GP OF AUSTRALIA 2019 – RACE RESULT

RACE RESULTS

AUSTRALIA GP

POS. RIDER TEAM TIME
1 M. MARQUEZ REPSOL HONDA TEAM 40’43.729
2 C. CRUTCHLOW LCR HONDA CASTROL 11.413
3 J. MILLER PRAMAC RACING 14.499
4 F. BAGNAIA PRAMAC RACING 14.554
5 J. MIR TEAM SUZUKI ECSTAR 14.817
6 A. IANNONE APRILIA RACING TEAM GRESINI 15.28
7 A. DOVIZIOSO DUCATI TEAM 15.294
8 V. ROSSI MONSTER ENERGY YAMAHA MOTOGP 15.841
9 A. RINS TEAM SUZUKI ECSTAR 16.032
10 A. ESPARGARÒ APRILIA RACING TEAM GRESINI 16.59
11 F. MORBIDELLI PETRONAS YAMAHA SRT 24.145
12 P. ESPARGARÒ RED BULL KTM FACTORY RACING 26.654
13 J. ZARCO LCR HONDA IDEMITSU 26.758
14 K. ABRAHAM REALE AVINTIA RACING 44.912
15 H. SYAHRIN RED BULL KTM TECH3 44.968
16 J. LORENZO REPSOL HONDA TEAM + 1’06.045
17 M. VIÑALES MONSTER ENERGY YAMAHA MOTOGP N.C. (1 laps)
18 M. KALLIO RED BULL KTM FACTORY RACING N.C. (3 laps)
19 T. RABAT REALE AVINTIA RACING N.C. (24 laps)
20 F. QUARTARARO PETRONAS YAMAHA SRT Not starting
21 D. PETRUCCI DUCATI TEAM Not starting

GP OF AUSTRALIA 2019 – QUALIFYING RESULT

QUALIFYING RESULT

AUSTRALIA GP

FRONT ROW
POS. RIDER TEAM TIME
1 M. VIÑALES MONSTER ENERGY YAMAHA MOTOGP 1’28.492
2 F. QUARTARARO PETRONAS YAMAHA SRT 1’29.043
3 M. MARQUEZ REPSOL HONDA TEAM 1’29.216
SECOND ROW
4 V. ROSSI MONSTER ENERGY YAMAHA MOTOGP 1’29.243
5 D. PETRUCCI DUCATI TEAM 1’29.339
6 C. CRUTCHLOW LCR HONDA CASTROL 1’29.535
THIRD ROW
7 A. ESPARGARÒ APRILIA RACING TEAM GRESINI 1’29.558
8 A. IANNONE APRILIA RACING TEAM GRESINI 1’29.581
9 J. MILLER PRAMAC RACING 1’29.615
FOURTH ROW
10 A. DOVIZIOSO DUCATI TEAM 1’29.667
11 F. MORBIDELLI PETRONAS YAMAHA SRT 1’29.716
12 A. RINS TEAM SUZUKI ECSTAR 1’29.947
FIFTH ROW
13 J. MIR TEAM SUZUKI ECSTAR 1’29.712
14 J. .ZARCO LCR HONDA IDEMITSU 1’30.008
15 F. BAGNAIA PRAMAC RACING 1’30.075
SIXTH ROW
16 K. ABRAHAM REALE AVINTIA RACING 1’30.165
17 P. ESPARGARÒ RED BULL KTM FACTORY RACING 1’30.180
18 M. KALLIO RED BULL KTM FACTORY RACING 1’30.495
SEVENTH ROW
19 J. LORENZO REPSOL HONDA TEAM 1’31.179
20 H. SYAHRIN RED BULL KTM TECH3 1’31.285
21 T. RABAT REALE AVINTIA RACING 1’31.941

