GP ARGENTINA 2019 – QUALIFYING RESULT

QUALIFYING RESULTS

ARGENTINA GP

FRONT ROW
1 M. MARQUEZ REPSOL HONDA TEAM 1’38.304
2 M. VIÑALES MONSTER ENERGY YAMAHA MOTOGP 1’38.458
3 A. DOVIZIOSO MISSION WINNOW DUCATI 1’38.468
SECOND ROW
4 V. ROSSI MONSTER ENERGY YAMAHA MOTOGP 1’38.545
5 J. MILLER ALMA PRAMAC RACING 1’38.548
6 F. MORBIDELLI PETRONAS YAMAHA SRT 1’38.886
THIRD ROW
7 F. QUARTARARO PETRONAS YAMAHA SRT 1’38.897
8 C. CRUTCHLOW LCR HONDA CASTROL 1’38.955
9 T. NAKAGAMI LCR HONDA IDEMITSU 1’39.038
FOURTH ROW
10 D. PETRUCCI MISSION WINNOW DUCATI 1’39.093
11 P. ESPARGARÒ RED BULL KTM FACTORY RACING 1’39.489
12 J. LORENZO REPSOL HONDA TEAM 1’39.520
FIFTH ROW
13 A. ESPARGARÒ APRILIA RACING TEAM GRESINI 1’39.288
14 M. OLIVEIRA RED BULL KTM TECH3 1’39.298
15 K. ABRAHAM REALE AVINTIA RACING 1’39.331
SIXTH ROW
16 A. RINS TEAM SUZUKI ECSTAR 1’39.384
17 F. BAGNAIA ALMA PRAMAC RACING 1’39.387
18 J. ZARCO RED BULL KTM FACTORY RACING 1’39.571
SEVENTH ROW
19 J. MIR TEAM SUZUKI ECSTAR 1’39.605
20 T. RABAT REALE AVINTIA RACING 1’39.978
21 H. SYAHRIN RED BULL KTM TECH3 1’40.053
EIGHTH ROW
22 A. IANNONE APRILIA RACING TEAM GRESINI 1’40.118

SEMPAT MENENTANG, KINI HONDA CONTEK WINGLET SWINGARM MILIK DUCATI

Honda merupakan aktor utama dalam protes Aero Part Swingarm milik Ducati sesaat setelah Ducati juarai GP Qatar. Namun protes Honda berujung kecewa, karena FIM melegalkan Winglet tersebut.

Melihat hal itu  Honda akhirnya ikuti Ducati untuk mengembangkan dan menggunakan Winglet Swingarm. Hal ini diketahui bahwa Engineer Honda menemui Direktur Teknis MotoGP Danny Aldridge, kamis kemarin untuk meminta persetujuan penggunaan perangkat Aerodinamika milik Honda.

IMG_20190330_222339

Penggunaan Winglet Swingarm Honda ini sempat mendapat penolakan dari Direktur Teknis MotoGP terkait fungsi kegunaan Aero Parr tersebut. Namun Honda terus mencoba untuk mendapatkan Homologasi penggunaan Winglet tersebut, dengan alasan bahwa perangkat Aerodinamika Honda memiliki fungsi yang berbeda. Hal inilah yang membuat Honda mendapatkan ijin penggunaan Winglet tersebut.

Dengan keputusan ini, Team yang melakukan protes lainnya juga didengar sedang mengembangkan Winglet yang sama untuk mengikuti jejak Ducati. Hanya Team Yamaha saja yang belum memberikan komentar khusus.

Jika pengembangan dan evaluasinya rampung saat ini. Bukan tidak mungkin kita akan melihat Honda memakainya di Race GP Argentina. Dan semua orang menunggu bukti kemampuan dan efek dari Winglet tersebut.

YAMAHA MT-15 JADI BIKE OF THE YEAR 2019

Jakarta – Motor teranyar Yamaha Indonesia yaitu MT-15 dinobatkan sebagai “Bike of The Year” dalam ajang penghargaan Otomotif Award 2019 yang diselenggarakan pada Kamis (28/3) di Hotel Sultan, Jakarta. Penghargaan tersebut menjadi bukti akan tingginya apresiasi masyarakat terhadap MT-15 berkat tampilan desain motor yang agresif, performa mesin yang handal serta fitur-fitur berkendara yang modern.

