TIPS MENCEGAH DAN TINDAKAN AWAL MENGHADAPI WATER HAMMER

Water Hammer atau Hydro Lock atau Kegagalan Mekanisme Proses Mesin adalah masalah yang sangat berat yang kita hadapi. Biaya proses perbaikan ini pun sangat tinggi. Maka dari itu kita harus mencegah supaya tidak menghadapi masalah ini, dan jika sudah terancam masalah ini, kita harus tahu menghadapinya. Berikut tips untuk mencegah dan menghadapi Water Hammer

A. TIPS MENCEGAH

Untuk menghindari terjadinya kerusakan akibat Water Hammer sebaiknya anda harus mengikuti beberapa saran berikut:

1. Tidak menerobos atau menerjang banjir

Tidak menerobos banjir adalah cara paling efektuf untuk tidak mengalami masalah mesin. Cari jalan lain yang aman atau tunggu genangan surut.

2. Lihat ketinggian air

Jika harus menerobos banjir sebaiknya lihat kedalaman banjir tersebut. Jika masih dibawah mulut knalpot, potensi air masuk sangat kecil sehingga masalah mesin pun terhindar.

3. Waspada efek Tsunami
Efek Tsunami yang dimaksud adalah gelombang air yang disebabkan oleh kendaraan lain baik dari arah berlawanan maupun dari belakang, jadi bukan gelombang Tsunami besar yang berasal dari laut akibat gempa.

Efek Tsunami dari depan bisa menerjang area busi dan Filter udara atau saluran udara masuk (Untuk mobil dan motor yang saluran udaranya di depan).

Sedangkan efek Tsunami dari belakang akan menghantam mulut knalpot dan Filter udara atau saluran udara yang berada di belakang (Biasanya motor Sport). Sebaiknya jika kita menghadapi kondisi ini kita harus cermat bertindak, jika dari depan hindari atau terobos gelombang pada sisi terendah. Jika dari belakang, ikuti kecepatan mobil yang menimbulkan gelombang tersebut.

4. Atur kestabilan gas

Menjaga kestabilan gas ini sangat efektif, karena dapat mencegah air masuk kemulut knalpot. Dengan gas yang stabil dan laju kendaraan yang stabil akan konstan membelah air dan mengurangi ketinggian air yang menerjang area mesin.

5. Periksa kondisi kelengkapan onderdil

Kondisi komponen yang lengkap dan sehat juga sangat membantu menghindari masalah ini.

Periksa Filter udara apakah masih layak pakai atau jangan-jangan anda tidak memakai Filter udara, Filter ini membantu mencegah dan meminimalisir air yang masuk ke ruang pembakaran.

Komponen berikutnya adakah peredam knalpot, peredam ini juga sama fungsinya seperti Filter, mampu menahan dan meminimalisir air yang masuk.

Komponen berikutnya adalah Busi. Busi yang sehat dengan api masih besar atau bagus akan tahan kondisi kelembaban udara yang tinggi. Hal ini dapat menghindari mesin yang mati saat ditengah genangan. Kondisi tutup Busi atau biasa disebut Cangklong ini juga harus dalam keadaan baik.

Itulah lima tips untuk mencegah kita mendapati masalah Water Hammer. Jika kita dalam kondisi yang sudah bermasalah, misalnya kendaraan anda sudah mati saat kondisi banjir. Barikut tips untuk menghadapinya.

B. TIPS MENGHADAPI

Untuk menghadapi atau menghindari masalah Water Hammer ketika kendaraan kita sudah mati ditengah genangan air, berikut beberapa cara menghadapinya:

1. Jangan nyalakan mesin dan dorong kendaraan anda

Saat kendaraan anda sudah mati di tengah banjir, jangan pernah menyalakan mesin anda, ini sangat FATAL. Langsung matikan kontak kendaraan anda dan dorong sampai di tempat yang tidak banjir.


2. Periksa knalpot dan Filter udara
Jika sudah pada tempat yang tidak banjir, segera periksa Filter udara dan knalpot untuk membersihkan air yang masuk. Atau cek Busi dan bersihkan dari air yang masuk.

Jika sekiranya aman, lakukan Start Engine dengan memencet tombol atau memutar kunci mobil sekali saja, jangan memutar atau menginjak gas. Cara ini boleh dilakukan beberapa kali.

Jika mesin nyala, biarkan dulu beberapa menit untuk memastikan kondisi ruang pembakaran sudah normal.

3. Ganti oli

Jika saat periksa Filter dan knalpot terindikasi kemasukan air yang signifikan, jangan nyalakan motor anda. Langsung lakukan penggantian oli atau pelumas mesin dan pastikan rongga mesin bersih dari air dengan cara disemprot angin secara maksimal.

Jika oli sudah diganti, coba lakukan Start Engine perlahan tanpa menarik gas. Biarkan mesin menyala beberapa menit untuk memastikan ruang pembakaran dan mekanisme mesin sudah normal.

4. Tarik ke bengkel

Jika dalam kondisi mesin mati dan sudah dibawa ke tempat aman tetapi anda tidak mengerti melakukan hal di atas. Atau anda ragu dengan hasil periksa anda. Bawa kendaraan anda ke bengkel kesayangan anda atau bengkel terdekat, ingat membawa kendaraan tetap dalam keadaan mati dan persneling (Gigi atay Gear Box) netral.

Sekian tips dari kami, semoga dapat membantu anda dan terhindar dari masalah Water Hammer. Sayangi kendaraan anda dengan merawatnya dan menggunakannya dengan perilaku yang tepat.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s