SUPERSTOCK UP TO 1000 COMM PRO – ROUND 1

SUZUKI INDONESIA RESMI PERKENALKAN NEX II

Selasa, 24 April 2018. Mengambil momen Indonesia International Motor Show, Suzuki resmi luncurkan generasi kedua dari Suzuki Nex. Salah satu motor Matic andalan Suzuki ini lahir kembali dengan tampilan yang lebih Sporty.

Suzuki Nex II. Fanci Dynamic, Fancy Red

Perubahan mencolok dan Selling Point dari Nex II ada pada bagian lampu depan. Lampu ini tampil sangat Sporty dan agresif, sangat Anti-Mainstream dari kebanyakan Matic kecil. Design lampu ini ternyata mengambil konsep dari Suzuki GSX-S1000, hal ini dipaparkan langsung oleh Yohan Yahya, Head Department Sales & Marketing Two Wheels.

Suzuki Nez II. Fancy Dynamic, Brilliant White

Bukan hanya lampu saja, tampilan Sporty juga menjalar ke seluruh bagian Body motor ini. Dan yang pasti Nex II kali ini tampil lebih mewah dsn berkelas.

Suzuki Nex II. Fancy Dinamic, Titan Black

Suzuki Nex II ini terbagi dari dua tipe dengan memiliki warna tersendiri. Tipe yang pertama adalah Nex II Elegant dengan warna Matte Metal Stellar Blue dan Matte Solid Black. Tipe selanjutnya adalah Fancy Dynamic dengan pilihan warna Brilliant White, Titan Black dan Stronger Red.

Suzuki Nex II. Elegant, Matte Metal Stellar Blue

Untuk harga motor ini Suzuki masih belum mengeluarkan harga resmi. Namun Suzuki akan memberikan harga yang terjangkau dan sangat kompetitif. Jadi menunggu dengan sabar ya, untuk yang jatuh cinta dengan Nez II.

 

SEMPAT BERTARUNG DI DEPAN, NASIB BAIK KURANG

Pembalap kebanggaan Indonesia yang bergabung di tim Yamaha Pata Semakin Di Depan Biblion Yamaha MotoX Racing, Galang Hendra Pratama terjatuh saat bertarung di barisan depan dalam balap WSSP300 di Sirkuit Assen, Belanda (23 April).

Patut dicatat, hanya Galang Hendra diantara rider yang tergabung dalam program pembinaan bLU cRU Challenge yang menembus babak Superpole 2 (SP2) WSSP300. Racer asal Yogyakarta ini ada di peringkat ke-10 dengan torehan waktu 1 menit 52,184 detik. Sebelumnya, Galang Hendra yang mengendarai YZF-R3 juga tercepat dalam sesi latihan bebas (FP).

Sayangnya, Galang Hendra terjatuh di trek Assen. Tepatnya pada lap ke-4 pada tikungan ke-5 ketika berupaya memaksimalkan kinerja motor hingga limit. Setelah dilakukan pemeriksaan medis di Medical Center, kondisi Galang Hendra hanya mengalami memar saja. Tidak ada cedera serius dan siap bertarung di seri Imola, Italia pada 11-13 Mei nanti.

“Saya mengawali balapan dengan baik pada hari Jumat dan berhasil masuk ke Superpole 2. Saya memenuhi syarat untuk masuk di posisi kesepuluh dan memiliki set-up yang baik dengan motor saya saat pemanasan. Saya sangat kecewa karena tidak dapat melanjutkan balapan namun saya beruntung bisa lolos dari cedera serius atas insiden yang berlangsung dalam kecepatan tinggi. Saya mohon maaf kepada tim saya dan semua penggemar saya. Saya mendorong motor hingga batas agar dapat mengikuti grup depan. Saya akan mengambil sisi positifnya dan belajar dari pengalaman ini. Saya bertekad untuk kembali lebih kuat di Imola,” terang Galang Hendra Pratama yang meraih podium juara WSSP300 di seri final Jerez tahun lalu (2017).

Sehubungan pebalap bLU cRU lainnya, maka Dennis Koopman dapat meraih poin pertama di musim ini. Racer asal Belanda usia 21 tahun ini finish ke-15, sedangkan Hugo de Cancellis yang start dari grid ke-32 menyelesaikan balapan di urutan ke-16. Berjarak 0,350 detik dari Koopman. Kemudian Joep Overbeeke di posisi 20 setelah start dari deretan ke-29. Sedangkan Luca Bernardi juga tidak finish karena problem teknis yang dialami.

