HRC RESMI PERLIHATKAN MOTOR ALEX MARQUEZ MENJELANG PRE SEASON PRACTICE

Media sosial Honda Racing Corporation sudah mengunggah foto motor dengan nomor 73 dalam persiapan menjelang latihan pra musim MotoGP. Motor yang identik dengan nomor Start Alex Marquez masih kosong tanpa Livery, motor berwarna hitam ini belum diberikan motif menunggu Livery musim baru.

IMG_20191119_162244

Selain foto RC213V bernomor 73, HRC juga mengunggah foto Alex Marquez bersama Tetsuhiro Kuwata dengan mengucapkan selamat datang ke kelas MotoGP untuk Alex Marquez. Dan menyebutkan selamat bergabung dengan Repsol Honda dan menjadi Partner dari Riser yang telah 8 kali menjadi juara dunia.

IMG_20191119_163731

Hal ini tentu membuat rasa penasaran tinggi untuk melihat hasil dari latihan pra musim. Apakah memilih Alex menjadi keputusan yang tepat untuk HRC?

IMG_20191119_162253
RC213V Alex Marquez sedang dipanaskan menjelan Pre Season Practice

RESMI, RESPOL HONDA PILIH ALEX MARQUEZ GANTIKAN LORENZO

Juara dunia Moto2 yang juga merupakan adik kandung dari Marc Marquez akhirnya mengisi kursi panas yang ditinggalkan Jorge Lorenzo. Honda Racing Corporation akhirnya memilih Alex Marquez untuk mendampingi Marc Marquez di Repsol Honda musim depan.

Hal ini justru menjadi sejarah baru MotoGP, dimana Kakak-beradik akan bermain di Team yang sama. Juga menjadi sesuatu hal yang menjual dan ditunggu pecinta balap dunia.

IMG_20191119_010310
Marc Marquez & Alex Marquez saat ini berada dalam satu

Pendekatan ini sebenarnya telah dilakukan dari jumat kemarin dan penandatanganan kontrak baru saja rampung. Alex Marquez mendapatkan kontrak selama satu tahun bersama Repsol Honda.

Hal ini pun akhirnya menjawab semua teka-teki yang terjadi selama ini. Kepergian Alex dari Marc VDS pun dikaitkan akan diisi oleh Zarco. Namun Ducati yang sangat berminat dengan Zarco telah memperbaiki kontrak dengan Avintia untuk menempatkan Zarco di Team tersebut.

IMG_20191119_010231

PENSIUN ATAU DIDESAK? RENCANA BESAR HONDA BERSAMA MARQUEZ

Dibalik pensiunnya Lorenzo banyak spekulasi besar tentang pengganti dirinya maupun penyebab pensiunnya juara dunia lima kali ini. Sebagian orang mempecundangi Lorenzo, sebagian mempercayai ada strategi khusus Honda dibalik semua ini.

Valentino Rossi sendiri curiga bahwa pensiunnya Lorenzo ada keterkaitan dengan Zarco yang akhirnya bergabung dengan LCR Honda. Rossi menyebutkan bahwa ada korelasi jelas tentang proses penggantian Lorenzo dengan Zarco yang membuat Lorenzo putus asa dan memilih pensiun. Hal ini juga disikapi Rossi yang tidak hadir saat Lorenzo mengumumkan pensiun.

Keluarnya Por Fuera dari Team Repsol Honda diakhir musim memang sudah kami prediksi bulan lalu. Hal ini terkait kesuksesan Alex Marquez menjuarai Moto2 dan Honda cenderung ingin menaikkan kelas adik kandung Marc tersebut.

IMG_20191117_175201

Banyak hal yang membuat Honda tergiur dengan menyandingkan Alex dengan Marc. Salah satunya adalah daya tarik yang tinggi dari duo bersaudara Marquez yang berada dalam satu Pit yang sama. Kedua adalah pemecahan rekor untuk Honda, karena ambisi Honda untuk jadi yang terbaik sepanjang masa. Hal ini didasari bahwa Honda meyakini bakat yang dimiliki Alex sebesar bakat yang dimiliki Marc.

