PENCURIAN NMAX DIDAERAH TANGERANG DILAKUKAN OLEH BOCAH

Tadi pagi 26 November 2017, pukul 05.22 terjadi sebuah pencurian kendaraan bermotor. Lokasi kejadian di Perumahan Duta Bintaro, tepatnya di Cluster Kintamani, dekat rumah makan cepat saji Sogil.

Motor yang diambil adalah sebuah Matic Premium yang lagi digandrungi oleh masyarakat saat ini, Yamaha NMax. Pencurian ini pun dilakukan oleh remaja tanggung usia alias ABG. Dilihat dari aksinya, para maling ini terlihat cukup terampil. Hal tersebut dilihat dari sigapnya mereka mengatasi alarm yang terpasang pada motor itu serta membuka gembok pagar rumah.

Entah sudah pengalaman atau memang para maling ini sudah kenal betul dengan motor ini alias masih teman atau orang dekat. Aksi yang dilakukan juga cukup singkat, yaitu kurang dari 11 menit. Namun itu tidak murni waktu pencurian,karena mereka sempat pergi melakukan pengalihan. Yang pasti aksi ini tidak pantas ditiru.

Dari rekaman juga terlihat bahwa sang pemilik motor sudah cukup waspada dengan memberikan alarm dan CCTV, namun kurang memberikan kunci ganda. Dan untuk kesekian motor premium Yamaha lebih dilirik, terlihat ada sebuah motor yang ditutupi.

Melihat semakin tingginya aksi pencurian Motor, sudah saatnya Polisi membuat program pemberantasan Curanmor secara besar-besaran, supaya ada efek jera bagi para maling motor dan menghentikan penularan kriminalitas. Dan jangan lupa untuk selalu waspada dan tetap mengunci ganda kendaraan anda.

APA SAJA YANG DISIAPKAN YAMAHA UNTUK VERSI TERBARU NMAX?

Apa saja yang disiapkan Yamaha untuk versi terbaru dari NMax? Mungkin pertanyaan itu yang saat ini ada dipikiran banyak orang atau pecinta Big Scooter ini setelah Spy Shootnya beredar lagi di sejumlah Blog tenar seperti aripitstop.com dan bmspeed7.com. Penampakan Velg berwarna hitam memang jadi keiingintahuan banyak orang terhadap versi NMax 2017 nanti.

Memprediksi beberapa perubahan pada Yamaha NMax versi terbaru nanti adalah:

Rear Cushion, Shock belakang memang jadi perhatian khusus, menyimak dari Voice Of Customer yang menganggap terlalu keras. Kemungkinan besar akan mengikuti Shock Aerox yang lebih ramping dan padat. Untuk penyuka manuver mungkin akan disiapkan pilihan Sub Tank Rear Suspension alias tabung.

shock-aerox
Rear Cushion Aerox

Body Shape, Refreshing body sudah pasti dilakukan untuk mengikuti perkembangan design yang begitu cepat. Perubahan Head Lights sangar mungkin menjadi pilihan, wajah bengis R25 mungkin menjadi pilihan utama karena dianggap seirama dengan Head Shape saat ini. Penambahan bagian samping mungkin akan dilakukan dengan penambahan Body Line yang tajam segaris sampai belakang bertemu dengan buntut, hal ini dilakukan untuk mengikuti tampilan bengis sang wajah.

Disc Brake, Penambahan pilihan Wave Disc Brake kemungkinan besar juga akan diberikan. Mengingat para kompetitor sudah tampil dengan Design Disc yang berprofil.

aerox-wave-disc-brake
Wave Disc Brake

Ukuran Ban, Ukuran Velg mungkin masih menjadi pertimbangan berat, karena dengan Rim 13″ menjadi ciri khas NMax. Namun melihat NMax dijadikan sebagai Matic Touring oleh banyak penggunanya, kemungkinan ini juga pasti ada. Kemungkinan ban bisa saja berubah mengikuti Aerox 155 yang menggunakan 140/70 dan 110/80.

Smart Key System, Penggunaan Keyless pun akan digunakan pada versi terbaru motor ini. Sebagai Metic Premium sudah seharunya fitur tanpa kunci dengan penggunaan remot melekat pada motor ini.

