TROW TOURING 2017, JELAJAHI PESONA WISATA BANTEN LAMA, GUNUNG PULOSARI DAN WISATA AIR PANAS CISOLONG

Touring adalah sebuah agenda rutin dari sebuah klub motor, jadi wajar saja jika sebuah klub motor mengemas gaya Touring mereka dengan cara yang unik. Kali ini kita coba mengenal gaya Touring dari klub Tangerang R15 Owners.

TROW, sapaan dari Tangerang R15 Owners ini mengemas agenda Touring-nya dengan mencoba mengeksplorasi seluruh wisata di wilayah Banten. Banten sendiri merupakan Provinsi dimana TROW berdomisili. Provinsi Banten memiliki luas wilayah 9.663 km2 dengan empat kabupaten dan empat kota.

Dengan wilayah yang cukup luas, wajar saja jika Banten memiliki banyak lokasi wisata. Wisata-wisata di Banten sendiri kurang populer, jangankan untuk tingkat nasional, bagi orang-orang di wilayah Banten sendiri masih banyak yang belum mengenal wisata Banten.

Alun-alun Kota tua Banten Lama

Target dari TROW sendiri ingin mempopulerkan seluruh wisata yang ada di Banten. Di tahun kemarin TROW sudah membedah Pantai Sawarna dan Tanjung Layar. Tahun ini TROW mencoba membedah wisata di Banten Lama, Gunung Pulosari dan Wisata air panas Cisolong.

Perjalanan pertama dimulai Sabtu dini hari (11 November 2017), dengan mengambil titik kumpul Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, TROW melakukan perjalanan pertama ke Banten Lama dengan mengambil jalur pesisir atau melalui Sepatan. Jalur ini hanya membutuhkan kurang dari dua jam perjalanan yang langsung tiba di Alun-alun Banten Lama.

Lokasi sisa bangunan Keraton Banten yang disebut Benten Surosowan

Di Banten Lama ini merupakan wisata sejarah dan religi. Banten Lama adalah Kota pertama Banten, dimana Kesultanan Banten berada. Disini ada jejak atau puing atau sisa bangunan dari Keraton Banten yang disebut Benteng Surosowan. Masih di wilayah yang sama terdapat Mesjid Agung Banten dan Menara Mesjid Agung Banten yang merupakan ikon dari Provinsi Banten. Selain itu, ada juga Museum peninggalan benda sejaran masa Kesultanan Banten. Kebetulan saat itu bertepatan dengan ulang tahun hari jadinya Kesultanan Banten, sehingga ada Festival Benteng Surosowan.

Setelah puas dengan menjelajahi Banten Lama, perjalanan dilanjutkan menuju wilayah Pandeglang, tepatnya Gunung Pulosari. Waktu tempuh dari Banten Lama ke Pulosari kurang dari dua jam, dengan kondisi lalu lintas yang termasuk padat. Masuk ke kaki Gunung Pulosari tidak terlalu jauh dari jalan raya utama, mungkin kurang dari 10 km, dan lebar jalan bisa dimasuki mobil.

Di kaki Gunung Pulosari, teman-teman TROW mengambil rumah sebagai tempat menginap. Beristirahat sekitar dua jam, tepat jam 15.00 teman-teman TROW melakukan perjalanan ke Curug Putri Gunung Pulosari. Curug ini berada di tengah ketinggian Gunung, kami harus menempuh satu jam perjalanan, tidak terlalu tinggi, karena ketinggian Gunung Pulosari sendiri hanya 1.346 mdpl. Tapi cukup melelahkan bagi Bikers yang jarang naik gunung dan kurang tidur.

DCIM100GOPROGOPR0222.JPG
Saat bermain air di Curug Putri Gunung Pulosari

Sayangnya air di Curug Putri lagi kurang besar, sehingga kurang puas bermain air terjun. Namun air dari Curug ini terasa ada manis-manisnya gitu, seperti sebuah produk air mineral. Jadi kita disini bisa merasakan air yang segar dan unik. Sebuah hal yang membayar kelelahan kita saat mendaki ke atas Curug. Untuk naik ke Gunung Pulosari ini kita wajib membayar tiket masuk sebesar Rp. 10.000 untuk naik turun dan Rp. 15.000 untuk menginap.

Besoknya kami akan melanjutkan perjalanan ke wisata berikutnya. Namun sebelum berangkat kami melakukan prosesi pengukuhan anggota yang telah memiliki Nomor Registrasi Anggota (NRA). Prosesi kali ini adalah mengganti oli mesin motornya sendiri. Jadi para anggota resmi ini membuka saluran pembuangan oli sendiri, mengeluarkannya kemudian mengisi kembali oli baru. Kebetulan kali ini Federal Oil mendukung prosesi ini dengan memberikan oli Federal Racing dan Federal Supreme yang cocok untuk mesin Yamaha YZF-R15.

DCIM100GOPROG0010232.JPG
Proses pengukuhan Nomor Registrasi Anggota dengan melakukan penggantian oli sendiri di motornya masing-masing

Setelah melakukan prosesi pengukuhan, kami melanjutkan ke Cisolong. Sebuah tempat wisata air panas yang masih berada di Pandeglang. Yang unik dari pemandian air panas ini, air-nya tidak berbau belerang, sehingga kita bisa puas berlama-lama berendam atau bermain air tanpa mencium aroma yang menyengat. Untuk masuk ke wisata ini cukup membayar Rp. 5.000, harga yang sangat murah namun fasilitasnya tidak mengecewakan.

Sangat indah dan menarik bukan tiga wisata di Banten ini. Mungkin bisa kalian jadikan agenda wisata anda berikutnya. Semua lokasi wisata itu sangat aman dan nyaman, serta biayanya masih sangat terjangkau. Sampai bertemu lagi dengan jelajah pesona Banten berikutnya.

 

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s