SESI LATIHAN BEBAS SERI THAILAND, RIDERS INDONESIA TERUS PERTAJAM WAKTU

Sesi Free Practice (FP) atau latihan bebas gelaran Asia Road Racing Championship (ARRC) 2019 di Sirkuit Chang International, Buriram, Thailand berlangsung Jumat (31 Mei). Pembalap muda kebanggaan tanah air binaan Yamaha Indonesia, Muhammad Faerozi Toreqotullah, akrab dipanggil Faeroz sukses berada di posisi ke-5 dari hasil kombinasi FP1, FP2 dan FP3 kelas Asia Production 250 (AP250).

M Faerozi T, Kelas AP250

Faeroz yang berasal dari Lumajang, Jawa Timur dan masih berusia 17 tahun berhasil mengukir best-time 1 menit 53,850 detik. Melalui komunikasi yang berjalan efektif, maka set-up motor semakin baik. Faeroz sukses mempertajam waktu terbaiknya secara signifikan hingga 1,3 detik. Mengacu hasil kombinasi, maka Faeroz menjadi penunggang Yamaha YZF-R25 terbaik.
“Hasil di hari pertama ini, saya senang terus memperbaiki catatan waktu mulai dari FP1 sampai FP3. Apa yang dirubah dari sesi ke sesi memberikan hasil yang positif. Semoga besok, mulai dari kualifikasi bisa meraih hasil yang baik dan siap bertarung kompetitif dalam balapan,” ucap Faeroz.
Rekan satu tim Faeroz di Yamaha Racing Indonesia (YRI), yaitu Anggi Setiawan ada di deretan ke-12 berdasarkan hasil kombinasi latihan bebas. Pembalap asal Palu, Sulawesi Tengah ini terus berupaya mempertajam waktunya. Evaluasi bersama tim terus dilakukan untuk mendapatkan perfoma motor yang lebih baik. Pada akhirnya, Anggi Setiawan dapat berada di posisi ke-12 dengan catatan waktu terbaik 1 menit 55,004 detik. Jika dibandingkan dengan best-timenya pada FP1 (2 menit 03,169 detik), terbukti ada peningkatan hingga 8 detik.

Anggi Setiawan, Kelas AP250

“Terima kasih untuk kerja keras seluruh tim hari ini, saya senang terus melakukan perubahan waktu mulai dari FP1 hingga FP3 yang turun 8 detik. Dalam babak kualifikasi, saya harus lebih baik untuk memperbaiki ketertinggalan catatan waktu saya dari peraih posisi pertama. Dari hasil tersebut, saya dan tim akan melakukan perubahan set-up hasil kombinasi free practice hari ini. Semoga catatan waktu semakin lebih baik di sesi kualifkasi dan siap untuk race,” tukas Anggi Setiawan.

Aldi Satya Mahendra, Kelas UB150

Pada bagian lain di kelas Underbone 150 (UB150), dua petarung belia Yamaha Racing Indonesia (YRI), Aldi Satya Mahendra dan Wahyu Nugroho akan start dari grid ke-21 dan ke-29. Aldi Satya mengalami progress pada setting suspensi, juga Wahyu Nugroho.
Sayangnya mereka tidak mendapatkan momen saat sesi kualifikasi UB150, sedangkan Wahyu Nugroho terkendala problem teknis. Patut dipahami, bahwa ini adalah pengalaman pertama mereka di trek Buriram. Alhasil, proses adaptasi berlangsung, termasuk mencari set-up terbaik pada kinerja pacuan berbasic Yamaha MX King 150.

“Pada FP1, saya mencoba untuk mengenal karakter sirkuit Buriram. Kemudian mulai set-up pada bagian body, ada kendala pada suspensi bagian belakang yang kurang nyaman pada tikungan ke-8 dan 9. Di FP2, saya mencoba set-up baru pada suspensi, hasilnya cukup baik dan mendapat posisi ke-7 turun 2,5 detik. Sayangnya pada kualifikasi, saya tidak dapat momen untuk mencatat waktu yang baik, hanya mampu berada di posisi ke-20. Besok saya harus percaya diri dan yakin bisa tampil baik saat race,” ucap Aldi Satya Mahendra.

