional Balap Motor Sport di Indonesia resmi tidak diadakan tahun ini. Event yang bertajuk Indospeed Race series gagal digelar sesuai surat edaran PP IMI perihal pembatalan penyelenggaraan kejurnas tersebut.

36428631_640193639672510_8593139268963008512_o

Hal ini disebabkan tidak adanya informasi lebih lanjut dari pihak Promotor mengenai perpanjangan kontrak. Sebenarnya sudah ada Promotor pengganti yang siap menyelenggarakan, namun mundur karena pihak Sentul memasang tarif yang sangat tinggi.

3893662331

Event yang rencananya akan diselenggarakan lima seri ini sudah tercium gagal tayang sejak tidak adanya IRS di kalender Sentul. Dengan begitu, maka Kejuaraan Nasiaonal balap motor Sport tahun ini tidak ada, dan berharap ada harapan lagi di tahun depan.

54771055_2311709519153089_6728474117155555006_n

Maka dari itu, harapan satu-satunya ada pada Yamaha Sunday Race. Walau YSR adalah event One Make Race, mau tidak mau semua Team balap Independent harus ikut Event ini untuk menjaga level kompetitif sambil menunggu tahun depan.

GUPITA KRESNA CATAT REKOR TERBARU SENTUL, NAMUN RACE SPORT 250 TERTUNDA KARENA HUJAN

Seri ke-5 atau babak final dari gelaran Indospeed Race Series (IRS) 2018 di Sirkuit Sentul Internasional yang berlangsung hari Rabu-Kamis ini (12-13 Desember). Dalam hal ini, tersaji dua kelas utama, yaitu Kejurnas Sport 150 cc dan Kejurnas Sport 250 cc yang diikuti oleh tim-tim yang disupport Yamaha Indonesia.

Yang menarik, bahwa di putaran pamungkas ini, rider tim Yamaha Oryza, Gupita Kresna sukses memecahkan rekor Kejurnas Sport 150 cc IRS 2018 Sentul dengan torehan waktu 1 menit 47,608. Perfoma motor YZF-R15 Gupita Kresna terbukti menjadi terbaik saat sesi kualifikasi.

Gupita Kresna Sukses Memecahkan Rekor Best-Time Kejurnas Sport 150 cc IRS 2018 Sentul
Gupita Kresna Sukses Memecahkan Rekor Best-Time Kejurnas Sport 150 cc IRS 2018 Sentul

Rekor sebelumnya diraih oleh Wahyu Aji (Yamaha HDS) yang dicetak pada seri awal IRS 2018 Sentul pada 17 Maret lalu dengan ukiran waktu 1 menit 47,794 detik. Alhasil, konteks menjadi bukti bahwa riset pacuan Yamaha YZF-R15 terus berkembang signifikan. Ukiran waktu semakin tajam dari waktu ke waktu.

Menyangkut jalannya race pertama (1) dari Kejurnas Sport 150 cc yang berlangsung selama 10 lap, kembali para rider Yamaha membuktikan dominasinya. Richard Taroreh (Yamaha 549 Kaboci) sukses meraih podium juara Kejurnas Sport 150 cc dan posisi runner-upnya milik Reynaldi Pradana (Yamaha HDS). Mereka berjarak 0,378 detik.
“Puji Tuhan, saya meraih podium pertama kembali di penghujung seri ini. Pada balapan kali ini, saya benar-benar mengikuti ritme balapan dan mengatur strategi untuk tidak lepas dari rombongan pertama. Jelang lap akhir saya mulai push untuk mendekati Wawan Wello. Sayangnya tikungan terakhir Wello crash dan saya langsung ambil alih posisi pertama sampai finish,” ucap Richard Taroreh.

Richard Taroreh Juara 1 dan Reynaldi Pradana Juara 2, Race Pertama Sport 150 cc
Richard Taroreh Juara 1 dan Reynaldi Pradana Juara 2, Race Pertama Sport 150 cc

 

Mengacu pada hasil ini, maka para pembalap Yamaha secara total meraih 100 persen podium terbaik dan runner-up untuk semua seri IRS 2018 Sentul yang telah dihelat sebanyak 5 putaran. Jadi selalu milik racer Yamaha.

Tentu saja, kemenangan ini menggenapi predikat juara nasional Sport 150 cc yang sudah dipastikan Richard Taroreh sebelum balapan dimulai. Jadi memang pundi nilainya Richard Taroreh dalam klasemen sementara sudah tidak terkejar lagi sebelum putaran ke-5 ini diselenggarakan.

