AEROX FUN RACE TASIKMALAYA JADI KELAS BALAP PALING DISOROT

Tasikmalaya – Race day balap matik Aerox Fun Race telah sukses berlangsung dengan meriah di Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, Jawa Barat pada Minggu (17/11). Antusiasme para peserta baik di kelas YCR 11 yang terbuka untuk umum serta YCR 13 yang diisi starter dari para pelajar SMK binaan Yamaha tampak begitu tinggi dalam merasakan sensasi performa motor Aerox 155 VVA diatas lintasan balap sepanjang 1.300 meter.

Febry Gunawan pembalap lokal Jawa Barat yang tergabung dalam komunitas YARRCI sukses merealisasikan mimpinya menjuarai kelas YCR 11 dengan berhasil merebut podium pertama. Sejak di sesi kualifikasi, Febry memang kerap tampil apik dengan berhasil mencatatkan waktu tercepat sehingga ia dapat memulai start dari starting grid terdepan.

Lebih menariknya lagi, ini merupakan debut pertama pembalap asal Kuningan tersebut mengikuti Aerox Fun Race. Dirinya pun mengaku senang dapat mengikuti balap matik ini, terlebih motor yang digunakan adalah Aerox 155 VVA yang karakternya memang cocok untuk aktivitas racing karena memiliki keunggulan Power to Weight Ratio tertinggi dikelasnya.

“Aerox menurut saya rasanya enak banget untuk di sirkuit, suspensinya stabil jadi handling juga enak. Performa juga tinggi. Tahun depan kalo ini (Aerox Fun Race) ada lagi saya pasti ikut,” ujarnya

20191117_113526

Sementara dikelas khusus YCR 13, Vito Nandrian dari SMK Pertiwi Kuningan sukses mengalahkan Ariel Imola yang merupakan siswa SMK Muhammadyah 2 Kedungora Garut dalam perebutan gelar top podium. Ariel Imola yang sebelumnya berhasil mengukirkan waktu terbaik saat sesi kualifikasi harus rela finish diurutan kedua saat race day.

“Alhamduliah saya senang sekali bisa menang (posisi 1). Saat sesi kualifikasi kemarin saya sebetulnya kalah dari Ariel, tapi di race saya coba main lepas (tidak terlalu tegang) dan ternyata hasilnya lebih baik.” Ungkap Vito yang memang telah menggemari hobi balap sejak tahun 2017.

20191120_120148

Dibukanya kelas Aerox Fun Race untuk para siswa SMK binaan Yamaha, memang merupakan suatu hal baru yang mendapat respon sangat positif dari para pelajar.

Banyak yang menilai kehadiran kelas khusus pelajar SMK ini mampu memfasilitasi mereka dalam menyalurkan hobi dan bakat balapnya. Bahkan ada sebagian sekolah SMK yang memang menyediakan ekstrakurikuler balap selepas jam sekolah.

20191117_113512

“Adanya kelas SMK di Aerox Fun Race dengan menggunakan motor Aerox ini bagus banget, karena ini bisa buat saya dan temen-temen menyalurkan hobi balap secara benar. Artinya, kan bisa menghidari balap-balap liar yang gak safety. Harapan saya semoga kedepannya kami bisa diikutkan lagi balap Aerox,” jelas M. Chasta yang berasal dari SMK Islamiyah Racing School dan finish di posisi ke-4 saat race.
***

YAMAHA CUP RACE BUKIT PEUSAR SIAP DIRAMAIKAN KELAS AEROX

Tasikmalaya – Balap matik Aerox Fun Race yang sebelumnya telah sukses digelar di tiga pulau berbeda (Jawa, Sumatra dan Kalimantan) kini akan memasuki babak akhir dalam putaran final 30th Yamaha Cup Race 2019 yang berlangsung di Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, Jawa Barat pada akhir pekan mendatang (16 – 17 November)

Kehadiran Aerox Fun Race di Tasikmalaya, dipastikan akan mendapat respon yang sangat positif karena dapat menjadi wadah bagi para pecinta balap matik di wilayah tersebut dalam menyalurkan hobi dan kegemarannya. Terlebih, animo masyarakat Jawa Barat terhadap balap sepeda motor matik memang cukup tinggi.