Kesamaan DNA, Genetis, Spirit & Physical dari Alex dan Marc sangat dipercayai akan memiliki kesamaan bakat. Bahkan biasanya anak kedua cenderung lebih baik, hal ini terlihat dari postur Alex yang lebih baik. Bentuk fisik yang lebih unggul dari Marquez dengan skill Riding serta semangat yang sama membuat Honda meyakininya.

Jika benar Alex Marquez yang akan dipilih Honda, maka semua analisis ini benar adanya. Dan pensiunnya Lorenzo sudah pasti ada desakan dari Honda. Sebuah strategi dengan sensasi tinggi, tidak hanya mendapatkan respon yang tinggi namun mendongkrak popularitas sebuah Team yang akan ditunggu musim depan.

Kita lihat saja konfirmasi Honda terkait Rider yang akan dipilih besok Minggu.

HONDA GENAP 25 KALI JUARA KONSTRUKTOR MOTOGP

Berhasilnya Marc Marquez menjuarai GP Jepang, secara otomatis menjadikan Honda sebagai juara dunia konstruktor. Honda mengumpulkan 356 poin yang sudah tidak bisa dikejar oleh Ducati maupun Yamaha.

Pencapaian ini adalah pencapaian ke-25 Honda menjadi juara konstruktor MotoGP dan kemenangan beruntun yang ke-4. Dan kemenangan ini tidak terlepas dari kemenangan dan podium yang diberikan Marquez.

25 times cons champ

Penghitungan konstruktor sendiri terhitung dari Rider yang menggunakan motor dari konstruksi tersebut yang paling Finish terdepan di Race tersebut. Dan Honda hanya sekali bermasalah pada seri Amerika Serikat.

Hasil ini membuktikan bahwa Honda sangat serius mengembangkan motor dan memenangkan setiap seri MotoGP. Apakah kejayaan ini akan bisa bertahan tahun depan?

HOnda 2019 Cons Champ

Pos. Construtor Points Qat Arg USA Spa Fra Ita Spa Ned Ger Cze Aut GBR SMr Spa Tha Jap Aus Mal Spa
1 Honda 356 20 25 6 25 25 20 25 20 25 25 20 20 25 25 25 25
2 Ducati 270 25 16 16 13 20 25 16 13 13 20 25 9 10 20 13 16
3 Yamaha 268 11 20 20 16 11 10 20 25 20 10 16 16 20 13 20 20

REPSOL HONDA PERKENALKAN TEAM 2018 DI JAKARTA

Team Repsol Honda resmi meluncurkan Livery RC213V tahun 2018. Honda Racing Corporation ini mempresentasikan Team 2018 ini di Jakarta International Expo (20 Feb 18), masih dengan dua pembalap kebanggaan mereka Marc Marquez dan Dani Pedrosa.

Juara Dunia MotoGP 2017 tersebut bersama rekan setimnya baru saja menyelesaikan tes pra musimnya di Thailand sebelum terbang ke Indonesia bersama Manajer Tim Alberto Puig dan Tetsuhiro Kuwata, Divisi Manajemen Operasi Manajer Umum Manajer HRC.

Livery baru RC213V tahun ini yang diperkenalkan tidak melakukan perubahan signifikan, cenderung mirip tahun 2017. Hanya tulisa RC213V pada Fairing berpindah posisi, serta perubahan grafis model yang sedikit berubah menyeimbangkan penyempurnaan Body. Sepertinya HRC masih mempertahankan Design Aerodynamic tahun lalu yang membawa Marquez Juara Dunia.

Perkenalan Team di Jakarta ini merupakan tahun keempat berturut-turut peluncuran Team Repsol Honda yang diselenggarakan oleh Astra Honda di Indonesia. Di Indonesia sendiri dimana MotoGP sangat populer dan Marquez dan Pedrosa adalah sangat diidolakan generasi muda, dan dua pembalap tersebut menjadi inspirasi bagi para pembalap muda dari Honda Astra “Step Up Program,” yang ikut hadir di acara hari ini.

Selain peluncuran Team 2018, Marc dan Dani juga sempat hadir di acara Talk Show televisi Nasional. Keduanya terlihat sangat senang dan menikmati jalannya acara tersebut.