Pada bagian lain, untuk penyelenggaraan sesi kualifikasi dan race pertama (1) kelas Kejurnas Sport 250 cc harus tertunda karena kondisi trek Sentul yang diguyur hujan deras. Sebelumnya sempat dilakukan sesi Free Practice atau latihan bebas.
Pelaga tim Yamaha RRS, Rey Ratukore sudah sangat optimis dapat memperoleh grid depan dalam kualifikasi Kejurnas Sport 250 cc berdasarkan data catatan waktu dalam latihan bebas yang berada di catatan 1 menit 44,185 detik. Rey ada di urutan ke-3 dalam latihan bebas Kejurnas Sport 250 cc.

Rey Ratukore Optimis Raih Hasil Terbaik Di Seri Ini
Rey Ratukore Optimis Raih Hasil Terbaik Di Seri Ini

 

“Saya sangat optimis dapat mengukir waktu terbaik dalam babak kualifikasi berdasarkan set-up motor yang prima dalam latihan bebas. Namun dikarenakan hujan deras mengguyur, maka kualifikasi dan race pertama diundur pada hari kamis atau di ambil dari hasil free practice dan langsung menjalani race 2. Tim masih menunggu info dari penyelenggara,” tutur Rey Ratukore yang saat ini ada di posisi ke-3 dalam klasemen sementara Kejurnas Sport 250 cc dan berpotensi besar untuk meraih deretan ke-2 dalam klasemen akhir.

PEMBALAP YAMAHA PASTIKAN JUARA NASIONAL & TARGETKAN RUNNER-UP NASIONAL DI SERI TERAKHIR IRS

Klasemen poin para pembalap Yamaha dalam kelas Kejurnas Sport 150 cc pada gelaran Indospeed Race Series (IRS) 2018, di Sirkuit Sentul Internasional, Bogor sudah tidak terkejar lagi. Predikat juara nasional sudah dipastikan Richard Taroreh. Petarung tim Yamaha 549 Kaboci ini sudah memastikan gelar juara nasional untuk kedua kalinya (2017-2018). Perolehan poinnya (145 poin) sudah tidak terkejar lagi selisih 55 poin dengan posisi ke-2 klasemen. Alhasil, seri final IRS 2018 yang akan dihelat pada Rabu-Kamis (12-13 Desember) tidak berpengaruh lagi.

Untuk perebutan deretan runner-up dan ke-3 Kejurnas Sport 150 cc masih ketat. Masih diperebutkan diantara Reynaldi Pradana (Yamaha HDS), Gupita Kresna (Yamaha Oryza) dan Syahrul Amin (Yamaha 549 Kaboci) serta Wilman Hammar (Yamaha Bahtera Racing). Ini yang siap jadi tontonan menarik dalam seri ke-5 IRS 2018 Sentul nanti.

Ada satu hal penting yang pastinya ingin dipertahankan para racer Yamaha Indonesia. Yaitu mendominasi kualifikasi, podium ataupun klasemen akhir Kejurnas Sport 150 cc. Yang dimulai putaran pertama IRS 2018 Sentul, tidak pernah diluar pelaga garputala. Disamping itu dalam klasemen sementara Kejurnas Sport 150 cc, posisi teratas hingga ke-9 didominasi pembalap Yamaha. Dan juga catatan waktu terbaik IRS 2018 masih dipegang Wahyu Aji saat putaran perdana IRS 2018 Sentul (17-18 Maret) dengan ukiran waktu 1 menit 47,794 detik pada sesi kualifikasi. Terbukti dari hasil ini pacuan YZF-R15 masih mendominasi.

“Target saya dan tim sudah tercapai dengan mempertahankan juara nasional Sport 150 cc. Pada seri terakhir ini, saya tetap ingin meraih podium pada kelas ini. Dan juga bisa meraih podium di kelas Sport 250 cc untuk merubah klasemen poin masuk ke-3 besar,” ucap Richard Taroreh.

Rey Ratukore Target Runner-Up Sport 250 cc_YZF R25
Rey Ratukore Target Runner-Up Sport 250 cc_YZF R25

Pada bagian lain di kelas Kejurnas Sport 250 cc, maka pembalap senior Rey Ratukore (Yamaha RRS) dipastikan akan berupaya untuk meraih podium seperti yang dilakukan di race ke-2 pada seri ke-4 IRS 2018 Sentul (25 November). Perfoma mesin Yamaha YZF-R25 konsisten bertarung di barisan depan sejak lap awal hingga bendera finish dikibarkan. Catatan penting, bahwa di race awal (1) putaran ke-4 IRS 2018 Sentul, Rey ratukore yang finish ke-4 menorehkan waktu tercepat 1 menit 43,505 detik.