Pada bagian lain, hasil dari WSSP300 Belanda diberitakan tertunda setelah adanya protes dari beberapa tim sehubungan aturan teknis pembatasan RPM. Penyelidikan teknik dan analisa data akan dilakukan lebih lanjut untuk membuat keputusan yang adil. Secara resmi akan diumumkan dalam rangkaian WSSP300 Italia nanti.

ISYANA BERSAMA LEXI GETARKAN BYMS BALI

Blue Core Yamaha Motor Show (BYMS) mengguncang Bali. Event eksebisi akbar Yamaha ini berhasil menyemarakkan Bali dengan berbagai aktivitas unggulan.

Masyarakat setempat berbondong-bondong datang ke venue acara di Level 21 Mall, Denpasar, Sabtu – Minggu (21-22 April 2018). Mereka ingin menyaksikan penampilan brand ambassador Mio S, Isyana Sarasvati dan peluncuran Lexi, skutik MAXI Yamaha teranyar. Selain itu banyak aktivitas menarik lainnya untuk menghabiskan waktu akhir pekan dengan keluarga dan yang cocok untuk konsumen yang mencari deretan motor-motor berkualitas berteknologi Blue Core.

Penyanyi cantik Isyana Sarasvati melantunkan jingle Mio S, “It’s My Style”. Suara merdunya menghipnotis para pengunjung yang dibuat terpesona. Penampilan Isyana ikut mengajak pengunjung untuk mengerubungi Mio S yang sejak kemunculan perdananya telah mencuri perhatian. Dengan segala kelebihannya, masyarakat Bali pun menyukai matik body ramping itu.

Serunya lagi, Mio S bisa dikendarai langsung di lokasi test ride. Dan melihat langsung pembuktian iritnya motor-motor berteknokogi Blue Core pada sesi demo irit Mio S. Test ride Lexi, Xmax, Tricity juga diserbu pengunjung yang terpikat dengan motor-motor Yamaha itu. Pengunjung makin dimanjakan dengan potongan harga dan hadiah untuk pembelian sepeda motor, termasuk apparel dan spare part resmi Yamaha. Serta servis gratis semua merek motor.

Lexi mendapatkan perhatian khusus sejak launching Januari lalu. Area Bali yang banyak pecinta MAXI Yamaha, cocok dengan skutik ini yang kaya fitur dan teknologi modern. Lexi adalah skutik MAXI Yamaha dengan mesin generasi baru Blue Core 125 cc yang disempurnakan Variable Valve Actuation (VVA). Memiliki fitur melimpah yaitu Grand LED Headlight, spacious flat foot board untuk kenyamanan posisi berkendara, ban lebar dan tubeless, dilengkapi electric power socket untuk mengisi daya gadget, Stop & Start System. Serta dibekali fitur Smart Key System (keyless)*.

Atmosfer perayaan Hari Kartini juga terasa di BYMS kali ini, yang disiapkan untuk wanita seperti cooking competition, make up competition, beauty seminar, fashion show Kartini competition untuk anak-anak dan berpartisipasinya Lady YRFI (Yamaha Riders Federation Indonesia) Community.

Dalam sepekan gelarannya, Yamaha pun aktif merangkul komunitas seperti Pramuka Community, Yamaha music community, Indorunners Bali Community, Lady YRFI Community, BYC Community, Bali Vlogger Community.

Lexi Heritage Fun Run dengan jarak 5K dan 3K di hari Minggu, mengambil rute start dan finish di Level 21 Mall, dipadati peserta yang mengisi akhir pekan ceria itu.

Upload keseruannya di media sosial dengan hashtag #BYMS2018. Update terus jadwal dan informasi seputar BYMS 2018 hanya di Instagram @yamahaindonesia dan @indonesiancrush.

#BYMS2018

Yamaha Semakin Di Depan!

