AHRT PASTIKAN TEAM TERBAIK DI AP250 ARRC 2019 DAN DUA RIDER DUDUKI RUNNER UP & POSISI KETIGA KLASEMEN AKHIR

Astra Honda Racing Team menutup persaingan Asia Road Racing Championship 2019 dengan membawa pulang gelar juara untuk tim di kelas Asia Production 250cc. Awhin Sanjaya dan Irfan Ardiansyah masing-masing menutup musim dengan berada di posisi kedua dan ketiga klasemen akhir pebalap, setelah sama-sama meraih tujuh podium. Pada balapan terakhir di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, Minggu (1/12/2019), Awhin finis di posisi ke-3, sementara Irfan gagal finis karena bertabrakan dengan pebalap lain di tikungan terakhir. Lucky Hendriansya finis di urutan ke-10. Di kelas SuperSports 600cc, Andi Gilang finis di urutan kelima, sementara Rheza Danica di urutan ke-11.

Pada balapan terakhir ARRC di Chang International Circuit, Irfan Ardiansyah dan Awhin Sanjaya punya peluang meraih gelar hingga tikungan terakhir sebelum finis. Irfan, yang punya peluang lebih besar, memimpin sejak pertengahan balapan. Namun, di tikungan terakhir sebelum finis, dia bersenggolan dengan pebalap lain yang membuatnya terjatuh dan tidak bisa menyelesaikan balapan. Awhin kembali membalap dengan fantastis dan akhirnya finis di posisi ke-3, sementara Lucky Hendriansya ke-10 setelah mendapatkan penalti karena melebihi batas lintasan.

Di kelas SS600, Andi Gilang menutup balapan terakhirnya di Asia Road Racing Championship dengan finis di posisi ke-5. Rheza Danica menutup musim sebagai pendatang baru dengan finis di posisi ke-11. Dengan hasil ini, Andi dan Rheza masing-masing berada di peringkat ke-5 dan ke-11 klasemen akhir pebalap.

ARRC 2019 berlangsung dalam tujuh putaran dan 14 balapan. AHRT melanjutkan dominasi di kelas Asia Production 250cc dengan membawa pulang gelar juara tim untuk kali ketiga secara beruntun, dengan Honda CBR250RR hasil produksi Indonesia

ASTRA HONDA RACING TEAM KUNCI GELAR JUARA TEAM ARRC 2019

Balapan pertama putaran ketujuh Asia Road Racing Championship 2019 di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, Sabtu (30/11/2019), berjalan menarik. Di kelas Asia Production 250cc, Awhin Sanjaya dan Irfan Ardiansyah yang berjuang untuk mendapatkan gelar juara akhirnya finis di posisi ke-2 dan ke-5. Keduanya masih berpeluang untuk mendapatkan gelar juara musim ini. Rekan satu tim mereka, Lucky Hendriansya, finis di posisi ke-9. Dengan hasil ini, Astra Honda Racing Team dipastikan sudah mengamankan gelar juara untuk tim dengan satu balapan tersisa. Bagi AHRT, ini merupakan kali ketiga mereka membawa pulang gelar juara tim dengan selalu memakai motor Honda CBR250RR, yang diproduksi di Indonesia. Di kelas SuperSports 600cc, Andi Gilang dan Rheza Danica berhasil meraih poin penting dengan masing-masing finis di urutan ke-6 dan ke-14.

Di kelas AP250, tiga pebalap masih berpeluang menjadi juara musim ini, dan dua di antaranya adalah pebalap Astra Honda Racing Team yaitu Irfan Ardiansyah dan Awhin Sanjaya. Balapan pertama berlangsung menegangkan sejak awal. Awhin Sanjaya yang start dari posisi ke-11 berhasil masuk lima besar pada lap keenam. Dia memimpin balapan pada lap ke-10, tetapi kehilangan posisi di tikungan terakhir dan akhirnya finis di posisi kedua. Irfan sempat keluar lintasan karena ada pebalap di depannya yang terjatuh pada lap pertama. Irfan kehilangan banyak posisi hingga ke luar 15 besar. Perlahan namun pasti Irfan bisa kembali ke depan dan berada di posisi keempat pada lap terakhir, sebelum akhirnya finis di urutan kelima. Lucky Hendriansya menutup balapan dengan finis di posisi ke-9.