TUJUH RIDER BEREBUT PODIUM JADIKAN GP AUSTRALIA TERPANAS

Grand Prix Australia bisa jadi yang terpanas musim ini, setelah tujuh Rider berebut posisi terdepan, dan ketujuh Rider tersebut silih berganti memimpin jalannya balap. Mulai dari pembalap muda tuan rumah Jack Miller kemudian Rossi, Vinales, Marquez, Crutchlow, Iannone sampai Zarco bermain atraktif dan saling mengejar.

MOTEGI RESULT
POS. RIDERS TEAM TIME
1 M. MARQUEZ REPSOL HONDA TEAM 40’49.772
2 V. ROSSI MOVISTAR YAMAHA MOTOGP 1.799
3 M. VIÑALES MOVISTAR YAMAHA MOTOGP 1.826
4 J. ZARCO MONSTER YAMAHA TECH3 1.842
5 C. CRUTCHLOW LCR HONDA 3.845
6 A. IANNONE TEAM SUZUKI ECSTAR 3.871
7 J. MILLER TEAM EG 0,0 MARC VDS 5.619
8 A. RINS TEAM SUZUKI ECSTAR 12.208
9 P. ESPARGARÒ RED BULL KTM FACTORY RACING 16.251
10 B. SMITH RED BULL KTM FACTORY RACING 16.262
11 S. REDDING OCTO PRAMAC RACING 21.652
12 D. PEDROSA REPSOL HONDA TEAM 21.668
13 A. DOVIZIOSO DUCATI TEAM 21.692
14 K. ABRAHAM PULL&BEAR ASPAR TEAM 26.11
15 J. LORENZO DUCATI TEAM 26.168
16 T. RABAT TEAM EG 0,0 MARC VDS 26.252
17 A. BAUTISTA PULL&BEAR ASPAR TEAM 36.377
18 L. BAZ REALE AVINTIA RACING 39.654
19 S. LOWES APRILIA RACING TEAM GRESINI 40.4
20 H. BARBERA REALE AVINTIA RACING 45.901
21 D. PETRUCCI OCTO PRAMAC RACING 48.768
22 B. PARKES MONSTER YAMAHA TECH3 57.711
23 A. ESPARGARÒ APRILIA RACING TEAM GRESINI N.C. (20 laps)

Akhir dari pertarungan di menangkan oleh Marquez dengan kurang dari 2 detik dengan peringkat ke-4, Johann Zarco. Permainan atraktif Marquez di seri ini justru terkubur oleh aksi The Doctor yang tampil mengejutkan. Semua yang menonton pasti berdecak kagum dengan Rider Italia 38 tahun ini. Bagaimana tidak, VR46 masih dalam kondisi pemulihan patah kakinya.

DM0fsvhWsAEh7gj

Hasil kurang bagus didapat dari Rider pengejar utama Marquez, Dovizioso hanya Finish di posisi ke-13. Hasil ini membuat selisih angka dengan Marquez menjadi 33 poin. Selisih ini sangat berat, melihat MotoGP bersisa dua seri lagi, yaitu Malaysia dan Valencia. Memang masih ada 50 poin yang diperebutkan, namun hal tersebut sangat sulit jika menilik penampilan Marquez yang stabil atau akan bermain safety di dua laga terakhir.

DMuihPuW0AAqv-h

Meski dua laga tersisa hanya pertarungan antara Dovi dan Marquez untuk merebut titel, namun bukan berarti dua laga tersebut kurang gereget. Masih ada peratungan untuk Team dan Constructor yang masih berpeluang besar. Serta gengsi para pembalap besar untuk merebut juara seri sebagai catatan jejaknya. Jadi jangan takut tidak seru di sisa laga besok.

