MESKI DATSUN SUDAH KELUAR INDONESIA, NISSAN SIAP HIDUPKAN KEMBALI PLATFORM GO SERIES

Nissan GO

Datsun sudah resmi mengundurkan diri dari pasar Indonesia sejak akhir tahun lalu. Faktor penjualan yang terus menurun adalah penyebabnya. Nissan sendiri masih menjamin Spare Part Datsun hingga 10 tahun ke depan.

Datsun memiliki tiga tipe yang telah eksis di Indonesia, yaitu GO, GO+ &  GO Cross. Dua tipe adalah LCGC dan GO Cross segmen kelas menengah. Jika melihat lebih dalam ketiga tipe ini adalah versi Downgrade Platform dari Nissan March & Livina.

Ketiga Plaform tipe ini sangat mungkin sekali di hidupkan kembali oleh Nissan. Alasan pertama adalah kebutuhan model LCGC bagi Nissan agar bisa bersaing dengan Toyota & Daihatsu. Alasan kedua adalah penjualan, Market terakhir Datsun di 2019 masih sekitar 5000 unit, ini jumlah yang cukup dan sangat bisa terdongkrak jika mengganti emblem Nissan.

Marker LCGC akan bisa dikuasai Nissan, jika kita adu dengan Ayla 1.2 X MT MC Rp 135,950,000 sedangkan Datsun GO D MT Rp 112,090,000. Harga Datsun masih jauh lebih murah, dan jika di UP 10% untuk mengikuti standar Nissan, makan Harga Nissan GO masih di angka Rp. 123,299,000. Dari segi fitur masih Nissan GO lebih kompetitif dari Ayla, dan model ini yang lebih dicari.

Dan untuk Datsun GO+ ini akan bersaing dengan Sigra dan Calya. Platform GO+ juga akan menghidupkan kembali Livina atau Grand Livina. Menghadirkan kembali model Livina akan menjadi keuntungan bagi Nissan, hal ini sangat pasti karena penggemar model Livina atau pun Grand Livina masih banyak.

Dari segi Harga jika Nissan GO+ hadir kembali dengan disesuaikan standar Nissan masih akan di bawah Sigra. Dan saya yakin segi fitur Nissan lebih kompetitif dari Sigra maupun Calya. Dan dari semua itu, gengsi menggunakan Nissan lebih tinggi dari Datsun, hal ini akan mensejajarkan dengan gengsi Brand kompetitor.

Potensi lain menghidupkan Platform ini adalah Infrastruktur yang sudah siap dan jaringan bengkel Nissan yang sudah sangat kuat di seluruh Indonesia. Kalian sendiri pasti sangat tertarik untuk menggunakan Nissan GO atau GO+.

Namun jika melihat kondisi Pandemic saat ini memang sangat membingungkan untuk melakukan keputusan. Rapor Merah penjualan Otomotif membuat perusahaan menahan diri. Namun jika melepas saat Pandemic selesai akan menjadi Momentum tepat, karena pasar membutuhkan kendaraan murah, dan kehadiran mobil baru akan menjadi sorotan tersendiri.

Nissan GO Face

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.