Wahyu Nugroho, Kelas UB150

“Saya sudah mendapatkan feeling yang baik pada FP1, saya lebih fokus untuk mengenal karakter sirkuit karena ini pertama kalinya balapan di sirkuit Buriram. Kemudian di FP2, saya mencoba beberapa opsi pergantian gear-sprocket, catatan waktu semakin baik. Sayangnya saya tidak bisa mengikuti di FP3, saat motor akan keluar dari pit ada kendala teknis. Tapi besok, saya tetap mengikuti race dan akan start di posisi ke-29. Saya akan fokus untuk bisa meraih poin sebanyak-banyaknya,” timpal Wahyu Nugroho.
Ayo kita dukung terus para pembalap Indonesia yang bertarung di ARRC 2019 Thailand. Semoga mereka dapat meraih podium terbaik untuk dapat mewujudkan Merah Putih Semakin Di Depan. Yamaha Gasspoll!

HASIL LATIHAN BEBAS, MODAL PENTING TEAM YAMAHA UNTUK KUALIFIKASI & SUPERPOLE

Tim Yamaha Racing Indonesia (YRI) menjalani sesi latihan pertama hingga ketiga (FP1-FP3) pada kelas Asia Production 250 (AP250) di gelaran final Asia Road Racing Championship (ARRC 2018) di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, Jumat (30 November). Hasil positif berdasarkan set-up atau pengaturan yang lebih baik terbukti dilakukan oleh duet pembalap Yamaha Racing Indonesia (YRI), Richard Taroreh dan Galang Hendra Pratama. Proses komunikasi berjalan efektif diantara rider, teknisi dan tim untuk mendapatkan catatan waktu yang lebih kompetitif.

Action, Richard Taroreh AP250 Tim Yamaha Racing Indonesia

“Saya senang untuk hasil hari ini dan mendapatkan inputan data untuk persiapan besok kualifikasi dan race pertama. Waktu tercepat saya dapatkan di free practice ke-3 yaitu 1:53.832 detik, dibandingkan dengan sesi pertama jauh lebih baik dan akselerasi motor lebih baik. Saya harap bisa raih hasil yang baik di seri pamungkas ini,” ujar Richard Taroreh yang ada di posisi ke-6 dalam FP3.

Disamping itu, Galang Hendra Pratama yang tampil untuk menggantikan Faeroz karena masih cedera dan masih dalam proses penyembuhan. Galang berupaya mencari setting terbaik pada pacuan Yamaha YZF-R25. Walau sempat mengalami kendala teknis, Galang Hendra dapat menemukan kemajuan yang signifikan berdasarkan torehan waktu yang dihasilkan di FP2.

Action, Galang Hendra Pratama AP250 Tim Yamaha Racing Indonesia

“Hari ini saya sudah menyelesaikan sesi free practice. Saya melakukan penyesuaian kembali di sirkuit ini dan melakukan set-up pada body motor. Pada FP1, sayangnya tidak maksimal karena ada kendala teknis, yang mengharuskan saya masuk ke pit dan hanya menyelasaikan 4 putaran. Masuk FP2, motor masih menggunakan set-up di FP1 dan bisa mencatat waktu 1:53.926 detik. Masuk di FP3, saya mencoba set-up pada sprocket, saya ingin mencoba lebih baik di area sektor 2. Hasilnya lebih baik dan saya masih ada perbaikan di area sektor 1. Saya akan mencoba lebih cepat pada QTT besok agar race bisa meraih hasil yang baik,” tukas Galang Hendra yang mencatat waktu terbaik ke-8 saat FP2.

Action, Rafid Topan Sucipto AP250 Tim Yamaha Satelit TJM

Tim satelit Yamaha TJM pun meraih hasil yang positif, dengan dua pembalap Rafid Topan Sucipto dan Anggi Setiawan. Mereka ada di posisi ke-7 dan ke-14 dalam hasil FP3 AP250. Rafid Topan memiliki motivasi kuat karena memiliki potensi besar untuk meraih posisi runner-up atau ke-3 dalam klasemen akhir AP250. Terlebih pula merebut podium runner-up (race 2) dan ke-5 (race 1) saat seri 1 ARRC 2018 di sirkuit Chang International ini.

Pada sisi lain, kelas Underbone 150 (UB150) yang diramaikan 27 starter, Wahyu Aji mengakui bahwa ada perubahan signifikan dibanding saat seri pertama di venue yang sama. Saat FP2, pelaga asal Ajibarang, Banyumas yang membesut Yamaha MX King 150 ini ada di deretan ke-7 dengan waktu 2 menit 01,746 detik.