Di kelas SS600, Andi Gilang dan Rheza Danica Ahrens menyelesaikan 12 lap balapan dan masing-masing meraih poin. Andi yang musim depan akan turun di Moto2 World Championship membalap konsisten dan akhirnya finis di posisi keenam. Sementara itu, Rheza yang menjalani musim perdananya di kelas ini akhirnya menutup balapan dengan finis di posisi ke-14.

Perjuangan para pebalap AHRT mewakili Indonesia di ARRC musim ini akan berakhir besok, Sabtu (1/12/2019). Mereka akan menjalani balapan kedua putaran ketujuh di Thailand, pada pukul 14.05 WIB (AP250) dan 15.05 WIB (SS600). Bagi Irfan dan Awhin, balapan ini akan menjadi kesempatan terakhir untuk melanjutkan dominasi AHRT di AP250 dengan merebut gelar juara untuk kali ketiga secara beruntun.

ASTRA HONDA RACING TEAM SIAP GAPAI GELAR DI THAILAND

Asia Road Racing Championship 2019 akan selesai pada akhir pekan ini di Chang International Circuit, Thailand, di mana Astra Honda Racing Team berpeluang untuk meraih dua gelar di kelas Asia Production 250cc. Irfan Ardiansyah, Awhin Sanjaya, dan Lucky Hendriansya akan berusaha untuk kembali membawa gelar juara pebalap maupun tim ke Indonesia.

Irfan Ardiansyah menghadapi putaran terakhir ARRC dengan berada di puncak klasemen, bersama salah satu pesaing terkuatnya, berkat koleksi 176 poin termasuk hasil satu kemenangan dan tujuh podium yang didapatnya musim ini. Awhin Sanjaya berada di posisi ketiga klasemen, hanya 14 poin tertinggal dari dua pebalap di atasnya. Dia memenangi dua balapan pada musim ini. Sementara itu, Lucky Hendriansya berada di posisi kelima dengan 120 poin. Meskipun peluang untuk menjadi juara umum pebalap sudah tidak ada, Lucky akan berjuang bersama rekan-rekannya untuk memperebutkan gelar juara umum tim. Astra Honda Racing Team saat ini memimpin klasemen tim dengan 238 poin, unggul 37 angka atas pesaing di posisi kedua.

Di kelas SuperSports 600cc, Andi Gilang akan turun untuk kali terakhir di Asia Road Racing Championship sebelum pindah ke Moto2 World Championship pada 2020. Pebalap Indonesia tersebut dua kali naik podium pada musim ini dan berada di posisi kelima klasemen hasil 94 poin. Rekan satu timnya, Rheza Danica Ahrens, berada di peringkat ke-10 dengan 71 poin dan mencatat finis 10 besar dalam sembilan dari 12 balapan yang sudah berlangsung musim ini.

Balapan putaran terakhir ARRC musim ini akan berlangsung Sabtu (30/11/2019) pada pukul 13.55 WIB (AP250) dan 14.45 (SS600), serta Minggu (1/12/2019) pada pukul 14.05 WIB (AP250) dan 15.05 WIB (SS600).

FINAL YAMAHA SUNDAY RACE AKAN HADIRKAN PERTARUNGAN SENGIT REBUTKAN JUARA UMUM

Sentul, Bogor – Babak final gelaran balap Yamaha Sunday Race 2019 (YSR 2019) siap diselenggarakan di Sirkuit Sentul, Bogor, akhir pekan ini (23-24 November). Alhasil, selain memperebutkan hadiah untuk seri final ini, juga ada hadiah juara umum bagi yang berpeluang.

Mengacu pada standing point hingga putaran ke-3, maka kelas bergengsi Sport 250 cc Pro dan All New R15 Pro belum dipastikan siapa pemenangnya. Beberapa pembalap masih berpeluang dan berpotensi untuk meraih predikat terbaik.

“Klasemen sementara saya dengan Anggi Setiawan sebanyak (berjarak) 13 poin. Jadi minimal bermain aman di posisi ke-4 jika Anggi podium juara. Namun saya akan tetap all-out untuk menutup seri ini dengan hasil optimal,” jelas Rey Ratukore yang membela tim Yamaha Yamalube Cargloss Racetech RRS IRC Mandiri.

