LELANG VIXION-R SATU DEKADE UNTUK PENDIDIKAN

Gebyar perayaan 1 Dekade Vixion masih terus berlangsung melalui kegiatan “Lelang VixionR_1 Dekade”. Aktivitas lelang ini dilaksanakan pada 27 November – 3 Desember 2017 melalui Facebook Yamaha Motor Indonesia.

Kalian bisa mengikutinya dengan menuliskan harga lelang masing-masing pada facebook Yamaha Motor Indonesia pada link berikut : http://bit.ly/2AG5cns

Adapun format penulisan harga lelangnya sebagai berikut : #LelangVixionR_kotakamu (Medan, Bandung, Jakarta, Semarang, Surabaya) + harga lelang versi kalian di atas harga OTR masing-masing area.

Syarat dan Ketentuan lelang bisa dicek di link berikut: http://bit.ly/TNCLelangVixion

Hasil dari Lelang VixionR_1 Dekade yaitu selisih antara harga pembukaan dan penutupan lelang akan didonasikan untuk pendidikan bagi anak sekolah di Pulau Salura, Nusa Tenggara Timur. Kalian juga dapat berkontribusi melalui penggalangan dana yang dibuka untuk umum dan dapat disalurkan melalui kitabisa.com/VixionR_1DekadePeduli selama periode 16 Oktober – 10 Desember 2017.

Paket eksklusif disediakan untuk lima orang pemenang “Lelang VixionR_1 Dekade” yang akan mendapatkan unit VixionR_1 Dekade, serta memorabilia Valentino Rossi berupa helm AGV K3 dan T-shirt 46|ASIA yang dibubuhi tanda tangan asli Valentino Rossi.

Rangkaian kegiatan lelang penggalangan dana pendidikan ini juga dimeriahkan dengan “Pameran 1 Dekade Vixion” di 5 kota besar di Indonesia, dimana unit motor “VixionR_1 Dekade” berikut memorabilia Valentino Rossi yang akan dilelang dapat disaksikan secara langsung di pameran tersebut. Pameran digelar pada pertengahan Oktober hingga awal November di  Medan, Jakarta, Semarang, Bandung, Surabaya.

Selain pameran, juga dilaksanakan Jamboree 1 Dekade Vixion di Surabaya, Medan, Makassar, Banjarmasin yang diikuti oleh ribuan orang peserta.

ASTRA HONDA RACING TEAM SIAP CETAK SEJARAH BARU DI ARRC

Gerry Salim menggapai putaran terakhir di kelas AP250 dengan unggul 38 poin, dengan dua balapan tersisa dan berpeluang untuk membuat sejarah.

Putaran pamungkas Asia Road Racing Championship 2017 digelar minggu ini di Sirkuit Internasional Chang. Astra Honda Racing Team melalui Gerry Salim berjuang meraih prestasi bersejarah untuk merebut gelar AP250 dan menjadi pebalap Indonesia pertama yang merebut juara ini – sekaligus mengukuhkan AHRT sebagai Juara Asia untuk kali pertama.

Dengan keunggulan 38 poin atas pesaing terdekatnya di kelas Asia Production 250cc, Gerry Salim hanya perlu finis ke-4 di race pertama untuk mendapatkan gelarnya. Gerry meraih kemenangan di Sirkuit Internasional Chang pada putaran kedua yang dihelat bulan April lalu. Jika Gerry menjuarai dua balapan yang tersisa, Gerry berhasil menyamai rekor kemenangan dalam satu musim, yaitu 9 kali kemenangan.

Sirkuit Internasional Chang juga menyimpan kenangan indah bagi Rheza Danica, yang merebut dua podium pertamanya musim ini di lintasan balap Thailand. Rheza Danica, masih berpeluang menjadi runner-up musim ini, saat ini berada di urutan kelima klasemen pebalap dan hanya terpaut 24 poin dengan pebalap runner up. Awhin Sanjaya, telah pulih dari cedera tulang fibula yang membuatnya absen di dua putaran sebelumnya, akan berusaha mendapatkan feeling terbaik dengan pacuannya dan menutup tahun ini dengan hasil terbaik, di trek di mana Awhin mencapai hasil terbaiknya musim ini – finis keempat.