IMG-20190831-WA0050

“Diselenggarakannya Aerox Fun Race di Tasikmalaya bersamaan dengan partai puncak 30th Yamaha Cup Race 2019 tentunya menjadi kabar gembira bagi para racing enthusiast yang ada di wilayah Jawa Barat, mengingat balap matik memang sangat digemari disini. Selain itu, ini turut menjadi pembuktian atas tingginya performa motor Aerox 155 VVA yang memang memiliki Power to Weight Ratio tertinggi dikelasnya.” ujar Johanes B. M. Siahaan, Chief Yamaha DDS 2 Bandung.

Sebanyak 15 starter yang berasal dari pembalap lokal dan awak media dipastikan siap bersaing memperebutkan podium juara dan merasakan sensasi performa motor Aerox 155 VVA diatas lintasan Sirkuit Bukit Peusar yang memiliki lintasan sepanjang 1.300 meter dengan beberapa tikungan yang cukup bervariasi. Mulai dari tikungan yang berkarakter rolling speed, hingga belokan-belokan sempit yang sangat menguji skill sang pembalap.

IMG-20190831-WA0053

Tidak hanya aktivitas balap matik, putaran final Yamaha Cup Race 2019 juga menyajikan kegiatan coaching clinic. Tidak tanggung-tanggung, tiga pembalap terbaik nasional binaan Yamaha Racing Indonesia yakni Galang Hendra Pratama, M Faerozi dan Anggi Setiawan akan hadir membagikan ilmu serta tips seputar teknik balap kepada para rider muda potensial yang sukses menembus putaran final 30th Yamaha Cup Race 2019.

Selain itu, akan ada pula gelaran eksibisi yang menyediakan service gratis, hiburan menarik seperti music performance, modern & traditional dance, games, doorprize serta penawaran spesial di booth-booth sponsor.

Ayo datang dan saksikan Aerox Fun Race yang akan dimulai dengan sesi latihan bebas (free practice) dan kualifikasi (qualification) pada Sabtu, 16 November serta dilanjutkan dengan sesi race day pada Minggu, 17 November.

PERHELATAN MAXI DAY DI DIENG, BENAR-BENAR MERIAH

Perhelatan akbar MAXI Yamaha Day berlangsung meriah akhir pekan lalu di dataran tinggi Dieng, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Ratusan pecinta skutik MAXI Yamaha berkumpul untuk merayakan tahun ke-3 penyelenggaraan event tersebut. Dieng menjadi lokasi ke-11 gelaran MAXI Yamaha Day 2019.

Para peserta menyatu dalam kebersamaan, semuanya bergembira bisa berbagi kebahagiaan di pusat acara yang berlokasi di Lapangan Pandawa dan area Candi Arjuna. Udara dingin tidak menyurutkan semangat mereka yang datang dari berbagai penjuru wilayah.

Management PT YIMM dan peserta saat MAXI Yamaha Day di Dieng

Mereka pun datang ke Dieng untuk menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan dengan melakukan penanaman pohon di kawasan Candi Arjuna dan Telaga Warna. Kegiatan positif itu adalah bagian dari aksi sosial mereka sebagai bikers yang turut menjaga kelestarian lingkungan. ”Tidak hanya gathering di acara penutup MAXI Yamaha Day tahun ini di Dieng, tapi para pengguna MAXI Yamaha juga bersama-sama melakukan penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Semoga apa yang dilakukan ini turut menjaga kelestarian destinasi wisata ini. Kami juga mengucapkan terima kasih sekali lagi kepada para peserta dan semua pihak yang telah menyukseskan event MAXI Yamaha Day sepanjang tahun ini,” papar Yordan Satriadi, Deputy GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

MAXI Yamaha Day di Dieng (9)

Malam harinya, semua peserta bergabung di dekat panggung mengikuti puncak seremoni selebrasi tahun ke-3 pelaksanaan MAXI Yamaha Day. Perwakilan management PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dan beberapa konsumen menyalakan obor sebagai simbolis perayaan. Area di bawah panggung makin penuh dengan tampilnya finalis Lexi Jingle Competition dan band Kotak yang membawakan deretan lagu andalannya, kian menghangatkan suasana.