“Poin saya dengan Iksan Lala pada kelas All New R15 Pro memang cukup jauh. Berbeda 15 poin. Namun segala sesuatu bisa terjadi dalam balapan. Terpenting, saya akan berusaha maksimal untuk meraih yang terbaik di seri final ini,” tukas Gupita Kresna yang mengusung tim Yamaha Yamalube Aira Oryza NHK SSS Pirelli Proliner Team dan sukses podium juara saat seri sebelumnya (3).

Bahkan untuk kelas-kelas komunitas terbukti dengan perbedaan pundi nilai yang sama. Misal pada kelas R15 Community A yang poinnya sama antara Albert Julian (R15CI) dan Yudho Purwanto R15ER (R15 Kaskus Riders).

Ataupun R15 Community Pro yang hanya berbeda 1 nilai saja antara Dyaz Anelka Priangga (YROI) dan Fariz Ibrahim (Central ACC PGD DED 75 RMRT YROI Official). Begitupun pada kategori-kategori balap komunitas lainnya.

Kondisi ini yang akan membuat pertarungan dalam Yamaha Sunday Race 2019 Sentul lebih menarik untuk ditonton. Tim dan para pembalap akan melakukan persiapan yang lebih baik hingga perfoma motor dan ridernya kompetitif.

Menyangkut eksistensi komunitas dalam balap Yamaha Sunday Race 2019 Sentul yang sudah masuk tahun ke-5 ini, maka akan diberikan apresiasi penghargaan komunitas terbaik. Adapun yang menjadi unsur penilaian adalah jumlah partisipasi komunitas di masing-masing kelas R15 Comm A, R15 Comm Pro, R25 Comm A dan R25 Comm Pro.

Langkah edukasi juga berlangsung dalam rangkaian final Yamaha Sunday Race 2019 Sentul. Dalam konteks ini berlangsung Visit Paddock tim balap yang melibatkan 4 sekolah (SMK) yang bekerjasama dengan Yamaha. Total akan ada 60 siswa yang melakukan Visit Paddock pada hari Sabtu (23 November). Mereka akan diberikan pengetahuan dan pengalaman sehubungan tim balap yang professional, termasuk mengenal lebih dekat teknologi terbaru motor-motor Yamaha.

Disamping itu, selain balapan juga tersaji berbagai acara spesial lainnya buat penonton yang hadir. Mulai Fun Games, Interactive Games untuk komunitas, Doorprize untuk para pengunjung dan sebagainya. Termasuk test-ride Yamaha Lexy, Freego dan Aerox 155 dan hiburan Local Band dan DJ Performance. Dan jangan lupa untuk mengunjungi booth-booth sponsor pendukung Yamaha Sunday Race 2019 yang siap memberikan berbagai penawaran menarik.

AEROX FUN RACE TASIKMALAYA JADI KELAS BALAP PALING DISOROT

Tasikmalaya – Race day balap matik Aerox Fun Race telah sukses berlangsung dengan meriah di Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, Jawa Barat pada Minggu (17/11). Antusiasme para peserta baik di kelas YCR 11 yang terbuka untuk umum serta YCR 13 yang diisi starter dari para pelajar SMK binaan Yamaha tampak begitu tinggi dalam merasakan sensasi performa motor Aerox 155 VVA diatas lintasan balap sepanjang 1.300 meter.

Febry Gunawan pembalap lokal Jawa Barat yang tergabung dalam komunitas YARRCI sukses merealisasikan mimpinya menjuarai kelas YCR 11 dengan berhasil merebut podium pertama. Sejak di sesi kualifikasi, Febry memang kerap tampil apik dengan berhasil mencatatkan waktu tercepat sehingga ia dapat memulai start dari starting grid terdepan.

Lebih menariknya lagi, ini merupakan debut pertama pembalap asal Kuningan tersebut mengikuti Aerox Fun Race. Dirinya pun mengaku senang dapat mengikuti balap matik ini, terlebih motor yang digunakan adalah Aerox 155 VVA yang karakternya memang cocok untuk aktivitas racing karena memiliki keunggulan Power to Weight Ratio tertinggi dikelasnya.

“Aerox menurut saya rasanya enak banget untuk di sirkuit, suspensinya stabil jadi handling juga enak. Performa juga tinggi. Tahun depan kalo ini (Aerox Fun Race) ada lagi saya pasti ikut,” ujarnya

20191117_113526

Sementara dikelas khusus YCR 13, Vito Nandrian dari SMK Pertiwi Kuningan sukses mengalahkan Ariel Imola yang merupakan siswa SMK Muhammadyah 2 Kedungora Garut dalam perebutan gelar top podium. Ariel Imola yang sebelumnya berhasil mengukirkan waktu terbaik saat sesi kualifikasi harus rela finish diurutan kedua saat race day.

