ZENEOS KELUARKAN BAN RACE COMPOUND YANG SANGAT TERJANGKAU

Pasar otomotif Indonesia memang sangat menggairahkan, bahkan pasar tersebut sangat bergairah ke segmen pecinta kecepatan. Hal tersebut dapat dilihat dari semakin banyaknya Event-event balap saat ini.

Bukan hanya Event balap saja, para pecinta dan komunitas Cornering semakin menjamur. Melihat hal tersebut produsen ban tidak tinggal diam dan mencoba memfasilitasi sekaligus meraup keuntungan.

Produsen ban Zeneos salah satunya, kini menghadirkan Ban tipe terbarunya dengan Soft atau Race Compound untuk memenuhi kebutuhan para pecinta kecepatan tersebut. Ban dengan tipe Race Compound ini diberi nama Zeneos Victuro.

PicsArt_11-30-11.58.25

Walau pertama kalinya Zeneos mengeluarkan tipe ban balap ini, namun Victuro sudah diuji hingga ke level balap sesungguhnya. Ban ini dipakai di Road Race Filipina dan langsung menjadi juara.

Dari hal tersebut pastinya kualitas ban ini tidak perlu diragukan lagi. Apalagi ban ini akan dibanderol dengan harga kompetitif dari pesaingnya. Seperti halnya tipe-tipe Zeneos lainnya. Hal ini justru menguntungkan bagi para pembalap pemula atau pecinta kecepatan.

20181130_115906

Namun Zeneos Victuro ini baru akan mengeluarkan ukuran untuk motor Moped/Bebek atau bisa juga motor Sport 150cc yang ukuran Velg nya diperkecil. Penasaran dengan ban ini? Di tunggu saja kehadirannya.

FINAL YAMAHA CUP RACE SEMARANG, SIAP DI HADIRI 72 FINALIS REGION

Bebak Grand Final atau pamungkas dari gelaran balap paling bergengsi di tanah air, yaitu Yamaha Cup Race 2018 (YCR) akan dihelat di Sirkuit Mijen, Semarang, Jawa Tengah (1-2 Desember). Sebanyak 72 finalis siap ambil bagian dalam balapan yang notabene sebagai penentuan juara umum YCR1 hingga YCR6. Jadi Grand Final Yamaha Cup Race 2018 Semarang nanti akan mempertemukan para juara hingga 3 besar (YCR1-YCR6) dari masing-masing region yang disinggahi YCR 2018 (Sumatera, Jawa, Sulawesi dan Kalimantan).

Adapun panjang lintasan Mijen yang permanen ialah 1,4 km dengan menu trek lurus sepanjang 220 meter dan 9 tikungan. Begitu menantang dengan lebar lintasan 8 meter.
Untuk hadiah yang tersaji, maka juara umum untuk setiap kelas YCR1 sampai dengan YCR6 masing-masing akan memperebutkan 1 unit Yamaha Jupiter MX King. Tidak hanya itu, Yamaha Indonesia juga memberikan penghargaan untuk tim privateer. Jadi tim privateer terbaik akan diberikan hadiah senilai Rp. 5 juta. Ini ditentukan dari akumulasi atau penjumlahan pada kelas-kelas YCR1 hingga YCR6. Kemudian pula untuk pemenang tim konstruktor akan diberikan hadiah uang senilai Rp. 2 juta. Inipun dari akumulasi poin dari kategori YCR1 hingga YCR6.

Siap Hadir 72 Finalis Region (YCR1-YCR6) di Final Yamaha Cup Race 2018_1

Patut dicatat, bahwa seri ke-7 Yamaha Cup Race 2018 yang rencananya akan dihelat di Polman, Sulawesi Barat diputuskan untuk dibatalkan. Dikarenakan adanya gempa bumi dan tsunami pada Palu, Donggala dan Mamuju. Pihak Yamaha Indonesia ikut berempati sekaligus penghormatan atas bencana yang terjadi.