“Di seri final, saya dan tim akan lakukan yang terbaik untuk bisa meraih podium dan bisa meraih posisi runner-up pada klasemen poin. Saya rasakan di seri 4 performa motor sudah setara, tinggal strategy saat balap nanti,” tegas Rey Ratukore.

Disamping itu, Richard Taroreh (Yamaha 549 Kaboci) juga memiliki potensi untuk mengulang podium juara seperti seri ke-2 IRS 2018 Sentul (30 Juni). Terlebih dalam putaran ke-4 IRS 2018 Sentul, Richard Taroreh dapat meraih posisi tercepat ke-2 dalam sesi kualifikasi dengan best-time 1 menit 43,453 detik.

Untuk race 1 IRS seri 5 akan dilaksanakan pada tanggal 12 Desember dan race 2 pada tanggal 13 Desember 2018.

YAMAHA KEMBALI SAPU BERSIH PODIUM DI KEJURNAS SERI 4

Pembalap-pembalap tim Yamaha menunjukkan konsistensinya dalam race pertama Kejurnas Sport 150 cc yang menjadi bagian dalam event penyelenggaraan Indospeed Race Series 2018 (IRS), di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor (24 November).
Tiga pembalap Yamaha, yaitu Reynaldi Pradana (Yamaha HDS Racing) dan rekan se-timnya, Wahyu Aji Trilaksana sukses meraih podium juara dan runner-up pada kelas yang diramaikan 28 starter ini. Sedangkan podium ke-3 diraih oleh Gupita Kresna (Yamaha Oryza).

“Sejak awal latihan, saya sudah merasa perfoma motor sangat prima. Dan saat kualifkasi saya berhasil meraih pole-position. Saat balapan berlangsung, karena pertarungannya sangat ketat saya berupaya menjaga ritme balapan. Kemudian saat tersisa 3 lap, saya push hingga limit hingga ada gap atau jarak waktu hingga 2,864 detik dan berhasil meraih podium tertinggi. Terima kasih untuk dan semua yang sudah mensupport saya, semoga race 2 saya bisa raih podium kembali,” ujar Reynaldi Pradana.

Yamaha Lanjutkan Tradisi Borong Podium Sport 150

Sebagai ilustrasi saja, dari pembalap yang finish dalam 10 besar, terdapat 7 rider yang menggunakan pacuan Yamaha YZF-R15. Mengacu pada hasil ini, maka Yamaha kembali menancapkan dominasinya dalam klasemen sementara Kejurnas Sport 150 cc. Dan klasemen sementara masih dipegang oleh Richard Taroreh dengan perolehan 134 poin dan unggul 57 poin dengan posisi kalsemen ke-2 Reynaldi Pradana.

Pada bagian lain di kelas Kejurnas Sport 250 cc, pembalap tim Yamaha RRS, Rey Ratukore sukses menaikkan peringkat klasemen sementara Kejurnas Sport 250 cc. Rey Ratukore mampu finish ke-4 pada race pertama (1) meskipun start dari grid posisi ke-9.
Alhasil, jika dijumlahkan dengan poin sebelumnya, maka Rey Ratukore naik ke peringkat ke-3 dari sebelumnya posisi ke-4 dalam klasemen sementara Kejurnas Sport 250 cc. Adapun total peserta yang terlibat ialah 29 starter.

“Puji Tuhan, saya bisa finish di posisi ke-4. Memang hasil dari kualifikasi kurang baik, namun saya berusaha untuk terus push dan bersaing di barisan top group. Dan sebelumnya saya bisa berada di posisi ke-3, sayangnya momen di lap terakhir saat masuk di tikungan ke-6 saya terlalu memaksa dan out. Tapi saya senang, dari hasil ini klasemen poin naik ke peringkat 3,” ucap Rey Ratukore.

Richard Taroreh Posisi ke-2, Kualifikasi Sport 250 cc

Sedangkan Richard Taroreh yang sebetulnya start dari grid depan yaitu ke-2 justru mengalami kendala teknis. “Motor saya terlambat panas. Saat 4 lap terakhir, motornya baru terasa enak. Sayangnya, saya sudah tertinggal rombongan depan. Race ke-2, saya akan berusaha lebih baik lagi,” tutur Richard taroreh yang harus puas finish ke-8.