“Alhamduliah saya senang sekali bisa menang (posisi 1). Saat sesi kualifikasi kemarin saya sebetulnya kalah dari Ariel, tapi di race saya coba main lepas (tidak terlalu tegang) dan ternyata hasilnya lebih baik.” Ungkap Vito yang memang telah menggemari hobi balap sejak tahun 2017.

20191120_120148

Dibukanya kelas Aerox Fun Race untuk para siswa SMK binaan Yamaha, memang merupakan suatu hal baru yang mendapat respon sangat positif dari para pelajar.

Banyak yang menilai kehadiran kelas khusus pelajar SMK ini mampu memfasilitasi mereka dalam menyalurkan hobi dan bakat balapnya. Bahkan ada sebagian sekolah SMK yang memang menyediakan ekstrakurikuler balap selepas jam sekolah.

20191117_113512

“Adanya kelas SMK di Aerox Fun Race dengan menggunakan motor Aerox ini bagus banget, karena ini bisa buat saya dan temen-temen menyalurkan hobi balap secara benar. Artinya, kan bisa menghidari balap-balap liar yang gak safety. Harapan saya semoga kedepannya kami bisa diikutkan lagi balap Aerox,” jelas M. Chasta yang berasal dari SMK Islamiyah Racing School dan finish di posisi ke-4 saat race.
***

SEMANGAT MEMBARA PARA PESERTA AEROX FUN RACE TASIKMALAYA DALAM MEMPEREBUTKAN STARTING GRID

Tasikmalaya – Putaran ke-4 Aerox Fun Race yang merupakan bagian dari kelas balap 30th Yamaha Cup Race 2019 resmi dimulai. Hal tersebut ditandai dengan telah berlangsungnya sesi latihan bebas serta kualifikasi (Qualifying Practice) pada Sabtu (16/11), di Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, Jawa Barat.

Jika pada seri-seri sebelumnya hanya dibuka satu kelas, maka di partai puncak kali ini Aerox Fun Race hadir dalam dua kelas, yaitu YCR 11 Aerox 155 Open yang terbuka untuk umum serta YCR 13 yang disajikan khusus bagi para Siswa SMK binaan Yamaha yang berada di wilayah Jawa Barat dengan total starter masing-masing kelas sebanyak 15 orang.

IMG-20191116-WA0044

Meskipun cuaca di area sirkuit terbilang cukup panas, namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat para siswa SMK dalam mengejar best time guna meraih starting grid yang terdepan. Dan pada akhirnya, nama Ariel Imola siswa asal SMK Muhammadyah Kedungora, Garut, keluar sebagai yang tercepat dengan catatan waktu 1 menit 12,768 detik, hanya terpaut tipis dari Vito Nandrian, siswa SMK Pertiwi Kuningan yang berada di urutan kedua dengan perolehan waktu 1 menit 14,207 detik dan Cecep Muhammad dari SMK Bhakti Nusantara, Sumedang di posisi ketiga dengan waktu 1 menit 14,761 detik.

Fenomena menarik lain yang tersaji dalam kelas balap SMK ini adalah, hadirnya seorang pembalap wanita yaitu Iis Ariska berusia 16 tahun yang berasal dari SMK Pui Cikijing, Majalengka.

20191116_153718
Iis Ariska, pembalap wanita yang juga masih seorang pelajar

Meskipun hasil kualifikasi membuatnya harus memulai start dari posisi ke-15 saat race day nanti, namun kehadirannya di balap Aerox Fun Race sungguh patut untuk diapresiasi mengingat ia menjadi satu-satunya pembalap wanita yang pernah ikut berkompetisi di ajang balap matik tersebut sejak pertama kali kompetisi ini diadakan di tahun 2018.

Iis pun optimis dirinya dapat meraih hasil yang lebih baik saat race day nanti, dan tidak merasa takut harus bersaing dengan para pembalap lainnya yang seluruhnya adalah laki-laki.

“Saya memang hobi balap sejak dulu karena saya suka kecepatan dan hal-hal yang berkaitan dengan sepeda motor. Ini pertama kalinya saya ikut balap Yamaha Cup Race dan juga menggunakan motor Aerox. Meskipun hasil kualifikasi saya berada diurutan belakang tapi saya optimis besok bisa dapat hasil yang lebih baik (saat race day),” terangnya.

