SPESIFIKASI KAWASAKI NINJA ZX-25R DENGAN 4 SILINDER

Kawasaki resmi luncurkan Ninja ZX-25R dengan mesin 4 silinder. Motor ini menjadi yang paling tercanggih dan bertenaga dikelas. Meski berbasis mesin 250cc, ZX-25R akan masuk dalam kelas Sport Premium. Mengapa demikian? Karena ZX-25R memiliki kualitas yang membuatnya menjadi Premium Sport.

Berikut Spesifikasi Kawasaki Ninja ZX-25R:

Engine

  • Kapasitas: 249cc DOHC
  • Jumlah Silinder: 4 silinder, 16 Valve
  • Jumlah katup: 4 katup/silinder
  • Gearbox: 6-Speed
  • Kopling: Multi plat basah
  • Pendingin: Cairan
  • Max. Power: Up to 60 HP
  • Max. Torque: Up to 45 NM
  • Suplay: Injeksi

Frame

  • Rangka: Twin Tube Trellis, High Tensile Steel
  • Suspensi Depan: Upside Down, Separate Function Fork – Big Piston
  • Suspensi Belakang: Horizontal Back-Link
  • Rear Arm: Aluminium Cast

Brake

  • Rem Depan: Single Disc, Radial Mount Monobloc Caliper, ABS (Anti-lock Brake System)
  • Rem Belakang: Single Disc, Single Piston Caliper, ABS

Wheels

  • Ban Depan: 110/70 – 17
  • Ban Belakang: 150/60 – 17

Electronics

  • Kawasaki Traction Control
  • Kawasaki Quick Shifter
  • Power Modes

TEKNOLOGI AUTO BLIPPER,TURUN GIGI TANPA KOPLING

Banyak mungkin yang sudah tau tentang teknologi Quick Shifter, yaitu teknologi naik gigi tanpa tekan kopling. Berlawanan dari kinerja Quick Shifter, ada teknologi Auto Blipper atau Blipper Shifter. Blipper adalah teknologi penurunan gigi persneling tanpa menekan tuas kopling.

Teknologi ini sebenarnya sudah cukup lama diaplikasikan di motor, namun kurang populer, karena biasa terdapat pada motor Premium. Tidak semua motor Premium sudah tersemat teknologi ini, jadi hanya motor tipe tertentu saja.

auto_blipper_quick_shifter_1

Mekanismenya kurang lebih sama dengan Quick Shifter, hanya saja ini untuk aplikasi turun gigi. Dengan penambahan adapter, sensor dan konektor yang membantu kinerja saat turun gigi. Kecepatan penurunan giginya juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan, khususnya ditujukan pada kecepatan tinggi maupun balap.

Di motor lawas seperti F1ZR juga tersemat semacam fungsi Quick & Blipper Shifter. Namun pada motor tersebut hanya untuk mempermudah pengguna motor yang belum lancar kopling, jadi semacam motor tanpa kopling saja. Beda dengan Blipper, Blipper mampu menyesuaikan kinerja mesin tanpa kehilangan tenaga dan penyesuaian yang cepat. Sehingga aksi manuver tidak kehilangan momen dan waktu.

Blipper Adapter
Perangkat Auto Blipper Shifter

Blipper ini awalnya diaplikasikan pada Motor Trail, sehingga ketika tangan sedang fokus menggemgam stang untuk menyeimbangkan saat melompat, namun gigi bisa diturunkan dengan mudah tanpa bantuan kopling. Teknologi Blipper ini juga ada beberapa jenis, termasuk menggunakan tombol.

DITUDING HANYA GANTI EMBLEM, MESIN DAN SPARE PART ESEMKA HAMPIR SELURUHNYA BUATAN LOKAL

Pabrik dan mobil Esemka yang baru diresmikan Jokowi jumat lalu langsung menuai pro dan kontra. Mobil ini diisukan diimpor dari China dan hanya mengganti emblem Esemka saja.

Isu tersebut berhembus seiring beredarnya foto kemiripan Esemka Bima dengan mobil Pick Up milik Changan. Wajar memang isu mobil Changan di impor ke Indonesia dan berubah menjadi Esemka.