SEMPAT BERTARUNG DI BARISAN DEPAN, FAEROZ GAGAL FINISH KARENA TERJATUH

Tailem Bend, Australia – Sebanyak 24 rider terlibat dalam pertarungan race 1 kelas Asia Production 250 (AP250) gelaran seri ke-2 Asia Road Racing Championship 2019 (ARRC 2019) yang dihelat di Sirkuit The Bend Motorsports Park, Australia (27 April). Dua petarung tim Yamaha Racing Indonesia (YRI), M Faerozi, akrab disapa Faeroz dan Anggi Setiawan pada awalnya begitu optimis selepas start dari starting grid ke-13 dan ke-15. Motivasi kuat hadir untuk memperbaiki posisi hingga bendera finish dikibarkan. Dalam hal ini, mereka wajib melahap menu 9 lap.

Faeroz sukses melakukan start dengan baik dan terus bertarung hingga dapat berada di grup ke-2 untuk perebutan posisi ke-5. Sayangnya, Faeroz yang berusia 17 tahun mengalami crash saat bertarung ketat dengan Irfan Ardiansyah dan Rey Ratukore.  Sehingga Faeroz tidak dapat melanjutkan jalannya balapan

DSC03293

“Saat warm-up, saya sudah menemukan settingan yang lebih baik. Masalah kemarin sudah dapat teratasi. Saya start dari posisi ke-13 dan melakukan start dengan baik hingga saya dapat masuk di posisi 10 besar. Saya terus berjuang dan berada di rombongan ke-2 untuk memperebutkan posisi ke-5. Saya terjatuh di lap ke-8, tepatnya pada tikungan ke-13. Never give-up untuk race ke-2,” tukas Faeroz.

Catatan penting dari racer asal Lumajang usia 16 tahun, bahwa ia dapat mempertajam waktunya menjadi 2 menit 08.695 detik. Demikian sebagai bukti progress dari hasil evaluasi sejak sesi latihan bebas (Free Practice) hingga kualifikasi.

Sedangkan Anggi Setiawan mengaku terhalang oleh pembalap lain saat akan memperbaiki posisinya. Racer asal Palu Sulawesi Tengah ini finish di urutan ke-12.

DSC03291

“Saat start, saya sudah begitu memaksimalkan keadaan tetapi masih terhambat oleh pembalap lain. Untuk perfoma mesin, sudah ada perubahan yang baik. Saya akan berusaha memperbaiki posisi pada race ke-2,” tukas Anggi Setiawan yang berumur 20 tahun.

Ayo kita dukung terus rider Indonesia untuk mencapai hasil terbaik di ARRC 2019 Australia. Race 2 akan dihelat hari Minggu (28 April) pada pukul 09:00 WIB dan disiarkan langsung pada official Facebook Asia Road Racing Championship. Yamaha Semakin Di Depan, Gasspoll!

START DARI BARIS KELIMA, DUET RIDERS YAMAHA RACING INDONESIA TETAP OPTIMIS HADAPI RACE PERTAMA SERI AUSTRALIA

Duet pembalap tim Yamaha Racing Indonesia (YRI), M Faerozi dan Anggi Setiawan akan start dari baris ke-5 dalam race pertama gelaran Asia Road Racing Championship (ARRC) 2019 kelas Asia Production 250 (AP250) pada Sabtu (27 April). Faeroz dan Anggi Setiawan yang membesut Yamaha YZF-R25 optimis dapat memberikan hasil lebih baik dalam raceday.

Demikian hasil dari sesi kualifikasi AP250, Jumat (26 April) dimana M Faerozi, akrab disapa Faeroz berada di posisi ke-13. Dimana pada hari ke-2 ini kecepatan angin yang relatif kencang dan cuaca cukup dingin berkisar 15 sampai 19 derajat celcius. Sementara dalam sesi latihan bebas ke-3 (FP3) Faeroz ada di posisi ke-3, juga dalam FP1 berhasil di deretan ke-3 dan FP2 ke-6.

Dalam kualifikasi, Faeroz yang berusia 17 tahun mengukir waktu 2 menit 11,917 detik. Sebelumnya bermain di catatan waktu 2 menit 10 detik. Inilah konsekuensi balapan yang harus menghadapi berbagai rintangan dan menjadi pelajaran untuk tahapan berikutnya.