Setelah melalui serangkaian seleksi dan uji performa, MT-15 menjadi motor terbaik di Indonesia berdasarkan penilaian dari sisi desain, fitur, teknologi, performa, handling, konsumsi bahan bakar, harga, serta faktor kebaruan. Selain meraih Bike of The Year, MT-15 turut mendapatkan penghargaan sebagai Best of Naked Sport 150.

This slideshow requires JavaScript.

“Penghargaan ini tentunya akan semakin memotivasi Yamaha Indonesia untuk selalu menghadirkan produk yang berkualitas dan mampu memberikan rasa berkendara yang lebih menyenangkan untuk masyarakat indonesia,” jelas Hiroshi Setogawa, Marketing Director PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.

Pada kesempatan yang sama, empat motor skutik Yamaha turut memperoleh beberapa penghargaan, dimana 3 dari 4 motor tersebut merupakan produk MAXI Yamaha. Lexi yang merupakan salah satu pendatang anyar di pasar skutik nasional ditetapkan sebagai Best of Medium Skutik 125. Sementara itu, XMAX dan TMAX berhasil terpilih sebagai Best of High Skutik 200-300 dan Best of Big Skutik.

07fef977-a5ff-408c-856f-7db707b4378d

Kesuksesan MAXI Yamaha dalam memperoleh beragam penghargaan, semakin jelas mencerminkan bahwa MAXI Yamaha saat ini telah menjadi trend setter di tengah masyarakat Indonesia.

Pada kategori lainya, Mio S yang baru beberapa waktu lalu tampil dengan warna anyar yang semakin stylish, ditasbihkan menjadi Best of Low Skutik.

Pada segment motor bebek, giliran MX King 150 yang dinobatkan sebagai Best of CUB 150. Sedangkan di segment motor sport fairing ada All New R15 yang berhasil merebut penghargaan sebagai Best of Sport Fairing 150.

FIM PUTUSKAN WINGLET BAN DUCATI DIANGGAP LEGAL

Hasil evaluasi Federasi Motor Balap Internasional (FIM) secara resmi mengumumkan bahwa Aero Part yang digunakan pada Swing Arm dinyatakan Legal atau tidak menyalahi aturan. Dan perangkat tersebut dinyatakan tidak dapat diprotes pada balapan berikutnya.

20190312_000222

Hasil ini diputuskan berdasarkan Pengadilan Banding FIM yang telah dilakukan sidang dengar pendapat di Mies, Swiss (Jumat, 22 Maret) 2019. Hasil sidang ini diputuskan tanggal 26 Maret 2019 dan telah mengkonfirmasi langsung kepada empat pihak penggugat. FIM juga memberikan waktu lima hari kepada Honda, Suzuki, Aprillia dan KTM untuk melakukan bandin melalui Pengadilan Arbitrasi Olahraga (CAS).

Keputusan FIM juga menyatakan bahwa hasil balap GP Qatar Valid dan Final (Tidak berubah).

YAMALUBE JADI OLI PALING DIREKOMENDASIKAN OLEH KONSUMEN

Yamaha dianugerahi penghargaan WOW Brand 300 pada gelaran tahunan Indonesia WOW Brand Festive Day yang diadakan oleh MarkPlus, Inc, pada bulan Maret 2019 ini di Jakarta. Yamalube Oil sukses meraih predikat Gold pada kategori Motorcycle Lubricant.

Yamalube Oil pun masuk daftar brand yang paling direkomendasikan oleh konsumen dan dengan status Gold artinya menjadi brand paling direkomendasikan di sektor industrinya.

