MESKI FINISH KETUJUH, RIDER YAMAHA INDONESIA TERBAIK DARI RIDER YAMAHA LAINNYA

Doha, Qatar – Perjuangan keras Galang Hendra Pratama dalam seri final balap dunia WorldSSP300 di Sirkuit Losail, Qatar, Sabtu (26/10) berakhir dengan finish di posisi ke-7.

Meskipun demikian, Pembalap binaan Yamaha Racing Indonesia tersebut mampu tampil konsisten untuk terus bertarung di barisan depan, bahkan menjadi yang terbaik diantara penunggang Yamaha YZF-R3 lainnya.

IMG-20191028-WA0005

Berkaitan dengan jalannya race, memang ada 7 pembalap yang memisahkan diri atau berada di top-group ketika memasuki lap-lap akhir. Salah satunya adalah Galang Hendra Pratama dengan YZF-R3 yang merupakan produk buatan Indonesia.

Sebuah pencapaian yang patut diapresiasi karena hasil tersebut membuat Galang berada di posisi ke-7 dalam klasemen akhir WorldSSP300. Hasil tersebut terbukti lebih baik dari perolehan hasil musim 2018.

Disamping itu, Galang Hendra Pratama juga sukses berada di posisi ke-2 untuk kategori Tissot Superpole yang mengacu hasil kualifikasi dan juga runner-up kategori Pirelli Best Lap. Hasil Inipun turut menjadikannya yang terbaik diantara pengguna Yamaha YZF-R3.

“Di race ini, saya terus berada di top group mulai awal lap. Saat 2 lap sebelum finish, saya lebih fokus dan tenang dan siapkan strategi untuk bisa overtaking, namun sempat bersentuhan pembalap lain juga dan hampir saja lowside. Saya terus menjaga pace sampai finish dan akhirnya saya finish di P7. Terima kasih kepada tim, engineer, Yamaha Eropa, Yamaha Indonesia, sponsor, keluarga untuk tahun ini yang terus memberi dukungan kepada saya. Klasemen akhir berada di P7 dengan 64 points dan hasil ini lebih baik 2018,“ tutur Galang Hendra Pratama.

IMG-20191028-WA0004

Sementara itu, team-mate Galang Hendra Pratama yaitu M Faerozi mengakui bahwa banyak pengalaman yang diperolehnya pada penampilan pertama di WorldSSP300 Qatar. Hal ini tentunya menjadi modal penting bagi Faeroz, sapaan akrab pembalap asal Lumajang berusia 16 tahun tersebut untuk karir balapnya kedepan.

Sempat berada di barisan depan, namun Faeroz terhalang oleh beberapa rider yang mengalami accident. Hasil race WorldSSP300 Qatar, Faeroz finish di urutan ke-20.

“Saya start dengan smooth, bisa ikut dengan group namun sebelum memasuki 1 lap ada 4 pembalap yang terjatuh sehingga membuat gap dengan group terdepan. Dan akhirnya saya finish di P20. Terima kasih kepada tim, engineer, Yamaha Indonesia, Yamaha Eropa yang telah memberikan kesempatan balap di kejuaraan ini. Banyak pengalaman, ilmu, cara setting, perbedaan karakter pembalap , dan english skill yang menjadi modal karir saya kedepannya,“ tukas Faeroz.

GALANG HENDRA START DI GRID KELIMA MISANO, GALANG HENDRA POTENSI BOYONG PODIUM

Misano, Italia – Hasil Kualifikasi Superpole balap dunia WorldSSP300 di Sirkuit Misano, Italia, Sabtu (22/6) menempatkan pembalap binaan Yamaha Indonesia, Galang Hendra Pratama berada di posisi ke-5 atau baris ke-2 dalam starting grid. Sebuah posisi yang sangat potensial untuk bertarung di barisan depan dan merebut podium juara.

Rider dari tim Semakin Di Depan Biblion Yamaha Motoxracing tersebut berhasil masuk di posisi ke-3 dalam kualifikasi Group A dengan catatan waktu 1 menit 50,436 detik. Selanjutnya, hasil kombinasi atau penggabungan dengan Group B, Galang Hendra Pratama ada di urutan kelima.

07_Misano_SSP300_Superpole_Hendra_JM2_0657

Secara umum, Garuda Muda Galang Hendra Pratama menunjukkan keseriusannnya untuk terus berada di barisan depan. Ini terbukti dalam sesi latihan bebas 1 (FP1) dan latihan bebas 2 (FP2) serta latihan bebas 3 (FP3) pada Jumat (21 Juni).