Tarian tradisional saat MAXI Yamaha Day di Dieng

Tantri Syalindri Ichlasari, vokalis band Kotak, terkesan dengan acara ini dan sikap positif yang ditunjukkan bikers MAXI Yamaha. Tantri sendiri punya Nmax, salah satu skutik MAXI Yamaha. Ini menunjukkan segmen itu bisa diterima dengan baik oleh semua kalangan, termasuk public figure. ”Senang sekali bisa hadir di acara ini dan saya bisa lihat sendiri yang pakai motor-motor Yamaha ini sikapnya santun. Saya juga pakai Nmax, suka motor ini karena nyaman, bagasinya luas. Kalau dijual lagi harganya masih bagus,” ucap Tantri.

MAXI Yamaha Day di Dieng (3)

MAXI Yamaha berhasil merebut hati konsumen yang antusias mengikuti berbagai kegiatan yang digelar misalnya MAXI Yamaha Day. Kualitas produk-produknya terbukti bagus dengan keunggulan fitur, mesin dan teknologi modern serta mendapatkan penghargaan Best Resale Value 2019 atau harga jual kembali terbaik di 2019.

MAXI Yamaha Day di Dieng (2)

KUMPUL AKBAR KONSUMEN MAXI DI DIENG

Agenda MAXI Yamaha Day tahun 2019 telah menyambangi berbagai daerah di Indonesia. Mulai dari pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi, hingga Kalimantan menjadi lokasi perhelatan event akbar tersebut. Total ada 11 tempat yang menjadi pusat acara berkumpulnya konsumen skutik MAXI Yamaha itu.

Dibuka di area Stadion Pakansari Cibinong Bogor pada April lalu, perayaan tahun ke-3 penyelenggaraan MAXI Yamaha Day juga berlangsung meriah di tempat-tempat lainnya antara lain Benteng Kuto Besak (Palembang Sumatera Selatan), Tebing Tinggi (Sumatera Utara), Dayang Resort (Pontianak Kalimatan Barat), Puncak Tinambung (Gowa Sulawesi Selatan), Kiram Park (Banjarbaru Kalimantan Selatan), Pantai Melasti (Ungasan Bali), Wana Wisata Baturraden (Purwokerto Jawa Tengah), Coban Rondo (Malang Jawa Timur), Orchid Forest (Bandung Jawa Barat).

MAXI Yamaha Day di Orchid Forest Lembang Bandung (10)

Para peserta dapat mengikuti berbagai aktivitas menarik dengan konsep kebersamaan di sejumlah tempat wisata. Akhir pekan ini dataran tinggi Dieng menjadi persinggahan terakhir MAXI Yamaha Day di tahun ini. Destinasi pariwisata di Kabupaten Wonosobo Jawa Tengah itu, tepatnya di Lapangan Pandawa Candi Arjuna bakal menampung ratusan bikers pecinta matik MAXI Yamaha, 26-27 Oktober nanti.

Mereka touring bersama menuju pusat acara untuk mengikuti setumpuk aktivitas di acara camping semalam di Dieng. Fun games dan kompetisi berhadiah menarik menggali kreatifitas peserta. Lalu mereka diberikan kesempatan menambah pemahaman teknis dalam coaching clinic keunggulan produk Yamaha, salah satunya Power Weight Ratio Aerox 155 VVA.

Di sisi lain, kreasi peserta juga ditunjukkan lewat modifikasi line up skutik MAXI Yamaha yang dipajang di venue acara. Yang lainnya tak lupa memanfaatkan free check sepeda motor yang ditangani teknisi handal Yamaha. Lalu puncak perayaan tahun ke-3 MAXI Yamaha Day digelar dalam seremoni khusus. Management PT YIMM dan perwakilan konsumen akan naik panggung menyampaikan sambutan dan kesan terhadap acara ini. Kepedulian terhadap sesama juga diperlihatkan lewat CSR penanaman pohon di sekitar wilayah Dieng.

MAXI Yamaha Day Coban Rondo (5)

Sementara itu, band Kotak asal Jakarta menjadi bintang utama entertainment yang akan menghibur dengan lagu-lagunya. Ikut tampil finalis Lexi Jingle Competition untuk menyemarakkan atmosfer malam yang beda di Dieng.