IMG-20191116-WA0020

Sementara itu di kelas YCR 11 Yamaha Aerox 155 Open, Febry Gunawan berhasil mengamankan starting grid terdepan dengan mengukirkan catatan waktu tercepat yaitu 1 menit  11,457 detik, terpaut gap sangat tipis yakni 0,334 detik saja dari Aldhy Tri Andika yang berada di posisi kedua dengan waktu 1 menit 11,791 detik. Sedangkan posisi ketiga diisi oleh Agni Herton dengan perolehan waktu 1 menit 12,108 detik.

“Hasil QTT hari ini sangat memuaskan bagi saya, saya berhasil jadi yang tercepat dan mudah mudahan besok saat race day hasilnya bisa sama, saya bisa merebut podium 1.” ujar Febry Gunawan yang berasal dari komunitas YARRCI dengan penuh semangat.

Sesi race day Aerox Fun Race dijadwalkan akan berlangsung pada Minggu besok (17/11), Oleh karena itu jangan lewatkan keseruannya dan saksikan langsung ketangguhan motor Aerox 155 VVA diatas lintasan sirkuit yang memiliki keunggulan Power to Weight Ratio tertinggi dikelasnya.

YAMAHA CUP RACE BUKIT PEUSAR SIAP DIRAMAIKAN KELAS AEROX

Tasikmalaya – Balap matik Aerox Fun Race yang sebelumnya telah sukses digelar di tiga pulau berbeda (Jawa, Sumatra dan Kalimantan) kini akan memasuki babak akhir dalam putaran final 30th Yamaha Cup Race 2019 yang berlangsung di Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, Jawa Barat pada akhir pekan mendatang (16 – 17 November)

Kehadiran Aerox Fun Race di Tasikmalaya, dipastikan akan mendapat respon yang sangat positif karena dapat menjadi wadah bagi para pecinta balap matik di wilayah tersebut dalam menyalurkan hobi dan kegemarannya. Terlebih, animo masyarakat Jawa Barat terhadap balap sepeda motor matik memang cukup tinggi.

IMG-20190831-WA0050

“Diselenggarakannya Aerox Fun Race di Tasikmalaya bersamaan dengan partai puncak 30th Yamaha Cup Race 2019 tentunya menjadi kabar gembira bagi para racing enthusiast yang ada di wilayah Jawa Barat, mengingat balap matik memang sangat digemari disini. Selain itu, ini turut menjadi pembuktian atas tingginya performa motor Aerox 155 VVA yang memang memiliki Power to Weight Ratio tertinggi dikelasnya.” ujar Johanes B. M. Siahaan, Chief Yamaha DDS 2 Bandung.

Sebanyak 15 starter yang berasal dari pembalap lokal dan awak media dipastikan siap bersaing memperebutkan podium juara dan merasakan sensasi performa motor Aerox 155 VVA diatas lintasan Sirkuit Bukit Peusar yang memiliki lintasan sepanjang 1.300 meter dengan beberapa tikungan yang cukup bervariasi. Mulai dari tikungan yang berkarakter rolling speed, hingga belokan-belokan sempit yang sangat menguji skill sang pembalap.

IMG-20190831-WA0053

Tidak hanya aktivitas balap matik, putaran final Yamaha Cup Race 2019 juga menyajikan kegiatan coaching clinic. Tidak tanggung-tanggung, tiga pembalap terbaik nasional binaan Yamaha Racing Indonesia yakni Galang Hendra Pratama, M Faerozi dan Anggi Setiawan akan hadir membagikan ilmu serta tips seputar teknik balap kepada para rider muda potensial yang sukses menembus putaran final 30th Yamaha Cup Race 2019.

Selain itu, akan ada pula gelaran eksibisi yang menyediakan service gratis, hiburan menarik seperti music performance, modern & traditional dance, games, doorprize serta penawaran spesial di booth-booth sponsor.

Ayo datang dan saksikan Aerox Fun Race yang akan dimulai dengan sesi latihan bebas (free practice) dan kualifikasi (qualification) pada Sabtu, 16 November serta dilanjutkan dengan sesi race day pada Minggu, 17 November.