Masing-masing berada di posisi ke-2 dalam FP1 Group A dengan catatan waktu 1 menit 50,260 detik. Kemudian di sesi latihan bebas ke-2 (FP2) sukses di urutan terdepan dengan catatan waktu 1 menit 50,762 detik.

Patut dipahami, bahwa torehan waktu Galang Hendra Pratama di FP1 tersebut sudah lebih tajam dari best-timenya di musim 2018 saat Superpole 2 yang mencatatkan waktu 1 menit 50,517 detik. Begitupun di FP3 yang berlangsung dalam kondisi wet race setelah diguyur hujan, Galang Hendra Pratama ada di urutan pertama dengan torehan waktu 2 menit 00.071 detik.

07_Misano_SSP300_FP3_Hendra_C87Q7907

Berdasarkan hasil FP1 dan FP2 serta FP3, maka Galang Hendra Pratama konsisten menjadi pembalap Yamaha YZF-R3 terbaik. Pencapaian ini tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Indonesia mengingat galang nerupakan satu satunya lokal hero yang berjuang di kejuaraan balap dunia WorldSSP300.

Hasil bagus itu tentu saja juga menjadi modal penting bagi Galang Hendra Pratama saat menjalani race nanti. Target utama adalah meraih podium juara. Racer asal Yogyakarta tersebut siap bertarung all-out untuk meraih poin maksimal setelah finish ke-6 dan ke-4 dalam putaran WorldSSP300 sebelumnya di Jerez Spanyol.

“FP 3 kondisi trek basah, saya mendapatkan ritme yang bagus. Sayangnya saat kualifikasi tidak mendapatkan momen bagus. Dari segi mesin dan dari segi motor sudah ok, siap untuk bertarung. Pada saat Warm Up mencoba variasi gear yang berbeda. Untuk race nanti saya siap untuk memberikan yang terbaik, Untuk Merah Putih Semakin Di Depan,” Ungkap Galang Hendra Pratama

Poin optimal di Misano menjadi sangat penting untuk direalisasikan agar posisi klasemen sementara Galang dapat naik dari urutan ke-10. Ayo dukung terus Galang Hendra Pratama untuk dapat mewujudkan Merah Putih Semakin Di Depan, Yamaha Gasspoll.

SALAH SELEBRASI, GALANG HENDRA BATAL PODIUM

 

Sungguh diluar dugaan hasil balap Galang Hendra di Race 2 seri Jerez, Podium tiga yang di depan mata harus hilang karena satu kesalahan kecil. Galang Hendra terlalu awal merayakan kemenangan, sehingga dirinya tersalip di garis akhir.

FB_IMG_1560190908108

Kesalahan mengartikan garis Finish yang membuat Galang berselebrasi lebih awal. Galang berselebrasi setelah menginjak garis yang ternyata garis Start. Hal ini membuat dirinya kehilangan kecepatan dan disalib pembalap wanita asal Spanyol, Ana Carrasco.

IMG_20190611_011237
Ana Carrasco, pembalap wanita asal Spanyol

Atas kesalahan ini pun Galang membuat video permohonan maafnya melalui akun Instagramnya. Galang berjanji akan melakukan yang terbaik di seri berikutnya di Misano. Dengan hasil ini Galang menempati peringkat 10 di klasemen sementara.

START PERTAMA, GALANG HENDRA TIDAK BISA TAMPIL MAKSIMAL

Meski mendapat Pole Position tidak membuat Galang Hendra menjalani Race dengan mudah. Rider kebanggaan Indonesia ini harus kecewa dengan hasil akhir pada posisi ke-19.

Sempat memiliki ritme yang baik di awal Race dengan memimpin, Galang mendapatkan kesulitan untuk bertarung. Faktor Setup motor yang tidak sesuai kemungkinan jadi faktor utama. Hal tersebut terlihat dari Gap yang hanya berselisih dua detik dengan sang Juara.

GH55 Assen

Technical Issue menjadi sorotan untuk di evaluasi, namun jika dilihat dari waktu tercepat yang didapat, Galang sempat mencatatkan waktu yang sangat baik. Mungkin ketahanan mesin juga menjadi faktor menentukan ditambah stamina Rider yang juga harus sangat baik dan bisa kompetitif 12 Laps.