“Tidak terasa MAXI Yamaha Day tahun ini akhirnya sampai pada penghujungnya di Dieng ini. Terimakasih kami ucapkan kepada semua pihak yang telah menyukseskan event tahunan ini. Dan khususnya kepada semua konsumen yang sudah berpartisipasi hadir di berbagai lokasi pelaksanaannya. Produk MAXI Yamaha terbukti dapat menyatukan kebersamaan antar sesama penggunanya dan memberikan kebanggaan memilikinya,” ungkap Yordan Satriadi, Deputy GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

MOTOR MATIK APA DENGAN PERFORMA TERBAIK SAAT INI?

MAXI Yamaha merupakan kategori produk yang dirancang guna memenuhi kebutuhan konsumen. Dari sisi desain, performa dan fungsi praktisnya menempatkannya sebagai segmen yang disukai konsumen. Desain gaya MAXI tampak elegan dan berkelas mempertegas citra penggunanya. Keunggulan performa handling saat bermanuver dan juga kualitas mesinnya memudahkan konsumen ketika menggunakannya.

Berbagai unsur penting yang dicari konsumen bisa dipenuhi dengan menggunakan salah satu line up MAXI Yamaha yaitu Aerox 155 VVA. Skutik berkapasitas mesin 155 cc itu diciptakan dengan karakter sporty. Sejak diluncurkan di tahun 2016 hingga kini, terbukti menjadi salah satu motor idaman konsumen. Salah satu kualitas Aerox 155 VVA yaitu fungsi praktisnya dari berbagai fitur yang disematkan seperti colokan charger, keyless, bagasi luas, digital speedometer dan lainnya membantu konsumen dalam kehidupan berkendaranya serta menyesuaikan dengan perkembangan terkini.

Aerox 155 VVA (2)

Akselerasi cepat Aerox 155 VVA juga memuaskan para penggunanya saat mengendarainya sehari-hari maupun menggebernya buat hobi touring atau balapan. Akselerasi mumpuni itu diperoleh karena Power Weight Ratio (PWR) Aerox 155 VVA yang tertinggi di kelasnya 150 cc & 155 cc. Hal itu menjadikannya sebagai High Performance Sports Scooter 155 cc. Semakin tinggi Power Weight Ratio, semakin tinggi pula performa motornya.

Power Weight Ratio merupakan pengukuran kinerja mesin secara keseluruhan pada kendaraan, dihitung dengan cara membagi tenaga maksimal yang dikeluarkan dengan bobot kendaraan tersebut (kW/kg). Yang turut menunjang Power Weight Ratio Aerox 155 VVA karena menggunakan mesin Blue Core 155cc LC4V. Mesin 155cc yang dilengkapi dengan teknologi Variable Valve Actuation (VVA) membuat performa tarikan mesin lebih bertenaga di setiap putaran mesin. Dilengkapi dengan Forged Piston dan DiAsil Cylinder yang kuat dan ringan sehingga performa mesin lebih maksimal.

Aerox 155 VVA

Akselerasi cepat merupakan hasil dari performa Aerox 155 VVA. Manfaat Power Weight Ratio pun terasa saat mendahului, melewati jalan menanjak dan berpengaruh pada top speed. Penggunaan bahan bakar juga lebih efisien.

“Dengan Power Weight Ratio yang tertinggi di kelasnya, membuat konsumen merasakan performa terbaik Aerox 155 VVA. Performa seperti inilah yang dibutuhkan saat menggunakannya dalam beraktivitas dan memuaskan konsumen,” jelas Yordan Satriadi, Deputy GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

WEEKEND MU JADI KEREN BERSAMA MAXI

 Banyak cara untuk menghabiskan akhir pekan yang lebih menyenangkan dan memberikan kesan berbeda. Salah satunya berkunjung ke tempat wisata menikmati keindahan alam yang menyuguhkan pemandangan hijau dan kesejukan udaranya.

Saat ini bahkan untuk menunjang aktivitas tersebut, dibuka area camping di sejumlah kawasan wisata populer. Misalnya saja di Wana Wisata Baturraden, Purwokerto Jawa Tengah dan Coban Rondo, Malang Jawa Timur.

Kemeriahan MAXI Yamaha Day Singkawang

Semakin istimewa lagi saat berada di dua obyek wisata itu sekaligus untuk merayakan seremoni akbar bersama-sama.Seperti yang dilakukan pengguna skutik MAXI Yamaha yang merayakan tahun ke-3 penyelenggaraan MAXI Yamaha Day. Acara ini dipusatkan di Wana Wisata Baturaden dan Coban Rondo, 5-6 Oktober 2019.