WORLD CHAMPIONSHIP CLASSIFICATION
RIDER
POS. RIDERS TEAM POINT
1 Marc Marquez (SPA) Repsol Honda Team 269
2 Andrea Dovizioso (ITA) Ducati Team 236
3 Maverick Viñales (SPA) Movistar Yamaha MotoGP 219
4 Valentino Rossi (ITA) Movistar Yamaha MotoGP 188
5 Dani Pedrosa (SPA) Repsol Honda Team 174
6 Johann Zarco (FRA) Monster Yamaha Tech3 138
7 Jorge Lorenzo (SPA) Ducati Team 117
8 Danilo Petrucci (ITA) Octo Pramac Racing 111
9 Cal Crutchlow (GBR) LCR Honda 103
10 Jonas Folger (GER) Monster Yamaha Tech3 84
11 Alvaro Bautista (SPA) Pull&Bear Aspar Team 70
12 Jack Miller (AUS) Team EG 0,0 Marc VDS 65
13 Aleix Espargarò (SPA) Aprilia Racing Team Gresini 62
14 Scott Redding (GBR) Octo Pramac Racing 61
15 Andrea Iannone (ITA) Team Suzuki Ecstar 60
16 Pol Espargarò (SPA) Red Bull KTM Factory Racing 49
17 Alex Rins (SPA) Team Suzuki Ecstar 46
18 Loris Baz (FRA) Reale Avintia Racing 45
19 Karel Abraham (CZE) Pull&Bear Aspar Team 30
20 Tito Rabat (SPA) Team EG 0,0 Marc VDS 29
21 Hector Barbera (SPA) Reale Avintia Racing 25
22 Bradley Smith (GBR) Red Bull KTM Factory Racing 20
23 Michele Pirro (ITA) Ducati Team 18
24 Mika Kallio (FIN) Red Bull KTM Factory Racing 11
25 Sam Lowes (GBR) Aprilia Racing Team Gresini 5
26 Katsuyuki Nakasuga (JPN) Yamalube Yamaha Factory Racing 4
27 Sylvain Guintoli (FRA) Team Suzuki Ecstar 1
WORLD CHAMPIONSHIP CLASSIFICATION
CONSTRUCTOR
1 Honda 319
2 Yamaha 285
3 Ducati 278
4 Suzuki 87
5 Aprilia 64
6 KTM 58
WORLD CHAMPIONSHIP CLASSIFICATION
TEAM
1 REPSOL HONDA TEAM 443
2 MOVISTAR YAMAHA MOTOGP 407
3 DUCATI TEAM 353
4 MONSTER YAMAHA TECH 3 222
5 OCTO PRAMAC YAKHNICH 172
6 TEAM SUZUKI ECSTAR 107
7 LCR HONDA 103
8 ASPAR TEAM MOTOGP 100
9 ESTRELLA GALICIA 0,0 MARC VDS 94
10 AVINTIA RACING 70
11 RED BULL KTM FACTORY RACING 69
12 APRILIA RACING TEAM GRESINI 67

MARQUEZ DAN PEDROSA SAMBANGI INDONESIA HARI INI

Calon juara dunia MotoGP 2017, Marc Marquez kembali kunjungi Indonesia hari ini. Selesai dari Race di Motegi-Japan, Marquez dan Pedrosa sudah tiba pagi tadi di Indonesia. Marquez dan Pedrosa akan menjalani Tour-nya dua hari sebelum melanjutkan balapnya di Australia.

Kedua pembalap Honda Racing Corporation pagi tadi telah mengunjungi Pabrik Honda yang berlokasi di Sunter. Rider HRC ini di ajak berkeliling pabrik Honda pertama di Indonesia sambil melihat kilas balik dan perjalanan (Milestone) Honda Indonesia hingga sebesar saat ini.

Pembalap MotoGP ini juga diperkenalkan dengan dua tipe produksi awal Honda Indonesia yaitu Honda S90Z dan tipe terakhir dan merupakan produksi terbaik saat ini yaitu CBR250RR. Honda S90Z ini motor dan tipe pertama yang diproduksi Honda Indonesia yautu pada 11 Juni 1971.

 

 

Besok Marquez dan Pedrosa akan bertemu dengan para penggemarnya dan konsumen Honda di Indonesia, dalam acara Meet And Greet. Dalam acara ini akan ada 10 orang yang paling beruntung untuk mendapatkan foto bersama yang sangat spesial. Jadi buat anda yang sudah daftar kuis tersebut, pantengin terus Website dan Media Sosial Honda, dan siap-siap berangkat besok.