Esemka Spare Part

Namun ternyata hal tersebut tidak benar adanya. Esemka justru masuk dalam standar TKDN atau mayoritas komponennya diproduksi di Indonesia. Berikut daftar produsen Spare Part Esemka:

  1. Chassis dan bak yang diproduksi oleh PT. INKA
  2. Blok mesin dan blok transmisi diproduksi oleh PT. Cikarang Persada Manufacturing
  3. Dashboard dan setir diproduksi oleh PT. Usra Tampi
  4. Radiator diproduksi oleh PT. Tokyo Radiator Selamat Sempurna
  5. Kaca Depan diproduksi oleh PT. Armada Indah Agung Glass
  6. Ban dari PT. Gajah Tunggal
  7. Bak/Kargo diproduksi oleh ACC. Bawen Karoseri dan PT. INKA
  8. Pelumas dari Pertamina
  9. Oil filter dan Fuel Filter diproduksi oleh PT Selamat Sempurna
  10. Accu diproduksi oleh PT. Nippress Energi Otomotif
  11. Air Filter diproduksi oleh PT. Duta Nichindo Pratama
  12. Knalpot diproduksi oleh Catur Karya Manunggal
  13. Jok diproduksi oleh Bawen Karoseri
  14. Starter Assy diproduksi oleh PT. Fuller Autoparts Indonesia
  15. Per Daun diproduksi oleh PT. Indospring
  16. Shock Breaker PT. Samudra Luas Paramacitra

Esemka Mesin

Dari daftar produsen komponen di atas, sudah sangat menunjukkan bahwa Esemka adalah produksi dalam negeri. Kemiripan desain Bima dan Changan kemungkinan besar Esemka membeli modul desain dari Changan untuk menyerap teknologi secepat mungkin. Karena jika harus merancang dan mendesain sendiri butuh waktu yang sangat lama dan biaya pengujian yang lebih besar.

Jadi masih sangsi kah anda akan Esemka?

Mari dukung mobil buatan anak bangsa sendiri.

BERIKUT LINE UP AKSESORIS TERBARU YANG MAKSIMALKAN TAMPILAN YAMAHA LEXI

Skutik Lexi yang makin populer tampil lebih stylish dengan berbagai aksesoris yang mempunyai beragam fungsi. Yang paling baru adalah cover front fork yang disediakan Yamaha untuk matik premium kebanggaannya itu.

Aksesoris itu dapat melindungi front fork dari bebatuan. Tampilannya pun terlihat lebih kokoh. Dengan begitu pengguna Lexi akan semakin percaya diri saat mengendarai skutik MAXI Yamaha itu.

”Dengan perkembangan seperti saat ini dimana penggunaan sepeda motor tidak hanya untuk berkendara, aksesoris dibutuhkan buat tampil lebih bergaya. Kami terus melengkapi aksesoris Lexi untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Mereka ingin tampilan Lexi berbeda dan memanfaatkan fungsi aksesorisnya. Misalnya yang kami perkenalkan baru-baru ini yaitu cover front fork,” papar Yordan Satriadi, Deputy GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Berikut line up aksesoris Lexi yang bisa didapatkan di dealer-dealer Yamaha terdekat :

Aksesoris Lexi (cover front fork) (2)

Cover Front Fork

Harga : Rp 45.000

Material : PA (Polyamide), (Nylon)

Fungsinya untuk melindungi front fork dan membuat tampilan menjadi lebih kokoh.

Aksesoris Lexi (cover front fork) (1)

Low Down Seat

Harga : Rp 240.000

Material : kulit sintetis

Aksesoris terbaru ini membuat jarak pijak kaki pengendara ke tanah lebih rendah 3 cm (berdasarkan pengukuran langsung dengan model dengan tinggi badan 159 cm). Konsep aksesoris ini plug and play yang artinya dapat langsung dipasang tanpa harus dimodifikasi.

66368035_107683473778595_5642134141339161936_n

Yamaha 30 L Top Box with Kit Case Support

Harga : Rp 980.000

Capacity: 30 L

Dirancang dengan ukuran yang sesuai untuk penggunaan di dalam maupun luar kota (compact design). Dapat menyimpan berbagai perlengkapan motor seperti helm full face, jaket, jas hujan, dan sebagainya. Serta dilengkapi juga dengan baseplate tombol pembuka.

Rear Carrier Shad

Harga : Rp 395.000

Untuk konsumen yang membutuhkan kapasitas ekstra untuk penyimpanan yang inline dengan Yamaha 30 L Top Box with Kit Case Support, Yamaha merancang bracket top box khusus untuk unit Lexi dengan posisi di bagian belakang yang tetap nyaman karena tidak mengganggu posisi duduk penumpang.