Di lokasi acara siap dilaksanakan segudang aktivitas seperti fun games, kompetisi kreatif dan sesi coaching clinic pengetahuan teknis dari Yamaha. Ada pula kesempatan untuk test ride motor-motor unggulan Yamaha, free check motor dan penampilan band lokal turut memeriahkan acara spesial ini.

MAXI Yamaha Day di Pantai Melasti Bali (5)

Keseruan masih berlanjut di malam hari sebagai rangkaian puncak seremoni perayaan tahun ke-3 MAXI Yamaha Day. Hiburan musik tradisional dan tarian daerah yang mencerminkan kebanggaan terhadap wilayah setempat ditampilkan di hadapan peserta. Untuk makin menyemarakkan suasana diadakan barbeque dan api unggun. Lalu di hari Minggu, diteruskan dengan outbond dan jungle fun walk mengelilingi area wisata Baturraden dan penanaman bibit pohon.

Dalam pelaksanaan MAXI Yamaha Day akhir pekan ini di Baturraden juga turut terlibat lady bikers yang tergabung di Yamaha Lexi Community Yogyakarta dan Keluarga Lexi Jogja. Tak ketinggalan semangat yang sama ditunjukkan komunitas Srikandi untuk berpartisipasi di Coban Rondo.

MAXI Yamaha Day Puncak Tinambung Gowa (6)

”Akhir pekan ini event akbar MAXI Yamaha Day akan berlanjut di Baturraden dan Coban Rondo. Para pengguna skutik MAXI Yamaha bakal berkumpul merasakan pengalaman berbeda di camping ground. Acara ini pun akan makin mempererat kebersamaan diantara mereka,” papar Yordan Satriadi, Deputy GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

ANTUSIAS TINGGI WARGA SINTANG KALIMANTAN BARAT PADA SENSASI BALAP AEROX DI KELAS PEMULA

Sintang, Kalimantan Barat – Putaran ke-4 Yamaha Cup Race 2019 (YCR 2019) yang bertempat di Sirkuit Ex Bandara Susilo, Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar) berlangsung sukses. Hal tersebut merujuk pada tingginya animo masyarakat yang memadati semua area lintasan untuk menyaksikan jalannya balapan. Maklum saja, ini merupakan kali pertama Yamaha Cup Race hadir menghibur para racing enthusiast yang ada di kota Sintang dan sekitarnya.

Semakin spesial, hadir langsung Bupati Sintang, dr.H. Jarot Winarno M. Med. Ph yang memberikan kata sambutan dalam seremoni pembukaan. Beliau yang merupakan pengguna motor Yamaha dan penggemar dari pembalap MotoGP, Valentino Rossi, mengungkapkan rasa terima kasih atas terselenggaranya 30th Yamaha Cup Race 2019 di Sintang karena menjadi obat rindu setelah 7 tahun event balap road race berskala nasional absen di kota tersebut.

DSC_3878

“Saya sejak dulu adalah penggemarnya Valentino Rossi. Saya sering menontonnya balap MotoGP. Saya mencintai Yamaha karena motor saya sehari-hari adalah Yamaha R25 dan saya juga memiliki NMAX. Terimakasih untuk Yamaha yang sudah menyelenggarakan acara balapan ini di Sintang. Saya harap tahun depan dapat kembali lagi disini. Untuk penonton, saya harap untuk tertib dalam menyaksikan balapan ini,” ujar sang Bupati yang kemudian ikut menyaksikan jalannya race.

Sedikitnya terdapat 15 kelas yang diikuti oleh 182 starter tersaji di YCR 2019 seri Sintang. Mulai dari kategori bebek 4 tak, bebek 2 tak, Ex Rider hingga balapan khusus matik Aerox Fun Race yang menghadirkan sensasi balap tersendiri.

Di kelas Aerox Fun Race, sebanyak 17 peserta yang terdiri dari pemula A dan pemula B mendapat kesempatan untuk merasakan ketangguhan perfoma Aerox 155 yang memang sangat digemari di wilayah Kalimantan Barat. Terlebih, karakter sirkuit yang merupakan bekas landasan pacu pesawat terbang ini di dominasi oleh trek lurus, sehingga mempermudah para pembalap untuk merasakan keunggulan Power Weight Ratio (PWR) yang dimiliki oleh motor.

