ARRC News

RACE 2 ARRC SEPANG, HASIL POSITIF BERHASIL DI RAIH PEMBALAP YAMAHA INDONESIA

Pembalap muda potensial Faerozi, membuktikan konsistensinya dalam race ke-2 kelas Asia Production 250 (AP250) event Asia Road Racing Championship (ARRC) 2019 di Sirkuit Internasional, Sepang, Malaysia Minggu (10 Maret). Pembalap tim Yamaha Racing Indonesia (YRI) yang membawa motor Yamaha YZF-R25 ini berhasil finish ke-5 di tengah persaingan yang sangat ketat.

Faerozi - AP250, Action

“Saya mengawali start dengan baik. Tikungan pertama adalah kuncian untuk dapat berada di barisan depan. Sayangnya saat masuk tikungan ke-2, ada rider yang mengalami crash di depan saya hingga saya harus melakukan hard-braking dan disalip beberapa rider. Saya terus memaksimalkan bersaing di group ke-2. Saya berharap dapat finish ke-4, tetapi saat di tikungan terakhir tidak dapat momen yang tepat. Alhamdulillah, dapat finish ke-5,” tutur Faerozi.
Mengacu hasil dari dua race yang digelar, maka Faeroz ada di posisi ke-6 dalam klasemen sementara AP250. Itu hasil finish ke-5 dalam dua race yang diikuti. Hal demikian menjadi sangat penting sehubungan pengumpulan poin untuk seri-seri ARRC 2019 selanjutnya.

Anggi Setiawan - AP250 Action

Disamping itu, rekan Faerozi di YRI yaitu Anggi Setiawan berhasil meningkatkan hasilnya hingga finish ke-9. Sebelumnya di race 1 berada di posisi ke-13. “Saya sudah start cukup baik tetapi masuk di tikungan ke-2, ada 2 rider yang terjatuh dan saya melakukan pengereman untuk menghindari crash hingga terpisah dari rombongan depan. Tapi saya bersyukur saya bisa memperbaiki hasilnya masuk ke-9 besar. Hasil seri 1 ini, saya banyak belajar untuk dapat bagaimana caranya untuk set-up pada suspensi. Semoga seri selanjutnya bisa lebih baik,” tukas Anggi Setiawan yang berasal dari Palu, Sulawesi Tengah yang berada di posisi klasemen ke-10.

Seri ke-2 untuk kategori AP250 akan digelar kembali pada tanggal 25 hingga 28 April di sirkuit The Bend Motorsport Park, Australia.

Pada bagian lain di kelas Underbone 150 (UB150), dua potensi muda tim Yamaha Racing Indonesia (YRI), Aldi Satya Mahendra dan Wahyu Nugroho belum berhasil. Keberuntungan belum berpihak. Sebetulnya mereka sudah berada di barisan depan. Itu sejak lap awal hingga lap-lap akhir.

Sayangnya, mereka terhalang oleh pembalap yang jatuh di depannya hingga tidak dapat menghindar dan ikut terjatuh juga. Superkid Aldi Satya yang berusia 13 tahun crash pada lap ke-5 dan tidak dapat melanjutkan balapan. Padahal sedang berada di urutan ke-5.

Action - Wahyu Nugroho, Kelas UB150

Sedangkan Wahyu Nugroho yang notabene berumur 16 tahun terjatuh di tikungan terakhir juga pada lap akhir. Padahal Wahyu yang start dari grid ke-8, mulai lap awal sudah bergabung dalam rombongan depan dan berada di deretan ke-3 sebelum terjatuh.
Kejadian yang dialami Wahyu sama seperti yang di alami dengan Aldi Satya. Ada rider Malaysia yang slide dan terjatuh di depannya dan ia tidak dapat menghindari karena memang dalam kecepatan yang relatif tinggi. Tapi Wahyu dapat kembali bangkit dan finish ke-19. Kondisi ke-2 rider YRI UB150 dalam kondisi ok tidak ada cedera yang serius.

Kondisi ini menjadi bahan evaluasi, sebagai pelajaran serius kedepan bagi Aldi Satya dan Wahyu Nugroho yang merupakan rookie atau pendatang baru ARRC 2019. Mereka harus lebih berhati-hati dan fokus mengontrol lawan. Terutama pada lap-lap akhir.

Aldi Satya Mahendra - UB150 Action

“Seri awal ini menjadi pelajaran bagi saya dalam membaca situasi persaingan yang sangat ketat di kelas ini. 2 race saya mempunyai peluang cukup baik untuk dapat podium. Namun saya belum beruntung. Tapi saya senang sudah bisa fight di rombongan depan dan sempat memimpin dalam 2 race tersebut,” tutur Aldi Satya yang juga adik kandung dari racer WorldSSP300, Galang Hendra Pratama.

“Race ke-2 saya sudah start cukup baik dan fight di rombongan depan. Namun saya tidak beruntung ada rider yang crash di depan saya pada lap akhir di tikungan terakhir. Saya tidak dapat menghindar karena dalam speed yang cukup tinggi. Kedepan, saya akan lebih fokus lagi. Terutama persaingan pada lap-lap akhir yang sangat ketat,” tukas Wahyu Nugroho yang berasal dari Boyolali, Jawa Tengah.

Adapun seri ke-2 untuk kategori UB150 akan digelar kembali pada tanggal 31 Mei hingga 2 Juni di sirkuit Buriram, Thailand. Semangat untuk seri berikutnya, untuk Merah Putih Semakin Di Depan, Yamaha Gasspoll!

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s