INDONESIA CUSTOM SHOW, PAMERAN CUSTOM PERTAMA DI MASA PANDEMIK

Nohan Mahendra - Commercial Director ICS

Road to Indonesian Custom Show akan digelar di Hartono Mal Yogyakarta pada 29 Oktober sampai 1 November 2020 mendatang. Ajang ini menjadi perhelatan custom exhibition pertama di Indonesia yang digelar secara langsung di tengah pandemi Covid-19.

JOGJA HAHE HAHE sebagai salah satu event organizer dan SILOL & Associated turut berkontribusi dengan merancang sebuah perhelatan otomotif yang dikemas berbeda dari penyelenggaraan event otomotif lainnya.

Pameran Road to Indonesian Custom Show merupakan pemanasan dari sebuah gelaran acara otomotif Indonesian Custom Show yang akan diselenggarakan di Yogyakarta. Kemasannya pun bukan sekadar pameran otomotif, melainkan juga mengkampanyekan adaptasi kebiasaan baru dunia custom sesuai protokol kesehatan Covid-19.

Pandemi Covid-19 membuat manusia dipaksa mengubah perilaku melalui adaptasi kebiasaan baru. Penyelenggaraan ICS harapannya juga membawa semangat perubahan melalui dunia custom.

Tagline yang diusung dalam Road to Indonesia Custom Show adalah ‘Ku Custom Mobil dan Motorku untuk Menjaga Imunku’. Tagline ini selaras dengan situasi saat ini.

“Ketika pegiat dan pecinta dunia custom dapat terus berkarya di masa pandemi Covid-19, maka harapannya mampu menciptakan pikiran yang positif dan meningkatkan imun tubuh,” ujar B. Kunto Wibisono, Show Director Indonesian Custom Show.

Sejumlah program acara sudah disiapkan dalam Road to Indonesian Custom Show, meliputi Bike and Car Exhibition yang menghadirkan mobil dan motor pecinta custom dari Asia, Amerika, Eropa, dan Australia, dan juga menghadirkan Diecast Enthusias berkonsep pameran diecast custom.

Selain itu, Road to Indonesian Custom Show juga akan menghadirkan Custom Artwork Exhibition berupa pameran tattoo dan pinstripe. Untuk pameran tattoo akan didatangkan seorang Dokter yang menjelaskan cara aman membuat tattoo di masa pandemi Covid-19.

Tidak ketinggalan talkshow juga digelar selama pelaksanaan pameran dengan menghadirkan narasumber pegiat otomotif di Indonesia.

“Acara ini juga disiarkan langsung di channel Youtube Indonesian Custom Show. Penonton yang kebetulan belum berkesempatan menghadiri langsung bisa berinteraksi melalui kolom komentar,” ucap Kunto.

Nohan Mahendra, Commercial Director Indonesian Custom Show menyampaikan “Road to Indonesian Custom Show akan semakin meriah dengan penampilan beberapa kelompok musik dari Yogyakarta yang akan membawakan lagu-lagu dengan format akustik. Selain itu sejumlah tenant atau brand marketplace juga turut serta dalam event otomotif ini.”

Project Director Indonesian Custom Show Budhi Winarno mengungkapkan seharusnya Indonesian Custom Show digelar pada November tahun ini di Jogja Expo Center (JEC) Yogyakarta. Namun, melihat perkembangan situasi dan perkembangan Covid-19 di Indonesia dan dunia yang belum membaik, maka perhelatan ini harus ditunda.

“Kami berencana menjadwalkan ulang Indonesian Custom Show pada awal 2021 dengan melihat kondisi perkembangan Covid-19 serta mengikuti regulasi dan protokol kesehatan yang direkomendasikan pemerintah untuk Indonesian Custom Show,” tuturnya.

Indonesian Custom Show (ICS) hadir menjadi ruang baru untuk sobat custom, memberikan warna baru bagi teman-teman pecinta custom Tanah Air dan mendukung pergerakan custom di Indonesia agar tetap tumbuh dan berkembang.

Selama Road to Indonesia Custom Show digelar di Hartono Mal, akan ada pembagian masker gratis kepada pengunjung yang memasuki area pameran. Tentunya sejumlah protokol kesehatan harus ditaati, pengunjung, panitia dan vendor wajib melakukan pemeriksaan suhu tubuh, wajib memakai masker dan face shield, serta pengunjung diwajibkan mencuci tangan dan memakai hand sanitizer sebelum masuk area pameran.

“Kami menggunakan thermo gun atau UV Gate, pengunjung dengan suhu di atas 37,3 derajat Celsius tidak diperkenankan masuk area pameran, dan diarahkan mengunjungi tim medis,” kata Budhi.

Untuk jalur pameran diberlakukan one gate system dan jalur satu arah, pengunjung di area pameran juga dibatasi.

Pembatasan pengunjung dilakukan dengan cara menerapkan registrasi digital dan mendapat QR code sebagai akses masuk ke pameran.

“Ada pula, penyemprotan disinfektan secara berkala yakni pada pukul 12.00 WIB dan 18.00 WIB setiap harinya. Penyelenggara juga sudah menyiapkan petugas khusus di titik-titik tertentu untuk mengatur sirkulasi pengunjung guna mencegah terjadinya kerumunan, serta membuat rambu-rambu atau peringatan terkait protokol kesehatan Covid-19 di area pameran”, imbuh Nohan

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.