“Seri penutup Yamaha Cup Race tahun ini, akhirnya akan menentukan para juara umum di kelas masing-masing. Kami bangga dengan prestasi para pembalap Yamaha di ajang one make race ini, yang menjadi bekal mereka melangkah ke kompetisi yang lebih tinggi. Kali ini sosok yang jadi inspirasi Galang Hendra hadir untuk menyemangati para rider lainnya agar terus melangkah maju Semakin di Depan! Galang pun merupakan contoh sukses pembinaan dari Yamaha Cup Race. Ayo terus semangat serta genjot bakat dan prestasi,” ungkap M.Abidin, GM After Sales & Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Siap Hadir 72 Finalis Region (YCR1-YCR6) di Final Yamaha Cup Race 2018

Pada sisi lain, untuk kelas Yamaha Aerox 155 Cup Community (YCR7) yang diikuti rekan-rekan komunitas akan dimentori Wilman Hammar. Wilman akan memberikan edukasi atau pengetahuan dari pengalaman di dunia balapnya. Dimana tahun ini Wilman berhasil menjuarai Kejurnas Motoprix 2018 Region 2 (Jawa) pada kelas Seeded MP1 dan MP2, juga berhasil meraih juara nasional Motoprix 2018 pada kelas MP1.

Wilman akan menularkan ilmunya sehubungan titik pengereman, buka-tutup throttle gas dan racing line. Dan jangan lupa, gelaran Grand Final Yamaha Cup Race 2018 juga menghadirkan kelas-kelas pendukung (Supporting Race). Dalam hal ini, kelas Moped 4 Tak 125 cc Tune-up (Spek MP4) Mix Open (YCR8) dan Moped 2 Tak 116 cc Standart Open (YCR9).

Yamaha Aerox 155 Cup Community (2)

Pastinya kelas-kelas tersebut disesuaikan dengan animo lokal, khususnya Semarang dan area Jawa pada umumnya. Kesuksesan Yamaha Cup Race 2018, didukung oleh sponsor Yamalube, Idemitsu, Pirelli, Kayaba, NGK, DID, IRC dan supporting Pertamax Turbo serta Helm NHK.

DAFTAR TEAM DAN PEMBALAP RESMI KEJUARAAN MOTOE, ADA SATU RIDER WANITA

Pada musim pertama MotoE tahun 2019 nanti, akan diisi 18 Riders dari 12 Team yang berbeda. Dari 18 pembalap tersebut berasal dari 10 Negara yang berasal dari benua Eropa, Amerika dan Australia. Sayangnya dari Rider benua Asia & Afrika belum ada dalam barisan Starter.

Daftar Rider MotoE

Kerennya kompetisi MotoE ini akan diikuti oleh empat mantan Rider MotoGP. Dan bukan Rider sembarangan juga, mereka tersbut pemegang juara Dunia dari kelas yang diikutinya. Seperti Sete Gibernau (Dua kali Juara Dunia MotoGP), Nico Terol (Juara Dunia FIM Moto3), Mike di Meglio (Juara Dunia 125), Josh Hook (Juara Dunia FIM Endurance), Kenny Foray (Juara Dunia FIM Endurance), Eric Granado (Juara Moto2 Eropa), dan yang kerennya lagi akan ada Rider wanita pertama Maria Herrera.

Dua Rider MotoGP aktif tahun 2018 yang pindah ke MotoE adalah Bradley Smith & Xavier Simeon. Mungkinkah dua Rider ini bisa menjadi juara dunia pertama MotoE?

 

YAMAHA FREEGO, MENJAWAB KEBUTUHAN BERKENDARA ANDA

Zaman yang serba sibuk menuntut kita untuk memiliki mobilitas tinggi. Apalagi dalam menghadapi lalu lintas perkotaan, kita membutuhkan kendaraan yang cepat dan lebih praktis. Yamaha FreeGo adalah solusi tepat untuk menunjang kesibukan masyarakat.
Mau antar anak ke sekolah, tidak perlu takut bawa banyak barang. FreeGo menjawab kebutuhan itu karena memiliki bagasi besar seperti NMAX. Jadi semua barang bisa disimpan di dalam bagasi. Amazing!

This slideshow requires JavaScript.

Ingin tetap tampil keren saat berkendara tentu bisa. FreeGo memiliki desain yang futuristik dengan lampu depan LED yang mewah. Anda tetap bisa keren. Amazing!
Mengisi bahan bakar kini tidak perlu membuka jok, bebas ribet. Hal ini karena inovasi Smart Front Refuel yang menjadikan lubang pengisian bahan bakar ada di posisi depan. Amazing!

FreeGo - Smart Front Refuel

Berboncengan dengan pasangan tercinta tetap menyenangkan karena Big Comfortable Seat. Jok yang lebih lega dan panjang membuat perjalanan dekat maupun jauh tetap nyaman, jadi siap pergi kemanapun. Amazing!