Namun di kualifikasi, ada di urutan ke-9 dengan catatan waktu 2 menit 01,953 detik. Hal terpenting, bahwa ada kesempatan dan potensi untuk meraih grid depan dalam babak superpole, Sabtu (1 Desember).

“Saat kualifikasi, saya tidak dapat meraih catatan waktu yang baik. Tapi saya senang besok bisa mengikuti superpole untuk menentukan posisi grid, saya harap bisa raih waktu dan grid yang baik untuk persiapan race pertama dan race kedua,” tutur Wahyu Aji yang saat ini ada di posisi ke-5 dalam klasemen sementara UB150, berpeluang untuk bisa masuk di posisi 3 besar.

Action, Wawan Wello UB150 Tim Yamaha Satelit SND

Masih di kelas UB150, wild-card dari tim satelit Yamaha Yamalube SND Factory, Wawan Wello berhasil masuk di posisi terdepan dengan best-time 1 menit 59,998 detik saat sesi kualifikasi. Sedangkan Gupita Kresna dan Syahrul Amin yang berada di tim yang sama masing-masing-masing ada di posisi ke-12 dan ke-13.

Hari Sabtu (1 Desember) akan dilangsungkan sesi kualifikasi dan race 1 pada kelas AP250 dan sesi superpole dan race 1 pada kelas UB150.

GALANG HENDRA KONSISTEN TERCEPAT DI FREE PRACTICE DAN BERPOTENSI RAIH POLE

Galang Hendra Pratama kembali membuktikan konsistensinya menjadi Rider tercepat. Garuda Muda asal Yogyakarta ini menjadi yang tercepat pada dua sesi Free Practice (FP) atau latihan bebas dalam gelaran WorldSSP300 di Sirkuit Brno, Ceko (8 Juni 2018).

Bergabung di tim Yamaha Pata Semakin Di Depan Biblion MotoX Racing, Galang Hendra menjadi yang terbaik di FP1 dan FP2 di trek sirkuit Brno yang memiliki panjang 5,403 km. Perfoma pacuan Yamaha YZF-R3nya mampu mengukir best-time 2 menit 18,041 detik saat FP1, dan di FP2 mencetak waktu tercepat 2 menit 18,312 detik. Dari hasil kedua FP tersebut dipilih yang terbaik dan Galang Hendra menjadi yang terdepan.

Posisi ke-2 ditempati Scott Derou (Motosport Kawasaki) yang mengendarai Ninja 400 dengan waktu 2 menit 18,400 detik atau berjarak 0,359 detik, sedang urutan ke-3nya diraih Grunwald (Freudenberg KTM WorldSSP Team) dengan motor RC390R dan mengukir waktu 2 menit 18,785 detik. Disamping itu, Galang Hendra juga memiliki average speed atau kecepatan rata-rata terbaik dengan torehan 140,906 km/jam.

Hal ini semakin mempertegas bahwa Galang Hendra adalah racer tercepat diantara semua pengendara Yamaha YZF-R3. Dari 40 starter di Kelas WSSP 300, terdapat 17 pembalap menggunakan YZF-R3 yang merupakan Global Model buatan Yamaha Indonesia. Hasil ini semakin memperkokoh Galang Hendra sebagai pembalap bLU cRU Challenge yang memiliki potensi prestasi dimasa yang akan datang.

Adapun hasil dari petarung bLU cRU Challenge lainnya di WorldSSP300 Ceko ialah Luca Bernardi (Team Trasimeno) di posisi ke-18, kemudian Hugo De Cancellis (Team Toth-Yart) di deretan ke-23 dan Denis Koopman (GRT Yamaha WorldSSP300 Team) pada urutan ke-25.

Dengan hasil terbaik di FP1 dan FP2, maka Galang Hendra langsung berhak masuk ke babak Superpole 2 (SP2) untuk menentukan posisi grid-start. Dia sangat berpotensi meraih pole-position dalam babak SP2 dan meraih podium pertamanya musim ini. Semoga tercapai, mari kita dukung bersama dan doakan semoga Galang Hendra mampu mengibarkan Bendera Merah Putih di tanah Eropa.

“Alhamdulillah, saya dapat memberikan hasil positif di FP1 dan FP2. Saya berhasil mendapatkan posisi pertama di kedua sesi tersebut. Ini atas kerjasama tim, doa dan dukungan dari masyarakat Indonesia. Saya akan berjuang untuk meraih yang terdepan dalam kualifikasi Superpole 2,” terang Galang Hendra Pratama.