Tentu saja, harapan selanjutnya bagi Rey Ratukore ataupun Richard Taroreh dan lainnya ialah dapat memperoleh prestasi yang lebih baik saat race ke-2, Minggu (25 November). Rey sendiri pernah podium saat seri ke-1 dan putaran ke-3 IRS 2018 Sentul. Termasuk Richarh Taroreh yang berhasil podium jawara di putaran ke-2 IRS 2018 Sentul.

RIDER YAMAHA SIAP PERTAHANKAN DOMINASI

Seri ke-4 gelaran balap Indospeed Race Series 2018 (IRS) akan berlangsung akhir pekan ini (24-25 November) di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor. Rider-rider Yamaha siap berkompetisi dalam event ini, dipastikan siap mempertahankan tradisi mendominasi podium juara Kejurnas Sport 150 cc dan memperbaiki klasemen poin di kelas Kejurnas Sport 250 cc.

Setelah 3 seri IRS 2018 yang telah berjalan, bahwa rider-rider Yamaha yang membesut YZF-R15 menguasai posisi teratas hingga 9 besar dalam klasemen sementara Kejurnas Sport 150 cc. Kekuatan dan daya tahan mesin YZF-R15 terbukti kuat dan mendominasi dalam pertarungan puluhan lap yang pastinya berlangsung dalam RPM tinggi.

Adapun penguasa klasemen 3 terbaik Kejurnas Sport 150 cc mulai Richard Taroreh (Yamaha Kaboci) 124 poin, Syahrul Amin (Yamaha Kaboci) 67 poin dan Wawan Wello (Bromo Jaya Mix) 60 poin. Di posisi ke-4 sampai 9 ada Wilman Hammar (Yamaha Bahtera), Murobbil Fatoni (Yamaha Kaboci), Reynaldi Pradana (Yamaha HDS), Gupita Kresna (Yamaha Oryza), Rafid Topan (Yamaha RRS) dan Iksan Lala (Yamaha RRS).
“Saya dan tim pastinya sudah siap untuk menghadapi IRS seri ke-4 dan kami sudah mempersiapkan dari plan schedule balapan sebelumnya namun diundur. Saya akan fokus untuk mempertahankan klasemen poin pada kelas Sport 150 cc,” ucap Richard Taroreh.

Rey Ratukore, Berada di Posisi 4 Klasemen Poin IRS 2018 Sport 250 cc
Rey Ratukore, Berada di Posisi 4 Klasemen Poin IRS 2018 Sport 250 cc

Pada bagian lain, di kelas Kejurnas Sport 250 cc, nama-nama seperti Rey Ratukore dan Richard Taroreh dipastikan berusaha untuk mengulang podium yang pernah mereka raih. Perfoma motor Yamaha YZF-R25 sudah beberapa kali merebut podium.

Seperti yang dibuktikan Rey Ratukore (Yamaha RRS) yang meraih podium runner-up (race 1) pada putaran pertama dan ke-3 (Race 2) dalam seri ke-2. Ataupun Richard Taroreh yang meraih podium juara Kejurnas Sport 250 cc pada seri ke-2, tepatnya di race awal (1). Saat ini, Rey Ratukore dan Richard Taroreh ada di posisi ke-4 dan ke-7 dalam klasemen sementara Kejurnas Sport 250 cc dan mereka akan meingkatkan posisi tersebut.

“Saat ini saya sudah mempersiapkan fisik dan mental dan juga tim sudah mempersiapkan motor yang maksimal. Saya targetkan untuk bisa memperbaiki kalsemen poin,” tukas Rey Ratukore.

Dan skuad rider lainya yang juara di event Yamaha Sunday Race 2018 (YSR) kelas Sport 250 cc Pro Rider, seperti Syahrul Amin rekan satu tim Richard Taroreh yang juara ke-2 seri 1 dan juara ke-3 seri 2, juga Gupita Kresna yang juara ke-3 pada seri 3, optimis untuk tampil baik pada IRS seri ini. Langkah riset pengembangan yang konsisten dilakukan dalam gelaran YSR 2018 yang belum lama berakhir akan diterapkan berdasarkan evaluasi yang dilakukan.

Untuk race 1 IRS seri 4 akan dilaksanakan pada tanggal 24 November dan race 2 pada tanggal 25 November 2018.

Klasemen poin sementara: http://www.yamaharacingindonesia.co.id/klasemen/klasemen2018/irs

HASIL IRS SERI 3 KONSISTENSI YAMAHA TERUS KUASAI KLASEMEN

Para rider Yamaha menunjukkan konsistensinya. Kembali mendominasi Kejurnas Sport 150 cc dalam seri ke-3 gelaran Indospeed Race Series (IRS) 2018 Sentul, Bogor, Sabtu-Minggu kemarin (25-26/8). Setelah memborong podium juara di race awal (1), berlanjut di race ke-2. Bahkan hingga posisi ke-6 milik petarung Yamaha.