Smartphone anda sekarang anti mati saat berkendara karena FreeGo dilengkapi dengan Electric Power Pocket untuk mengisi daya gadget anda. Mau pergi kemanapun dan selama apapun jadi tenang dan aman karena anda tetap terkoneksi dengan orang-orang. Amazing!

Jadi bebaskan berkendaramu bersama FreeGo, The Amazing Matic!
Yamaha Semakin Di Depan!

FreeGo

TEAM YAMAHA RACING INDONESIA SIAP TAMPIL MAKSIMAL DI SERI PAMUNGKAS BALAP ASIA

Seri final atau akhir dari perjalanan event Asia Road Racing Championship 2018 (ARRC) akan dihelat di Chang International Circuit, Buriram, Thailand pada akhir pekan ini (1-2 Desember). Jadi mengulang venue yang sama seperti pada seri awal (2-4 Maret).
Dalam hal ini tim Yamaha Racing Indonesia (YRI) akan tampil all-out untuk meraih prestasi terbaik dalam babak pamungkas ini. Baik dalam kelas Asia Production 250 (AP250) ataupun dalam Underbone 150 (UB150).

Saat seri perdana ARRC 2018 Thailand, dua pembalap YAMAHA Racing Indonesia (YRI), Richard Taroreh dan Faeroz bertarung di barisan depan. Bahkan Faeroz sempat memimpin jalannya lap. Konteks ini yang akan menjadi pondasi awal dalam menemukan set-up terbaik untuk pacuan Yamaha YZF-R25. Target tim Yamaha Racing Indonesia (YRI) dalam ARRC 2018 Thailand nanti ialah meningkatkan posisi dalam klasemen akhir Faeroz dan Richard Taroreh ada di posisi ke-12 dan ke-14.

Richard Taroreh, Tim YAMAHA Racing Indonesia (AP250)

“Pastinya saya akan mengevaluasi kembali dari hasil seri pertama Thailand, serta melihat hasil seri ke-5 Indonesia menjadi modal untuk dapat bertarung di barisan depan. Pastinya final seri ini, saya siap tampil all-out untuk dapat memperbaiki peringkat,” ucap Richard Taroreh.

Sayangnya Faeroz tidak bisa tampil pada final seri ini, sehingga tidak dapat memperbaiki klasemen poinnya. Faeroz tidak tampil karena terjadi insiden saat melakukan latihan di Sirkuit Internasiona Sentul, Bogor (14 November). Dengan keputusan ini Richard akan berduet dengan Galang Hendra.

Galang Hendra Pratama, Tim YAMAHA Racing Indonesia (AP250)

“Saya akan balap sebagai pengganti Faeroz. Pastinya saya akan memaksimalkan potensi yang ada dari pengalaman yang saya dapatkan,” ujar Galang Hendra.

Termasuk pula upaya serius untuk memperbaiki klasemen kategori tim AP250 yang notabene berada di urutan ke-6 dari total 23 tim yang ambil bagian. Justru yang tidak kalah menarik dicermati, petarung tim satelit YAMAHA TJM, Rafid Topan yang sukses meraih podium runner-up di race 2 ARRC 2018 Thailand dan finish ke-5 di race pertama.
Rafid Topan yang sekarang ini ada di posisi ke-5 dalam klasemen sementara AP250 menjadi kandidat untuk memperebutkan posisi runner-up atau ke-2 dalam klasemen akhir. Mengingat masih ada 50 nilai yang diperebutkan dalam dua race yang tersaji.

Termasuk juga rekan se-tim Rafid Topan, yaitu Anggi Setiawan yang menjadi ancaman serius dalam beberapa seri ARRC 2018. Pembalap asal Palu, Sulteng ini ada di posisi ke-9 dalam klasemen sementara AP250. Mereka semua akan berjuang ekstra untuk mempersembahkan prestasi terbaik di sesi final ini.

Pada bagian lain, di kelas Underbone 150 (UB150), pembalap tim YAMAHA Racing Indonesia (YRI), Wahyu Aji Trilaksana siap tampil percaya diri. Catatan prestasi pembalap asal Banyumas ini ialah meraih podium ke-3 saat putaran pertama ARRC 2018 di lintasan yang sama. Wahyu Aji yang membesut Yamaha MX King 150 masih berpotensi besar untuk meningkatkan posisi ke-5 yang dipegangnya dalam klasemen sementara UB150.