IMG-20190831-WA0057

Patut dipahami, bahwa Yamaha Aerox 155 memiliki PWR tertinggi di kelasnya sehingga layak untuk disebut sebagai High Performance Personal Sports Scooter 155 cc. Secara teknisnya, PWR merupakan pengukuran kinerja mesin secara keseluruhan pada kendaraan, dihitung dengan cara membagi tenaga maksimal yang dikeluarkan dengan bobot kendaraan tersebut (kW/kg).

Terkait dengan hasil balap Aerox Fun Race seri Sintang, Indra Ardiansyah pembalap yang merupakan racer dari tim MZ Hi-Tech 96 berhasil keluar sebagai pemenang dengan catatan waktu 10 menit 50,442 detik. terpaut jarak waktu 0,238 detik saja dari Bily Dwi Saputra dari tim Skynet Racing yang menempati posisi ke-2 dengan torehan waktu 10 menit 50,680 detik. Sementara itu, di posisi ke-3 ada nama Vicky Dewara yang diusung oleh tim OHM Racing dengan perolehan waktu sebesar 10 menit 58,856 detik.

DSC_4069

“Aerox memang enak sekali saat bermanuver masuk dan keluar tikungan. Termasuk saat melalui tikungan stop & go, bodynya stabil, juga kita berani rebah untuk mendapatkan riding style yang maksimal. Powernya di trek lurus juga terasa. Padahal ini mesin standar pabrik,” terang Indra Ardiansyah (MZ Hi-Tech 96) yang meraih podium di YCR13.

Selanjutnya Aerox Fun Race akan hadir di Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, Jawa Barat pada 9 -10 November mendatang, yang seklaigus menjadi seri pamungkas dari gelaran 30th Yamaha Cup Race 2019.

AEROX FUN RACE HADIR PERDANA DI KOTA SINTANG, KALIMANTAN BARAT

Sintang, Kalimantan Barat – Keseruan ajang balap matik Aerox Fun Race yang merupakan bagian dari rangkaian event balap terbesar dan paling bergengsi di tanah air yaitu 30th Yamaha Cup Race 2019 siap memasuki region Kalimantan, setelah sebelumnya menyapa para racing enthusiast yang berada di wilayah Boyolali, Jawa Tengah (27 – 28 April) dan Medan, Sumatera Utara (29 – 30 Juni).

 

Pada kesempatan kali ini, Sirkuit Non-Permanen (NP) Ex-Bandara Susilo di Kota Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar) dipilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan Aerox Fun Race yang akan berlangsung dari tanggal 31 Agustus sampai dengan 1 September 2019. Jadi lokasi balapnya pun terbilang baru, mengingat bukan di kota Pontianak atau Singkawang yang sudah menjadi langganan penyelenggaraan Yamaha Cup Race untuk seri Kalbar di tahun-tahun sebelumnya.

YAMAHA_IGS-Aerox-Fun-Race-SINTANG-REV2

Sebanyak 17 starter yang terdiri dari pembalap, komunitas maupun masyarakat umum difasilitasi untuk unjuk gigi diatas lintasan sirkuit guna membuktikan ketangguhan performa mesin dan handling Aerox 155.

Terlebih, sirkuit yang merupakan bekas landasan pacu pesawat terbang ini didominasi oleh trek lurus yang cukup panjang, sehingga memungkinkan para pembalap merasakan keunggulan Power Weight Ratio (PWR) yang dimiliki oleh Aerox 155 secara lebih nyata.

Patut untuk diakui, bahwa Aerox 155 yang notabene merupakan salah satu skutik dari keluarga Maxi Yamaha tersebut, memiliki Power Weight Ratio tertinggi di kelasnya (Skutik 150-155). PWR yang tinggi tentunya sangat membantu akselerasi berkendara pada saat ingin mendahului, melewati jalan menanjak dan juga tehadap top speed.

Oleh karenanya tidak dipungkiri bahwa Aerox 155 memang sangat digemari oleh mereka yang berjiwa sporty, yang memiliki hobby aktivitas balap seperti Aerox Fun Race ini.

