Travelling

JELAJAH GEOPARK CILETUH, PENDAKIAN SENSASIONAL KE CURUG CIKANTEH

Masih dari lanjutan dalam eksplorasi wisata Geopark Ciletuh. Kali ini kita lanjut untuk menuju Curug Cikanteh, sebuah air terjun di atas Curug Sodong.

Curug Cikanteh ini ada dua tingkat, di tingkat pertama adalah sebuah air terjun yang keluar ketika debit Curug atas melimpah. Saat saya temuin airnya sangat kecil, namun jika musim hujan airnya cukup deras dan aliran pada jalur airnya menutupi sebagian bebatuan yang saat ini terlihat.

Untuk menuju Curug Cikanteh, kita harus membayar uang masuk Rp. 5,000 dan setelah itu kita harus berjalan naik sekitar 20 menit untuk sampai di Curug pertama. Di Curug pertama ini pun sudah terlihat betapa indahnya air terjun ditengah rindangnya pepohonan yang tumbuh diperbukitan. Udara di Curug pertama ini begitu sejuk dan segar, seakan-akan kita benar-benar sedang naik gunung.

Setelah lima menit beristirahat dan menikmati Curug pertama, kita akan melanjutkan menuju Curug Cikanteh yang di atas. Dan untuk menuju Curug Cikanteh sesungguhnya, kita harus melakukan sebuah pendakian, benar-benar pendakian.

Curug pertama yang merupakan bagian dari Curug Cikanteh

Kenapa saya bilang pendakian? Karena jakurnya cukup ekstrim. Pertama kita harus melalui jalur aliran air atau bisa dibilang sungai kering yang curam dan penuh bebatuan. Disini butuh keberanian, ketenangan, kekuatan dan keterampilan memanjat. Saya gag kebayang ketika sampai di atas hujan & harus balik lewat jalur ini yang sudah terisi air dan menjadi sungai.

Setelah melewati sungai kering perjalanan dilanjutkan dengan menaiki dan menelusuri sisi tebing. Jika kalian takut ketinggian, sebaiknya jangan naik, karena menelusuri sisi jurang yang jika terpeleset dikit berakibat fatal.

Curug Cikanteh yang terlihat langka dan menawan

Setelah menelusuri sisi tebing, perjalanan dilanjutkan dengan turun kembali ke sisi aliran air atau sungai dari aliran air terjun Cikanteh. Disini jalurnya tidak terlalu rumit karena kita berjalan di atas deretan bebatuan besar yang landai, namun tetap kita harus naik turun batu-batu besar tersebut. Cukup melelahkan dan membutuhkan tenaga sebelum mencapai Curug Cikanteh.

Setelah melakukan perjalanan sekitar 45 menit, karena saya bersama rombongan sehingga butuh waktu lebih banyak, akhirnya sampai pada sebuah telaga dengan sisi tebing yang mengalirkan air. Telaga Curug Cikanteh ini diluar dugaan besarnya untuk sebuh Curuh di atas pegunungan.

Air terjun dari Curug Cikanteh juga sangat unik, ada yang keluar dari atas tebing & ada yang keluar dari tengah-tengah sisi tebing. Kalian kesini seakan berada di jaman batu, dimana suasana Curug begitu tua dan seakan berada di situs bersejarah. Dengan suasana yang begitu kuno, seakan kita berada di film-film kolosal atau seperti di film The Mummy atau lainnya.

Menurut saya Curug ini sangat berbeda dengan Curug manapun. Seakan menemukan keindahan surga dunia, perjalanan melelahkan langsung terbayar lunas. Bahkan pendapat saya, Curug inilah yang harusnya menjadi kebanggan Geopark Ciletuh. Lengkapnya simak langsung di video aja deh.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s