Speedometer, Penggunaan Speedometer canggih pada Aerox, sudah pasti akan membawa perubahan pada NMax. Sepertinya akan ada penambahan RPM meter, entah dengan Digital atau Analog pasti akan ditambahkan. Sepertinya akan menggunakan Analog seperti sang kakak XMax.

p_20161106_154211
Smart Key System

Stop & Start System, Fitur ini memang tidak terlalu perlu, karena NMax ini sudah irit dan menggunakan VVA. Tapi jika harus ada versi Prestige dari NMax, mau tidak mau fitur SSS ini akan ada di Type tertentu.

Electric Socket, Fitur untuk mencharger ini sangat dibutuhkan bagi banyak orang. Banyaknya penggunaan NMax jarak jauh menjadi pertimbangan tersendiri untuk memasangkan fitur ini.

p_20161106_153648
Electric Socket For Charger

Livery Stripping, Penambahan pilihan warna Team Yamaha MotoGP juga sesuatu yang ditunggu. Banyaknya Stripping buatan sendiri dengan Livery MotoGP dan VR46 menunjukkan konsumen NMax bukan hanya menyukai gaya elegan saja, tapi gaya Sporty juga jadi pilhan utama. Selain itu Valentino Rossi juga sebagai Ambassador Yamaha NMax ini.

Engine, Pada mesin NMax terbaru nanti mungkin tidak akan ada perubahan yang berarti. Mungkin hanya penyempurnaan atau penambahan beberapa sensor tertentu dari mesin sebelumnya sehingga disebut New Generation Engine.

Jika meneliti dari foto Spy Shot NMax yang beredar, sepertinya Yamaha tidak fokus untuk mencoba Test Velg hanya dengan warna hitam. Tetapi sengaja dicat warna hitam untuk menutupi sesuatu, semisalnya NMax di Test dengan ban 110/80. Dengan Velg hitam sudah pasti garis ban terhadap Velg akan tidak jelas, jadi sulit untuk dinilai. Jika diperhatikan pun, aspek rasio tinggi ban lebih tinggi dari sebelumnya.

Yang kedua, dengan warna cat hitam lekukan dan bentuk Cast Wheel atau Spoke tidak terlihat jelas juga. Sehingga jika ingin test dengan model Velg terbaru tidak diketahui dan dibaca oleh kompetitor. Yang terakhir kemungkinan besar warna Velg hitam hanya kamuflase untuk menarik perhatian sang Spy Shooter, padahal ada Parts lain yang sebenarnya di Test.

Jika dilihat bagian Body tidak ada perubahan, ya sudah pasti tidak terlalu penting mengetes dengan model body terbaru. Yang ada hanya membuat kompetitor untuk mempelajari dan menyiapkan lawan Design tersebut. Untuk lebih jelasnya sebaiknya tunggu saja Launching resminya. Namun sepertinya NMax versi terbaru ini masih lama lagi dikeluarkan, menimbang model yang saat ini saja masih laku.

 

MEMBACA KODE BAN MOTOR

Motor adalah sesuatu yang tidak asing lagi buat kita, hampir setiap hari kita menggunakan kendaraan yang satu ini. Seberapa sadarnya kah kita terhadap perawatan motor ini? Khususnya ban, sudah dipastikan kita akan menggantinya dalam waktu tertentu, baik cepat atau lambat.

Ban adalah sebuat Wear Part, atau sebuah komponen yang dipastikan akan habis dan diganti dalam waktu atau jarak tempuh tertentu. Dia merupakan bagian vital dan salah satu jaminan keselamayan dalam berkendara. Sudah mengerti dan mengenal tentang ban motor kita kah? Mari kita sedikit melihat dan mempelajari tentang kode ban yang tertera pada sisi ban. Minimal kita tidak salah membeli ban sesuai kebutuhan motor kita dan aman untuk digunakan.

kode-ban

Ban motor ada dua jenis, Tube dan Tubeless. Untuk kedua type ini tidak perlu kita bahas, karena sudah pasti tertulis jelas dan juga sangat mudah dibedakan. Kita lanjutkan ke kode yang pasti tertulis pada sisi ban. Contoh: 120/70 ZR 17 M/C – 68W. Ini adalah salah satu jenis kode ban dari salah satu Brand ternama, apa saja arti kode tersebut:

120 adalah lebar ban, 120 mm.

70 adalah mewakili aspek ratio antara lebar ban dan tinggi ban, atau hubungan seberapa tinggi ban terhadap lebar ban. Artinya tinggi ban adalah 70% dari lebar ban tersebut.

Z adalah Speed Rating yang sudah di standarisasi oleh European Tyre and Rym Technical Organization. Yang menunjukkan kemampuan ban pada rating kecepatan lebih dari 240 kM/H.