Cukup dramatis pertarungan Richard Taroreh (Yamaha 549 kaboci) dan Rafid Topan (Yamaha RRS) pada race ke-2 (26/8) karena hanya berjarak 0,003 detik saja. Mengacu pada hasil dari dua race Kejurnas Sport 150 cc, maka semakin membuka peluang Yamaha YZF-R15 untuk mempertahankan predikat juara nasional.
Potensinya semakin besar. Peringkat 1 hingga ke-9 dalam klasemen sementara Kejurnas Sport 150 cc dikuasai para pembalap Yamaha. Mulai Richard Taroreh (Yamaha 549 Kaboci), Syahrul Amin (Yamaha 549 Kaboci), Wawan Wello (Bromo Jaya Mix), Murobbil Fatoni (Yamaha 549 Kaboci), Wilman Hammar (Yamaha Bahtera Racing), Reynaldi Pradana (Yamaha HDS Racing), Gupita Kresna (Yamaha Oryza), Rafid Topan Sucipto (Yamaha RRS) dan Ikhsan Lala (Yamaha RRS).

Richard Taroreh yang berada di pucuk pimpinan klasemen sementara Kejurnas Sport 150 cc, saat ini sudah berbeda 86 poin dengan rival yang ada di urutan ke-10. Alhasil, jika nanti dapat memperlebar jarak hingga lebih dari 100 poin, maka gelar juara nasional dapat dipastikan saat putaran ke-4 nanti. Dua seri selanjutnya sudah tidak berpengaruh lagi karena setiap seri cukup memperebutkan 100 nilai saja.

“Target saya adalah memperbaiki hasil race ke-2 yang finish ke-4. Saat race ke-2, saya terus menjaga posisi agar jangan sampai kehilangan momen dan berhasil meraih podium juara dan dapat memperlebar perbedaan klasemen poin,” tukas Richard Taroreh yang juga juara nasional Sport 150 cc (IRS 2017).
Untuk kelas Kejurnas Sport 250 cc sendiri, beberapa rider tim Yamaha meraih progress atau kemajuan dalam hal penajaman waktu di race ke-2. Dimana race pertama Wilman Hammar (Yamaha Bahtera Racing) yang mencatat best-time 1 menit 43 detik. Pada race ke-2 Rafid Topan (Yamaha Bahtera Racing), Rey Ratukore (Yamaha RRS), M Faerozi (Yamaha PARD) dan Richard Taroreh sudah mencatat best-time 1 menit 43 detik, yang sebelumnya 1 menit 44 detik.

Hal ini menunjukkan perkembangan signifikan atas riset yang konsisten dilakukan mekanik. Upaya ujicoba dan evaluasi terus dilakukan. “Perfoma motor sudah membaik. Hanya saja di race ke-2 saya kehilangan momen karena terhalang pembalap di depan saya. Seri selanjutnya, kita akan berusaha lebih baik,” ujar Rey Ratukore yang finish ke-9 (race 2) dan saat ini ada di posisi ke-4 dalam klasemen sementara Kejurnas Sport 250 cc.

Dari hasil ini rider bersama tim akan mengevaluasi untuk persiapan seri 4 nanti. “Fokus kedepan, kita akan meriset body dan suspensi motor menjadi lebih nyaman. Terlebih saat keluar tikungan dalam momen membuka throttle gas hingga motor menjadi lebih mudah dikendalikan,” tutur Gendut GDT Racing, mekanik tim Yamaha Bahtera Racing. Seri 4 nanti akan dihelat pada tanggal 6-7 Oktober 2018, di sirkuit Sentul, Bogor.

IRS SERI 3, TIM YAMAHA SIAP PERTAHANKAN DOMINASI KLASEMEN ATAS

Seri ke-3 gelaran balap IRS 2018 di Sirkuit Sentul, Bogor akan berlangsung akhir pekan ini (25-26 Agustus). Rider-rider Yamaha siap berkompetisi dalam event yang mempertandingkan Kejurnas Sport 250 cc dan Kejurnas Sport 150 cc.