Perlu diketahui, setelah 3 seri berjalan, aturan berat belum juga diterapkan. Namun terbukti nyata Galang Hendra sebagai Garuda Muda terus mengobarkan semangat pantang menyerah. Konsisten terbaik diantara pembalap YZF-R3. Tentu saja, ini semua berkat dukungan masyarakat Indonesia yang sangat merindukan pembalapnya meraih prestasi tertinggi di level Internasional.

Mulai putaran WorldSSP300 Ceko regulasi berat diberlakukan. Semoga hal ini konsisten diterapkan sehingga jalannya kompetisi seimbang. Mengingat kompetitor diuntungkan dengan Volume Cylinder yang lebih besar yang membuat kecepatan maksimal (top speed) dan akselerasi keluar tikungan sangat sulit disaingi.

Tentang regulasi bobot dikombinasi antara pembalap dan motor ini sudah disepakati pihak FIM dan Dorna. Berikut regulasi bobot yang disyaratkan wajib oleh FIM dan Dorna sebagai penyelenggara, bahwa untuk sepeda motor berkapasitas silinder besar Ninja 400 dan CBR500R total beratnya wajib 215 Kg, kemudian RC390R wajib dengan bobot 208 kg dan Yamaha YZF-R3 dengan berat 205 kg.

“Ini sirkuit baru karena belum pernah para pembalap bLU cRU Challenge bertarung disini. Mereka banyak mempelajari tata letak sirkuit dari video dan memikirkan strategi untuk dapat meraih posisi terbaik. FIM juga telah memperkenalkan aturan teknis terbaru pada seri ini. Menyeimbangkan perfoma keseluruhan motor hingga berlangsung kompetisi yang seimbang. Para pembalap bLU cRU Challenge adalah potensi muda dan kuat yang memiliki kapasitas mesin terkecil di grid namun YZF-R3 punya handling yang luar biasa, itu hal yang sangat penting di Brno. Kami menantikan mereka untuk bertarung di akhir pekan ini dengan cara yang paling positif,” terang Alberto, Manager Racing Yamaha Motor Eropa bLU cRU.

PEMBALAP INDONESIA TERCEPAT DI LATIHAN RESMI WORLD SUPERSPORT

Seri pertama balap World Supersport 300 (WSSP300) 2018 akan dihelat di Sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol, akhir pekan ini (14-15 April). Pembalap binaan Yamaha Indonesia, Galang Hendra Pratama siap bertarung dengan bendera tim Yamaha Pata Semakin Di Depan Biblion Motoxracing Team.

“Di tahun ini, Yamaha Indonesia memberikan kesempatan besar kepada saya untuk bertarung di World Supersport 300. Saya minta doa kepada seluruh warga Indonesia agar dapat menjadi juara di World SuperSport 300. Semua ini saya lakukan untuk Merah Putih Semakin Di Depan,“ terang Galang Hendra Pratama dalam rangkaian pelepasannya di Sirkuit Sentul, Bogor. Keberangkatan Galang Hendra menuju Eropa 10 April (malam) dengan rute Jakarta-Amsterdam-Barcelona.

Sebelumnya, Galang Hendra Pratama melakukan ujicoba resmi di lintasan Aragon pada 16-18 Maret lalu dengan catatan waktu terbaik 2 menit 11,331 detik. Sebagai perbandingan, dalam balapan WorldSSP300 musim lalu di lintasan yang sama, maka torehan waktu tercepat ialah 2 menit 12,501 detik. Ditorehkan oleh racer asal Italia, P. Grassia (Tim 3570 Made in CIV). Kondisi ini yang membuat Galang Hendra yang akan menggeber Yamaha YZF-R3 optimis meraih podium juara.

Proses adaptasi terus ditingkatkan untuk bisa siap dalam kondisi apapun. Bahkan Galang Hendra meraih podium juara saat pertama kali tampil di Sirkuit Jerez Spanyol dalam putaran akhir WorldSSP300 musim 2017 (22 Oktober). Galang Hendra membuktikan ketangguhannya pada lap akhir hingga meraih posisi terbaik.