“Saat FP3, trek basah karena pagi hari sudah mulai turun hujan, hasilnya cukup baik bisa berada di posisi ke-3. Sayangnya saat kualifikasi, saya tidak mendapatkan momen, angin begitu kencang dan hasilnya berada di posisi ke-13, padahal perfoma motor sudah lebih baik dibandingkan kemarin. Race 1, saya akan berusaha start dengan baik untuk dapat bergabung dengan rombongan depan,” tutur Faeroz yang saat ini ada di posisi ke-6 dalam klasemen sementara AP250 (ARRC 2019).

DSC_7111

Sedangkan duet tim Faeroz, Anggi Setiawan ada di grid ke-15, juga dalam baris ke-5. Anggi menorehkan best-time 2 menit 12,587 detik.

“Besok saat race saya harus berusaha, start di barisan ke-5. Saat FP3 kondisi lintasan trek basah, masuk dalam 10 menit terakhir trek mulai kering. Namun saya telat untuk melakukan pergantian ban, sehingga tidak maksimal saat trek kering. Saat sesi kualifikasi tekanan angin begitu kencang dan cuaca cukup dingin, akhirnya saya tidak mendapatkan momen untuk mencatat waktu yang lebih baik,” timpal Anggi Setiawan, petarung muda usia 20 tahun asal Palu, Sulawesi Tengah.

Ayo kita dukung terus rider Indonesia untuk mencapai hasil terbaik di ARRC 2019 Australia. Race 1 akan dimulai hari Sabtu (27 April) pada pukul 09:00 WIB dan disiarkan langsung pada official Facebook Asia Road Racing Championship.

HIGH SPEED CRASH. ZARCO YANG MINTA MAAF KEPADA MARQUEZ, KENAPA?

Grand Prix Australia meninggalkan banyak cerita menarik, mulai dari pecahnya puasa juara Yamaha selama setahun yang dimenangkan oleh Vinales. Kecelakaan berkecapatan tinggi antara Zarco dan Marquez di lap kelima juga menjadi cerita menarik.

Pasalnya kecelakaan tersebut tidak bisa diputuskan siapa yang bersalah. Walau sebenarnya adalah kecelakaan murni tanpa kesengajaan, namun Marquez sudah memakan dua Rider dalam tahun ini. Sebelumnya Marquez juga melakukan hal ini sehingga membuat Lorenzo terjatuh ditikungan pertama saat baru melakukan Start. Hal tersebut membuat Lorenzo absen balap hingga saat ini.

Marquez menjatuhkan Lorenzo di seri Aragon

Nyaris serupa, Zarco juga terhantam Marquez di tikungan pertama, namun sebelum kedua Rider memasuki tikungan. Pengakuan Marquez bahwa dirinya sedang mengambil Line dan melakukan sedikit pengereman untuk mewaspadai Jack Miller yang berada di depannya. Zarco sendiri mengaku dia sedang melakukan Slip Streaming untuk mendahului Marquez dan tidak mewaspadai pergerakan Marquez, Zarco pun sudah berusaha melakukan pengereman namun tidak bisa.

Crash kali ini membuat Marquez tidak bisa melanjutkan balap, karena Body belakang Marquez oblak akibat tertimpa motor Zarco yang terlempar ke arahnya. Hebatnya Zarco dia meminta maaf kepa Marquez karena merasa memiliki kesalahan, sangat berbeda dengan Lorenzo yang mengkritik Marquez. Marquez sendiri tidak merasa bersalah, bahkan dia berkomentar melalui akun media sosial pribadinya, Marquez menilai Zarco sudah meminta maaf adalah sikap yang bagus.