R adalah jenis konstruksi Radial.

17 adalah ukuran diameter/rim dari ban yaitu sebesar 17 inch.

M/C berarti Motorcycle, kode ini biasa digunakan untuk merk ban yang mengeluarkan ban mobil dan ban motor.

68 adalah ukuran berat yang ditunjukkan dalam Load Index yang sudah distandarkan dalam sebuah tabel, 58 ini menunjukkan kemampuan menampun beban 315 kg.

W menunjukkan Speed Rating, sama seperti yang ditunjukkan pada huruf ketiga. Namun huruf W yang melekat pada Load Index ini menunjukkan Kecepatan Maximum yang dilakukan saat pengujian bersamaan dengan pengujian beban.

SPEED RATING
Code mph km/h   Code mph km/h
A1 3 5 L 75 120
A2 6 10 M 81 130
A3 9 15 N 87 140
A4 12 20 P 94 150
A5 16 25 Q 100 160
A6 19 30 R 106 170
A7 22 35 S 112 180
A8 25 40 T 118 190
B 31 50 U 124 200
C 37 60 H 130 210
D 40 65 V 149 240
E 43 70 Z Over 149 Over 240
F 50 80 W 168 270
G 56 90 (W) Over 168 Over 270
J 62 100 Y 186 300
K 68 110 (Y) Over 186 Over 300

Selain itu ada pemberian kode produksi, kode produksi yang di cantumkan biasanya 4 Digit. Contoh: 2416, yang berarti:

24 pada 2 Digit pertama berarti minggu ke 24 saat diproduksi.

16 pada 2 Digit dibelakang berarti tahun 2016 saat diproduksi.

CONSTRUCTION
Code Info
B Bias Belt
D Diagonal
R Radial

Kode produksi ini wajib kita lihat untuk mengetahui kondisi ban saat kita beli, karena semakin lama ban telah diproduksi maka akan membuat Compound semakin keras. Compound yang keras ini membuat cengkeraman ban berkurang dan sangat berbahaya. Maka dari itu kita harus selektif saat membeli supaya tidak rugi dan aman, rugikan ketika kita membeli ban baru namun rasanya tidak baru.

Bentuk pemberian kode sepeti ini ada beberapa model, namun biasanya tidak jauh beda. Ada juga pemberian kode dengan gaya yang berbeda, namun saat ini hanya pemberian kode seperti ini yang umum digunakan. Untuk lebih jelasnya bisa lihat pada tabel-tabel berikut.

LOAD INDEX TABLE
Code Weight   Code Weight   Code Weight   Code Weight
60 250 kg (550 lb) 80 450 kg (990 lb) 100 800 kg (1,800 lb) 120 1,400 kg (3,100 lb)
61 257 kg (567 lb) 81 462 kg (1,019 lb) 101 825 kg (1,819 lb) 121 1,450 kg (3,200 lb)
62 265 kg (584 lb) 82 475 kg (1,047 lb) 102 850 kg (1,870 lb) 122 1,500 kg (3,300 lb)
63 272 kg (600 lb) 83 487 kg (1,074 lb) 103 875 kg (1,929 lb) 123 1,550 kg (3,420 lb)
64 280 kg (620 lb) 84 500 kg (1,100 lb) 104 900 kg (2,000 lb) 124 1,600 kg (3,500 lb)
65 290 kg (640 lb) 85 515 kg (1,135 lb) 105 925 kg (2,039 lb) 125 1,650 kg (3,640 lb)
66 300 kg (660 lb) 86 530 kg (1,170 lb) 106 950 kg (2,090 lb) 126 1,650 kg (3,638 lb)
67 307 kg (677 lb) 87 545 kg (1,202 lb) 107 975 kg (2,150 lb) 127 1,750 kg (3,858 lb)
68 315 kg (694 lb) 88 560 kg (1,230 lb) 108 1,000 kg (2,200 lb) 128 1,800 kg (3,968 lb)
69 325 kg (717 lb) 89 580 kg (1,280 lb) 109 1,030 kg (2,270 lb) 129 1,850 kg (4,079 lb)
70 335 kg (739 lb) 90 600 kg (1,300 lb) 110 1,060 kg (2,340 lb) 130 1,900 kg (4,189 lb)
71 345 kg (761 lb) 91 615 kg (1,356 lb) 111 1,090 kg (2,400 lb) 131 1,950 kg (4,289 lb)
72 355 kg (783 lb) 92 630 kg (1,390 lb) 112 1,120 kg (2,470 lb) 132 2,000 kg (4,409 lb)
73 365 kg (805 lb) 93 650 kg (1,430 lb) 113 1,150 kg (2,540 lb) 133 2,065 kg (4,541 lb)
74 375 kg (827 lb) 94 670 kg (1,480 lb) 114 1,180 kg (2,600 lb) 134 2,125 kg (4,674 lb)
75 387 kg (853 lb) 95 690 kg (1,520 lb) 115 1,215 kg (2,679 lb) 135 2,185 kg (4,806 lb)
76 400 kg (880 lb) 96 710 kg (1,570 lb) 116 1,250 kg (2,760 lb) 136 2,245 kg (4,938 lb)
77 412 kg (908 lb) 97 730 kg (1,610 lb) 117 1,285 kg (2,833 lb) 137 2,305 kg (5,071 lb)
78 425 kg (937 lb) 98 750 kg (1,650 lb) 118 1,320 kg (2,910 lb) 138 2,365 kg (5,203 lb)
79 437 kg (963 lb) 99 775 kg (1,709 lb) 119 1,360 kg (3,000 lb) 139 2,435 kg (5,357 lb)