RIDER INDONESIA SIAP INCAR JUARA DI PUTARAN AKHIR ASIA TALENT CUP

Setelah persaingan menegangkan selama delapan bulan, gelar Asia Talent Cup akan ditentukan akhir pekan ini di Sepang International Circuit, tempat berlangsungnya putaran terakhir yang selalu menarik. Astra Honda Racing Team menghadapi putaran terakhir ini dengan bekal dua kemenangan dan delapan podium, serta Afridza Munandar yang masih berpeluang dalam perebutan gelar juara, sementara Herjun Firdaus merupakan salah satu kandidat Rookie of the Year atau pendatang baru terbaik.

Afridza (20 tahun) saat ini berada di posisi ketiga klasemen dengan 142 poin, 27 angka tertinggal dari sang pemuncak, dengan hanya dua balapan tersisa di Sepang International Circuit. Pebalap Indonesia ini punya memori yang bagus saat balapan di Malaysia. Dia mencatat kemenangan keduanya musim ini, saat berhasil naik podium pada dua balapan yang digelar pada putaran ketiga di Sepang.

19DSC06238

Adenanta Putra berada di posisi keenam klasemen dengan 107 poin. Dia juga sudah merasakan naik di atas podium Sepang, setelah finis di posisi kedua pada balapan kedua putaran ketiga, Juni lalu. Sementara itu, Herjun Firdaus akan turun di Malaysia untuk mengejar gelar Rookie of the Year, dengan hanya tertinggal sembilan poin dari sang pesaing untuk kategori ini. Abdul Mutaqim dan Hildhan Kusuma, yang kini berada di peringkat ke-13 dan ke-15 klasemen, akan menutup musim perdana mereka musim ini di Malaysia.

Balapan di Malaysia akan berlangsung pada Sabtu (2/11/2019) pukul 15.30 WIB dan Minggu (3/11/2019) pukul 09.30 WIB.

PERHELATAN MAXI DAY DI DIENG, BENAR-BENAR MERIAH

Perhelatan akbar MAXI Yamaha Day berlangsung meriah akhir pekan lalu di dataran tinggi Dieng, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Ratusan pecinta skutik MAXI Yamaha berkumpul untuk merayakan tahun ke-3 penyelenggaraan event tersebut. Dieng menjadi lokasi ke-11 gelaran MAXI Yamaha Day 2019.

Para peserta menyatu dalam kebersamaan, semuanya bergembira bisa berbagi kebahagiaan di pusat acara yang berlokasi di Lapangan Pandawa dan area Candi Arjuna. Udara dingin tidak menyurutkan semangat mereka yang datang dari berbagai penjuru wilayah.

Management PT YIMM dan peserta saat MAXI Yamaha Day di Dieng

Mereka pun datang ke Dieng untuk menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan dengan melakukan penanaman pohon di kawasan Candi Arjuna dan Telaga Warna. Kegiatan positif itu adalah bagian dari aksi sosial mereka sebagai bikers yang turut menjaga kelestarian lingkungan. ”Tidak hanya gathering di acara penutup MAXI Yamaha Day tahun ini di Dieng, tapi para pengguna MAXI Yamaha juga bersama-sama melakukan penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Semoga apa yang dilakukan ini turut menjaga kelestarian destinasi wisata ini. Kami juga mengucapkan terima kasih sekali lagi kepada para peserta dan semua pihak yang telah menyukseskan event MAXI Yamaha Day sepanjang tahun ini,” papar Yordan Satriadi, Deputy GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

MAXI Yamaha Day di Dieng (9)

Malam harinya, semua peserta bergabung di dekat panggung mengikuti puncak seremoni selebrasi tahun ke-3 pelaksanaan MAXI Yamaha Day. Perwakilan management PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dan beberapa konsumen menyalakan obor sebagai simbolis perayaan. Area di bawah panggung makin penuh dengan tampilnya finalis Lexi Jingle Competition dan band Kotak yang membawakan deretan lagu andalannya, kian menghangatkan suasana.

Tarian tradisional saat MAXI Yamaha Day di Dieng

Tantri Syalindri Ichlasari, vokalis band Kotak, terkesan dengan acara ini dan sikap positif yang ditunjukkan bikers MAXI Yamaha. Tantri sendiri punya Nmax, salah satu skutik MAXI Yamaha. Ini menunjukkan segmen itu bisa diterima dengan baik oleh semua kalangan, termasuk public figure. ”Senang sekali bisa hadir di acara ini dan saya bisa lihat sendiri yang pakai motor-motor Yamaha ini sikapnya santun. Saya juga pakai Nmax, suka motor ini karena nyaman, bagasinya luas. Kalau dijual lagi harganya masih bagus,” ucap Tantri.

