Automotive Info

ESEMKA DI ANTARA SIASAT POLITIK & PERLAWANAN TERHADAP YAKUZA OTOMOTIF

Polemik mobil Nasional sudah lama terjadi, mungkin sekitar 20 tahun lalu hingga Esemka saat ini. Beberapa orang beranggapan ini merupakan siasat politik Jokowi untuk menarik simpati rakyat. Wajar saja, karena mobil ini mencuat ke permukaan menjelang Pilpres.

Disisi lain ada yang beranggapan bahwa Jokowi terus mendorong mobil ini lahir ke permukaan dengan terus melakukan pengembangan hingga memiliki kualitas dan kelayakan yang sama dengan mobil-mobil Jepang maupun Eropa saat ini. Bahkan terakhir beredar gambar tentang Esemka Garuda yang akan menjalani pengujian.

Kemunculan mobil Esemka Garuda ini pun diterpa badai kemiripannya dengan Brand Foday dengan tipe Landfort. Hal ini membuat Esemka dianggap hanya mengganti emblem Brand semata dan tidak ada teknologi campur tangan lokal dalam pengerjaannya kecuali perakitan.

esemka garuda 1
Esemka Garuda 1 yang disinyalir akan melakukan pengujian

Bahkan jika kita melihat Wikipedia, Fudi selaku prinipal dari Foday tertulis membawahi Esemka juga. Sebenarnya kerjasama dengan China untuk mewujudkan mobil Nasional sudah berkembang tiga tahun lalu. Esemka sempat akan membangun pabriknya dengan bekerjasama dengan Geely, salah satu Brand China yang sempat eksis di Indonesia namun tumbang pada akhirnya. Kerjasama tersebut melahirkan sebuah nama PT. Adiperkasa Citra Esemka Hero atau disingkat ACEH. Namun tidak ada kelanjutan pasti tentang Aceh ini, walau sempat naik ke permukaan, namun kemudian hilang begitu saja.

Belakangan ini, muncul kabar bahwa Pabrik Esemka sudah berjalan di Boyolali. Pabrik tersebut dikabarkan sudah membuat dua tipe, yaitu SUV dan Pick Up. Harapan untuk resmi beredar dan menjadi kebanggaan bangsa ini adalah sebuah harapan yang sangat tinggi. Entah kesulitan apa yang dihadapi, namun sepertinya ada sebuah perjuangan untuk memecahkan tembok penghalang.

esemka super cab
Mobil Esemka jenis Pick Up atau Cab terlihat dipabrik Esemka di Boyolali

Jika memang Esemka benar akan hadir, dirinya akan melawan para raksasa otomotif Jepang yang sudah mapan di negeri ini. Bahkan banyak spekulasi menyebutkan bahwa Esemka tidak berkembang karena mendapatkan tekanan dari monopoli otomotif Jepang.

Bagai Yakuza, penguasa otomotif negeri matahari terbit ini bisa mengkerdilkan produsen lain, bahkan produsen dari negara besar seperti Amerika. Lihat dua US, Chevrolet dan Ford yang tumbang di negeri ini. Sebelumnya ada Chery & Geely, duet mobil China ini mati dengan cepat.

Saat ini pun hadir kembali mobil China dengan pemain baru, yaitu Wuling & DFSK. Namun saat ini sepertinya juga sedang terseok-seok menghadapi pasar yang dibuat sendiri oleh para produsen Jepang.

Jika memang Esemka resmi diluncurkan, ada kemungkinan besar juga akan mati dengan cepat. Bayangkan saja, para produsen yang bermain dengan dua Brand saja mati dengan cepat, apalagi Esemka bermain sendiri? Kecuali masyarakat Indonesia fanatis dengan mobil Nasional-nya. Namun jangan berharap banyak dari masyarakat kita, karena sejarah mencatat mereka lebih percaya dengan mobil Jepang.

malaysia car brand
Dua mobil Nasional Malaysia yang mampu bertahan dari tekanan raksasa otomotif

Solusi kedua, Esemka harus mempunyai teman bermain lagi. Layaknya Proton yang memiliki tandem Perodua di Malaysia, mampu bertahan dengan baik sampai saat ini. Jika Esemka bermain dengan tandemnya, ada kemungkinan bisa memiliki segmen tersendiri dan bisa menciptakan pasar bagi sesama mobil Nasional. Tidak hanya itu, proses pengembangan juga bisa saling melengkapi dan berbagi.

Yang pasti kehadiran Esemka jangan dianggap sebagai siasat politik, tapi bantulah mobil ini bisa komersil di negerinya sendiri. Jika benar harus melawan Yakuza otomotif, mari kita lawan dengan membeli mobil kebanggaan kita ini.

 

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s