 

YAMAHA SCORPIO SCRAMBLER YANG SIAP BERPETUALANG

Masih ingat acara Jakarta Bikers Meet yang dihelat beberapa minggu lalu. Event yang mengumpulkan berbagai Bikers di wilayah Jabodetabek ini memberikan berbagai cerita dan pengalaman. Melihat berbagai Booth, Bike Display dan lain-lain, ada sebuah motor yang sangat menarik perhatian saya.

p_20161029_163517

Sebuah Motor berpenampilan Scrambler yang sederhana namun sangat rapih, motor tersebut pun sangat saya kenal dengan baik. Yamaha Scorpio yang tampil dengan baju Scrambler ini terlihat menarik karena di bangun secara rapih, teliti dan profsional. Mungkin motor ini bisa menjadi referensi para Biker Scorpio yang sudah bosen atau ingin tampil classic ala Scrambler.

p_20161029_163517

Setelah melihat dengan detil, motor ini sudah berubah signifikan baik dari Shock, Velg Rims, Ban untuk Adventure, serta Spare Part atau Accessories lainnya. Namun untuk mesinnya dikatakan tidak ada perubahan, hanya Refreshing Engine saja supaya kondisi mesin sehat kembali. Disebutkan pemilik motor, sengaja tidak mengubah mesin Engine dikarenakan kekuatan dan kemampuan Yamaha Scorpio ini sangat mumpuni untuk Adventure. Dan jika mesin diubah biasanya akan menjadi rewel, Scorpio Scrambler ini memang dibuat bukan hanya untuk pajangan, tapi benar-benar untuk dipakai berpetualang.

p_20161029_163528

Motor ini berada disalah satu Booth Media, yaitu wideup.co.id sebuah Portal media yang membahas tentang Passion orang Indonesia yang berhasil mengukir prestasi atau sejarah. Yang lebih menariknya lagi motor ini merupakan hadiah dari program Portal tersebut bagi setiap pelanggannya. Yang merasa tertarik pada motor Scorpio Scrambler ini bisa langsung berlangganan dengan wideup.co.id, siapa tau anda yang beruntung.

569a9904-large

SETAHUN TANGERANG MAX OWNERS MELAJU MENEMBUS BATAS

Genap setahun Tangerang Max Owners membangun kebersamaan. Tepat hari ini sabtu, 26 November 2016, Tangerang Max Owners merayakan kebersamaan mereka di Maze Market. Klub dengan motor varian NMax ini telah melewati banyak kegiatan dan cerita, baik kegiatan otomotif maupun kegiatan sosial.

p_20161126_172139
NMax Modification Contest

Acara yang dimulai jam 14.o0 siang tersebut memadukan berbagai acara menarik. Menu pertama dimulai dari kontes modifikasi dan Safety Riding, kompetisi Slow Riding pun menjadi pusat perhatian Bikers dan pengunjung Maze. Di selipkan dengan Games berhadiah membuat antusias para tamu memadati area depan panggung untuk ikut berpartisipasi.

p_20161126_172122
NMax Riding Competition

Selayaknya acara Annversary Klub Motor, ritual pemotongan kue menjadi sajian utama bagi TMO. Sambil bernyanyi Selamat Ulang Tahun dari Zamrud, kembang api ikut meramaikan jalannya peniupan lilin dan pemotongan kue. Dilanjutkan dengan penyerahan plakat ucapan selamat dari para Tamu yang datang juga menjadi acara kebanggaan. Pada acara ini, Chapter atau keluarga besar Indonesia Max Owners datang dari hampir seluruh wilayah Indonesia.