Podium juara Kejurnas Sport 250 cc saat seri ke-2 di race 1 lalu (30 Juni) menjadi motivasi tersendiri bagi Richard Taroreh. Pembalap tim Yamaha 549 Kaboci ini akan berupaya untuk kembali membawa Yamaha YZF-R25 pada podium tertinggi. Terlebih setelah dilakukan pengujian lebih lanjut bersama tim saat final Yamaha Sunday Race 2018 Sentul beberapa waktu lalu (12 Agustus), setingan motor dinilai dalam kondisi optimal. “Target saya dapat kembali meraih podium juara di IRS. Semua persiapan, baik mesin, fisik dan tim sudah kita lakukan,” tutur Richard Taroreh.
Disamping itu, Rey Ratukore (Yamaha RRS) yang meraih podium ke-3 di race 2 pada seri ke-2 (1 Juli) siap bertarung semaksimal mungkin untuk memperbaiki klasemen poin sementara pada kelas ini. Berbagai hal yang perlu disempurnakan terus dilakukan bersama timnya. “Saat ini kita sudah mendapatkan set-up suspensi yang lebih baik. Ini hal penting untuk IRS nanti,” tukas Rey Ratukore.

Adapun posisi Rey Ratukore dan Richard Taroreh saat ini ada di urutan ke-3 dan ke-4 klasemen sementara Kejurnas Sport 250 cc. Rey memiliki gap 24 poin dengan pemimpin klasemen sedangkan Richard 30 poin, dimana masih menyisahkan 4 seri lagi atau 8 kali race. Perseteruan dalam perburuan poin Kejurnas Sport 250 dipastikan akan berlangsung seru karena perbedaan poin untuk posisi 5 besar hanya terpaut tipis. Barisan depan squad Yamaha akan bertambah kuat dengan Gupita Krisna (Yamaha Oryza) yang berhasil meraih podium ke-3 pada gelaran Yamaha Sunday Race (YSR) 2018 seri 3, juga finish di posisi 4 pada seri 4.

Pada kelas Kejurnas Sport 150 cc, rider-rider tim Yamaha terbukti masih mendominasi klasemen sementara hingga seri ke-2 dengan mengisi deretan ke-1 sampai dengan ke-9. Untuk posisi ke-1 dan ke-2 dipegang duet Yamaha 549 Kaboci, Richard Taroreh dan Syahrul Amin. Di posisi ke-3 dan seterusnya diisi oleh Wawan Wello (Bromo Jaya), Iksan Lala (Yamaha RRS), Murobbil Fatoni (Yamaha 549 Kaboci), Gupita Kresna (Yamaha Oryza), Wilman Hammar (Yamaha Bahtera Racing), Reynaldi Pradana (Yamaha HDS) dan Bangun Septyana (Yamaha RRS).

Hasil klasemen diatas menggambarkan dominannya para pengguna Yamaha YZF-R15. Perfoma motor YZF-R15 jauh mengungguli lawan dan konsisten menjadi yang terbaik. Pastinya rider-rider tim Yamaha berpeluang besar untuk bisa mempertahankan podium serta mempertahankan juara Kejurnas Sport 150 cc.

Untuk race 1 akan dilaksanakan pada tanggal 25 Agustus dan race 2 pada tanggal 26 Agustus 2018.
Klasemen poin sementara: http://www.yamaharacingindonesia.co.id/klasemen/klasemen2018/irs

SEMANGAT HARI JADI YAMAHA MEMBUAT PODIUM SERI 2 IRS DIKUASAI RIDER YAMAHA

Para pembalap Yamaha Indonesia terbukti makin termotivasi untuk meraih prestasi terbaik dalam rangkaian gelaran seri ke-2 IRS 2018 di Sirkuit Sentul, Bogor (30 Juni-1 Juli 2018). Hal ini dikarenakan pada tanggal 1 juli merupakan hari Ulang Tahun (Ultah) Yamaha Motor Company (YMC) yang ke-63 tahun.

Setelah sebelumnya memborong podium juara dalam race 1 Kejurnas Sport 150 cc (30 Juni 2018), kembali racer-racer Yamaha meraih yang terbaik dalam race ke-2 yang berlangsung 10 laps. Duet tim Yamaha 549 Kaboci, Syahrul Amin dan Richard Taroreh finish 1-2, sedangkan deretan ke-3nya milik Wahyu Aji Trilaksana (Yamaha HDS Racing).
“Saya coba bermain tenang dan sabar di awal balapan. Berupaya untuk menjaga mesin dan ban agar bisa fight di lap-lap terakhir. Alhamdulillah, strategi berjalan baik dan saya bisa berikan podium teratas untuk tim dan pendukung saya,” bangga Syahrul Amin.