Bracket Backrest Shad

Harga : Rp 390.000

Back Rest Shad

Harga : Rp 450.000

Kenyamanan merupakan hal yang penting saat berkendara, tak hanya untuk pengemudi tapi Yamaha juga memperhatikan kenyamanan untuk penumpang. Tersedia aksesoris back rest yang berfungsi untuk memberikan kenyamanan ekstra bagi penumpang. Desainnya terintegrasi tanpa harus melepas handle pegangan untuk penumpang. Bahannya berkualitas tinggi yang inline dengan kursi standar. Memiliki bracket yang mudah diaplikasikan pada unit motor Lexi dengan kontruksi material bracket yang kuat untuk menahan beban penumpang.

USB Charger Kit

Harga : Rp.110.000

Memiliki output yang stabil dengan kapasitas 2 ampere, dilengkapi dengan LED Light Indicator. Charging port yang memberi kemudahan agar dapat melihat posisi port USB dengan jelas dalam keadaan gelap.

Ayo lengkapi tampilan Lexi milik Anda dengan aksesoris-aksesoris menarik Lexi !

POWER & TORSI YAMAHA MT-25 NAIK SIGNIFIKAN DENGAN KNALPOT WRX

Kabar baik buat para pecinta Yamaha MT-25 yang menyukai kecepatan. Sekarang anda bisa memaksimalkan tenaga motor anda hanya dengan mengganti knalpot.

Dengan menggunakan knalpot WRX, tenaga motor anda akan naik signifikan dari 29.8 HP menjadi 35.8 HP, atau sebesar 6 HP. Dan untuk Torsi nya sendiri ada peningkatan sebesar 3 lb.ft atau dari 14.6 lb.ft menjadi 17.6 lb.ft. Hal ini tentu menjadi sesuatu yang sangat diharapkan banyak pecinta balap.

IMG-20190723-WA0047

Peningkatan performa ini hasil uji di atas mesin Dyno Test milik TDR Technology Center yang memiliki kualitas dan keakuratan cukup baik serta ditangani oleh mekanik yang telah diedukasi sangat baik. Jadi anda tidak perlu kuatir akan hasil pengujian tersebut, anda juga bisa melihatnya pada tayangan video.

Knalpot yang digunakan pada Yamaha MT-25 tersebut adalah tipe WRX GP3 K3 SE K250 SE untuk Yamaha MT25 dan Yamaha R25. Tipe ini juga tersedia untuk Tersedia untuk Honda CBR250RR & Kawasaki New Ninja250Fi 2018.

FB_IMG_1564032662773

WRX Exhaust sendiri sudah sangat berpengalaman dan terus menerus melakukan riset untuk menghasilkan knalpot yang terbaik untuk motor anda. Untuk material knalpot-nya sendiri, WRX menggunakan bahan Stainless Steel 204 yang sangat berkualitas.

WRX Exhaust tersebut bisa didapatkan di http://www.OneSpeed.shop

YAMAHA SEDIAKAN BAN UNTUK PENUHI KEBUTUHAN PELANGGAN

Yamaha meluncurkan produk parts & accessories terbaru untuk memenuhi perkembangan kebutuhan konsumen akan ban sepeda motor saat ini. Produk teranyar itu sudah tersedia di Jakarta Fair 2019.

Keinginan konsumen untuk mengganti ban dan pattern (pola ban) standar dapat terpenuhi melalui berbagai tipe ban baru yang kini disediakan Yamaha. Penggunaannya pun bisa disesuaikan dengan segmen sepeda motor dan tujuan berkendara seperti untuk harian, perjalanan ke luar kota maupun touring.

Ban baru yang tersedia diantaranya memiliki 3D pattern (pola 3D membuat motor lincah dan nyaman), daily tire with touring concept (ban harian untuk dalam kota maupun perjalanan jauh luar kota), city cruiser tire (desainnya elegan dan sporty menambah kemewahan dan kenyamanan), soft compound with 3 plies construction (perpaduan compound yang lunak dan konstruksi tangguh membuat nyaman untuk segala kondisi jalan dan tingkat kecepatan), cross series (desain pola yang inovatif untuk mendominasi segala kondisi medan), dual purpose tires (dirancang untuk kondisi jalan mulus hingga semi off road).