p_20161126_173153
Bazzar Crowd

Tidak sampai disitu, acara hiburan menjadi penghangat malam puncak perayaan tersebut. Musik Dangdut memang selalu membuat suasana menjadi penuh kecerian, para Bikers pun hanyut bergoyang dalam lantunan dangdut yang dinyanyikan biduan-biduan cantik. Setelah dihangatkan dengan musik dangdut, suasana kembali dipanaskan dengan Ladies Bike Wash. Para Bikers langsung berkumpul melingkari Ladies Bike Wash yang sedang beraksi, memang sesi inilah yang paling dicari oleh sebagian besar Bikers. Tidak hanya sebagai penghangat suasana, estetika, seni dan peningkat semangat ada dalam sebuat aksi Ladies Bike Wash. Apalagi Ladies Bike Wash-nya sekelas Baby Margaretha dan Chant Felicia, sexy abis…

p_20161126_185408
Bikers Crowd

BMW S 1000 RR MODEL 2017

Setelah kemarin melihat BMW HP4 Race, salah satu model terbaru Superbike BMW, yang Basic Platform-nya dari BMW S 1000 RR. Perbedaan pada material Frame dan Roda yang menggunakan Carbon serta penggunaan Racing Parts pada HP4 Race. Maka dari itu, sekarang kita melihat BMW S 1000 RR dari dekat, untuk mengetahui seberapa hebat motor ini dan pasti selaras hebatnya dengan HP4 Race.

This slideshow requires JavaScript.

BMW S 1000 RR 2017 ini sudah dilengkapi teknologi terbaru pada keseluruhan spesifikasinya. Apa saja fitur istimewa BMW S 1000 RR ini:

  1. Dynamic Traction Control
  2. Alumunium Forged Wheels
  3. Pro Shift Assistant, Up and Down
  4. Riding Modes: Rain, Sport & Race
  5. Electronic Throttle Sensor, Ride By Wire
  6. Dynamic Damping Control with Fully Automatic Adjustable Suspension
  7. Profesional Instrument Panel with Precise & Fast Information. Include Data Banking

Motor ini di design sangat presisi, stabil dan berkarakter. Dengan Split Face tidak simetris pada sisi lampu depan membuat tampilannya berkarakter dan garang. Dengan Design Fairing yang aerodinamis serta dilengkapi bentuk insang yang tersembunyi membuat motor ini dapat stabil walau dalam kecepatan radikal dan mengurangi kesalahan akibat paksaan dari laju kecepatan. Motor ini sudah pasti dilengkapi Suspensi yang aduhai, serta sistem pengereman yang ciamik.

BMW S 1000 RR ini juga ada versi Naked-nya, yaitu BMW S 1000 R. Yang hanya berbeda pada Body Work nya saja, alias tampilan luarnya. Untuk mesin dan spesifikasi lainnya sama persis.

s1000rr_productpage_lightboxbig_1920x1080_01
BMW S 1000 R pada sisi kiri
SPECIFICATION
Engine
Type Water/oil-cooled 4-cylinder 4-stroke in-line engine, four titanium valves per cylinder, two
overhead camshafts
Bore x stroke 80 mm x 49.7 mm
Capacity 999 ccm
Rated output 146 kW (199 hp) at 12.500 rpm
Max. torque 113 Nm at 10.500 rpm
Compression ratio 13.0:1
Mixture control / engine management Electronic injection, variable intake pipe
Emission control Closed-loop 3-way catalytic converters, EU-4 norm with electronically controlled interference pipe
Performance / fuel consumption
Maximum speed over 200 km/h
Consumption w.r.t WMTC for 100km 6.7 l
Fuel type Super (premium) unleaded, octane number 95 – 98 (RON) (knock control; rated output at 98 Electrical system RON)
Electrical system
Alternator 406 W
Battery 12 V / 9 Ah, maintenance-free
Power transmission
Clutch Multiplate clutch in oil bath, anti-hopping clutch, mechanically controlled
Gearbox Constant-mesh 6-speed gearbox, straight-toothed
Drive Chain 17/45
Chassis / brakes
Frame Aluminium composite bridge frame, partially self-supporting engine
Front wheel location / suspension Upside-down telescopic fork Ø 46 mm, compression and rebound stage adjustable, adjustable preload
Rear wheel location / suspension Aluminium 2-sided swing arm, compression and rebound damping adjustable, adjustable preload
Suspension travel front / rear 120 mm / 120 mm
Wheelbase 1.438 mm
Castor 96.5 mm
Steering head angle 66.5°
Wheels Aluminium cast wheels
Rim, front 3.50 x 17″
Rim, rear 6.00 x 17“
Tyres, front 120/70 ZR 17
Tyres, rear 190/55 ZR 17
Brake, front Twin disc brake, floating brake disc, 4-piston fixed caliper, diameter 320 mm
Brake, rear Single disc brake, single piston floating caliper, diameter 220 mm
ABS BMW Motorrad Race ABS (part-integral), disengageable, modes to select
Dimensions / weights
Length 2.050 mm
Width (incl. mirrors) 826 mm
Height (excl. mirrors) 1.140 mm
Seat height, unladen weight 815 mm
Inner leg curve, unladen weight 1.805 mm
Unladen weight, road ready, fully fuelled 1) 208 kg
Permitted total weight 407 kg
Payload (with standard equipment) 199 kg
Usable tank volume 17.5 l
Reserve app. 4 l