Wahyu Aji Trilaksana, Tim YAMAHA Racing Indonesia (UB150)

“Hasil seri sebelumnya menjadi catatan untuk saya dan tim. Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk dapat memperbaiki klasemen poin. Set-up terbaik di seri pertama Thailand, akan menjadi acuan untuk final seri ini,” ucap Wahyu Aji.

Disamping itu pula, pelaga tim satelit YAMAHA SND Racing, Syahrul Amin dan Gupita Kresna tidak sabar untuk menanti pertarungan di ARRC 2018 Thailand. Terlebih Syahrul Amin sukses merenggut podium runner-up di race ke-2 seri pertama ARRC 2018 Thailand. Dan juga formasi tim ini akan diperkuat oleh Wawan Wello sebagai pembalap wild-card.

Jupiter MX King Tim Satelit YAMAHA SND

Sekarang ini Syahrul Amin dan rekan se-timnya, Gupita Kresna berda di deretan ke-10 dan ke-7 dalam klasemen sementara UB150. Semoga para pembalap Indonesia dapat mewujudkan Merah Putih Semakin Di Depan dalam pagelaran babak pamungkas ARRC 2018 Thailand.

BERIKUT DAFTAR JAWARA CUSTOMAXI YOGYAKARTA

Agenda semifinal CustoMAXI di Yogyakarta telah rampung digelar. Berlangsung di Jalan Suroto, Kotabaru, Gondokusuman pada Sabtu 24 November 2018, event modifikasi motor-motor MAXI Yamaha itu menampilkan hasil modifikasi unggulan.

This slideshow requires JavaScript.

Jadwal semifinal tahun ini sudah menyambangi Bekasi dan Yogyakarta. Berikutnya masih ada Balikpapan, Makassar, Medan, Denpasar, Surabaya dan Bandung. CustoMAXI 2018 melombakan tiga kategori yaitu Daily Use, Master Class dan Rising Star. Kategori Daily Use dan Master Class dibuka untuk Nmax, Aerox 155, Xmax. Yang paling baru adalah kategori Rising Star dengan motor Lexi.

Semifinal CustoMAXI Yogyakarta pun berjalan seru memperlihatkan kreativitas para pemenang yang berhasil mencuri perhatian para juri.

Pemenang Kategori Master Class Xmax
Pemenang Kategori Master Class Xmax

Pemenang Kategori Master Class Xmax : Agus Hadi Purwanto

”Untuk Xmax temanya baby matrix. Saya mengembangkan lagi konsep baby matrix pada CustoMAXI kali ini. Warna dasarnya merah dan corak grafisnya airbrush tekstur.”

Pemenang Kategori Master Class Aerox 155
Pemenang Kategori Master Class Aerox 155

Pemenang Kategori Master Class Aerox 155 : Rofi Purningrum

”Konsepnya aurora perpaduan warna biru dengan tampilan fashion racing. Cukup simpel dengan tetap mempertahankan kesan motor Aerox dan mencerminkan bentuknya. Tidak banyak perubahan pada bodi dan rangka. Ada tambahan beberapa part racing.”

Pemenang Kategori Rising Star Lexi
Pemenang Kategori Rising Star Lexi

Pemenang Kategori Rising Star Lexi : Ian Ramadhan

”Baru dua minggu membeli Lexi. Modifikasinya sporty look. Karena saya suka warna merah jadinya warna utama. Agar terlihat gahar dibuat decal shark. Pengerjaan keseluruhan Lexi ini dua minggu.”

Selanjutnya para pemenang semifinal kategori Master Class dan Rising Star dari Yogyakarta dan 7 kota lainnya akan bertarung di final yang digelar 2 Maret 2019 di Bandung.

ODOMETER YAMAHA R15 BISA FULL WARNA DENGAN MODIFIKASI HEMAT

Odometer adalah salah satu perangkat kendaraan bermotor yang sangat vital. Bukan hanya sebagai assesories biasa, kecanggihan Odometer juga sebagai prestise dari nilai motor itu sendiri. Contohnya, motor murah tidak mungkin diberikan Odometer muraham oleh pabrikan.