Informasi trek MotorLand Aragon sendiri memiliki panjang 5,077 km dengan total 17 tikungan, yaitu 7 tikungan ke kanan dan 10 buah tikungan ke kiri. Dalam WorldSSP300 tahun lalu wajib melahap menu 11 lap. Adapun jadwal race WorldSSP300 Aragon sendiri akan berlangsung pada pukul 14.20 waktu Spanyol atau 19.20 WIB.

Dalam musim balap 2018 ini, rider usia 19 tahun asal Yogyakarta ini akan berkompetisi full-series WorldSSP300 yang menjadi bagian dalam penyelenggaraan World Superbike (WSBK) 2018. Galang Hendra Pratama terlibat dalam program Yamaha R3 bLU cRU Challenge yang diadakan Yamaha Motor Eropa untuk talenta-talenta potensial, dikomandoi Alberto Barozzi selaku Yamaha Motor Europe bLU cRU Racing Manager. Tercatat empat pembalap yang diapresiasi dan siap bersaing untuk diproyeksikan ke level balapan yang lebih tinggi.

Mari dukung perjuangan Galang Hendra membawa nama Indonesia di kancah dunia. Dukungan kita bersama menjadi semangat bagi Galang Hendra untuk tampil maksimal meraih hasil terbaik untuk Merah Putih Semakin Di Depan!

FREE PRACTICE THAILAND, WAHYU AJI CETAK REKOR BARU, RICHARD TAROREH & FAEROZI BERHASIL PERTAJAM WAKTU

Menjelang pelaksanaan seri pertama Asia Road Racing Championhsip 2018 (ARRC 2018) di Sirkuit Buriram, Thailand (3-4 Maret), maka dilakukan pre-season test di lintasan yang sama (27-28 Februari). Demikian sebagai langkah rider ataupun tim untuk beradaptasi dengan motornya ataupun menguji coba langkah riset yang dilakukan.

Adapun hasil ujicoba hari Selasa (27 Februari), pembalap Yamaha Racing Indonesia (YRI), Wahyu Aji Trilaksana menjadi yang tercepat dalam beberapa sesi. Bahkan petarung asal Banyumas, Jateng yang membesut Yamaha MX King 150 ini mencetak rekor baru. Yaitu dengan catatan 2 menit 02,357 detik, diukir pada sesi free-practice ke-2.

“Hari pertama pengujian memberi hasil yang baik bagi saya, karena saya mendapatkan rekor lap baru dari tahun lalu, saya mendapatkan hal baru saat ini dengan penggunaan ban anyar,“ tutur Wahyu Aji, runner-up UB 150 (ARRC 2017). Tidak kalah penting, tim satelit Yamaha SND Factory dengan rider Gupita Kresna juga mampu mengukir torehan 2 menit 02, 897 detik pada sesi free-practice ke-3.

Perlu dipahami, bahwa untuk kategori UB150 memang dilakukan pengetesan ban terbaru tipe kering dengan kompon yang lembut dan medium. “Dengan adanya ban terbaru, maka pembalap merasakan feeling yang berbeda dan lebih baik hingga Wahyu Aji dapat memecahkan rekor lap tahun lalu,“ terang Wahyu Rusmayadi, Manajer tim Yamaha Racing Indonesia (YRI).

Pada bagian lain, yaitu kelas Asia Production 250 (AP250), dua racer Yamaha Racing Indonesia (YRI) terus memberikan progres atau kemajuan. Catatan waktu Richard Taroreh dan M Faerozi semakin meningkat setelah dilakukan set-up suspensi dan body sesuai masukan yang mereka berikan. Evaluasi dan diskusi terus dilakukan untuk mencari perfoma terbaik Yamaha YZF-R25.

Richard Taroreh terbukti menajamkan best-timenya dari latihan bebas 1 (FP1) pada torehan waktu 1 menit 57,043, terus dipersingkat menjadi 1 menit 55,346 detik dan 1 menit 55,307 detik. Alhasil, ditingkatkan hingga lebih cepat 2 detik dan berada di deretan ke-7 dan ke-8.