MOTOR INI MEMPUNYAI RANGKA DAN VELG DARI CARBON FIBRE

Teknologi otomotif memang tidak ada hentinya, setiap produsen raksasa terus mengembangkan teknologi terbaru mereka. Yang terbaru BMW tidak hanya mengeluarkan motor terbarunya dengan teknologi Carbon Fibre pada Body Work-nya namun juga diterapkan pada Frame dan Velg-nya.

cw1116-2017-bmw-hp4-race-image-15_1
BMW HP4 Race Full Carbon Fibre

BMW HP4 Race ini menemani Ducati 1299 Superleggera yang lebih dulu menggunakan Carbon Fibre pada Frame dan Wheel. Pabrikan otomotif nomor tercamggih ini memang terlihat tidak mau kalah dengan kompetitornya, BMW membuat rangka Carbon Fibre-nya dalam bentuk Twin Spar atau Delta Box. Hanya saja HP4 Race ini masih memilih Alumunium pada Swing Arm-nya.

2017-ducati-1299-superleggera_827x510_71478617869
Ducati 1299 Superleggera

BMW HP4 Race ini masih menggunakan Platform yang luar biasa dari S1000RR. Hanya saja HP4 Race akan jauh lebih ringan, dan dengan Chassis Carbon keinginan secara geometris dapat lebih tercapai, kebutuhan kekakuan dan kelenturan atau hal lain dapat dipenuhi. Teknologi Carbon Chassis BMW ini diambil dari teknologi mobilnya, yaitu BMW I3 dan I8 yang terlebih dahulu menggunakannya Carbon Body Structure.

This slideshow requires JavaScript.

HP4 Race ini juga sudah dibekali spesifikasi Superbike, seperti terlihat pada penggunaan suspensi Ohlins dan Brembo Brakes WSB-Spec. Dan sepertinya HP4 Race ini dibangun untuk berlari di atas sirkuit, hal tersebut terlihat pada Prototype-nya yang menggunakan batok buta. Jadi sudah terprediksi mesin yang akan digunakan sudah dikondisikan spesifikasi balap. Jadi tunggu saja spesifikasi resminya nanti saat dilepas tahun 2017 nanti.

This slideshow requires JavaScript.

SATU LAGI MOBIL DARI YAMAHA, VIKING

Mungkin sudah banyak yang mendengar mobil untuk medan Offroad dari Yamaha ini. Mobil yang dibuat tangguh untuk segala medan ini sangat populer di Amerika, bahkan produksinya dan Assembly pun hanya di Amerika Serikat.

Yamaha Viking ini memang benar-benar tangguh layaknya kendaraan militer. Dengan bermodalkan mesin 700cc SOHC 4 Valve, dengan transmisi Ultramatic menjadikan mesin Matic bertenaga besar. Dengan 3 pilihan Final Drive, membuat mobil ini sanggup menempuh medan Offroad yang sangat terjal. Penggunaan 3 Format penguncian differensial yang disesuaikan dengan medan yang ditemui, 2 WD untuk medan yang landai sehingga tidak boros bahan bakar, 4WD untuk medan Offroad yang lumayan sulit dan 4 WD Locked untuk medan Offroad yang sangat sulit dan terjal.