Saat ini motor Sport yang keluar dari pabrikan sudah ada yang semi Digital sampai Full Digital. Dari Full Digital sendiri ada yang tipe Negative LCD hingga Colourful LCD. Untuk Sport 150 cc sendiri rata-rata hanya menggunakan Negative LCD.

Namun dari tipe Negative LCD tersebut, Odometer bisa disulap menjadi Colourful LCD. Cara yang dengan memodifikasi ringan Odometer tersebut dengan menambahkan beberapa perangkat. Hal tersebut telah dilakukan oleh salah seorang Biker dari salah satu klub di wilayah Tangerang.

Odometer pada Yamaha R15 miliknya sudah berganti menjadi penuh warna. Keren brow sudah seperti Odometer motor Superbike. Dari invertigasi yang saya lakukan, Odometer tersebut di modifikasi dengan melakukan penambahan Sticker dan Tempered Glass serta mengganti lampu LED yang lebih terang. Hasilnya bisa dilihat pada Video.

Proses modifikasi detilnya tidak bisa diceritakan, karena rahasia negara. Untuk biaya modifikasi ini cukup murah, cuma Rp. 300,000,- saja. Murahkan? Dengan biaya tersebut motor anda sudah seperti Premium Bike atau Superbike. Minat?

 

KAWASAKI RILIS NINJA 250 SEHARGA 36,8 JUTA, SIAP HANTAM KELAS SPORT 150 CC

Kawasaki resmi rilis Promo Price untuk harga terbaru Ninja 250 SL. Tidak tanggung-tanggung, Promo dengan tajuk New Colour & Graphic dibanderol seharga Rp. 36,800,000,-.

Promo ini akan menghantam harga untuk kelas motor Sport 150 cc. Dimana harga Sport 150 kompetitor hanya berbeda beberapa juta, bahkan ada yang lebih mahal.

promo-pricelist_web

Berikut daftar harga motor Sport 150 cc:

1. Honda CBR150R Rp. 33,800,000 – Rp. 38,700,000,-

2. Suzuki GSX-R150 Rp. 29,150,000 – Rp. 33,150,000,-

3. Yamaha R15 Rp. 35,300,000 & Rp. 35,900,000,-

Dengan harga yang sangat mirip ini, Kawasaki Ninja 250 SL menawarkan sensasi dan tenaga yang melimpah khas 250 cc dengan harga 150 cc. Promo ini juga bisa memangsa pasar 150, bahkan jika harga ini jadi harga jual Fix, bakalan bisa menjadi pilihan utama para peminat motor Sport.

This slideshow requires JavaScript.

HASIL FINAL ROUND IRS, RICHARD TAROREH BERHASIL PERTAHANKAN JUARA NASIONAL SPORT 150

Catatan penting di kelas Kejurnas Sport 150 cc dalam race ke-2 gelaran Indospeed Race Series 2018 (IRS) di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor, Minggu (25 November). Bahwa racer tim Yamaha 549 Kaboci, Richard Taroreh sudah memastikan gelar juara nasional Sport 150 cc. Walaupun finish ke-5, namun pundi poinnya sudah tidak terkejar lagi. Dimana sudah berjarak 55 poin dengan Reynaldi Pradana (Yamaha HDS Racing) sebagai rival terberat. Meskipun masih ada sisa 1 seri lagi yang akan dihelat pada 12-13 Desember.

“Saya sudah mempersiapkan strategi dan target saya memang harus di depan Rere. Namun pada 2 lap terakhir, persaingan sudah semakin sengit dan saya mengambil untuk safety agar bisa kunci gelar juara nasional. Puji Tuhan meskipun finish posisi ke-5, saya sudah mempertahankan klasemen dan menjadi juara nasional Sport 150. Terima kasih untuk tim, sponsor dan fans yang sudah mendukung saya dan akhirnya bisa mempertahankan juara nasional pada kelas ini,” tukas Richard Taroreh yang mempertahankan juara nasional Sport 150 cc yang diraih di tahun 2017. Mengacu pada hal ini, maka perfoma Yamaha YZF-R15 terus memborong predikat juara nasional Sport 150 cc sejak pertama kali dihadirkan (2016) yang diraih oleh Syahrul Amin tim Yamaha Bahtera.

