PEMBALAP INDONESIA SUKSES KUASAI PODIUM UNDERBOUND DI THAILAND

Posisi start ke-2 dan ke-3 menjadi milik dua pembalap binaan Yamaha Indonesia. Anggi Setiawan (Yamaha Yamalube KYT TJM Racetech) dan Wahyu Aji Trilaksana (Yamaha Racing Indonesia). Keduanya sukses meraih posisi start ke-2 dan ke-3 dalam sesi Superpole kelas Underbone 150 (UB150) gelaran final Asia Road Racing Championship 2017 (ARRC 2017) di Chang International Curcuit, Buriram, Thailand. 

Masing-masing mengukir waktu 2 menit 05,584 detik dan 2 menit 06,480 detik. Alhasil, barisan depan start didominasi rider Indonesia yang notabene membesut pacuan Yamaha MX King 150. Wahyu Aji memang konsisten menjadi yang tercepat sejak latihan bebas (FP1 dan FP2), sedang Anggi Setiawan memberikan kemajuan signifikan saat Superpole. 

Motivasi kuat ada di dalam diri Wahyu Aji yang memang punya pengalaman merebut podium juara UB150 saat seri ke-2 ARRC 2017 Thailand di lintasan yang sama (14-15 April). Termasuk Anggi Setiawan yang pertama tarung full-series UB150 sudah dapat meraih podium. 

“Saya tetap akan berusaha semaksimal mungkin, apapun masih bisa terjadi. Mohon doanya agar bisa memberikan hasil yang terbaik,” ucap Wahyu Aji Trilaksana. “Alhamdulillah hasil dari superpole bisa berada diposisi ke-2. Sejak kemarin motor belum maksimal ada kendala teknis. Saya berharap race 1 & 2, bisa meraih hasil yang baik, “timpal Anggi Setiawan.

Pada bagian lain, yaitu di kelas Asia Production 250 (AP250), racer tim Yamaha Racing Indonesia (YRI) yang membesut Yamaha YZF-R25, Galang Hendra Pratama mengalami cedera saat setelah berakhirnya kualifikasi. Tepatnya saat sedang melakukan latihan start. Rider usia 18 tahun asal Yogyakarta ini tetap dalam kondisi oke atau tidak mengalami cedera serius. Namun pihak Rumah Sakit menyatakan butuh observasi lebih lanjut selama 1×24 jam. Demikian untuk mengetahui kondisi secara keseluruhan. Alhasil,  Galang yang sebetulnya berada di posisi start ke-8 tidak dapat tampil saat raceday Sabtu dan Minggu. 

Sedangkan rekan setimnya, Rey Ratukore akan start di grid ke-16 setelah sempat terjatuh di sektor 2 lap ke-4. Jadi tidak dapat maksimal memanfaatkan waktu kualifikasi karena sebagian besar peserta menghabiskan antara 10 hingga 15 lap. “Hasil hari ini kurang maksimal, di free practice 3 & kualifikasi saya mengalami crash.  Kendalanya ada pada bagian clutch seperti lock. Saya bersyukur tidak terjadi apa-apa, saya berusaha lakukan yang terbaik di race nanti,” ujar Rey Ratukore.

Disamping itu, Richard Taroreh meraih grid ke-17 pada penampilan pertamanya. Petarung asal Sulawesi Utara ini terbukti terus mempertajam waktunya hingga lebih 2 detik sejak latihan bebas pertama (FP1). “Saya senang terus melakukan perbaikan catatan waktu sampai kualifikasi. Tapi saya masih merasakan kendala saat keluar tikungan, saya buka gas lebih cepat tapi roda belakang terasa slide. Saat warm-up saya akan mencoba set-up suspensi terlebih dahulu sebelum race 1,” ungkap Richard Taroreh.

“Untuk kelas UB150, peluang untuk Wahyu Aji sangat bagus. Tim akan persiapkan untuk kondisi besok. Serta kita tetap fokus untuk kelas AP250 untuk dapat raih hasil yang maksimal, “tukas Wahyu Rusmayadi, Manager tim Yamaha Racing Indonesia. 

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s