Cari Ban Baru, Kini Yamaha Sediakan Produknya (2)

”Kebutuhan konsumen yang selalu berkembang membuat kami pun terus berinovasi. Tidak hanya untuk sepeda motor tapi juga produk lainnya seperti part & accessories. Salah satunya ban yang perannya sangat penting dalam berkendara. Karenanya kini diluncurkan ban baru yang mempunyai jenis bervariasi menyesuaikan dengan berbagai macam kebutuhan konsumen. Segera dapatkan ban terbaru ini, ada harga spesial di Jakarta Fair tahun ini,” papar Yordan Satriadi, Deputy GM Marketing PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Ban terbaru ini dipasarkan dengan harga mulai dari Rp 168.000. Khusus selama penyelenggaraan Jakarta Fair 2019 ada potongan harga 25 % dan hadiah langsung polo shirt keren untuk semua tipe ban.

AGV X1, HELM YANG MENYELAMATKAN NIKI LAUDA DARI KEBAKARAN

Kepergian Niki Lauda meninggalkan banyak kisah dan pelajaran bagi dunia otomotif. Kisah kecelakaan di Nurburgring, Jerman menjadi sebuah legenda sekaligus momentum evaluasi keselamatan di dunia balap.

Mobil Ferrari yang kecelakaan dan terbakar, menjadi salah satu insiden kecelakaan besar di Formula. Insiden ini membuat Niki sempat terbakar walau akhirnya selamat. Namun muka Niki mengalami luka bakar yang cukup besar.

Niki Lauda Crash
Insiden kecelakaan Niki Lauda di Nurbrugring Germany

Dari insiden ini teknologi Helm mengalami pengembangan terus menerus. Walau sebenarnya Helm Niki tidak mengalami kerusakan yang serius. Helm Niki masih sanggup menahan panas yang sangat tinggi, hal ini terlihat dari bentuk Helm Niki yang hanya menyusut.

Niki Lauda Gears
Niki Lauda dengan AGV X1

Wajah Niki terbakar pada tepat pada bagian Visor Helm sisi atas. Ini menunjukkan jilatan lidah api yang masuk dari celah Visor sisi atas. Faktor Seal karet pada Visor yang mudah membuat tarikan api masuk ke dalam Helm. Untung saja tidak Niki Lauda berhasil menyelamatkan diri keluar dari api.

FB_IMG_1558690048749
Kondisi Niki saat proses penyembuhan luka bakar

Helm yang digunakan Niki Lauda saat itu adalah AGV Helmet tipe X1. Kualitas Helm ini sangat tinggi, karena hanya Helm yang sesuai standar komisi F1 yang bisa ikut kejuaraan ini. Kemampuan AGV X1 ini harus diacungi jempol, pasalnya Helm ini mampu tahan dari panasnya kebakaran tersebut, bahkan kecelakaan ini terjadi di kecepatan 187 KM/H. Kebakaran mobil Formula 1 sangat berbeda dengan kebakaran umum. Panas api yang dihasilkan oleh bahan bakar berbasis alkohol atau sejenis Etanol, memiliki titik panas yang sangat tinggi. Ditambah dengan kompresi Fuel Tank membuat panas api 2-5 kali lebih panas.

This slideshow requires JavaScript.

Helm AGV X1 replica Niki Lauda 1976 saat ini menjadi Helm koleksi para pecinta Helm. Karena sudah tidak diproduksi lagi oleh AGV, harga Helm ini sekitar 70 Juta rupiah di tahun lalu atau sebelum Niki Lauda meninggal. Pasti akan ada peningkatan yang signifikan saat ini, karena sang Legenda sudah menjadi Legenda yang sesungguhnya.

AGV X1 Replica Niki Lauda
AGV X1 Replica Niki Lauda 1976

HELM JADI PENENTU KASTA SEORANG BIKER

Helm saat ini bagi pengguna sepeda motor bukan hanya sebagai pelindung kepala semata, namun saat ini Helm menjadi tolak ukur kepedulian keselamatan, prestis, style bahkan strata seorang Bikers. Bisa dibilang kasta seorang Bikers bisa dilihat dari Helm yang dia kenakan, dalam hal ini kasta tidak melihat dari segi tipe motornya.