Finish kelima di seri terakhir, Richard Taroreh berhasil pertahankan Juara Umum Sport 150 cc

Saat perjalanan race ke-2, pembalap-pembalap Yamaha bersaing ketat untuk bisa finish terdepan. Pada akhirnya dua pembalap tim Yamaha menunjukkan konsistensi dalam race ke-2 ini. Ada Rafid Topan (Yamaha RRS) dan Gupita Kresna (Yamaha Oryza) yang sukses merebut podium juara dan runner-up dalam yang diramaikan 28 starter. Mereka hanya berbeda tipis 0,017 detik saja.

Terbukti nyata pula bahwa 9 rider yang mengendarai motor Yamaha YZF-R15 dapat mendominasi 10 besar dari hasil race ke-2 Kejurnas Sport 150 cc. Selain Rafid Topan dan Gupita Kresna, juga ada Reynaldi Pradana (Yamaha HDS Racing), Richard Taroreh (Yamaha 549 Kaboci), Murobbil Fatoni (Yamaha 549 Kaboci), Iksan Lala (Yamaha RRS), Wahyu Nugroho (Yamaha Bahtera), Wahyu Aji Trilaksana (Yamaha HDS) dan Wawan Wello (Bromo Jaya Mix).

Start dari posisi ke-16, Rafid Topan berhasil naik podium pertamanya di Kejurnas Sport 150 2018

“Saat race tadi, kondisi trek setelah hujan sangat mendukung saya untuk balapan pada race ke-2. Meskipun start dari posisi ke-16, saya sudah optimis untuk bisa bersaing di rombongan depan. Dua lap terakhir, saya mulai untuk bisa masuk ke depan dan pada lap terakhir dan saat keluar tikungan terakhir, saya ambil momen slip-streaming di belakang Gupita Kresna dan Alhamdulillah bisa meraih podium pertama,” ujar Rafid Topan.

Pada bagian lain, Rey Ratukore (Yamaha RRS) dapat menunjukkan perfoma terbaiknya dengan merenggut podium ke-3 dalam race kedua Kejurnas Sport 250 cc. Rey, sapaan akrabnya dapat konstan berada di barisan depan. Pacuan Yamaha YZF-R25 nya tampil prima.

Dua pembalap Yamaha raih podium pertama dan kedua Race 2 di seri ke-4 IRS Sport 150

Bahkan dalam beberapa lap, Rey dapat memimpin jalannya race. “Puji Tuhan di race ke-2 ini saya berhasil meraih podium ke-3. Saya sangat senang bisa tampil prima dan bersaing di rombongan depan. Lap by lap saya bisa konstan dan sempat berada di depan. Namun pada akhirnya saya hanya mampu finish di urutan ke-3 dan masih bisa mempertahankan posisi klasemen di posisi ke-3. Target, saya bisa di final seri nanti saya bisa berada di posisi runner-up dalam klasemen,” ujar Rey Ratukore.

Berdasarkan klasemen sementara Kejurnas Sport 250 cc, Rey Ratukore mengantongi 96 poin yang berada di deretan 3 besar. Potensi untuk meningkatkan posisinya masih terbuka lebar saat sesi pamungkas IRS 2018 nanti (12-13 Desember).

REGULASI & SISTEM PENGISIAN ENERGI PADA MOTOE

Pada musim pertamanya balap motor listrik tahun depan, pengisian energi untuk tenaga motor secara resmi dipegang oleh Enel X. Partner pengisian energi cerdas ini memberikan solusi pengisian layaknya Ponsel. Teknologi tersebut dinamakan JuiceRoll, yaitu unit yang tersusun dari sebuah Semi Mobile Unit dan sebuah Mobile Unit pada setiap motor.

MotoE Recharge

  • Semi Mobile Unit akan ditempatkan di E-paddock dan akan digunakan untuk mengisi ulang baterai motor pada antar sesi.
  • Mobile Unit akan mengikuti motor di Grid dan akan digunakan untuk mengisi ulang baterai motor dan memberi energi pada selimut ban.

Solar Panel akan digabungkan dengan Smart Meter, adalah alat ukur yang melacak secara konstan penggunaan energi listrik dari pada setiap kegunaan.

IMG_20181125_213010

Enel akan menyediakan sistem distribusi yang akan menghubungkan JuiceRolls dan  muatan tambahan pada paddock MotoE ke Grid, terintegrasikan Solar Panel. Hasilnya adalah pengisian tenaga listrik sepenuhnya pada kejuaraan MotoE dari grid ke sepeda motor.

IMG_20181125_213014