“Saya senang dengan hasil latihan hari ini. FP1 penyesuaian set-up body dengan data saat wild-card ARRC 2017. Feeling motor lebih nyaman di FP2 terutama dalam riding-style. FP3, harapannya lebih baik, namun ada sedikit perubahan mapping dan set-up suspensi kurang sesuai. Kita akan kembalikan ke data sebelumnya untuk dicoba free-practice besok,“ ujar Richard Taroreh yang juga juara nasional Kejurnas Sport 150 cc (IRS 2017).
Termasuk pula yang dilakukan potensi muda M Faerozi dari awalnya 1 menit 57,658 menjadi lebih tajam di angka 1 menit 56,713 detik dan 1 menit 55,597 detik. Ingat, bahwa ini penampilan pertama M Faerozi di lintasan sepanjang 5,4 km tersebut. “Secara bertahap, saya pelajari irama sirkuit dan set-up body agar semakin nyaman. FP1 saya lebih fokus untuk mencari racing-line, kemudian FP2 dan FP3 set-up suspensi agar dapat lebih cepat masuk dan keluar tikungan. Besok saya akan mencoba menu baru sesuai hasil hari ini,“ ucap M Faerozi.

Tentu saja, masih terbuka potensi rider untuk mempertajam waktunya dalam tes Buriram ini. Proses komunikasi dengan teknisi akan memberikan hasil yang lebih baik. “Jadi di hari pertama ini, kami memberikan kesempatan kepada masing-masing pembalap untuk lebih mengenal motor dan perubahan motor dengan set-up berbeda. Kami yakin dengan melihat data dan fakta di hari pertama, maka perlahan-lahan kita dapat meningkatkan kecepatan untuk sesi selanjutnya,” tambah Wahyu Rusmayadi.

HANYA BUTUH 18 HARI, ROSSI SUDAH KEMBALI TURUN KE SIRKUIT

Mengacu pada kecelakaan latihan Enduro yang terjadi pada The Doctor, Rossi diperkirakan harus istirahat selama sebulan. Namun Senin kemarin, VR46 terlihat sudah melakukan latihan dengan mengendarai YZF-R1M di Sirkuit Misano, San Marino.

Terlihat Knee Slider pada lutut kanan Rossi tergerus Aspal

Benar, Valentino Rossi hanya butuh 18 hari untuk pemulihan patah kedua tulang kakinya sebelum kembali menunggangi Kuda Besi. Senin sore kemarin Rossi telah memperlihatkan kebugarannya dengan memutari sirkuit beberapa putaran. Sayangnya Rossi harus berhenti karena hujan tiba-tiba datang mengguyur lintasan.

Hari berikutnya, Selasa, 19 September 2017, pukul 15.30 waktu San Marino (GMT +2), The Doctor kembali menjalankan sesi latihannya di Misano. Selama dua jam Rider 38 tahun ini melakukan latihan tertutup dan berhasil melahap 20 putaran. Sang juara dunia MotoGP sembilan kali ini terlihat sangat impresif dan responsif, terlihat tidak ada masalah dalam melakukan Maneuveur dan Body Position. Bahkan Rossi tidak sungkan melakukan Knee Down saat melahap sudut lintasan.

Rossi melakukan Knee Down dengan kaki kanannya

Hasil latihan tersebut menunjukkan progres rehabilitasi yang sangat baik, positif dan cepat. Setelah ini Rossi akan melakukan pemeriksaan lagi terkait kondisi kebugaran fisik serta kondisi pemulihan tulang kakinya. Hasil Check Up nanti akan menentukan kemungkinan turunnya Rossi di GP Aragon nanti.

Jika nanti Rossi bisa bermain di Aragon, maka Michael Van Der Mark yang telah diproyeksikan untuk menggantikan Rossi bakalan gagal turun nih. Jika benar terjadi, maka proses penyembuhan patah tulang yang dialami Rossi sangat luar biasa.

PENAMPILAN PERDANA RIDER INDONESIA DI WORLD SUPERSPORT 300 TUNJUKKAN HASIL MENGESANKAN

Kejuaraan Superbike dunia atau WorldSBK Championship (WSBK 2017) kembali digelar di Sirkuit Algarve, Portimao, Portugal yang sempat absen di tahun 2016. Pembalap Yamaha Racing Indonesia (YRI), Galang Hendra Pratama bersama dengan 6 pembalap Yamaha Blu Cru siap bertarung dalam seri ke-7 ajang balap FIM World Super Sport 300 (WSSP300).
Sirkuit Algarve sendiri terletak dibagian selatan Portugal dan memiliki layout yang menantang, gabungan high speed corner, slow hairpain/corner dan perubahan elevasi ketinggian, memiliki trek lurus 970 meter dengan panjang sirkuit 4,592 Km, kombinasi 6 tikungan ke kiri & 9 tikungan ke kanan.