Irfan Ardiansyah juga tak sabar menanti putaran akhir musim ini di kelas SuperSports 600cc. Saat ini berada di urutan ke-14 klasemen pebalap dengan 48 poin, Irfan berpeluang merebut posisi 10 besar, dan finis ke-7 dan ke-14 pada balapan sebelumnya di Thailand tahun ini.

Dua balapan terakhir tahun ini akan digelar hari Sabtu dan Minggu – pukul 02.05 WIB untuk kelas AP250 dan pada pukul 03.05 WIB untuk SS600 – di sirkuit yang akan menghajat Kejuaraan Dunia MotoGP di tahun 2018 ini.

FINAL ROUND ARRC, YAMAHA RACING INDONESIA SIAP TUTUP DENGAN HASIL MAKSIMAL

Akhir pekan ini (2-3 Desember) tim Yamaha Racing Indonesia siap mengikuti seri ke-6 atau final dari gelaran Asia Road Racing Championship 2017 di Chang International Circuit, Buriram, Thailand yang memiliki panjang 4,554 km dan sajian 12 tikungan. Dua pembalap Yamaha Racing Indonesia (YRI), Galang Hendra Pratama & Rey Ratukore akan bertarung all-out untuk merebut posisi terbaik di sesi pamungkas.

Dalam hal ini di kelas Asia Production 250 (AP250) dengan pacuan Yamaha YZF-R25. Motivasi kuat hadir pada diri Galang Hendra yang belum lama ini meraih podium juara balap WSSP300 di Jerez, Spanyol (22 Oktober) ataupun sebelumnya meraih jawara AP250 di ARRC 2017 di Madras, India (23-24 September). Bahkan di India, Galang Hendra yang berusia 18 tahun dua kali merenggut podium. Di race awal finish ke-3 dan race kedua posisi terbaik.

Wahyu Rusmayadi, Manager Team YRI

Termasuk track-record ARRC 2016 Thailand putaran ke-2, dimana Galang Hendra merebut podium runner-up. Juga Imanuel Pratna (Yamaha Yamalube WR Battery KYT TJM Racetech) merebut podium ke-3 putaran ke-6 race 2 ARRC 2016. Lebih lanjut, semangat spesial hadir dalam diri Rey Ratukore yang belum lama ini meraih juara umum Sport 250 cc Pro dalam Yamaha Sunday Race 2017. Pembalap YRI akan berupaya memperbaiki peringkat mereka di klasemen sementara AP250. Masing-masing berada di urutan ke-6 dan ke-8, sedangkan klasemen sementara tim YRI berada di deretan ke-5.

“Saya akan tetap fokus, hasil dari seri India pastinya menjadi motivasi untuk saya dan tim. Jadi akan semakin bersemangat untuk kembali merebut podium. Keep focus dan terus semangat, Bismillah” tegas Galang Hendra.

Galang Hendra, Rider AP250 YRI

“Pastinya saya evaluasi kembali dari hasil seri ke-2 Thailand, serta melihat hasil seri ke-5 India menjadi modal untuk dapat bertarung di top group. Pastinya final seri ini, saya siap tampil all-out untuk dapat memperbaiki peringkat,“ tutur Rey Ratukore.

Yang pasti, peluang masih terbuka lebar karena balapan berjalan dalam dua race yang memperebutkan total 50 poin. Disamping itu, tim YRI di kategori AP250 akan diperkuat Richard Taroreh. Sebagai pengalaman pertama Richard Taroreh yang berasal dari Sulawesi Utara dan bermukim di Yogyakarta. Pabrikan Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) memberikan apresiasi kepada potensi Richard Taroreh setelah berprestasi di kompetisi tanah air dengan merebut podium di Kejurnas Sport 250 cc ataupun sebagai kandidat kuat juara nasional Sport 150 cc (IRS 2017 Sentul).