Yang pasti pencapaian di kolom pertama selama dua seri menunjukkan kesiapan Galang melakoni World Supersport Championship. Jika hal ini terus membaik, bukan tidak mungkin Galang akan mencicipi Podium pertamanya di seri depan.

GALANG HENDRA RAIH START KEDUA DI SERI ARAGON

Setelah meraih hasil yang positif di sesi latihan bebas, Galang Hendra berhasil lanjutkan tren positifnya di sesi Superpole. Pembalap Indonesia ini berhasil raih posisi kedua di Starting Grid.

Galang berhasil catatkan waktu 2’06, 968, hasil ini hanya beda 0,020 detik dari pencatat Pole. Selisih yang sangat tipis ini pun membuat Galang di prediksi akan bersaing ketat untuk menjadi juara seri Aragon.

20190408_180424

Namun bukan PR yang mudah bagi Galang, pasalnya sang pencetak Pole adalah Rider Tuan Rumah yang sangat hatam betul dengan kondisi Aragon. Ditambah lagi, sang pencetak Pole menggunakan mesin berkapasitas lebih besar (400cc) dari motor miliknya.

Jika tidak ada rintangan dan kesalahan yang fatal, hasil Race besok akan membawa Galang mencetak Podium pertama di seri pertama tahun ini. Hal ini sudah pasti membuat Galang optimis dan percaya diri menghadapi Race besok.

HASIL LATIHAN BEBAS SERI ARAGON, GALANG HENDRA CATATKAN WAKTU TERBAIK KELIMA

Jakarta – Seri perdana balap dunia World Supersport 300 berlangsung di Sirkuit Aragon, Spanyol, akhir pekan ini (5-7 April). Tercatat sebanyak 52 starter turut ambil bagian di musim 2019 ini. Salah satu dan satu-satunya starter WorldSSP300 yang berasal dari Indonesia adalah Galang Hendra Pratama. Pembalap asal Yogyakarta berusia 20 tahun ini mengusung tim Semakin Di Depan Biblion Motoxracing yang bermarkas di Italia.

Rekan setimnya adalah Jaccopo Faco (Italia). Jadi ini merupakan tahun ke-2 Galang Hendra tampil secara full series di WorldSSP300 dan tetap menjadi bagian dari Yamaha R3 bLU cRU Challenge yang memiliki tahapan realistis menuju jenjang WorldSSP ataupun WorldSBK.

Lebih lanjut, perubahan regulasi WorldSSP300 yang lebih seimbang tahun ini menjadi motivasi kuat Galang Hendra untuk meraih prestasi yang lebih baik dari 2018. “Saya akan berusaha sebaik mungkin. Dengan regulasi yang lebih baik saat ini, maka saya dapat fight di top-group (grup teratas) dan mendapatkan podium tertinggi nantinya,” terang Galang Hendra yang sukses meraih podium juara dalam seri WorldSSP300 Ceko dan berada di posisi ke-10 dalam klasemen akhir tahun lalu.

92vd7vZs.jpeg

Mantapnya, rider Indonesia Galang Hendra Pratama sukses menjalani sesi latihan bebas pertama dan ke-2 (FP1 dan FP2) gelaran balap WorldSSP300 di Sirkuit Aragon Spanyol pada Jumat (5 April) dengan hasil yang memuaskan. Garuda Muda binaan Yamaha Indonesia tersebut mencatat waktu terbaik 2 menit 08,552 detik dan berada di posisi ke-5 secara keseluruhan.

Dalam hal ini, setelah dikombinasi antara hasil latihan bebas 1 dan 2 (FP1 dan FP2) Grup A dan Grup B. Adapun total peserta dalam WorldSSP300 Aragon yang menjadi seri awal ialah 52 rider. Masing-masing grup diisi 26 pembalap. Galang Hendra sendiri berada di Grup A. Sebenarnya, Galang Hendra yang mengendarai Yamaha YZF-R3 yang notabene adalah produk global yang diproduksi di Indonesia meraih urutan ke-3 di Grup A. Namun setelah digabung dengan hasil di Grup B, maka berada di deretan 5 besar.

“Saya sudah menyelesaikan latihan bebas pertama dan kedua. Kita sudah menemukan settingan terbaik dan juga mengatur strategi terbaik. Kemudian pada hari Sabtu, saya akan melakukan sesi Free Practice ke-3 dan Superpole. Mohon doa dan dukungan rakyat Indonesia. Semoga saya bisa mengibarkan Merah-Putih di Top Podium untuk Merah Putih Semakin Di Depan. Yamaha Gasss Polll !,” ujar Galang Hendra Pratama.