DUA MANAJEMEN HONDA RACING CORPORATION KETAWAI ZARCO SAAT DORONG MOTOR

Perilaku tidak terpuji tertangkap kamera, dua manajemen Team Repsol Honda tertawa lepas saat melihat tayangan Johann Zarco yang sedang mendorong motornya. Entah apa maksud dari tertawanya dua manajemen HRC tersebut, yang pasti kesan yang ditimbulkan adalah meledek kondisi Zarco.

Johann Zarco memang mendapatkan hasil yang bisa dibilang tragis. Motor yang dikendarainya tiba-tiba mogok ditikungan terakhir karena kehabisan bensin. Hal ini memaksa Rider Perancis ini harus mendorong motornya sampai garis Finish, hasilnya Zarco Finish di posisi 15 yang seharysnya dia Finish di posisi 6.

Melihat perjuangan tanpa menyerah Zarco untuk melewati garis Finish, seluruh oenonton memberikan semangat dan aplaus buat Rider Yamaha Tech3 tersebut. Namun disaat tersebut mengapa dua orang petinggi dari Honda Racing Corporation harus tertawa lepas? Simak baik-baik Video berikut.

Perilaku terebut sangat tidak pantas untuk Team sekelas Honda dan di ajang berkelas dunia. Hal ini harus diklarifikasi oleh pihak Honda, dan harus melakukan permintaan maaf terbuka, karena hal seperti ini tidak menjunjung sportifitas dan etika olahraga.

MELIHAT HONDA RC213V LEBIH DEKAT

Body Work

Jika anda pecinta motor atau pecinta dunia balap MotoGP, pasti sudah tidak asing mendengar Honda RC213V. Jika anda tidak tahu tentang motor ini, anda kelewatan atau kurang gaul. Ini adalah motor nomor wahid dari Honda. Yup… Betul… Motor inilah yang dipakai untuk menjadi kendaraan Marc Marquez dan Dani Pedrosa mengarungi balap motor nomor wahid sedunia itu.

Head Lamp

Motor yang dibanderol USD 184.000 dijual di Amerika atau konon katanya akan dijual di Indonesia sekitar 7 Miliar Rupiah. Wow… Sebuah harga yang Fantastis untuk sebuah motor. Demi memuaskan para pecinta MotoGP khususnya pecinta Honda, pabrikan Jepang ini rela menjual lepas Technology hulunya dalam sebuah mahakarya bernama RC213V-S atau versi jalanannya (Street Legal). Motor ini bukan sebuah SuperBike berbaju MotoGP, tapi sebuah paket MotoGP total yang nyata yang bisa anda miliki.

Steering

Motor dibuat di Bengkel Eksklusive yang berada di pabrik Kumamoto. Dengan mesin berkubikasi 1000 sentimeter kubik dengan 90 derajat V-4 dan dengan 360 Crank & Gear Driven Cams. Yang menghasilkan 159 HP pada 11.000 RPM keadaan standard dan jika dengan Racing Kit bisa sampai 220 HP pada 13.000 RPM.

Throttle

Motor inipun dilengkapi Parts Racing yang High End Class seperti Ohlins pada suspensi, Brembo pada rem, Marchesini pada Velg dan lain-lain. Dengan Alumunium alloy pada Frame dan Swing Arm yang sangat ringan, di dandani dengan Karbon Fiber pada Body-nya. Hal ini yang menjamin motor ini sangat nikmat untuk dikendarai. Benar-benar sebuah Replika Sejati dari MotoGP. Untuk lebih jauhnya bisa lihat sendiri bagaimana kehebatan motor ini dari dekat. Sekedar informasi, motor ini dipamerkan waktu di GIIAS, dan mungkin hampir semua orang tidak menyadari betapa mahalnya motor ini. Tidak menutup kemungkinan bahwa RC213V-S ini yang menjadi kendaraan motor termahal di pameran tersebut.