Saat race awal, Richard taroreh yang terbaik, diikuti Syahrul Amin dan Iksan Lala. Alhasil, dalam dua race terbukti didominasi para petarung Yamaha yang notabene membesut YZF-R15. Bahkan di race ke-2 Kejurnas Sport 150 cc, peringkat pertama hingga ke-9 adalah penunggang YZF-R15. Berdasarkan hasil ini, maka Richard Taroreh dan Syahrul Amin makin kokoh memimpin klasemen sementara Kejurnas Sport 150 cc.

Pada sisi lain di kelas Kejurnas Sport 250 cc, Rey Ratukore (Yamaha RRS) dapat mempertahankan podium. Racer tim Yamaha RRS tersebut finish di urutan ke-3 dalam perjalanan 10 lap race ke-2 Kejurnas Sport 250 cc. Alhasil, Rey yang didukung mekanik Leon Chandra dapat mempertahankan tradisi podium yang direbut selama ini.

“Persaingan kali ini lebih bagus dari sebelumnya. Motor mulai ketemu set-up nya, di trek lurus sudah fight di rombongan depan. Untuk balap tadi, memang rapat dan jangan sampai melakukan kesalahan. Hanya kurang beruntung di satu lap terakhir. Hasilnya cukup senang dan di seri berikutnya siap berikan hasil yang lebih baik,” beber Rey Ratukore yang merupakan runner-up Kejurnas Sport 250 cc (IRS 2017).

Sebelumnya di race pertama (30 Juni 2018), Richard Taroreh sukses merenggut podium terbaik atau juara diantara kepungan kompetitor. Pertarungan pada race ke-2 kategori Kejurnas Sport 250 cc memang sangat ketat sejak lap awal sampai dengan bendera finish dikibarkan. Silih-berganti para rider memimpin jalannya balapan.

Richard Taroreh sempat memimpin jalannya race dalam beberapa lap, termasuk pada lap akhir sebagai penentu. Namun pada tikungan ke-3, Richard Taroreh yang juga juara nasional Sport 150 cc (IRS 2017) harus melebar saat menjalani persaingan yang sangat ketat. Terbukti pula, Richard tidak pantang menyerah untuk kembali berjuang dan pada akhirnya finish ke-5.

HASIL RACE-2 SERI PERTAMA IRS, RIDER YAMAHA PIMPIN PODIUM DAN KLASEMEN SEMENTARA

Para pembalap tim Yamaha terbukti kembali mendominasi dalam race ke-2 Kejurnas Sport 150 cc yang tersaji dalam event IRS 2018 di Sirkuit Sentul, Bogor (18 Maret). Petarung tim Yamaha Yamalube FDR SSS NHK 549 Kaboci, Richard Taroreh merebut podium juara, sedangkan untuk runner-upnya diraih Wawan Wello dari tim Bromo Jayamix Dinnar Cahaya FDR NHK ROB1 UMA Racing.

“Puji Tuhan, saya bisa mendapatkan kembali podium juara. Target yang ingin saya capai dapat kembali meraih juara nasional Sport 150 cc," ujar Richard Taroreh yang di level balap Asia Road Race (ARRC 2018) bertarung di kategori Asia Production 250 (AP250).

Catatan penting dari hasil race 2 Kejurnas Sport 150 cc, terdapat 7 pelaga yang menggunakan pacuan Yamaha YZF-R15. Demikian sebagai bukti dominasi racer-racer garputala. Sebelumnya di race 1, podium terbaik direnggut talenta muda usia 13 tahun, M Robby Sakera yang notabene rekan satu tim Richard Taroreh.

Sebetulnya Robby Sakera yang berasal dari Madura sempat memimpin jalannya balapan. Namun kemudian mengalami kendala teknis hingga tidak dapat melanjutkan lomba. Mengacu pada hasil tersebut, maka Richard Taroreh memimpin klasemen sementara Kejurnas Sport 150 dengan jumlah nilai sebanyak 41 poin.

Untuk kelas Kejurnas Sport 250 cc, pembalap tim Yamaha Yamalube Cargloss Mandiri Nissin IRC Racetech, Rey Ratukore yang membesut YZF-R25 sukses menempatkan dirinya di posisi ke-2 dalam klasemen sementara Kejurnas Sport 250 cc dengan total poin 33. Demikian sebagai hasil podium runner-up di race awal (1) dan finish ke-4 di race 2. Bagaimanapun juga, pundi poin penting. Wajib konsisten dalam pengumpulan nilai. Ini modal utama untuk menjaga peluang dalam meraih predikat juara nasional.