Kasar sepertinya jika menyebutnya dengan Kasta, namun memang seperti itu. Berikut beberapa Level Bikers berdasarkan Helm yang dikenakan:

1. Bikers Newbie / Entry Level

Di Level ini seorang Bikers hanya fokus ke tipe Helm yang layak pakai dan aman. Helm pada Level ini minimal sudah memiliki sertifikasi SNI dan DOT. Brand Helm juga harus diperhatikan, Brand yang sudah diakui adalah KYT, NHK, INK, Cargloss, MDS dan beberapa lainnya. Kisaran harga pun masih disekitar 500 ribu rupiah ke bawah, jadi sudah taukan tipe apa saja? Brand Helm tersebut memang Helm Lokal, namun untuk kualitasnya tidak perlu dipertanyakan. Di tingkat inilah status Bikers baru bisa disebut, dimana kepedulian anda terhadap keselamatan dan gaya masih ditingkatan awal.

NHK-RX9-MOEX-MUFFLER
NHK RX9 MOEX MUFFLER

2. Bikers Advance / Level Up

Naik setingkat, Bikers dilevel ini sudah punya pemikiran lebih maju dan lebih peduli terhadap keamanan Helm serta gaya. Patokan Helm di Kasta ini adalah Helm KYT Vendetta dan Brand Helm lain yang sekelas dengan Vendetta. Bikers dengan Helm ini biasanya sudah cukup umur dengan motornya dan dengan pergaulan Bikers. Karena jika tidak punya jiwa Bikers yang cukup, jarang ada orang yang mau menggelontorkan uang yang lumayan untuk membeli Helm dikelas ini.

KYT Vendetta
KYT Vendetta

3. Bikers Senior / Legend

Di Kasta ini, Bikers sudah sangat peduli terhadapa keselamatan, keamanan, kenyamanan dan gaya dari Helm yang digunakan. Di level ini Helm sudah masuk prestise atau kebanggan tersendiri. Pada Level ini, kelas Bikers sudah berbeda, tergolong orang yang bangga dan berpikiran bahwa Bikers adalah Hobby dan Lifestyle. Patokan Kasta ini, minimal memiliki satu Helm luar (Import), minimalnya adalah Nolan & AGV. Memang Nolan saat ini kurang menjadi selera anak Milenial, namun dibawah tahun 2000, Nolan adalah Helm kebanggaan tersendiri bagi seorang Biker. Dan untuk Helm AGV gak perlu dijelaskan lagi kali. Semua Bikers tau Helm ini, kalo gak tau jangan jadi anak motor. Namun bukan berarti harus Helm Import, Helm lokal saat ini juga sudah memiliki kelas yang sama dengan Helm luar sana. Dua Brand KYT dan NHK juga masuk dalam daftar wajib punya saat ini. 

4. Bikers Helmet Lovers

Ini dia Kasta lain dari Biker pecinta Helm, namun sebenarnya Bikers ini biasanya bukan Bikers sejati. Mereka disebut Bikers karena pengguna motor, dan Hobby mengoleksi Helm. Pada level ini, sudah gag mikir duit untuk memboyong sebuah Helm. Yang mereka pikirkan adalah prestis, harga dan keinginan memiliki, jadi jangan bicara kebutuhan dengan Kasta ini. Disini mereka lebih mengerti soal detil dan motif Helm, bahkan beberapa ketentuan khusus jadi perhatian. Pada beberapa kasus, sertifikasi produk juga wajib, semisalnya Helm yang mau dibeli wajib bersertifikasi SNELL atau lainnya. Masuk Kasta Bikers ini, kalian wajib memiliki minimal tiga Helm dengan Level Premium. Kebayang donk, Helm Premiumnya aja ada tiga, sudah pasti minimal punya satu Helm harian Full Face dan Half Face. Pada Kasta ini juga memiliki tingkatan tersendiri, dan biasanya memiliki Helm Arai adalah Proud tersendiri.

arai_helmet_rx-7v_replica-vinales-25
Arai RX-7V Vinales

Jika anda merasa seorang Bikers, mau tidak mau, suka tidak suka, anda akan masuk dalam strata tersirat dan tak berwujud tersebut. Ketentuan tersebut memang tak berkesepakatan, namun berbanding lurus dengan jiwa, minat dan umur perjalanan anda dalam dunia motor. Semakin anda menjiwai dan mencintai, semakin tinggi juga kepedulian anda pada Helm dan keselamatan.

SCORPION EXO-R1 AIR, HELM IDOLA BARU SAAT INI

Scorpion Helmet adalah salah satu helm dari sebelas helm yang berperan di MotoGP. Helm ini bukan helm yang baru mengikuti ajang balap motor nomor satu dunia ini. Namun helm ini sedang menjadi daya tarik tersendiri baik di MotoGP maupun di World Superbike.