Rey Ratukore, Rider AP250 YRI

“Ini merupakan pengalaman pertama balap di sirkuit International Buriram Thailand. Free practice 1 & 2 akan saya manfaatkan untuk bisa meraih hasil yang maksimal di race week nanti,” ungkap Richard Taroreh.

Pada bagian lain di kelas Underbone 150 cc (UB150), Wahyu Aji Trilaksana yang juga mengusung tim Yamaha Racing Indonesia (YRI) akan berjuang ekstra untuk merebut podium juara seperti seri ke-2 ARRC 2017 yang berlangsung di Thailand (14-15 April). Saat itu Lagu Indonesia Raya berkumandang di race 2 UB150 yang notabene dibekali pacuan Yamaha MX King 150.

Richard Taroreh, Rider Wild Card AP250 YRI

“Hasil seri sebelumnya menjadi catatan untuk saya & tim. Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk dapat memperbaiki klasemen poin. Set-up terbaik di seri 2 Thailand, akan menjadi acuan untuk final seri ini,” ucap Wahyu Aji.

Tim mekanik UB150 pastinya sudah memiliki data setting berdasarkan pengalaman sebelumnya. Tinggal menyesuaikan kondisi cuaca dan kelembaban udara saat jelang raceday nanti. Saat ini, Wahyu Aji ada di posisi ke-2 klasemen sementara UB150, sedang Anggi Setiawan (Yamaha Yamalube WR Battery KYT TJM Racetech) yang tampil pertama full-series ARRC 2017 daan berada di peringkat ke-8.

Wahyu Aji, Rider UB150 YRI

“Dengan tekad untuk mengulang keberhasilan podium di seri India. Kami ingin mendapatkan hasil terbaik juga di seri final ini untuk AP250. Sedangkan untuk UB150 segala kemungkinan akan terjadi, Wahyu Aji berpeluang untuk menjadi champion dari hasil race 1 & race 2 besok,” terang Wahyu Rusmayadi, Manager tim Yamaha Racing Indonesia.

INFOGRAFIS ASTRA HONDA RACING TEAM DI AJANG FIM CEV

Minggu lalu ini menandai berakhirnya musim balap FIM CEV di Valencia, dan Astra Honda Racing Team menutup tahun ketiganya di ajang internasional. Selain hasil mereka, tim dari Indonesia ini telah berhasil mencapai dan melampaui 50 balapan dalam kompetisi ini selama akhir pekan terakhir ini – dengan total 52 kali balapan. Prestasi menonjol di periode ini adalah meraih podium bersejarah yang dicetak musim ini oleh Dimas Ekky.

Dimas adalah pebalap pertama AHRT yang melaju di FIM CEV pada tahun 2015, dan sudah melalui 29 kali balapan di Kejuaraan Moto2 Eropa. Meraih satu-satunya podium di sirkuit Barcelona-Catalunya. Selain itu, pebalap AHRT ini telah menunjukkan kemajuan besar selama masa ini: Pada tahun pertamanya Dimas meraih 29 poin, kemudian 66 pada 2016 dan 102 di musim ini.

Andi Gilang memulai debutnya musim lalu di Moto3 Junior World Championship, dan tampil di 23 balapan. Tahun pertama masih beradaptasi dan hanya mencetak 2 poin, pada 2017 Andi telah menunjukkan kemajuan besar mencapai 29 poin, dengan hasil terbaik sebagai finisher kelima.

Di lebih dari 50 balapan ini, para pebalap sudah balapan menempuh lebih dari 9.000 km dan 2.000 lap, terbagi menjadi delapan sirkuit dan tiga negara yang berbeda, sekaligus mengejar impian mereka untuk mencapai Kejuaraan Dunia MotoGP di masa depan.