Marquez menjatuhkan Zarco pada kecepatan 185 MpH

Namun sebaiknya, Marquez juga harus meminta maaf kepada Zarco. Jika dilihat dari video Marquez dengan sengaja mencoba menutup Line Zarco supaya tidak didahului. Dan dari video terlihat jelas bahwa Marquez kehilangan kecepatan sehingga ditinggal jauh Miller dan didekati Zarco. Dan sekali lagi Marquez selalu luput dari kesalahan yang membuatnya bebas dari hukuman.

Mungkin ke depannya, jika terjadi lagi hal seperti ini, harus ada investigasi lebih lanjut dan dapat memberikan jawaban yang pasti akan kesalahan yang terjadi. Karena jika Crash terjadi seperti saat ini, dimana dalam kecepatan 300 Km/Jam, sangat berpotensi membuat Rider terluka parah. Untunglah saat ini Zarco tidak apa-apa atau tidak mengalami luka yang serius.

Lihat videonya pada Link berikut:

http://www.motogp.com/en/videos/2018/10/28/marquez-and-zarco-explain-the-crash-from-all-angles/276782

GP AUSTRALIA QUALIFYING RESULT

QUALIFYING RESULTS

POS. RIDER TEAM TIME
FRONT ROW
1 M. MARQUEZ REPSOL HONDA TEAM 1’29.199
2 M. VIÑALES MOVISTAR YAMAHA MOTOGP 1’29.509
3 J. ZARCO MONSTER YAMAHA TECH3 1’29.705
SECOND ROW
4 A. IANNONE TEAM SUZUKI ECSTAR 1’29.712
5 A. RINS TEAM SUZUKI ECSTAR 1’30.026
6 J. MILLER ALMA PRAMAC RACING 1’30.140
THIRD ROW
7 V. ROSSI MOVISTAR YAMAHA MOTOGP 1’30.270
8 D. PETRUCCI ALMA PRAMAC RACING 1’30.328
9 A. DOVIZIOSO DUCATI TEAM 1’30.519
FOURTH ROW
10 H. SYAHRIN MONSTER YAMAHA TECH3 1’30.593
11 P. ESPARGARÒ RED BULL KTM FACTORY RACING 1’30.640
12 A. BAUTISTA DUCATI TEAM 1’32.367
FIFTH ROW
13 K. ABRAHAM ANGEL NIETO TEAM 1’30.174
14 T. NAKAGAMI LCR HONDA IDEMITSU 1’30.452
15 F. MORBIDELLI EG 0,0 MARC VDS 1’30.518
SIXTH ROW
16 B. SMITH RED BULL KTM FACTORY RACING 1’30.646
17 X. SIMEON REALE AVINTIA RACING 1’30.679
18 D. PEDROSA REPSOL HONDA TEAM 1’30.770
SEVENTH ROW
19 A. ESPARGARÒ APRILIA RACING TEAM GRESINI 1’30.911
20 T. LUTHI EG 0,0 MARC VDS 1’30.958
21 J. TORRES REALE AVINTIA RACING 1’31.141
EIGHTH ROW
22 S. REDDING APRILIA RACING TEAM GRESINI 1’31.309
23 M. JONES ANGEL NIETO TEAM 1’32.639

HASIL ARRC SERI AUSTRALIA, PEMBALAP YAMAHA INDONESIA UB150 MASUK ENAM BESAR KLASEMEN

Pembalap tim Yamaha Racing Indonesia (YRI), Wahyu Aji Trilaksana tidak dapat merebut poin maksimal dalam perjalanan race ke-2 kategori Underbone 150 (UB150) event Asia Road Racing Championship 2018 di Sirkuit Bend Motorsport Park, Australia (22 April). Sebelumnya di race awal, racer asal Wangon, Banyumas ini dapat merebut podium ke-3. Namun di race ke-2 yang wajib menjalani 7 lap, Wahyu Aji terjatuh hingga harus puas finish ke-13.
Pada awalnya memang runner-up UB150 (ARRC 2017) ini tidak optimal dalam momen start hingga tertahan di rombongan kedua. Segala upaya dilakukan Wahyu Aji untuk terus memperbaiki posisinya. Namun pada dua lap terakhir jelang finish, ban depan Wahyu Aji menyentuh ban belakang pembalap Malaysia, Md Akid Aziz hingga terjatuh. Tidak patah semangat, Wahyu Aji bangkit dan finish ke-13.