Alasannya ketenaran Scorpion Helmet tidak lain adalah faktor Rider penggunanya yang sedang naik daun. Di MotoGP sendiri, Scorpion Helmet sebelumnya sudah dipakai Alvaro Bautista, namun minimnya performa Bautista membuat helm ini ikut tenggelam. Namun saat dipakai oleh Fabio Quartararo, Helm ini langsung melesat menjadi daya tarik tersendiri. Walau Finish di posisi 16, Fabio mencatatkan performa gemilang dengan beberapa kali membuat Fastest Lap dan menjadi pusat perhatian ketika motornya mogok saat Warm Up Lap.

 

This slideshow requires JavaScript.

Khusus di Indonesia, Scorpion menjadi perhatian karena membuat sakit hati para pecinta KYT Helmet karena menikung kontrak Fabio Quartararo untuk memakai KYT di kelas MotoGP.

Bautista sendiri saat ini sangat mengharumkan nama Scorpion di ajang WSBK dengan menggondol enam kali kemenangan dalam dua seri pertama.

Ketiga faktor tersebutlah yang membuat helm Amerika ini menjadi magnet baru dunia helm saat ini. Tapi apakah anda tahu lebih detil mengenai helm tersebut?

Kedua helm Scorpion yang dipakai kedua pembalap tersebut adalah dua tipe yang sama, yaitu Scorpion EXO-R1 AIR. Berbeda dengan helm balap MotoGP yang menggunakan Carbon Fibre pada umumnya, EXO-R1 AIR menggunakan material TCT (Thermodynamical Composite Technology). Teknologi Komposit Termodinamik ini memiliki struktur yang ringan dan kuat, diklaim memberikan perlindungan terbaik dan belum pernah ada sebelumnya. TCT ini adalah Smart Material, dimana deformasinya progresif saat menerima guncangan, memungkinkan untuk menyerap dampak energi sebanyak mungkin sambil mempertahankan struktur tertentu dan terkuat untuk melindungi kepala.

53365998_1177140542462725_7012680786814003814_n
Scorpion Exo-R1 Air milik Alvaro Bautista

Helm ini di Design sangat Aerodinamis, nyaman dan lebih kedap suara. Dengan Strap Double-D Ring yang terbuat dari  Titanium, kuat dan lebih aman. Sistem ventilasi dan pernafasan sangat baik, sehingga meningkatkan kinerja anti kabut lebih maksimal. Helm ini juga dilengkapi sistem pelepasan darurat untuk bantalan pipi, sehingga memudahkan pelepasan helm dalam kondisi darurat.

Spesialnya helm ini, Outshell nya memiliki tiga ukuran pilihan. Untuk memiliki tipe Street Helmet Scorpion Exo-R1 Air dibanderol mulai dari € 320 atau sekitar Rp. 5,000,000.

 

FUNGSI KATALIS KONVERTER PADA KNALPOT

Sesuai peraturan pengendalian emisi gas buang pada sepeda motor dengan standar Euro 3 yang mulai berlaku sejak 2007. Maka produksi sepeda motor di Indonesia saat ini sudah sesuai standar Euro 3, lalu apa yang membeda pada sepeda motor berstandar Emisi Euro3?

Standar Emisi Euro 3 adalah standar pembatasan nilai gas buang yang dianggap beracun atau polutan seperti pada tiga senyawa kimia, yaitu: Nitrogen Oksida, Karbon Monoksida dan Hidrokarbon.

Kawasaki ZX10 Launch 2004

Jadi fungsi Katalis Konverter pada knalpot adalah untuk mengurangi atau menghilangkan ketiga senyawa polutan itu dari emisi pembakaran yang dihasilkan mesin.

Katalis Konverter yang digunakan pada motor yang dipasarkan menggunakan material Paladium dengan bentuk sarang madu (Honeycomb). Kerja Katalis ini memanfaatkan Reaksi Redoks (Reduksi-Oksidasi) yang terjadi saat gas buang melewati celah-celah Katalist yang terbuat dari Paladium. Material Paladium ini langsung bereaksi dengan ketiga senyawa tersebut langsung mengoksidasi dan mereduksi senyawa tersebut sehingga gas emisi yang keluar dari knalpot lebih bersih dari ketiga senyawa polutan tersebut.

ACATCatalyticConverter-Cuta
Catalist Converter berbentuk Honeycomb

Hal ini membuat gas buang knalpot motor saat ini sangat ramah lingkungan. Efeknya pun sangat baik untuk banyak hal, termasuk kesehatan tubuh kita.