Disamping itu, hasil dari beberapa rekan Galang Hendra yang menjadi bagian dari program Yamaha bLU cRU Challenge adalah sebagai berikut, Andy Verdoia (Perancis) di urutan ke-8 dengan best-time 2 menit 09,101 detik. Kemudian Jacopo Facco (Italia) yang juga rekan satu tim Galang Hendra ada di posisi ke-11 dan Finn de Bruin (Belanda) di deretan ke-24.

Sedangkan racer cewek Beatriz Neila (Spanyol) di peringkat ke-31 dan Kevin Sabatucci di urutan ke-35. Hari ini, ke-52 pembalap akan menjalani sesi latihan bebas ke-3 (FP3), kemudian Superpole A dan Superpole B serta Last Chance Race.

Nantinya, akan diambil sebanyak 30 pembalap untuk menempati starting grid saat raceday pada Minggu (7/4) dan sisanya akan bertarung lagi (Last Chance Race) untuk diambil 6 terbaik. Sehingga total akan terdapat 36 rider yang berkompetisi.

RIDER INDONESIA MASUK DALAM DAFTAR PEMBALAP YAMAHA MOTOR EROPA TAHUN DEPAN

Yamaha Motor Eropa dengan bangga mengumumkan 6 pembalap yang dipilih untuk mengikuti Yamaha R3 bLU cRU Challenge 2019, yang akan berkompetisi dalam 9 putaran balap FIM World Supersport 300 (WorldSSP300). Pembalap terbaik dari kejuaraan nasional R3 di Italia, Spanyol, Perancis, Inggris dan Belanda menjalani proses seleksi yang ketat dan puncaknya pada acara bLU cRU Masterclass tahunan yang diselenggarakan di Sirkuit IL Sagittario, Di Latina, Italia (1-3 November 2018) lalu.

Dari 6 pembalap yang terpilih, maka 5 orang akan membuat debut full-seri. Rider asal Indonesia, Galang Hendra Pratama (19 tahun) yang memenangkan seri Brno, Ceko dan berada di peringkat ke-10 dalam klasemen 2018 akan tetap diandalkan dalam proyek bLU cRU untuk musim keduanya. Dan akan bergabung dengan petarung Italia, kevin Sabatucci (19 tahun), Jacopo Facco (18), Andy Verdoia (16) dari Perancis, Finn de Bruin (18) dari Belanda dan Beatriz Neila (16) dari Spanyol yang merupakan wanita pertama dalam bLU cRU Challenge.
Proyek bLU cRU Yamaha adalah skema unik yang dirancang untuk mengidentifikasi dan kemudian mengembangkan serta membina bakat-bakat muda dari seluruh dunia. Proyek yang dimulai pada tahun 2015 untuk pembalap off-road dan kemudian diperluas ke balap jalanan pada tahun 2017, memberikan arah perkembangan yang jelas bagi pembalap muda yang dapat membawa mereka dari langkah pertama di panggung dunia menuju puncak dari motorsport roda dua, semua ini berada dalam struktur balap Yamaha yang sudah ada.

Seleksi Dibawah Pengawasan Duta bLU cRU, yaitu Michael van der Mark (kanan) dari Tim Pata Yamaha WorldSBK & Niccolo Canepa (kiri) dari Tim YART Yamaha Official EWC