Adapun Sirkuit Non-Permanen (NP) Ex-Bandara Susilo sendiri memiliki trek sepanjang 1.153 meter dengan 11 tikungan. Salah satu tantangan yang dimiliki oleh sirkuit ini ialah model tikungannya yang berbentuk hairpin serta stop and go, sehingga mengharuskan para pembalap untuk melakukan aksi rolling speed sambil menahan RPM mesin hingga dapat optimal saat momen keluar tikungan.

Aerox Fun Race 2

Secara lay-out, memang sirkuit ini tergolong tricky, namun dapat dijadikan momen bagi para pembalap untuk mendapatkan edukasi seputar lintasan Non Permanen (NP), apalagi ini merupakan event perdana Aerox Fun Race hadir di sirkuit tersebut.

“Acara Yamaha Cup Race 2019 Sintang merupakan event ucapan terima kasih Yamaha kepada masyarakat yang tetap memilih sepeda motor Yamaha dalam kesehariannya. YCR Sintang juga turut mengobati kerinduan pencinta otomotif yang ada di kota ini setelah 11 tahun vakum dari event road race, dan yang menariknya lagi kali ini tersaji kelas Aerox 155 yang hadir dalam balutan Aerox Fun Race sebagai bukti ketangguhan Yamaha Aerox 155 di ajang balapan road race,” terang Ardyanto selaku General Manager Sales PT. Aneka Makmur Sejahtera sebagai main-dealer Yamaha wilayah Kalimantan Barat.

Ayo saksikan rangkaian balap Aerox Fun Race yang akan dimulai dengan sesi kualifikasi pada Sabtu (31/8) untuk menentukan posisi starting grid dan kemudian disusul dengan sesi warm up serta race day pada Minggu (1/9).

POWER WEIGHT RATION AEROX 155 TERBAIK DI KELASNYA

Setiap konsumen mendambakan performa sepeda motor yang bagus. Hal itu membuat berkendara jadi menyenangkan dan mendukung aktivitas-aktivitas yang dijalani.

Yamaha selalu berupaya untuk memenuhi kebutuhan konsumen itu dengan menciptakan produk-produk yang berkualitas. Seperti skutik Aerox 155 VVA yang sejak diluncurkan di tahun 2016 sukses menyedot perhatian masyarakat Indonesia. Dengan cepat berhasil merebut hati konsumen dan pamornya terus menanjak.

Aerox 155 VVA menjadi teman setia berkendara yang memberikan banyak pengalaman menyenangkan bagi konsumen. Beraktivitas pun jadi lebih mudah dalam beragam situasi maupun saat melewati berbagai kondisi jalan. Hal itu didukung teknologi, mesin dan fitur-fitur terkini yang disematkan pada produk itu.

Meskipun saat ini ada berbagai pilihan varian sepeda motor di kelas matik 150 cc & 155 cc, Aerox 155 VVA tetap diminati konsumen. Dengan kapasitas mesin yang sama di kategori itu, konsumen dapat memilih keunggulan terbaik Aerox 155 VVA yang memiliki Power Weight Ratio (PWR) tertinggi dikelasnya. Angka itu yang tertinggi di kelas matik 150 cc & 155 cc, menjadikannya sebagai High Performance Sports Scooter 155 cc. Semakin tinggi Power Weight Ratio maka semakin tinggi performa motornya.

Power Weight Ratio merupakan pengukuran kinerja mesin secara keseluruhan pada kendaraan, dihitung dengan cara membagi tenaga maksimal yang dikeluarkan dengan bobot kendaraan tersebut (kW/kg). Power Weight Ratio bermanfaat untuk mendahului, melewati jalan menanjak dan berpengaruh pada top speed. Penggunaan bahan bakar juga lebih efisien.

Agar lebih mudah memahami kinerja Power Weight Ratio, berikut penggambarannya. Satu orang yang sama memacu tenaganya saat berlari dengan membawa barang dan tanpa barang menempuh jarak yang sama. Tenaga orang itu ibarat daya motor sedangkan barang adalah bobot motor. Saat menggunakan tenaganya dengan dibebani barang, kecepatannya lebih lambat sehingga performanya kurang bagus. Lain halnya berlari tanpa membawa barang, performa yang dicapai lebih bagus. Contohnya, jika berlari sejauh 100 meter dapat ditempuh dalam 20 detik dengan membawa barang, sedangkan tanpa barang lebih cepat dicapai dalam waktu 15 detik.