“Mulai start, saya kehilangan momen untuk berada di depan. Terlalu lama tertahan di rombongan group ke-2. Saat push memasuki tikungan ke-14, tiba-tiba Akid sedikit melambat dan saya tidak bisa mengontrol dan terjatuh. Dan Alhamdulilah saya masih bisa finish di urutan ke-13 untuk menambah poin,” ucap Wahyu Aji. Mengacu hasil ARRC 2018 Australia ini, maka Wahyu Aji berada di posisi ke-6 klasemen sementara UB150.

Pada bagian lain di kelas Asia Production 250 (AP250) yang menjalani perjalanan 9 lap, duet tim Yamaha Racing Indonesia (YRI) tidak dapat tampil maksimal karena mengalami kendala pada perangkat elektronik ataupun tertahan di rombongan belakang. M Faerozi yang dapat finish ke-9 di race perdana, sebetulnya melakukan start cukup baik. Di lap ke-4, racer asal Jatim ini terjatuh di tikungan terakhir. “Awalnya feeling power motor jauh lebih baik dari hari kemarin. Namun motor saya sempat mati saat melalui lintasan straight, itu saat masuk lap ke-3 hingga saya melorot ke posisi 13. Kemudian di lap ke-4 saat keluar tikungan, motor mengalami getaran dan saya tidak dapat mengontrol dan terpental. Hal ini akan menjadi pengalaman bagi saya untuk dapat lebih baik lagi di seri berikutnya di Suzuka Jepang,” terang M Faerozi yang berusia 16 tahun.

Rekan satu tim M Faerozi, yaitu Richard Taroreh menghadapi fakta dimana harus berjuang keras dan tertahan di rombongan belakang. Saat awal memang kurang optimal. “Start di race ke-2 kurang bagus sehingga saya tertahan di rombongan belakang. Hal yang sama terjadi pada motor saya, bahwa feeling motor jauh lebih baik namun motor tidak dapat dikendalikan sehingga saya tidak memaksa untuk terlalu push saat keluar tikungan. Sehubungan hal ini, saya dan tim akan mengevaluasinya jelang seri 3 nanti di Suzuka Jepang. Treknya memang hampir sama dimana bertipikal yang relatif banyak rolling speed,” tukas Richard Taroreh yang finish ke-13.

Adapun posisi tim Yamaha Racing Indonesia (YRI) saat ini ada di posisi ke-7 dalam klasemen sementara tim AP250. Disamping itu petarung tim satelit Yamaha TJM, Anggi Setiawan fight untuk memperebutkan posisi ke-3. Pada lap ke-7, Anggi bertarung sengit dengan AM Fadly. Tetapi Anggi terlalu memaksa saat akan masuk ke tikungan ke-2 hingga roda depan Anggi menyentuh roda belakang AM Fadly. Talenta asal Palu, Sulteng ini terjatuh dan terjadi red-flag atau bendera merah yang berarti balap wajib dihentikan. Menyangkut kondisi Anggi Setiawan tidak mengalami cedera serius. Dari hasil ini, Anggi berada di posisi ke-6, kemudian rekan setimnya Rafid Topan di urutan ke-9. Dalam klasemen sementara kejuaraan tim, Yamaha TJM ada di deretan ke-4.

“Mentalitas tim meningkat dari seri sebelumnya . Namun masih ada perbaikan perbaikan yang harus kami lakukan. Kami tetap menjaga perolehan poin agar terus dalam perebutan juara. Dan saatnya mulai mempersiapkan untuk Suzuka nanti. Terima kasih kepada seluruh tim, teknisi, sponsor dan semuanya yang telah mendukung kami,” ujar Wahyu Rusmayadi, selaku tim Manajer Yamaha Racing Indonesia.