Cuaca cerah dengan kecepatan angin yang tinggi 16 km/jam pada sesi latihan FP1, Galang Hendra memiliki catatan waktu 2.04.883 menempati posisi 19 pada sesi latihan pertama jumat (15 september 2017).  “Pertama kali di Sirkuit Algarve ini dengan Yamaha YZF-R3. Saya harus cepat beradaptasi dan yakin bisa untuk menemukan limit dengan racing line lebih baik untuk di setiap sektornya,”ujar Galang Hendra sesaat setelah selesai sesi latihan pertama FP1.

Tampil berstatus wild card, Galang Hendra yang berasal dari Yogyakarta dan berusia 18 tahun, menunjukkan performa impresif mulai awal latihan bebas 2 (FP2). Dengan kecepatan dan arah angin yang lebih baik menjadi 12 km/jam, perubahan gearing maupun suspensi, Galang Hendra Pratama berhasil memangkas waktu lebih cepat 3.332 detik. Sukses merebut posisi keenam sekaligus mencetak top speed terbaik 187,2 km/jam menggunakan pacuan Yamaha YZF-R3.

“Saya senang dengan hasil sesi latihan hari ini berkat kerjasama seluruh tim, teknisi, engineer saya bisa secara signifikan memperbaiki best lap time . Untuk Superpole 2, saya tetap harus lakukan perbaikan terutama di sektor 3 & meningkatkan akselerasi khususnya di slow corner, “tambah Galang Hendra.

Berdasarkan hasil kombinasi dua sesi latihan, 10 pembalap yang melaju ke Superpole 2 adalah Deroue, Garcia, Perez, Schotman, Valle, Galang Hendra, Grassia, Carrasco, De La Vega, Murley. Dan nantinya, pada sesi tersebut akan memperebutkan posisi start dari 1-12 bersama 2 pembalap tercepat pada sesi Superpole 1.

“Kita akan harus “stay on focus”, lakukan perbaikan dari data yang didapatkan hari ini dan berharap kecepatan angin dan arahnya bagus saat superpole 2 esok hari,” tegas Wahyu Rusmayadi, manajer tim Yamaha Racing Indonesia yang mendampingi Galang Hendra dalam mengikuti kejuaraan World Super Sport 300 ini.

LATIHAN BEBAS ARGENTINA, VINALES MASIH TAMPIL SEMPURNA

Seri kedua MotoGP akan segera bergulir, Free Practice sudah dilakoni para pembalap. Di GP seri Agentina ini, Rossi akan melakoni Start yang ke 350 kalinya selama berkarir di ajang balap dunia ini.

Hasil latihan pun masih menunjukkan posisi yang sama pada catatan teratas. Vinales masih tampil sempurna bersama YZR-M1 dengan menempati posisi tercepat. Marquez juga menunjukkan hasil yang baik dengan catatan terbaik kedua.
Hasil mengejutkan dicatatkan pembalap Satelit dengan catatan tercepat kedua dan ketiga yang dicatatkan oleh Karel Abraham dan Alvaro Bautista. Sedangkan Folger, Zarco dan Rossi belum bisa mencatatkan waktu terbaiknya.

Berikut hasil latihan bebas Termas de Rio Hondo:

1. M. VIÑALES MOVISTAR YAMAHA MOTOGP 1’39.477
2. M. MARQUEZ REPSOL HONDA TEAM 1’39.778
3. K. ABRAHAM PULL&BEAR ASPAR TEAM 1’39.880
4. A. BAUTISTA PULL&BEAR ASPAR TEAM 1’39.922
5. D. PETRUCCI OCTO PRAMAC RACING 1’39.960
6. L. BAZ REALE AVINTIA RACING 1’40.120
7. C. CRUTCHLOW LCR HONDA 1’40.124
8. J. FOLGER MONSTER YAMAHA TECH3 1’40.157
9. A. ESPARGARÒ APRILIA RACING TEAM GRESINI 1’40.175
10. A. IANNONE TEAM SUZUKI ECSTAR 1’40.250
11. S. REDDING OCTO PRAMAC RACING 1’40.338
12. J. ZARCO MONSTER YAMAHA TECH3 1’40.340
13. D. PEDROSA REPSOL HONDA TEAM 1’40.345
14. A. DOVIZIOSO DUCATI TEAM 1’40.399
15. H. BARBERA REALE AVINTIA RACING 1’40.431
16. V. ROSSI MOVISTAR YAMAHA MOTOGP 1’40.531
17. J. MILLER TEAM EG 0,0 MARC VDS 1’40.588
18. J. LORENZO DUCATI TEAM 1’40.599
19. T. RABAT TEAM EG 0,0 MARC VDS 1’40.908
20. A. RINS TEAM SUZUKI ECSTAR 1’41.083
21. P. ESPARGARÒ RED BULL KTM FACTORY RACING 1’41.632
22. B. SMITH RED BULL KTM FACTORY RACING 1’42.074
23. S. LOWES APRILIA RACING TEAM GRESINI 1’42.179