Sebetulnya Rey Ratukore ataupun Richard Taroreh sempat memimpin jalannya race ke-2 Kejurnas Sport 250 cc. Namun Richard sempat melebar hingga harus puas finish ke-6. Tentu saja, hasil putaran awal IRS 2018 Sentul menjadi motivasi untuk berprestasi lebih baik di seri ke-2.

“Awal seri perdana IRS 2018 ini, tim yamaha memberikan dominasinya, terutama di kelas Sport 150. Dalam race 1 & race 2 kita rebut podium juara. Dan Richard berhasil memimpin klasemen dalam kelas ini. Talenta muda pun, seperti Robby Sakera awal seri ini menunjukan prestasinya.

Untuk kelas Sport 250, seri pertama ini kami mendapatkan informasi penting menjadi catatan bagi kami dan tim. Seri ke-2 nanti, kita akan berupaya meraih hasil yang lebih maksimal,“ terang Wahyu Rusmayadi, Manajer Tim Yamaha Racing Indonesia (YRI).

RIDERS YAMAHA TUNJUKKAN KONSISTENSI PODIUM DI IRS

Pebalap muda binaan Yamaha Indonesia, M Robby Sakera sukses merebut podium juara dalam race 1 Kejurnas Sport 150 cc yang notabene menjadi rangkaian dalam penyelenggaraan IRS 2018 Sentul, akhir pekan (17-18 Maret). Total ambil bagian 35 starter.

Racer asal Madura, Jawa Timur yang membela tim Yamaha 549 Kaboci dan membesut pacuan Yamaha YZF-R15 ini sanggup mengalahkan para seniornya. Bahkan Robby Sakera yang start dari grid ke-9 terbukti memimpin jalannya lomba cukup jauh sekitar 150-200 meter. Robby, sapaan arabnya mampu meninggalkan lawannya lebih dari 5 detik.

Sebuah prestasi yang patut dibanggakan dan menjadi sejarah tersendiri. “Alhamdulillah saya dapat merebut podium juara. Saya mengucapkan terimakasih untuk mekanik saya, tim Yamaha 549 Kaboci dan Yamaha Indonesia, “tutur Robby Sakera yang dikawal tuner Achos Lalang. Patut dipahami, Robby memulai fokus balap Sport 150 tahun 2017 lalu. Dalam seri final IRS pada Desember 2017 sudah menembus podium runner-up.

Faktanya memang Robby Sakera cepat dalam beradaptasi. Terus belajar untuk konsisten mengukir waktu. Evaluasi selalu dilakukan untuk meningkatkan kemampuan balapnya. ”Ini kemenangan yang fantastis untuk M Robby yang masih berusia 13 tahun. Dia semakin matang dan tahun ini memang kita fokuskan ke balap sport, “ujar Subhan Al Ghazali selaku pemilik tim Yamaha 549 Kaboci yang menaungi Robby Sakera.

Skuad Yamaha 549 Kaboci memang terbukti dominan. Selain Robby Sakera, juga Richard Taroreh merenggut podium ke-3. Richard Taroreh merupakan juara nasional Kejurnas Sport 150 cc (IRS 2017). Untuk podium runner-up Kejurnas Sport 150 cc direbut Reynaldi Pradana (Yamaha HDS Racing).

Petarung-petarung Yamaha memang mendominasi race 1 Kejurnas Sport 150 cc. Deikian mengacu pada hasil akhir dimana podium terbaik hingga 6 besar diborong rider-rider Yamaha.

Pada bagian lain di kelas Kejurnas Sport 250 cc yang diramaikan 34 starter, petarung tim Yamaha RRS, Rey Ratukore dapat menjaga konsistensi prestasinya untuk meraih podium. Rey yang menunggangi Yamaha YZF-R25 dan dikawal tuner Leon Chandra dapat finish ke-2 dalam race awal (1) Kejurnas Sport 250 cc.

“Sebetulnya peluang untuk podium juara juga terbuka. Namun di lap terakhir saya melakukan spekulasi memilih racing line yang berbeda namun ban depan kehilangan grip akibat kondisi track masih basah, “terang Rey Ratukore yang hanya terpaut 0,006 detik dari finisher pertama.

Perjalanan Kejurnas Sport 250 cc memang sempat tertunda. Harus menunggu sekitar setengah jam sampai dengan hujan lebat reda. Bahkan sesi kualifikasi sempat berlangsung dalam kondisi yang rada gerimis. Termasuk saat raceday banya sisi lintasan yang masih basah atau tergenang air.