*Hanya terdapat pada varian Yamaha Lexi-S

HASIL ARRC SERI AUSTRALIA, PEMBALAP YAMAHA INDONESIA UB150 MASUK ENAM BESAR KLASEMEN

Pembalap tim Yamaha Racing Indonesia (YRI), Wahyu Aji Trilaksana tidak dapat merebut poin maksimal dalam perjalanan race ke-2 kategori Underbone 150 (UB150) event Asia Road Racing Championship 2018 di Sirkuit Bend Motorsport Park, Australia (22 April). Sebelumnya di race awal, racer asal Wangon, Banyumas ini dapat merebut podium ke-3. Namun di race ke-2 yang wajib menjalani 7 lap, Wahyu Aji terjatuh hingga harus puas finish ke-13.
Pada awalnya memang runner-up UB150 (ARRC 2017) ini tidak optimal dalam momen start hingga tertahan di rombongan kedua. Segala upaya dilakukan Wahyu Aji untuk terus memperbaiki posisinya. Namun pada dua lap terakhir jelang finish, ban depan Wahyu Aji menyentuh ban belakang pembalap Malaysia, Md Akid Aziz hingga terjatuh. Tidak patah semangat, Wahyu Aji bangkit dan finish ke-13.

“Mulai start, saya kehilangan momen untuk berada di depan. Terlalu lama tertahan di rombongan group ke-2. Saat push memasuki tikungan ke-14, tiba-tiba Akid sedikit melambat dan saya tidak bisa mengontrol dan terjatuh. Dan Alhamdulilah saya masih bisa finish di urutan ke-13 untuk menambah poin,” ucap Wahyu Aji. Mengacu hasil ARRC 2018 Australia ini, maka Wahyu Aji berada di posisi ke-6 klasemen sementara UB150.

Pada bagian lain di kelas Asia Production 250 (AP250) yang menjalani perjalanan 9 lap, duet tim Yamaha Racing Indonesia (YRI) tidak dapat tampil maksimal karena mengalami kendala pada perangkat elektronik ataupun tertahan di rombongan belakang. M Faerozi yang dapat finish ke-9 di race perdana, sebetulnya melakukan start cukup baik. Di lap ke-4, racer asal Jatim ini terjatuh di tikungan terakhir. “Awalnya feeling power motor jauh lebih baik dari hari kemarin. Namun motor saya sempat mati saat melalui lintasan straight, itu saat masuk lap ke-3 hingga saya melorot ke posisi 13. Kemudian di lap ke-4 saat keluar tikungan, motor mengalami getaran dan saya tidak dapat mengontrol dan terpental. Hal ini akan menjadi pengalaman bagi saya untuk dapat lebih baik lagi di seri berikutnya di Suzuka Jepang,” terang M Faerozi yang berusia 16 tahun.

Rekan satu tim M Faerozi, yaitu Richard Taroreh menghadapi fakta dimana harus berjuang keras dan tertahan di rombongan belakang. Saat awal memang kurang optimal. “Start di race ke-2 kurang bagus sehingga saya tertahan di rombongan belakang. Hal yang sama terjadi pada motor saya, bahwa feeling motor jauh lebih baik namun motor tidak dapat dikendalikan sehingga saya tidak memaksa untuk terlalu push saat keluar tikungan. Sehubungan hal ini, saya dan tim akan mengevaluasinya jelang seri 3 nanti di Suzuka Jepang. Treknya memang hampir sama dimana bertipikal yang relatif banyak rolling speed,” tukas Richard Taroreh yang finish ke-13.

Adapun posisi tim Yamaha Racing Indonesia (YRI) saat ini ada di posisi ke-7 dalam klasemen sementara tim AP250. Disamping itu petarung tim satelit Yamaha TJM, Anggi Setiawan fight untuk memperebutkan posisi ke-3. Pada lap ke-7, Anggi bertarung sengit dengan AM Fadly. Tetapi Anggi terlalu memaksa saat akan masuk ke tikungan ke-2 hingga roda depan Anggi menyentuh roda belakang AM Fadly. Talenta asal Palu, Sulteng ini terjatuh dan terjadi red-flag atau bendera merah yang berarti balap wajib dihentikan. Menyangkut kondisi Anggi Setiawan tidak mengalami cedera serius. Dari hasil ini, Anggi berada di posisi ke-6, kemudian rekan setimnya Rafid Topan di urutan ke-9. Dalam klasemen sementara kejuaraan tim, Yamaha TJM ada di deretan ke-4.

“Mentalitas tim meningkat dari seri sebelumnya . Namun masih ada perbaikan perbaikan yang harus kami lakukan. Kami tetap menjaga perolehan poin agar terus dalam perebutan juara. Dan saatnya mulai mempersiapkan untuk Suzuka nanti. Terima kasih kepada seluruh tim, teknisi, sponsor dan semuanya yang telah mendukung kami,” ujar Wahyu Rusmayadi, selaku tim Manajer Yamaha Racing Indonesia.