16_viking_red_1500-01
Yamaha Viking

Walaupun mobil ini bertransmisi Matic, namun tetap memiliki Gate Shifter  L, H, N, R yang dirancang untuk menyesuaikan medan. Selain itu mesin Matic mobil ini memiliki Engine Brake, teknologi khas dari Ultramatic V-Belt.

Untuk suspensi depan mobil ini menggunakan tulang garpu ganda yang kuat dalam menghadapi segala medan, dan penggunaan tulang garpu ganda dengan palang anti goyang untuk meredam guncangan yang ekstrim, sehingga penumpang maupun pengendara tetap merasa nyaman. Anti-Sway Bar ini berfungsi seperti Stabilizer yang melekat pada suspensi.

38d562ab-7f43-4ce8-872f-94bd281ee270

Yamaha Viking ini memiliki dua Varian, yaitu Viking VI dengan kapasitas penumpang 6 orang. Serta Viking standar yang hanya memiliki kapasitas 3 orang. Untuk masalah mesin kedua tipe ini tidak ada perbedaan, hanya berbeda pada suspensi belakang untuk tipe Viking VI. Untuk harga Yamaha Viking di Amerika dijual dengan harga mulai dari USD 11.999 atau sekitar IDR 162.000.000, sedangkan Viking VI mulai dari USD 15.599 atau sekitar IDR 210.000.000.

SPECIFICATION
TYPE VIKING VI VIKING
Engine
Engine Type 686cc liquid-cooled SOHC 4-stroke; 4 valves 686cc liquid-cooled SOHC 4-stroke; 4 valves
Bore x Stroke 102.0mm x 84.0mm 102.0mm x 84.0mm
Compression Ratio 10.0:1 10.0:1
Fuel Delivery Yamaha Fuel Injection (YFI) Yamaha Fuel Injection (YFI)
Ignition TCI: Transistor Controlled Ignition TCI: Transistor Controlled Ignition
Transmission Ultramatic V-belt with all-wheel engine braking; L, H, N, R Ultramatic V-belt with all-wheel engine braking; L, H, N, R
Final Drive On-Command; 3-way locking differential; 2WD, 4WD, locked 4WD; shaft drive On-Command; 3-way locking differential; 2WD, 4WD, locked 4WD; shaft drive
Chassis
Suspension / Front Independent double wishbone; 8.1-in travel Independent double wishbone; 8.1-in travel
Suspension / Rear Independent double wishbone with anti-sway bar; 8.1-in travel Independent double wishbone; 8.1-in travel
Brakes / Front Dual hydraulic disc Dual hydraulic disc
Brakes / Rear Dual hydraulic disc Dual hydraulic disc
Tires / Front AT25 x 8-12 AT25 x 8-12
Tirres / Rear AT25 x 10-12 AT25 x 10-12
Dimensions
L x W x H 159.5 in x 64.0 in x 76.6 in 122.1 in x 61.8 in x 75.8 in
Wheelbase 115.6 in 84.1 in
Turning Radius 244.1 in 177.2 in
Maximum Ground Clearance 11.4 in 11.8 in
Fuel Capacity 9.7 gal 9.7 gal
Wet Weight 1761 lb 1420 lb
Bed Capacity 600 lb 600 lb
Towing Capacity 1500 lb 1500 lb

PERHATIKAN INI, ADA YANG ANEH PADA DESIGN XMAX

Memang sudah banyak yang melihat secara langsung tentang motor yang sedang ditunggu-tunggu dikirimkan ke para konsumen. Saat melihat motor ini pasti banyak yang terkesima dengan penampilannya yang Maxi dan dilengkapi dengan fitur yang menawan. Ketika melihat XMax ini banyak orang yang langsung menyamakan bentuknya dengan Moge Matic lainnya, seperti TMax, BMW C650 GT dan lain-lain.

motor-matik-bmw-di-indonesia
BMW C650 GT

Bentuk dari XMax ini memang sangat mewah dan selayak Moge Matic ber-CC diatas 500. Penampilan bongsor dan dilengkapi fitur yang mewah dan Sport, seperti Odometer yang Sporty dan keren serta Design Accessories dan tampilan yang Luxury Class membuat motor ini tampil sangat beda.