MAXI Yamaha Day di Dieng (3)

MAXI Yamaha berhasil merebut hati konsumen yang antusias mengikuti berbagai kegiatan yang digelar misalnya MAXI Yamaha Day. Kualitas produk-produknya terbukti bagus dengan keunggulan fitur, mesin dan teknologi modern serta mendapatkan penghargaan Best Resale Value 2019 atau harga jual kembali terbaik di 2019.

MAXI Yamaha Day di Dieng (2)

KUMPUL AKBAR KONSUMEN MAXI DI DIENG

Agenda MAXI Yamaha Day tahun 2019 telah menyambangi berbagai daerah di Indonesia. Mulai dari pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi, hingga Kalimantan menjadi lokasi perhelatan event akbar tersebut. Total ada 11 tempat yang menjadi pusat acara berkumpulnya konsumen skutik MAXI Yamaha itu.

Dibuka di area Stadion Pakansari Cibinong Bogor pada April lalu, perayaan tahun ke-3 penyelenggaraan MAXI Yamaha Day juga berlangsung meriah di tempat-tempat lainnya antara lain Benteng Kuto Besak (Palembang Sumatera Selatan), Tebing Tinggi (Sumatera Utara), Dayang Resort (Pontianak Kalimatan Barat), Puncak Tinambung (Gowa Sulawesi Selatan), Kiram Park (Banjarbaru Kalimantan Selatan), Pantai Melasti (Ungasan Bali), Wana Wisata Baturraden (Purwokerto Jawa Tengah), Coban Rondo (Malang Jawa Timur), Orchid Forest (Bandung Jawa Barat).

MAXI Yamaha Day di Orchid Forest Lembang Bandung (10)

Para peserta dapat mengikuti berbagai aktivitas menarik dengan konsep kebersamaan di sejumlah tempat wisata. Akhir pekan ini dataran tinggi Dieng menjadi persinggahan terakhir MAXI Yamaha Day di tahun ini. Destinasi pariwisata di Kabupaten Wonosobo Jawa Tengah itu, tepatnya di Lapangan Pandawa Candi Arjuna bakal menampung ratusan bikers pecinta matik MAXI Yamaha, 26-27 Oktober nanti.

Mereka touring bersama menuju pusat acara untuk mengikuti setumpuk aktivitas di acara camping semalam di Dieng. Fun games dan kompetisi berhadiah menarik menggali kreatifitas peserta. Lalu mereka diberikan kesempatan menambah pemahaman teknis dalam coaching clinic keunggulan produk Yamaha, salah satunya Power Weight Ratio Aerox 155 VVA.

Di sisi lain, kreasi peserta juga ditunjukkan lewat modifikasi line up skutik MAXI Yamaha yang dipajang di venue acara. Yang lainnya tak lupa memanfaatkan free check sepeda motor yang ditangani teknisi handal Yamaha. Lalu puncak perayaan tahun ke-3 MAXI Yamaha Day digelar dalam seremoni khusus. Management PT YIMM dan perwakilan konsumen akan naik panggung menyampaikan sambutan dan kesan terhadap acara ini. Kepedulian terhadap sesama juga diperlihatkan lewat CSR penanaman pohon di sekitar wilayah Dieng.

MAXI Yamaha Day Coban Rondo (5)

Sementara itu, band Kotak asal Jakarta menjadi bintang utama entertainment yang akan menghibur dengan lagu-lagunya. Ikut tampil finalis Lexi Jingle Competition untuk menyemarakkan atmosfer malam yang beda di Dieng.

“Tidak terasa MAXI Yamaha Day tahun ini akhirnya sampai pada penghujungnya di Dieng ini. Terimakasih kami ucapkan kepada semua pihak yang telah menyukseskan event tahunan ini. Dan khususnya kepada semua konsumen yang sudah berpartisipasi hadir di berbagai lokasi pelaksanaannya. Produk MAXI Yamaha terbukti dapat menyatukan kebersamaan antar sesama penggunanya dan memberikan kebanggaan memilikinya,” ungkap Yordan Satriadi, Deputy GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).