Yamalube Oil meraih predikat Gold pada kategori Motorcycle Lubricant pada penghargaan WOW Brand 300

Yamalube adalah salah satu komponen penting dalam mendukung kinerja mesin sepeda motor. Terdiri dari produk yang lengkap dari oli sampai perawatan. Yamalube memiliki 19 jenis produk. Menggunakan teknologi XPEED di Yamalube mendukung sepeda motor untuk performa maksimal dan proteksi untuk mesin, menjaga komponen mesin tetap bersih, serta stabilitas dan mampu mempertahankan kekentalan, mendukung keiritan, ramah lingkungan, tahan lama.

”Terimakasih kami ucapkan kepada masyarakat yang telah mengapresiasi Yamaha dengan penghargaan buat Yamalube Oil. Ini merupakan salah satu bukti produk kami menjadi favorit konsumen. Kami terus berupaya memberikan pelayanan yang berkualitas seperti Yamalube Oil ini yang dapat diterima dengan baik di pasar Indonesia,” papar Yordan Satriadi, Deputy GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

YAMAHA LEXI MENJADI TEMAN SETIA YANG NYAMAN UNTUK RIDING

Yamaha Lexi kian mendapatkan tempat di hati konsumen sejak diperkenalkan perdana ke publik di awal 2017 oleh Valentino Rossi dan Maverick Vinales. Anggota terbaru keluarga MAXI Yamaha itu terbukti memberikan kenyamanan melimpah bagi penggunanya sehingga skutik itu makin digemari.

Adi Kenzi (konsumen Lexi)

Nyamannya Lexi didapatkan dari fitur-fitur unggulannya seperti ruang pijak kaki yang luas dan nyaman dengan dua posisi kaki berkendara, jok dengan ukuran lebih panjang dengan desain yang elegan mendukung kenyamanan berkendara untuk penggunanya dan juga yang dibonceng. Ban lebar dan tubeless dengan ukuran ban depan 90/90 – 14″, ukuran ban belakang 100/90 – 14″ memberikan pengalaman berkendara yang nyaman dan stabil saat bermanuver. Lexi pun menggunakan mesin Blue Core 125 cc yang dilengkapi Liquid Cooled sehingga lebih efisien, bertenaga dan handal. Performa mesin pun tetap terjaga dan stabil.

Kualitas berbagai fitur Lexi diutarakan Adi Kenzi memberikan kenyamanan berkendara baginya. ”Kenyamanan Lexi membuat saya suka mengendarainya. Performa, tarikan dan handling nyaman. Kaki tidak pegel, bisa selonjoran karena ruang kaki yang luas. Ini bikin touring juga nyaman meskipun jarak jauh. Pernah saya pakai dari Jakarta ke Madiun, malahan boncengan tapi tetap nyaman karena joknya yang panjang dan empuk. Sehari-hari ke kantor saya pakai Lexi, weekend juga kalau lagi ada acara ketemu teman-teman sesama pemakai Lexi. Pokoknya pilih Lexi tepat sekali sebagai alat transportasi dan juga buat kebanggaan karena merupakan skutik MAXI Yamaha yang sedang populer,” ungkap Adi Kenzi, pemakai setia Lexi yang berdomisili di Jakarta.

Susanto (konsumen Lexi)

Sementara itu konsumen dari Bandung, Susanto, memaparkan dirinya pun merasakan kenyamanan Lexi yang membuatnya betah mengendarainya. ”Saya suka motor Lexi karena kenyamanannya. Performa mesinnya bagus, jadi betah mengendarai Lexi meskipun jarak jauh misalnya yang sudah saya lakukan ke area Pangandaran. Sehari-hari saya juga pakai Lexi nyaman rasanya. Kalau boncengan juga mendukung saat berkendara karena jok panjang,” tutur Susanto.

Buat berkendara dengan Lexi, saat ini konsumen pun bisa mendapatkan aksesoris Low Down Seat yaitu jok yang membuat jarak pijak kaki pengendara ke tanah lebih rendah 3 cm.