Tidak membahas ke fitur atau Bodywork, karena bukan itu yang membuatnya yang membuat Design-nya terlihat sedikit beda atau aneh. Jika diperhatikan pada Rear Chusion atau Shock Absorber bagian belakang, letak atau posisinya cenderung sangat ke belakang. Posisi ini memang tidak terlalu Anti-Mainstream atau perbedaan konsep tata letak peredam kejut belakang tersebut.

sumbu-mio-z
Posisi Rear Chusion Mio Z

Perbedaan pada jarak sumbu posisi Rear Chusion tersebut justru menjadi pertanyaan, selain sumbunya diposisikan lebih belakang, sudut berdirinya Rear Chusion ini hampir tegak 90 derajat. Dengan begitu posisi sumbu roda belakang juga ikut bergeser mundur. Apakah ini disebabkan oleh Design lengan ayun yang terlalu panjang? Jelas pasti bukan, karena sudah pasti lengan ayun tersebut sengaja dirancang seperti ini untuk menghasilkan posisi Rear Chusion di belakang.

sumbu-nmax
Posisi Rear Chusion NMax

Kalau diperhatikan posisi Rear Chusion ini memberikan efek redam yang lebih baik. Jadi pengendara tidak berada dekat dari posisi atas Rear Chusion.Khususnya untuk penumpang atau yang dibonceng tidak berada tepat diatas sumbu Shock Absorber tersebut. Hasil dari posisi Rear Chusion ini getaran yang dirasakan oleh pengendara dan penumpang lebih rendah, karena efek Rebound dari Shock Absorber tersebut tidak mengena langsung atau jauh dari sumbu Rebound.

sumbu-xmax
Posisi Rear Chusion XMax

Untuk soal Rebound terhadap cengkeraman ban sudah pasti tetap baik, karena Yamaha XMax ini menggunakan dua Rear Chusion. Dengan Double Rear Chusion yang panjang sudah pasti memberikan Rebound yang baik. Hasilnya, XMax ini selain nyaman terhadap kejutan atau getaran namun tetap aman dalam bermanuver. Hal ini mungkin seperti yang terjadi dengan NMax, banyak yang bilang Shock belakangnya terlalu keras. Coba jika Rear Chusion NMax saat ini di reposisi ke belakang seperti XMax, mungkin kondisinya akan lebih empuk dan nyaman.

MELIHAT TEKNOLOGI PINTAR YAMAHA LEBIH DALAM

Teknologi pintar yang digunakan pada motor-motor Yamaha ini memang memberikan perbedaan yang signifikan. Faktor irit yang dibutuhkan pasar Indonesia disajikan Yamaha dalam sebuah teknologi Blue Core.

Si Inti Biru yang sangat Famous belakangan ini memang menjadi daya tarik konsumen membeli Matic Yamaha. Selain irit, Blue Core ini tidak menghilangkan jati diri Yamaha yang memiliki tarikan yang Powerful. Karena saat ini di Indonesia teknologi Blue Core di fokuskan di motor Matic Yamaha.

Lalu apa saja isi dari Inti Biru tersebut? Blue Core itu sebenarnya ada julukan dari generasi lanjutan mesin Yamaha yang memberikan keuntungan bagi para pengguna teknologi ini. Apa saja keuntungannya? Meningkatkan efisiensi pembakaran yang tinggi, mengurangi tenaga yang hilang serta kontrol yang akurat pada suplay bahan bakar dan waktu pengapian.

Teknologi apa saja yang ada di sebuah mesin berteknologi Blue Core:

Untuk menghasilkan peningkatan pembakaran dengan efisiensi tinggi;

1. Kapasitas pembersih udara yang besar.

2. Pengaturan sistem injeksi yang dioptimalkan.

3. Pengendalian udara yang efektif.

4. Ruang pembakaran yang rapat.

Untuk pencapaian pengurangan tenaga mesin yang terbuang;

1. Motor generator yang pintar.

2. Rocker Arm yang berputar.

3. Offset silinder

Untuk pencapaian pendinginan yang berefisiensi tinggi;

1. Dilengkapi radiator sisi yang rapat.

2. Pengatur suhu dengan katup yang memotong.

3. Diasil silinder.

Selain teknologi Blue Core, pada Matic Premium Yamaha saat ini sudah menggunakan Variable Valve Actuation. Yaitu teknologi pengaturan kinerja katup berdasarkan putaran mesin pada tingkatan tertentu.

VVA ini mulai bejerja saat RPM menyetuh nilai 6000, efek yang dihasilkan adalah tenaga motor meningkat signifikan, sehingga akselerasi dan kecepatan motor naik tajam.

VVA ini dilengkapi oleh dua Rocker Arm yang bekerja pada:

1. Low RPM Cam

2. High RPM Cam

Sehingga menghasilkan karakter dan rasa akselerasi yang linear serta memberikan tenaga dan respon sekaligus.