Automotive Event

WAHYU AJI RAIH PODIUM KETIGA RACE PERTAMA ARRC THAILAND

Pertarungan race 1 kelas Underbone 150 (UB150) gelaran Asia Road Racing Championship 2018 (ARRC
2018) di Sirkuit Buriram, Thailand, Sabtu (3 Maret) yang notabene diramaikan 20 starter begitu
menegangkan. Pembalap YAMAHA Racing Indonesia (YRI), Wahyu Aji yang start dari grid ke-2 pada awal
perjalanan lap memilih bermain safety. Dalam hal ini berupaya menjaga ketahanan mesin Yamaha MX
King 150.

Baru kemudian di dua lap terakhir, petarung asal Banyumas, Jateng ini menjalankan strateginya. Tampil
all-out hingga sempat berada di posisi pertama. Namun sayang, saat memimpin jalannya lap, tepatnya
di tikungan terakhir mengalami slide pada ban depan dan terjatuh. Di saat bersamaan empat rider
Malaysia ikut juga terjatuh. Namun Wahyu Aji lebih cepat bangun dan menghidupkan motor sehingga
dapat finish ke-3.

“Pada race ini, saya mencoba untuk menjaga kinerja mesin, karena cuaca sangat panas sekali. Di akhir
lap, saya berusaha untuk berada di posisi depan. Pada tikungan terakhir, saya low slide. Alhamdulillah,
saya masih diberi podium ke-3. Terimakasih tim YRI, sponsor dan semua yang sudah mendukung saya.
Race 2 saya akan lakukan yang terbaik," terang Wahyu Aji yang juga runner-up UB150 (ARRC 2017).
"Ini keberuntungan buat Wahyu, setelah jatuh di tikungan terakhir dan lap terakhir. Dia bisa bangun lagi
dan finish di podium ke-3. Dia sudah bisa mengatur ritme saat race tadi, lap awal dia tidak terlalu push.
Untuk besok dia pastinya punya strategi lain agar bisa mendapatkan poin kembali," tukas Wahyu
Rusmayadi, Manajer tim Yamaha Racing Indonesia (YRI).

Pada bagian lain di kategori Asia Production 250 (AP250) yang total diramaikan 25 starter, dua racer
YAMAHA Racing Indonesia (YRI), Richard Taroreh dan M Faerozi finish ke-8 dan ke-12. Dalam menu
perjalanan 10 lap, Richard Taroreh yang memacu Yamaha YZF-R25 sempat berada di barisan depan Pada
posisi ke-5 di lap ke-7 hingga ke-9.

“Balap race pertama hari ini, saya senang karena bisa fight di rombongan pertama. Awal start yang
bagus, namun saat masuk ke tikungan ke-2 rombongan dari belakang masuk dari dalam sehingga saya
keluar dan harus berada di posisi tengah. Pada dua lap terakhir, saya sudah masuk ke depan, namun
momen tidak pas saat masuk lap akhir dan hanya bisa finish di P8," ucap Richard Taroreh yang siap
berjuang lebih keras untuk memperoleh hasil lebih baik dalam race 2 AP250, Minggu (4 Maret).
Sedangkan M Faerozi yang notabene sebagai pendatang baru ARRC 2018 sempat pula berada di deretan
ke-7. Tetapi pada dua lap terakhir posisinya melorot. “Race awal sungguh senang, mulai start di lap awal
sudah bisa masuk ke posisi ke-6 & fight di top-group. Lap awal sampai akhir, saya kurang menjaga pace
untuk bisa terus ke depan. Race 2 saya akan berjuang untuk hasil yang lebih baik," tutur M Faerozi yang
berasal dari Jatim dan masih berusia 16 tahun.

Tentu saja, dengan bekal kejuaraan yang diikuti selama ini di skala nasional, maka bisa mengantarkan
Faerozi balap di level internasional. Jam terbangnya memang harus terus ditambah. “Richard dan Feroz fight di rombongan depan. Ritme lap by lap, mereka belum bisa mengatur. Hari ini menjadi pelajaran untuk mereka buat persiapan race ke-2 Minggu siang, "tambah Wahyu Rusmayadi. Disamping itu, pelaga senior berbendera tim satelit Yamaha Yamalube KYT TJM WR Super Battery, Rafid Topan yang beberapa kali memimpin jalannya pertarungan AP250, finish di posisi ke-5.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s