Tantangan pertama yang harus diatasi oleh calon juara dunia adalah proses seleksi yang berlangsung selama bLU cRU Masterclass tahunan, yang mana tahun ini diadakan di Latina, Italia dibawah pengawasan ketat bLU cRU Racing Manager Yamaha Motor Europe, Alberto Barozzi, dan duta bLU cRU Michael van der Mark dari Tim Pata Yamaha WorldSBK dan Niccolo Canepa dari Tim YART Yamaha Official EWC. bLU cRU Masterclass memungkinkan pembalap untuk menunjukkan tidak hanya kemampuan mereka di trek balap, tetapi juga kualitas yang dicari Yamaha pada pengendara yang jauh dari arena pacuan motor, seperti kemampuan untuk belajar, bagaimana mereka bekerja dengan tim, sikap mereka dan lebih banyak lagi.
Ke-6 rider yang dipilih akan mendapatkan manfaat dari paket Yamaha R3 bLU cRU Challenge, yang mana didedikasikan untuk mendukung pembalap muda saat mereka mengambil tantangan dalam kejuaraan FIM WorldSSP300. Ini termasuk bagian-bagian peralatan balap, dukungan layanan balap di trek, perlengkapan pakaian paddock lengkap dan banyak lagi. Ada dukungan terakhir yang hanya datang di akhir musim, yaitu untuk pembalap Yamaha R3 bLU cRU Challenge yang menyelesaikan posisi tertinggi di kejuaraan pada akhir tahun, akan bergerak naik dalam piramida balap musim berikutnya, dengan mengendarai Yamaha yang siap didukung dalam kelas yang lebih tinggi.
FIM WorldSSP300 pada tahun 2019 sendiri berlangsung selama 9 putaran, dengan balapan terakhir yang berlangsung di Qatar sebagai seri di luar Eropa untuk pertama kali dalam sejarah. Karena popularitasnya, format kejuaraan juga telah direvisi untuk 2019 dimana para peserta dibagi menjadi dua kelompok untuk latihan bebas dan kualifikasi.

Pada akhir babak kualifikasi, 30 teratas pada kombinasi waktu akan membentuk grid untuk balapan hari Minggu. Pembalap di luar 30 besar akan mengambil tempat dalam ‘kesempatan terakhir’ pada Sabtu sore, dengan enam finisher teratas dapat mengamankan grid untuk balapan utama hari Minggu.
Alberto Barozzi (Manajer Yamaha Motor Eropa bLU cRU Racing):
“Setelah dua tahun yang intens, proyek bLU cRU berkembang dengan cara yang positif, yang hanya mungkin terjadi karena pekerjaan luar biasa yang dilakukan di belakang layar oleh distributor Yamaha dan penyelenggara balapan. Proyek kami telah berubah menjadi lebih kuat semenjak kami membuat debut balap pada tahun 2017 dan saya pikir tahun ini kami akan melanjutkan di lintasan dan menyaksikan tantangan Yamaha R3 bLU cRU!

Galang Hendra Pembalap Yamaha R3 bLU cRU 2019

“Saya memiliki harapan tinggi untuk enam pembalap, yang semuanya berpartisipasi dalam proses seleksi yang ketat, dengan Yamaha Motor Europe Racing Committee dan bLU cRU Ambassadors menganalisa secara detail setiap aspek keterampilan pembalap sebelum membuat pilihan mereka untuk musim mendatang. Bersama dengan tim bLU cRU terpilih kami dan mitra teknis kami, kami akan memberikan dukungan yang diperlukan saat pembalap memulai tantangan baru ini, berbagi pengalaman yang kami miliki untuk memastikan bahwa mereka semua diberi kesempatan untuk mewujudkan potensi penuh mereka di atas pacuan, Yamaha R3 terbaru.

“Standar di bLU cRU Masterclass tahun ini sangat tinggi, tetapi saya yakin bahwa kami telah memilih enam pembalap terbaik yang sangat berbakat. Mereka yang tidak dipilih kali ini akan terus berhasil membalap di masing-masing kejuaraan R3 nasional dan saya harap kita akan melihat mereka kembali pada bLU cRU Masterclass pada akhir 2019. Kepada semua orang, saya berharap yang terbaik dan keberuntungan untuk musim mendatang.”

Galang Hendra Pratama (Yamaha R3 bLU cRU 2019):
“Saya senang bisa melanjutkan balapan di kejuaraan World Supersport 300 dan masuk dalam pembinaan bLU cRU kembali di tahun 2019. Saya ucapkan terima kasih kepada Yamaha Motor Europe, Yamaha Racing Indonesia dan para sponsor atas kepercayaan ini. Pastinya saya akan berusaha tampil lebih baik dan mengulang prestasi kembali seperti saat Wild Card di tahun 2017 meraih podium pertama pada seri terakhir di Sirkuit Jerez, Spanyol. Kemudian di tahun 2018 podium pertama di seri ke-5 di Sirkuit Brno, Ceko.”

Indonesia Bisa!
Untuk Merah Putih Semakin Di Depan!