HASIL TOTAL FREE PRACTICE JELANG GP QATAR

Free Practice jelang GP Qatar telah menunjukkan hasil akhir. Masih sesuai prediksi Maverick Vinales mengukuhkan diri menjadi yang tercepat. Di tempat kedua diisi oleh Iannone dan tempat ketiga oleh Marquez.

Team satelit Yamaha dengan kedua Rider-nya berhasil membuat kejutan. Johann Zarco menunjukkan kelasnya sebagai juara dunia Moto2 dengan mencatatkan waktu tercepat keempat. Folger rekan se-Team Zarco hanya mencatatkan waktu tercepat kedelapan.

Catatan kurang bagus dibuat Valentino Rossi yang hanya mencatatkan tercepat kesepuluh. Namun VR46 masih menjadi sosok yang ditakuti dan diprediksi memberikan perlawanan berarti di Final Race. Hanya waktu yang busa menentukan hasil Race nanti.

1. M. VIÑALES MOVISTAR YAMAHA MOTOGP 1’54.316
2. A. IANNONE TEAM SUZUKI ECSTAR 1’54.848
3. M. MARQUEZ REPSOL HONDA TEAM 1’54.912
4. J. ZARCO MONSTER YAMAHA TECH3 1’55.008
5. A. DOVIZIOSO DUCATI TEAM 1’55.042
6. S. REDDING OCTO PRAMAC RACING 1’55.085
7. D. PEDROSA REPSOL HONDA TEAM 1’55.113
8. J. FOLGER MONSTER YAMAHA TECH3 1’55.208
9. C. CRUTCHLOW LCR HONDA 1’55.211
10. V. ROSSI MOVISTAR YAMAHA MOTOGP 1’55.414
11. D. PETRUCCI OCTO PRAMAC RACING 1’55.435
12. J. LORENZO DUCATI TEAM 1’55.461
13. A. BAUTISTA PULL&BEAR ASPAR TEAM 1’55.581
14. L. BAZ REALE AVINTIA RACING 1’55.624
15. A. ESPARGARÒ APRILIA RACING TEAM GRESINI 1’55.634
16. J. MILLER TEAM EG 0,0 MARC VDS 1’55.959
17. K. ABRAHAM PULL&BEAR ASPAR TEAM 1’56.003
18. A. RINS TEAM SUZUKI ECSTAR 1’56.179
19. T. RABAT TEAM EG 0,0 MARC VDS 1’56.368
20. H. BARBERA REALE AVINTIA RACING 1’56.725
21. S. LOWES APRILIA RACING TEAM GRESINI 1’56.854
22. P. ESPARGARÒ RED BULL KTM FACTORY RACING 1’57.116
23. B. SMITH RED BULL KTM FACTORY RACING 1’57.654

FREE PRACTICE 1 QATAR, VINALES MASIH YANG TERCEPAT

Hasil latihan bebas pertama GP Qatar masih belum memberikan perubahan. Maverick Vinales masih menjadi yang tercepat di sesi pertama diikuti Marquez dan pedrosa di tempat kedua dan ketiga.

Sedangkan Valentino Rossi hanya menjadi tercepat kesembilan, tepat dibawah Juara Dunia Moto2 tahun lalu dan jauh dibawah kompetitornya. Hasil bagus juga dibuat Team Yamaha Tech3, Jonas Folger berhasil mencatatkan waktu tercepat keempat melewati Lorenzo yang hanta diposisi kelima.

Sedangkan kedua pembalap Suzuki Aleix Espargaro dan Alex Rins belum menemukan performa terbaiknya. Latihan bebas kedua akan dilaksanakan makam nanti, kesempatan menguasai sirkuit dan perbaikan waktu masih dapat dikakukan.