FABIO & FRANCO PAKAI MOTOR YANG BERBEDA, INI DIA PERBEDAANNYA

Mendapat dukungan kelas pabrikan membuat motor kedua Rider Petronas Yamaha SRT memiliki perbedaan. Fabio Quartararo di klaim menggunakan motor, Fairing serta teknologi terbaru kelas Yamaha Factory Racing. Sedangkan Franky Morbidelli belum diketahui menggunakan YZR-M1 tahun berapa? Namun banyak yang menebak, bahwa Franco menggunakan motor dan Fairing milik Factory Racing tahun 2019 lalu.

Air Streamline 2020

Perbedaan kedua Fairing motor tersebut terlihat bagian wajah, lubang Aero Streamline milik Fabio lebih sempit namun tinggi, sedangkan milik Morbidelli lebih lebar namun rendah. Namun Winglet kedua motor ini sama persis atau identik. Hal ini menunjukkan bahwa komitmen Yamaha mendukung kelas pabrikan untuk Fabio benar adanya.

Cooling Cowl 2020

Perbedaan selanjutnya terlihat pada sistem pengereman depan milik keduanya. Fabio sudah menggunakan Disc baru dengan Caliper menggunakan Cooling Cowl. Sedangkan Franco menggunakan Disc bekas dengan Caliper tanpa Cover.

Perbedaan lainnya adalah Alumunium Rear Arm (Swing Arm) keduanya berbeda. Fabio terlihat menggunakan Swing Arm dengan memiliki profil lebih bercelah atau berongga. Sedangkan Franco menggunakan Swing Arm dengan profil lebih padat atau lebih tertutup.

Swing Arm 2020

Sampai saat ini, secara kasat mata baru terlihat ketiga perbedaan tersebut. Mengenai mesin dan sisi rangka belum ada konfirmasi pasti dari pihak Yamaha Factory Racing. Kita tunggu aja hasil latihan pra-musim dari para Riders Yamaha, untuk menunjukkan seberapa efektif inovasi dan teknologi baru yang mereka gunakan.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s