Foto oleh: Yamaha Racing

ALAMI KENDALA TEKNIS DI PORTUGAL, GALANG HENDRA & TEAM LAKUKAN EVALUASI UNTUK RACE PAMUNGKAS

Pembalap muda potensial binaan Yamaha Racing Indonesia, Galang Hendra mengalami kendala teknis dalam putaran lanjutan balap World Super Port 300 (WorldSSP300) di Portimao, Portugal (16 September). Alhasil, racer yang mengusung tim Biblion Yamaha Semakin Di Depan MotoX Racing ini tidak dapat menambah pundi nilai dalam klasemen sementara WorldSSP300.

Sehubungan jalannya balapan WorldSSP300 yang wajib melahap menu 11 lap, pada awalnya Galang Hendra melakukan perjuangan yang luar biasa. Start dari posisi ke-15, namun pada tikungan pertama dapat masuk di posisi ke-10. Sempat juga berada di deratan ke-9.

Namun setelah berjalan 4 lap, mulai muncul gejala pada perfoma motor yang tidak optimal. Demikian terus berlangsung hingga pada 2 lap terakhir, pembalap asal Yogyakarta usia 19 tahun ini masuk ke paddock karena mengalami kendala teknis dan masih diinvestigasi lebih lanjut.

“Saat lepas start, saya langsung push hingga dapat posisi ke-10 dan lanjut ke-9. Saya sudah stay di barisan depan. Namun setelah 4 lap, saya merasa ada perbedaan pada motor. Perfoma motor menjadi berat hingga kemudian mesinnya mati. Tim masih menyelidiki masalahnya untuk persiapan menghadapi seri final nanti di Perancis,” terang Galang Hendra.

Sehubungan hal tersebut dipastikan akan dievaluasi lebih lanjut. Pada bagian lain, mengacu pada klasemen WorldSSP300 hingga seri Portimao Portugal, Galang Hendra ada di urutan ke-7. Patut dipahami, bahwa Galang Hendra tetap menjadi yang terbaik untuk semua pengguna Yamaha YZF-R3. Di atasnya ada 5 petarung Ninja 400 dan satu lagi ialah RC390R yang notabene kedua motor tersebut memiliki kapasitas mesin yang jauh lebih besar.

Jika mencermati pundi poin klasemen sementara, maka posisi akhir 5 besar menjadi hal yang realistis dicapai. Mengingat perbedaan nilai dengan peringkat ke-6 dan ke-5 relatif kecil. Menjadi sebuah kebanggaan tersendiri apabila Galang Hendra dapat menembus 5 besar WorldSSP300 pada tahun pertama keikutsertaannya.

Seri lanjutan atau pemungkas WorldSSP300 sendiri akan dihelat di Sirkuit Magny Cours Perancis pada 28-30 September. Pastinya Galang bersama timnya akan memaksimalkan dalam seri final nanti, untuk mewujudkan Merah Putih Semakin Di Depan.

GALANG HENDRA SIAP RAIH HASIL TERBAIK WORLD SUPERSPORT PORTUGAL

Garuda muda kebanggaan tanah air, Galang Hendra Pratama siap bertarung all-out dalam balap dunia World Super Sport 300 (WorldSSP300) di Sirkuit Portimao, Partugal, akhir pekan ini (16 September). Hasil kualifikasi Superpole 1, pembalap asal Yogyakarta usia 19 tahun ini menorehkan waktu 1 menit 57,796 detik dengan kecepatan rata-rata 140,338 km/jam.

Galang Hendra berada di posisi ke-15 atau di baris ke-5. Hasil sesi latihan bebas 1 dan latihan bebas 2 (FP1 & FP2) memang perfoma pacuan Galang Hendra tidak optimal di trek Portimao, Portugal yang notabene memiliki panjang 4,592 km. Namun berkat kerja keras tim Yamaha Pata Semakin Di Depan Biblion MotoX Racing, pada akhirnya terus mengalami progress dalam set-up motor.

Alhasil, menjadi lebih baik dan terus mempertajam waktu. Terbukti hasil FP1 dan FP2 yang masing-masing mengukir best-time 1 menit 59,250 detik dan 1 menit 59,055 detik dapat dipertajam hingga sekitar 1,209 detik pada kualifikasi Superpole 1.

Tentu saja, berbagai upaya akan dilakukan mekanik untuk meningkatkan perfoma YZF-R3 jelang race, Minggu (16 September). Target Galang Hendra untuk meningkatkan posisi dalam klasemen sementara WorldSSP300 adalah hal yang realistis karena memang berbeda tipis jika dibanding racer-racer yang menduduki posisi hingga 3 besar. Hanya berbeda 6 poin saja.

