MotoGP News

NABRAK ROSSI BUKAN MASALAH UTAMA, INILAH MASALAH UTAMA MARQUEZ DI GP ARGENTINA?

Termas Clash antara Rossi dan Marquez memang sangat Viral saat ini. Namun bukan itu masalah utama Marc Marquez. Lalu apa?

Saat beranjak Start kondisi jalan ternyata masih basah, Race Director mengumumkan untuk pemakaian ban basah. Mau tidak mau seluruh motor harus mengganti ban kecuali Jack Miller yang ban-nya sudah sesuai.

Jack Miller berada tiga kolom lebih depan dari semua pembalap, karena hanya dia yang tidak masuk Pit untuk ganti ban

Setelah mengganti ban, motor Marquez mati tidak sengaja dan membuat Marquez harus mendorongnya untuk menyalakan. Setelah motor nyala Marquez malah mengendarainya dengan melawan arus menuju Grid Position. Hal inilah masalah sebenarnya.

Karena motor mati, harusnya Marquez Start dari Pit Line dibelakang para pembalap. Hal ini juga sudah disadari Vinales dengan memberikan gestur tubuh sebagai isyarat. Namun anehnya, Race Director atau pengurus Race lainnya tidak menyadari dan membiarkan Marquez mengikuti Race.

Vinales memberikan isyarat bahwa Marquez melakukan kesalahan

Bahkan Marquez hanya dikenakan Penalty Pit Line In saat Race berlangsung. Dan Marquez hanya di Penalty 30 detik setelah di anggap melakukan tindakan membahayakan saat menabrak Rossi. Lucunya Vinales masih Finish di depan Rossi setelah Penalty 30 detik.

Karena aksi melawan arah tersebut, Marquez mendapat kritikan dari para pembalap lainnya. Bahkan Vinales berkomentar di akun Instagram Robinsenna96, “It’s normal if bike stop in the grid, you should go into a pit-line.
And if you go in the wrong direction is a BLACK FLAG. Bad desicion by Race Direction”. Yang artinya: “Itu normal jika sepeda berhenti di grid, Anda harus masuk ke pit-line. Dan jika Anda pergi ke arah yang salah adalah BLACK FLAG. Keputusan yang buruk oleh Race Direction”.

Seperti itulah pendapat Vinales. Bukan hanya Vinales saja, Lin Jarvis, para Riders dan Team lainnya juga mengemukakan hal yang sama. Bahkan ada yang berpendapat Marquez dan Race Direction harus membaca ulang lagi buku peraturan balap.

Karena hal ini, kredibilitas Dorna selaku penyelenggara jadi dipertanyakan. Bahkan banyak yang menyebutkan, “Dorna adalah Spain”. Dan jika Dorna bersikeras tidak merubah hukumannya, ini akan membuat Dorna tidak dipercaya lagi bahkan MotoGP menjadi tidak menarik lagi.

Bagaimana menurut anda?

 

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s