Hal itu juga dirasakan saat konsumen mengendarai skutik Aerox 155 VVA. ”Saya suka Aerox karena modelnya sporty dan performanya bagus. Memudahkan saya saat menggunakannya dalam bekerja dan juga perjalanan jarak jauh. Di berbagai kondisi jalan selalu bagus baik itu tanjakan, jalan tidak rata, belokan maupun lurus. Misalnya waktu ke beberapa daerah melewati tanjakan di Pengalengan, Dieng dan Pacitan, performanya tetap stabil. Dengan begitu saya makin percaya diri berkendara ke berbagai wilayah. Aerox memang ideal dalam mendukung kehidupan berkendara saya sehingga melancarkan aktivitas yang saya jalani,” ungkap Yohanes, konsumen Aerox 155 VVA.

Tidak hanya dalam keseharian, Power Weight Ratio Aerox 155 VVA juga terbukti mumpuni di lintasan balap. Pengalaman merasakan performa bagus Aerox 155 VVA dengan keunggulan Power Weight Ratio yang dimiliki skutik berkarakter sporty itu diperoleh dengan mengikuti balapan Aerox Fun Race yang terbuka bagi masyarakat umum. Selain bisa menyalurkan hobi balap, para peserta dapat merasakan sensasi berkendara menggunakan motor matik dengan Power Weight Ratio tertinggi di kelasnya. Motor lebih lincah sehingga memudahkan pembalap melakukan berbagai manuver. Akselerasi di trek lurus lebih baik dan motor juga lebih kencang. Aerox Fun Race menjadi salah satu kompetisi balapan yang paling diminati di kalangan pecinta racing. Power Weight Ratio Aerox 155 VVA merupakan kunci daya tarik bergabungnya penggila balapan langsung di trek itu.

ANIMO KUAT PECINTA BALAP MATIC SUMUT SAMBUT AEROX FUN RACE

Pancing, Medan – Seri ke-2 rangkaian aktivitas balap paling bergengsi dan terbesar di tanah air, Yamaha Cup Race 2019 telah resmi bergulir di Sirkuit Pancing, Medan, Sumatera Utara (29-30 Juni). Aerox Fun Race yang menjadi satu-satunya kelas balap matik di ajang tersebut (YCR 10), sukses diikuti oleh sebanyak 19 starter yang pada Sabtu (29/6) kemarin telah menjalani sesi Kualifikasi (QTT).

Para starter yang terdiri dari berbagai kalangan, baik itu lokal racer, komunitas, awak media maupun masyarakat umum biasa memang di dominasi dari wilayah Sumatera Utara. Itu artinya, animo masyarakat Sumatera Utara terhadap kompetisi balap menggunakan motor Matik seperti Aerox Fun Race ini cukup tinggi, meskipun menggunakan motor standard non-tune up.

IMG-20190630-WA0020

Terkait hasil Kualifikasi Aerox Fun Race, kedua lokal racer asal Sumut dari tim F29RT BSHK berhasil mencatatkan best time tercepat di urutan ke-1 dan ke-2 dengan catatan waktu yang bermain diangka 54 detik. Kedua racer tersebut adalah Darma Pusaka (54,061 detik) dan Rahmat Fitriadi (54,509 detik).

Sementara itu, di posisi ketiga ada nama Nurul Habibi dari tim Al Barokah Babe Speed (54,635 detik)  dan R. Aprianda di posisi ke-4 (54,788 detik) yang merupakan pembalap dari tim AOC Alfa Scorpii Blok Sentral Ipone KTC serta Dimas Prings di posisi ke-5 (55,258 detik).

IMG-20190630-WA0031

“Hari ini saya senang, bisa mencatatkan waktu tercepat diantara pembalap yang lainya. Motor Aerox meskipun dia matik tetapi tetap enak digunakan untuk balap, performanya oke dan motor diajak belok, suspensinya enak tidak ngebuang (stabil),” terang Darma Pusaka yang saat raceday nanti berhak menempati starting grid terdepan.

Kehadiran kelas Aerox Fun Race ini, selain untuk mewadahi para pecinta balap matik yang ada di Indonesia dalam menyalurkan bakat serta hobinya, namun juga turut menjadi ajang edukasi bagi para komunitas dan masyarakat umum lainya yang notabene belum terlalu familiar dengan regulasi balap profesional.