“Di FP1 dan FP2 saya memiliki hasil yang kurang maksimal. Namun dalam Superpole 1, saya dan tim bekerja keras menemukan solusi dan kita berhasil. Saya berada di baris ke-5, tepatnya posisi ke-15 dan itu tidak jauh dari posisi pertama. Saya akan berpikir positif berjuang meraih yang terbaik untuk Merah Putih Semakin Di Depan,” tutur Galang Hendra yang saat ini ada di posisi ke-6 dalam klasemen sementara WorldSSP300.

Sebelumnya saat putaran Brno, Ceko (10 Juni), Galang Hendra sukses merenggut podium juara hingga menghantarnya meraih predikat Pelaku Olahraga Terbaik 2018 yang mana perhargaannya diserahkan langsung Menteri Pemuda & Olahraga, Imam Nahrawi.

Race akan dimulai pada pukul 18.35 WIB. Ayo kita dukung terus Galang Hendra di balap level internasional untuk terus mewujudkan Merah Putih Semakin di depan.

GALANG HENDRA TARGET PODIUM DI PORTIMAO, PORTUGAL

Garuda Muda tanah air Galang Hendra Pratama siap mengikuti seri ke-7 World Super Sport 300 (WSSP300) di Sirkuit Portimao, Portugal (14-16 September). Ini kompetisi yang dihajat bersamaan dengan World Super Bike (WSBK) 2018.

Tentu saja, semangat optimis Galang Hendra Pratama yang berusia 19 tahun menguat setelah menjalani persiapan yang matang, baik secara fisik ataupun mental. Selama liburan (musim panas Eropa), rider asal Yogyakarta tersebut mengikuti balap bergengsi Campionato Italiano Velocita (CIV) kelas Super Sport 300 (SS300) di Sirkuit Misano, Italia, Minggu (29 Juli 2018).

Galang Hendra juga semakin termotivasi untuk meraih prestasi lebih baik setelah Minggu kemarin (9 September) mendapat penghargaan sebagai Pelaku Olahraga Terbaik 2018, yaitu Olahragawan Berprestasi Balap Motor. Apresiasi ini diberikan langsung oleh Imam Nahrawi selaku Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dalam acara Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2018 di Ternate, Maluku Utara.

Pada bagian lain, pengalaman saat bertarung sebagai wild-card WorldSSP300 tahun lalu di trek yang sama (Portimao) juga menjadi pelajaran dan pengalaman berharga. Galang Hendra sempat berada di posisi ke-6 barisan depan sebelum mengalami kendala pada perangkat elektronik hingga tidak dapat melanjutkan race. Langkah perbaikan di beberapa sektor lintasan akan dilakukan dan terus dievaluasi hingga catatan waktunya menjadi lebih baik.Saat ini Galang Hendra ada di peringkat ke-6 klasemen sementara WorldSSP300. Potensi untuk meningkatkan posisinya begitu besar. Mengingat gap atau jarak poin dengan peringkat ke-3 (Borja Sanchez) hanya 6 poin saja. Tentu saja, Galang Hendra masih memiliki peluang yang besar dan akan berupaya untuk menaikkan peringkatnya dan konsisten mempertahankan posisinya sebagai pembalap terbaik yang menggunakan Yamaha YZF-R3.

“Tahun kemarin saya pernah riding di Portimao saat wild card pertama kali WorldSSP300. Untuk karakter sirkuit saya sudah mengetahuinya dan saya ingin lebih cepat lagi. Persiapan fisik pun sudah saya lakukan dan saat ini lebih refresh karena telah menjalani latihan di Jogja dan bertemu keluarga juga. Persiapan motor yang lebih baik juga sudah dilakukan tim saya,” ungkap Galang Hendra Pratama.

Sirkuit Portimao memiliki panjang 4,592 km dengan banyaknya tikungan-tikungan tajam. Total tersaji 15 tikungan, masing-masing 9 tikungan ke-kanan dan 6 tikungan ke kiri. Adapun jadwal latihan bebas 1 dan 2 (FP1 & FP2) WorldSSP 300 Portimao akan berlangsung Jumat (14 september), kemudian Sabtu sesi kualifikasi dan Minggunya race sekitar pukul 18.35 WIB.

So, dukung terus Galang Hendra Pratama di pentas balap internasional WorldSSP300 untuk mewujudkan Merah Putih Semakin Di Depan.