YROI BATIK RACING TEAM RESMI DI SUPPORT RCB INDONESIA

Sebuah kerjasama antara RCB dan Proliner Indonesia guna mensupport team balap YROI Batik Racing Team yang merupakan bagian dari team balap komunitas YROI secara umum yang akan berlaga pada YSR 2019 yang akan berlangsung selama 4 seri dan juga Yamaha Endurance 2019,” tutur Murray, selaku Manager YROI Batik RCB Proliner Racing Team.
IMG-20190325-WA0006
“Melalui kerjasama ini kami dapat lebih memperkenalkan produk-produk RCB dan Proliner kepada rekan-rekan komunitas di Indonesia pada khususnya dan masyarakat pecinta roda dua tanah air pada umumnya,” tambahnya.

Mantan ketua umum YROI ini juga mengungkapkan kenapa mereka memilih RCB sebagai part racing andalan untuk dipakai balap, tentunya karena kualitas dari RCB sudah mendunia dan sudah dikenal lewat sponsor tim balap MotoGP.

IMG-20190325-WA0004

“RCB merupakan produk berkualitas tingkat dunia yang juga terjun di MotoGP, tentunya merupakan produk otomotif roda dua unggulan. Target kami bersama RCB semoga dapat memberikan hasil maksimal untuk team dan para sponsor,” ungkapya.

Perlu diketahui, untuk kejuaraan balap yang diikuti oleh YROI Batik RCB Proliner Racing Team ini akan berlaga di Yamaha Sunday Race (YSR) 2019 dan Yamaha Endurance 2019.

IMG-20190325-WA0005

“YROI Batik RCB Proliner Racing Team akan fokus di kejuaraan YSR 2019 dan Yamaha Endurance 2019. Kami akan turun pada beberapa kelas YSR 2019 yaitu R15 Com B dan Com A, R25 Com B, R25 Com A dan R 25 Com Pro, serta kelas Junior Supersport,” jelasnya.

Selain RCB dan Proliner, YROI Batik RCB Proliner Racing Team juga turut disupport oleh Yuasa Battery dan Fertone MX.

INI DIA MASTER PLAN SIRKUIT JALANAN MOTOGP DI MANDALIKA

Indonesia melalui PT. Pengembangan Pariwisata Indonesia atau dalam bahasa kerennya Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) yang merupakan BUMN yang memiliki lini bisnis membangun dan mengembangkan kawasan pariwisata di Indonesia telah ketuk palu untuk membangun sebuah International Street Circuit di Mandalika Lombok. Sirkuit Jalanan ini juga telah dispakati bersama Dorna akan menjadi Tuan Rumah MotoGP dan World Superbike tahun 2021.

54257784_2058578074262342_3567040678007406592_n

Keseriusan pemerintah ini bukan setengah-setengah, pemerintah langsung menggandeng Vinci Construction dalam pembangunannya. Bahkan pemerintah tidak mau mengundur-undur pembangunannya, Presiden Jokowi meminta langsung pembangunan dilakukan sekarang juga.

Master Plan Pembangunan Street Circuit Mandalika juga sudah mulai di Publish. Melalui ITDC, bentuk sirkuit jalanan pertama itu sudah terlihat bentuknya melalui desain 3D yang bisa dilihat dalam bentuk video.

55529961_2058578654262284_6518925306311475200_n

Street Circuit Mandalika yang menjadi lokasi penyelenggaraan MotoGP, dibangun di dalam sebuah kompleks seluas 105,40 hektar.  Di kompleks ini, selain lintasan yang dibangun mengelilingi kompleks, juga akan dibangun 11 hotel dengan kapasitas sekitar 1,900 kamar, COEX (Convention – Exhibition) Building, Rumah Sakit, dan area perbelanjaan.

Street Circuit Mandalika akan memiliki panjang 4,32 km dengan 19 tikungan. Fasilitas sirkuit akan mencakup antara lain Paddock dengan 40 pintu, Grand Stand dengan kapasitas 50.000 tempat duduk dan 138.000 penonton berdiri, serta Hospitality Suites yang berkapasitas 7.700 penonton. Karena merupakan street circuit, maka fasilitas-fasilitas ini sifatnya temporary ya, hanya dipasang dan dipakai saat Race berlangsung.

Selain dekat dengan pantai berpasir putih, sirkuit dikelilingi oleh Landscape indah daru Mandalika yang hijau berbukit-bukit. Jadi wisatawan MotoGP mendapatkan paket nonton MotoGP dan wisata alam yang begitu mempesona.