Undertail

Fuel Tank

Flick Up

Slipper Clutch

Head Lights

Onlins InvertedFront Wheel

Exhaust n HuggerDisc n Tire

Rear ShockRear Ohlins

Magnesium Alloy

Gear LeverBrake Lever

Front Brake HoseDouble Brake Hose

 

 

 

LORENZO KENAL BAIK MUGELLO

Mugello Circuit

Mugello, GP D’Italia ini memang selalu fenomenal setiap tahunnya. Ada prestise tersendiri bagi pemenang seri ini. Khususnya bagi para seteru Valentino Rossi, kemenangan di Mugello sangat membanggakan karena bisa menang di sirkuit yang di anggap sebagai rumah VR46. Hal tersebut bisa dilihat dari menguningnya tribun penonton yang disebabkan oleh para fanatik VR46. Namun Race kali ini lagi-lagi menjadi nasib sial bagi VR46. Sempat di prediksi akan naik podium setelah puasa selama tujuh tahun, namun semua itu batal karena Engine Blown yang memaksa VR46 harus menepi.

Rossi engine Blown

Balapan sempat menjadi lesu karena VR46 keluar lintasan, namun menjadi menarik ketika Marq Marquez memperlihatkan skill beraninya. Dengan memamerkan gaya balap Rear Wheel Slide saat keluar masuk tikungan ditambah saat membalas over taking Lorenzo di dua tikungan terakhir dengan memaksa masuk dan dengan lead braking yang sangat berani membuat JL99 mengendurkan gasnya untuk mencari celah yang lebih baik dan bisa menyalib MM93. Hal tersebut terbukti manjur dengan menjadi JL99 finish paling depan. Hanya berbeda 0.019 detik lebih cepat dari MM93 atau sekitar 1660 mm didepan MM93.

Lorenzo Gap IC

Hal tersebut langsung menjadi perbincangan banyak orang di dunia, kenapa JL99 tiba-tiba bisa menyodok dari belakang, dan bagaimana mampu M1 tiba-tiba punya akselerasi seperti itu melihat MM93 bisa mendekati JL99 di lap-lap terakhir. Jawabannya adalah MM93 melakukan kesalahan pada saat tikungan terakhir. Lihat dari Top Speed Record YZR-M1 JL99 hanya menembus 336 km/h sedangkan RC-213V MM93 bisa menembus 346 km/h. Sepintas RC-213V lebih superior 10 km/h dari YZR-M1, namun penilaiannya bukan disitu.
image

Pemilihan akselerasi ataupun Top speed sesuai karakter pembalapnya, dan JL99 memilih akselerasi menjadi prioritas untuk sirkuit mugello. Terlihat saat Battle di trek panjang di depan garis finish JL99 selalu menjauh dari MM93 atau VR46 saat lap awal. Disini dapat kita lihat JL99 memang memilih settingan akselerasi lebih utama khususnya untuk jarak 570 meter atau setengah dari total panjang trek lurus tersebut yang mempunyai panjang 1141 meter (Karena garis finish berada di tengah). Dan kesalahan penting dilakukan oleh MM99 saat habis meng-over-take JL99 dengan kasar membuatnya kurang fokus saat mengatur perpindahan gigi. Sedangkan JL99 mendapatkan keuntungan, saat itu JL99 terlihat langsung menurunkan kecepatan termasuk menurunkan gigi dan mulai mengatur tempo dan nafas motor dengan mengikuti MM93 dengan baik. Saat memasuki tikungan terakhir terlihat kedua pembalap tersebut menurunkan percepatan dan melakukan lean corner dengan baik, namun saat memasuki garis finish tidak terlihat MM93 menaikan gigi motornya atau mungkin sudah dilakukan saat cornering. MM93 hanya terlihat mengambil line kanan yang menempel dengan barier, line tersebut merupakan line kesukaan setiap pembalap dikarenakan tiupan angin lebih rendah dari sisi lainnya, hal tersebut seakan membuka jalan untuk JL99. Sebaliknya bisa dilihat dari video berikut JL99 melakukan gear shifting saat mendekati garis finish yang membuat akselerasi M1 keluar dan melewati MM93. Hal ini membuktikan bahwa Lorenzo kenal baik dengan sirkuit Mugello.

Mugello Result