PERBANDINGAN DEBUT EMPAT ROOKIE MOTOGP

Seri pertama MotoGP telah berlangsung dengan baik, pemilik podium juga sudah dihasilkan. Namun bagaimana dengan perjalanan empat pendatang baru di kelas utama ini?

Adaptasi dan percaya diri adalah faktor utama untuk menjalankan balap dengan baik. Dari empat kontestan terlihat ada yang langsung menguasai motor dan ada juga yang mentalnya masih gugup. Tidak hanya itu, faktor keberuntungan juga sangat mempengaruhi debut empat Rookie ini.

MOTOGP ROOKIE 2019

Dari keempat terlihat dua Rider yang belum cepat beradaptasi, dua Rider tersebut adalah Bagnaia dan Oliveira. Hal ini terlihat dari catatan waktu yang dihasilkan saat kualifikasi. Sedangkan Quartararo dan Joan Mir sangat cepat beradaptasi, terbukti dari hasil kualifikasi pada posisi lima dan sebelas. Dan hal ini terbukti juga pada saat Race., dimana Mir Finish di delapan dan Quartararo mencatatkan Best Time.

Proses adaptasi tidak menjadi faktor utama, faktor keberuntungan juga sangat mempengaruhi. Lihat kejadian Quartararo yang harus Start di Pit Lane karena motornya mati tiba-tiba. Begitu juga Bagnaia yang mengalami masalah dengan motor dan tidak bisa menyelesaikan jalannya balap.

This slideshow requires JavaScript.

Kesimpulannya, dari keempat Rookie tersebut Joan Mir memiliki debut terbaik. Kemudian ada Fabio Quartararo yang memberikan perlawanan terbaik walau harus Start dari Pit Lane. Untuk Oliveira debutnya terkesan biasa dan perlu adaptasi lebih baik lagi. Sedangkan Bagnaia memulai debut dengan buruk, membawa titel Juara Moto2 tidak menjadi jaminan untuk tampil menawan.

SUZUKI HIDUPKAN KEMBALI SANG LEGENDA, KATANA

Suzuki hidupkan kembali motor legendanya, Katana. Motor ini pertama kali diperkenalkan di Intermot, Oktober tahun lalu. Dan resmi didaratkan & diujicoba dengan media beberapa hari lalu.

IMG_20190322_191559

Motor Sport paling bergengsi dijamannya ini diharapkan membawa kembali kejayaan Suzuki di masa kini. Motor yang dirancang dengan konsep Sport Retro Modern ini dapat membawa nostalgia masa lalu. Katana ini adalah ubahan khusus dari GSX-R1000 dengan rasa dan sensasi yang berbeda.

IMG_20190322_191614
Suzuki Katana generasi pertama

Perbedaan mencolok Katana pada Riding Position, dengan kemudi lebih tinggi, Katana memiliki sensasi Sport Cruiser dengan kemampuan Racing. Katana masih dengan struktur lengkap GSX-R1000, dengan mesin 1000cc 4 silinder serta kemampuan rangka dan suspensi Superbike. Kemampuan tersebut juga diungkapkan oleh para jurnalis yang melakukan Test Ride.

This slideshow requires JavaScript.

Suzuki Katana sudah di banderol dengan harga sekitar $ 18,990 atau setara Rp. 270,000,000. Namun motor ini tidak dapat segera anda miliki, karena harus memesan secara Indent. Proses pemesanannya membutuhkan waktu sekitar 12 bulan, lama banget. Wajar saja, karena Suzuki Katana ini model tahun 2020. Pengiriman pertama saja akan dilaksanakan bulan September nanti.

2019-suzuki-katana-60

Spesifikasi:

Engine 999 cc, Liquid Cooled, Inline 4

Max. Power 150 HP @ 10,000 RPM

Max. Torque 108 Nm @ 9,500 RPM

Transmission 6 Speed Gearbox

Fuel Capacity 12 Litre

Seat Height 785 mm

Kerb Weight 215 kg (Dry Weight)

IMG_20190322_191425